2. Bacalah wacana di bawah ini!
Indonesia membuat perjanjian bilateral dengan Spanyol dalam bidang perdagangan. Indonesia berkewajiban mengirim kapas setiap tahun ke Spanyol. Perjanjian sudah berjalan selama lima tahun dan tidak pernah terjadi wanprestasi yang dilakukan kedua negara. Akan tetapi, pada tahun keenam pengiriman kapas ke Spanyol mengalami hambatan. Spanyol menolak kapas yang dikirim Indonesia karena alasan menurunnya tingkat penjualan kapas. Padahal, dalam perjanjian disebutkan bahwa apabila salah satu pihak melakukan wanprestasi harus mengganti kerugian yang ditanggung pihak yang dirugikan. Akan tetapi, Spanyol tiba-tiba menolak mengganti kerugian yang dialami Indonesia.
Berdasarkan wacana tersebut, fungsi perjanjian dapat dijadikan sebagai . . . .
a. sarana bertransaksi b. sumber pendapatan negara c. sumber hukum internasional d. sarana peningkatan pendapatan e. pengembangan bursa tenaga kerja
Jawaban: c
Perjanjian internasional mempunyai beberapa fungsi dalam kehidupan masyarakat internasional. Fungsi perjanjian internasional secara umum sebagai berikut.
1) Perjanjian internasional sebagai sarana utama yang praktis bagi transaksi dan komunikasi antarsubjek pelaksana perjanjian inter- nasional.
2) Perjanjian internasional sebagai sumber hukum internasional.
3) Perjanjian internasional sebagai sarana pengembangan kerja sama internasional secara damai dan efisien.
3. Bacalah wacana di bawah ini!
Indonesia, Jepang, dan Vietnam mem- buat perjanjian dalam bidang transportasi. Ketiga negara bersepakat penghapusan visa bagi warga negara yang akan masuk ke wilayah masing-masing negara. Jepang sebagai negara penggagas mengajak Indonesia untuk berlaku curang dengan membuat klausul yang menimbulkan ketidak- adilan bagi warga Vietnam. Jepang mengata- kan bahwa hal ini tidak akan berdampak besar karena Vietnam termasuk negara kecil.
Tindakan Jepang telah melanggar asas perjanjian internasional. Asas yang telah dilanggar adalah . . . .
a. rebus sic stantibus b. egality rights c. reciprositas d. bonafides e. courtesy
Jawaban: b
Para pihak dalam membuat perjanjian internasional harus memperhatikan asas perjanjian inter- nasional. Asas perjanjian internasional sebagai berikut.
1) Courtesy adalah asas saling menghormati dan saling menjaga kehormatan negara.
2) Bonafides adalah asas yang menyatakan bahwa perjanjian yang dilakukan harus di- dasari oleh iktikad baik.
3) Reciprositas adalah asas yang menyatakan bahwa tindakan suatu negara terhadap negara lain dapat dibalas setimpal.
4) Egality rights adalah asas yang menyatakan bahwa pihak yang saling mengadakan hubungan mempunyai kedudukan yang sama. 5) Rebus sic stantibus adalah asas yang dapat digunakan terhadap perubahan yang men- dasar dalam keadaan yang bertalian dengan perjanjian itu.
4. Bacalah wacana di bawah ini!
Liga Bangsa-Bangsa telah gagal men- capai tujuan organisasinya. Negara-negara kemudian membuat lembaga baru yang dikenal dengan Unaited Nations. Untuk me- laksanakan program kerja, lembaga ini harus mempunyai anggaran dasar. Pembuatan anggaran dasar dapat membantu dalam pelaksanaan fungsi administrasi.
Anggaran dasar Unaited Nations sebaiknya di- tuangkan dalam bentuk . . . .
a. arrangement d. charter
b. agreement e. statute
c. protocol
Jawaban: d
Piagam (Charter) adalah istilah yang digunakan dalam perjanjian internasional untuk pendirian badan yang melakukan fungsi administratif. Protokol (Protocol) adalah persetujuan yang tidak resmi dan pada umumnya tidak dibuat oleh kepala negara. Persetujuan (Agreement) adalah suatu perjanjian atau persetujuan antara dua negara atau lebih yang mempunyai akibat hukum seperti dalam traktat. Perikatan (Arrangement) hampir
sama dengan persetujuan. Akan tetapi, perikatan biasanya digunakan untuk transaksi-transaksi yang bersifat mengatur dan sementara serta tidak seformal traktat dan konvensi.Statuta (Statute) merupakan istilah yang dipakai untuk menyebut hal-hal seperti konstitusi lembaga internasional. 5. Bacalah wacana di bawah ini!
