IV.2 Lokasi Perusahaan
IV.4.1 Perencanaan Tenaga Kerja
Perencanaan tenaga kerja adalah proses penentuan kebutuhan tenaga kerja dalam suatu organisasi atau perusahaan. Perencanaan tenaga kerja yang dilakukan oleh perusahaan bertujuan untuk (Hariandja, 2002):
- Memastikan jumlah tenaga kerja untuk pekerjaan yang tepat, di tempat yang tepat, dan pada waktu yang tepat (right man in the right place and in the right time)
- Mengurangi pergantian tenaga kerja (turn over) yang berlebihan & absensi yang tinggi.
18
- Meramalkan kebutuhan masa depan yaitu ketersediaan pembiayaan.
- Memfasilitasi program pelatihan dan pengembangan.
- Memastikan organisasi responsif terhadap perubahan lingkungan dan teknologi.
- Meningkatkan produktivitas yang membantu untuk mencapai tujuan organisasi.
Sistem penerimaan tenaga kerja/karyawan di PT Rumpun Sari Kemuning - 1 lebih didominasi dengan sistem penerimaan tenaga kerja secara internal, yaitu tenaga kerja yang di terima di PT Rumpun Sari Kemuning - 1 mayoritas orang-orang yang berada di sekitar pabrik. Akan tetapi, untuk penempatan jabatan sebagai manajer sistem perekrutan tenaga kerja dilakukan dengan cara penerimaan tenaga kerja secara eksternal yang dilakukan oleh tim HRD kantor pusat yang berada di Jakarta serta dengan mempertimbangkankan kenaikan jabatan dari karyawan yang dianggap berpotensi oleh perusahaan. Untuk pelatihan karyawan, PT Rumpun Sari Kemuning - 1 hanya memberi pelatihan kepada karyawan yang berada pada bagian pabrik dengan sistem off the job training, yaitu menempatkan karyawan pada perusahaan lain yang sama bidangnya dengan PT Rumpun Sari Kemuning - 1, seperti PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero) yang berada di Bandung, Jawa Barat.
PT Rumpun Sari Kemuning - 1 memiliki jumlah tenaga kerja sebanyak 609 orang yang paling banyak berada pada karyawan pada bagian tanaman sebanyak 519 orang, diikuti dengan bagian pabrik sebanyak 74 orang, dan terakhir pada bagian administrasi sebanyak 18 orang. Perincian jumlah karyawan dapat dilihat pada Lampiran 5. Jumlah karyawan di PT Rumpun Sari Kemuning - 1 didominasi oleh jenis kelamin perempuan yang paling banyak berada pada tenaga pemetik, hal ini terjadi dikarenakan tenaga pemetik perempuan dianggap lebih ulet dan teliti oleh perusahaan dalam proses pemetikan dibandingkan dengan laki-laki. Karyawan dibagi
19
berdasarkan beberapa golongan yaitu karyawan staff, non staff, dan bulanan yang menjadi tanggung jawab direksi pusat, sedangkan karyawan harian, tetap, musiman dan borongan merupakan karyawan yang bekerja dalam shift-shift yang telah ditentukan oleh perusahaan dan diacak secara berkala.
Sistem pengaturan jam kerja yang dilaksanakan PT Rumpun Sari Kemuning - 1 adalah:
a. Jam kerja untuk pekerja pabrik/karyawan shift.
- Shift 1 pukul 07.00-14.00 WIB - Shift 2 pukul 14.00-21.00 WIB - Shift 3 pukul 21.00-01.00 WIB
Karyawan yang bekerja dalam shift tersebut tidak dialokasikan jam istirahat, istirahat yang dilakukan karyawan yang bekerja dalam shift bergantian dengan karyawan lainnya yang bekerja pada satu shift karena karyawan yang bekerja dalam shift alat dan mesin yang digunakan terus berproduksi dan jika ada lembur maka ada penambahan waktu hingga 2 jam yang berlaku untuk shift 1 dan shift 2, sedangkan shift 3 tidak ada lembur karena waktu yang sudah cukup larut malam. Untuk pekerja pabrik ini didominasi oleh pekerja laki-laki meskipun ada beberapa orang perempuan, hal ini dipengaruhi oleh tingkat pekerjaan yang memang membutuhkan banyak tenaga dan khusus untuk shift 3, semua pekerjanya adalah laki-laki.
b. Jam kerja untuk karyawan non-shift.