Indonesia membuat kerja sama dengan Rusia dalam bidang pertahanan dan keamanan negara. Hal ini dalam rangka memperkuat kedudukan militer Indonesia di mata dunia. Rusia siap menjadi penyedia alat utama sistem senjata bagi Indonesia. Rusia juga mengajak Indonesia dalam rangka latihan militer bersama yang dilaksanakan di kedua negara. Kerja sama tersebut dituangkan dalam bentuk perjanjian bilateral.
Tindakan yang sebaiknya dilakukan pemerintah Indonesia berkenaan dengan kerja sama tersebut adalah . . . .
a. mewaspadai tawaran kerja sama dari Rusia supaya Indonesia tidak menjadi sekutu Rusia b. menerima tawaran kerja sama karena Rusia bisa memberikan keuntungan kepada Indonesia
c. perjanjian dibuat dalam bentuk keputusan presiden karena hanya menyangkut mengenai latihan militer
d. menerima tawaran Rusia karena Indonesia akan mendapatkan alat utama sistem senjata yang canggih
e. dilakukan pengesahan dengan undang- undang karena berhubungan dengan per- tahanan dan keamanan negara
Jawaban: e
Pemerintah Indonesia bisa melakukan kerja sama dengan negara lain dalam bentuk perjanjian inter- nasional. Perjanjian internasional yang sudah disepakati harus dituangkan dalam bantuk ke- putusan presiden atau undang-undang. Perjanjian yang berhubungan dengan pertahanan dan keamanan harus dibuat dalam bentuk undang- undang.
6. Berikut merupakan tahapan pembuatan perjanjian internasional berdasarkan pasal 6 ayat (1) Undang- Undang Nomor 24 Tahun 2000 tentang Perjanjian Internasional. 1) perundingan 2) penjajakan 3) penerimaan 4) perumusan naskah 5) penandatanganan
Urutan proses pembuatan perjanjian yang benar adalah . . . . a. 1), 2), 4), 5), dan 3) b. 2), 1), 4), 3), dan 5) c. 3), 4), 5), 2), dan 1) d. 4), 1), 2), 5), dan 3) e. 4), 2), 3), 1), dan 5) Jawaban: b
Pasal 6 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2000 tentang Perjanjian Inter- nasional diatur sebagai berikut.
1) Pembuatan perjanjian internasional dilakukan melalui tahapan penjajakan, perundingan, pe- rumusan naskah, penerimaan, dan penanda- tanganan.
2) Penandatanganan suatu perjanjian inter- nasional merupakan persetujuan atas naskah perjanjian internasional tersebut yang telah dihasilkan dan/atau merupakan pernyataan untuk mengikatkan diri secara definitif sesuai dengan kesepakatan para pihak.
7. Indonesia mengikuti pertemuan dalam rangka membuat perjanjian dalam bidang hukum internasional. Wakil dari Indonesia kemudian membawa naskah perjanjian yang belum diratifikasi ke Indonesia. Pemerintah kemudian membahas naskah tersebut bersama Dewan Perwakilan Rakyat. Setelah dikaji ternyata ada pasal yang bertentangan dengan hukum nasional Indonesia. Tindakan yang seharusnya dilakukan adalah . . . .
a. menyuruh negara-negara lain untuk tidak meratifikasi perjanjian
b. DPR memberikan kesempatan untuk memperbaiki pasal tersebut
c. Indonesia menyatakan bahwa perjanjian tersebut batal demi hukum
d. pemerintah Indonesia berhak untuk tidak meratifikasi perjanjian tersebut
e. pemerintah tetap meratifikasi karena sudah mengikuti proses perumusan naskah dari awal
Jawaban: d
Sesuai dengan asas kedaulatan negara, tidak ada keharusan bagi suatu negara untuk meratifikasi suatu perjanjian. Akan tetapi, dalam praktik suatu negara yang telah menandatangani perjanjian diharapkan untuk meratifikasinya. Pertimbangan perlunya ratifikasi sebagai berikut.
1) Negara-negara berhak mengkaji dokumen yang telah ditandatangani oleh para wakil yang berunding.
2) Berdasarkan kedaulatan yang dimiliki oleh setiap warga negara, setiap warga negara berhak menarik diri apabila dikehendaki.
3) Dalam perjanjian perlu dilakukan penyesuaian dengan hukum nasional dari setiap negara yang mengadakan perjanjian.
4) Pemerintah perlu meminta pendapat umum tetang isi perjanjian tersebut.
8. Bacalah wacana di bawah ini!
Pemerintah Indonesia mengirimkan wakilnya dengan full power letter. Wakil Indonesia aktif mengikuti perundingan mem- bahas perjanjian minyak terdapat empat puluh negara yang mengikuti perundingan tersebut. Klausul tersebut menyatakan bahwa setiap negara yang mempunyai cadangan minyak harus mengalokasikan 20% dari pendapatan minyak untuk disetorkan ke lembaga internasional. Perjanjian tersebut akan berlaku lima hari setelah negara ketiga puluh meratifikasi perjanjian. Saat ini baru ada 28 negara yang meratifikasi termasuk Indonesia. Pada tanggal 20 Januari 2015 Arab Saudi meratifikasi perjanjian tersebut. Kemudian disusul oleh negara Iran pada tanggal 15 Februari 2015. Setelah tiga hari kemudian disusul Qatar.
Dengan demikian, perjanjian tersebut akan berlaku mulai tanggal . . . . a. 21 Januari 2015 b. 25 Januari 2015 c. 15 Februari 2015 d. 20 Februari 2015 e. 25 Februari 2015 Jawaban: d
Berlakunya suatu perjanjian dapat ditentukan oleh perjanjian itu sendiri seperti yang ada pada wacana di atas. Perjanjian akan berlaku setelah negara ketiga puluh meratifikasi perjanjian. Iran sebagai negara ketiga puluh. Jadi, perhitungan berlakunya perjanjian tiga hari setelah Iran menyerahkan dokumen ratifikasi.
9. Perjanjian akan berlaku setelah negara ke-21 mengirimkan dokumen ratifikasi. Saat ini sudah ada lima belas negara yang meratifikasi perjanjian. Indonesia sebagai negara ke-21 yang meratifiaksi perjanjian. Perjanjian langsung berlaku setelah In- donesia meratifikasi perjanjian tersebut. Lima tahun perjanjian tersebut berjalan, tiba-tiba India menyatakan diri keluar dari perjanjian. Akibat hukum yang akan terjadi adalah . . . .
a. negara-negara sekutu India akan membatal- kan ratifikasi
b. India masih mempunyai kewajiban mematuhi perjanjian
c. negara-negara lain akan merasa kehilangan India
d. Indonesia akan mengikuti jejak India e. perjanjian akan berakhir
Jawaban: e
Akibat hukum yang akan terjadi adalah hilangnya hak dan kewajiban para pihak atas perjanjian tersebut. Hal tersebut karena syarat berlakunya perjanjian tidak terpenuhi. Penyebabnya karena India keluar dari perjanjian. Keluarnya India dari perjanjian mengakibatkan hilangnya hak dan kewajiban bagi negara lain.
10. Materi dalam perjanjian mengatur bahwa negara- negara yang telah meratifikasi perjanjian akan terikat dengan perjanjian pada hari kesepuluh setelah menyerahkan dokumen ratifikasi. Indonesia menyerahkan dokumen ratifikasi pada tanggal 20 Januari 2014. Selandia Baru menyerah- kan dokumen ratifikasi pada tanggal 29 Maret 2014. Afrika Selatan menyerahkan dokumen ratifikasi pada tanggal 16 Januari 2015. Italia menyerahkan dokumen ratifikasi pada tanggal 17 Januari 2015. Jepang menyerahkan dokumen ratifikasi tanggal 2 Februari 2015. Urutan yang tepat berkenaan dengan jadwal mulai berlakunya perjanjian adalah . . . .
a. Indonesia tanggal 31 Januari 2014
b. Selandia Baru tanggal 9 April 2014
c. Jepang tanggal 12 Januari 2015
d. Afrika Selatan tanggal 26 Januari 2015
e. Italia tanggal 28 Januari 2015
Jawaban: d
Perjanjian menyatakan bahwa negara-negara yang meratifikasi akan terikat secara penuh pada perjanjian pada hari kesepuluh seteleh menyerah- kan dokumen ratifikasi. Berdasarkan hal tersebut seharusnya jadwal keterikatan negara-negara dalam perjanjian sebagai berikut.