Karyawan non-shift bekerja 8 jam sehari, yaitu mulai pukul 06.00-14.00 WIB untuk pekerja kebun sedangkan untuk pekerja kantor bekerja 7 jam sehari Untuk jam istirahat, yaitu pada pukul 12.00-13.00 WIB.
IV.4.2 Kompensasi
Sistem penggajian di PT Rumpun Sari Kemuning - 1 tidak dijelaskan secara rinci, akan tetapi PT Rumpun Sari Kemuning - 1 memberikan gaji dan upah kepada karyawan sesuai dengan Upah Minimum Regional (UMR) Kabupaten Karanganyar sebesar Rp.896.000,00-. Untuk pemberian gaji kepada karyawan staff, non-staff, dan bulanan dibayarkan
20
langsung oleh direksi pusat, sedangkan untuk pembayaran gaji karyawan harian, musiman, dan borongan dibayarkan langsung oleh bagian administrasi PT Rumpun Sari Kemuning - 1.
PT Rumpun Sari Kemuning - 1 dalam meningkatkan gairah kerja dan produktivitas serta dalam rangka menjalankan fungsi sosial maka berbagai kebutuhan yang berhubungan dengan kesejahteraan karyawan mendapat perhatian dari perusahaan. Perusahaan membantu karyawan beserta keluarganya dengan menyediakan kompensasi dan fasilitas atas kebijaksanaan dan kemampuan perusahaan. Setiap karyawan (pekerja) beserta keluarganya dapat memanfaatkan fasilitas-fasilitas yang disediakan antara lain:
a. Perumahan dan sarana penunjang keluarga untuk karyawan khususnya administrator, kepala kebun, dan kepala pabrik yang dianggap perantau.
b. Pendidikan untuk anak-anak karyawan (Taman Kanak-kanak)
c. Peralatan dan fasilitas olahraga untuk karyawan antara lain: lapangan badminton
d. Pemberian bonus jika perusahaan mendapatkan laba yang cukup banyak diakhir tahun kepada karyawan staff dan karyawan tetap dan tunjangan hari raya (THR) untuk karyawan staff dan karyawan tetap
e. Pelayanan kesehatan untuk karyawan antara lain:
pemeriksaan kesehatan bagi karyawan staff dan anggota keluarganya, program KB bagi istri dari karyawan staff, pemeriksaan ibu hamil bagi istri karyawan tetap dan bantuan melahirkan serta tunjangan kecelakaan kerja bagi semua tenaga kerja.
f. Promosi dan penghargaan bagi karyawan yang dianggap teladan dan rajin dengan memberikan Surat Pengangkatan (SK) dan gaji sesuai jabatan.
g. Bantuan sosial antara lain: sumbangan kematian bagi semua tenaga kerja di PT Rumpun Sari Kemuning - 1, pernikahan bagi anggota keluarga karyawan staff dan
21
tetap dan lain-lain yang berkaitan dengan sosial kemasyarakatan.
h. Sarana dan prasarana yang dapat digunakan oleh pegawai, karyawan staff dan karyawan tetap selama jam kerja, seperti mobil dan sepeda motor dinas.
Fasilitas – fasilitas dan bantuan yang sudah diberikan perusahaan kepada karyawan tersebut cukup memadai dan sangat membantu dalam peningkatan kesejahteraan para karyawan. Dengan fasilitas dan bantuan yang telah diberikan perusahaan tersebut tentu diharapkan mampu meningkatkan semangat kerja karyawan dan produktivitas perusahaan.
IV.5 Proses Produksi