1) Indonesia tanggal 30 Januari 2014 2) Selandia Baru tanggal 8 April 2014 3) Afrika Selatan tanggal 26 Januari 2015 4) Italia tanggal 27 Januari 2015
5) Jepang tanggal 12 Februari 2015
B. Kerjakan soal-soal berikut!
1. Jelaskan makna asas Pacta Sunt Servanda!
Jawaban:
Pacta Sunt Servanda adalah asas yang menyata- kan bahwa setiap perjanjian yang telah dibuat harus ditaati. Ketaatan pada perjanjian hanya
berlaku bagi para pihak yang terlibat dalam persetujuan perjanjian. Apabila ada pihak-pihak yang melanggar terhadap perjanjian bisa berakibat perjanjian berakhir karena tidak terpenuhinya syarat berlakunya perjanjian atau bisa berakibat lain yang mengakibatkan terjadinya wanprestasi atau pengingkaran kewajiban.
2. Mengapa negara menjadi subjek utama perjanjian internasional?
Jawaban:
Negara merupakan subjek utama dalam hukum perjanjian internasional. Hal ini karena negara menjadi pelaku penting dalam hubungan inter- nasional. Selain itu, negara juga dinyatakan sebagai subjek hukum internasional yang pertama karena kenyataan menunjukkan bahwa yang pertama melakukan hubungan internasional adalah negara. Aturan-aturan yang disediakan masyarakat internasional dapat dipastikan berupa aturan tingkah laku yang harus ditaati oleh negara apabila mereka saling mengadakan hubungan. Adapun negara yang menjadi subjek hukum internasional adalah negara yang merdeka, berdaulat, dan tidak merupakan bagian dari suatu negara.
3. Tuliskan klasifikasi perjanjian internasional berdasarkan proses pembentukannya!
Jawaban:
Perjanjian internasional dilihat dari proses pem- bentukannya yaitu:
a. perjanjian bersifat penting yang dibuat melalui proses perundingan, penandatanganan, dan ratifikasi.
b. perjanjian bersifat sederhana yang dibuat hanya melalui perundingan dan penanda- tanganan.
4. Mengapa proses pembuatan perjanjian inter- nasional harus didasari iktikad baik? Jelaskan menurut pendapat Anda!
Jawaban:
Perjanjian dibuat oleh para pihak yang mempunyai kepentingan sama. Dengan demikian, para pihak harus membuat perjanjian dilandasi asas iktikad baik supaya perjanjian yang dibuat bisa dirasakan adil bagi semua pihak. Apabila perjanjian tidak didasari iktikad baik dari para pihak tentu akan menimbulkan permasalahan di kemudian hari. 5. Tuliskan jenis materi perjanjian internasional yang
harus dituangkan dalam bentuk undang-undang!
Jawaban:
Pengesahan perjanjian internasional dilakukan dengan undang-undang apabila berkenaan dengan hal-hal berikut.
a. Masalah politik, perdamaian, pertahanan, dan keamanan negara.
b. Perubahan wilayah atau penetapan batas wilayah negara Republik Indonesia.
c. Kedaulatan atau hak berdaulat bagi negara. d. Pembentukan kaidah hukum baru.
A. Pilihlah jawaban yang tepat!
1. Presiden mengangkat duta dan konsul untuk di- tempatkan di negara-negara sahabat. Untuk menentukan orang-orang yang akan menjabat duta dan konsul, presiden harus memperhatikan pertimbangan . . . .
a. Mahkamah Agung b. Mahkamah Konstitusi c. Dewan Perwakilan Daerah d. Dewan Perwakilan Rakyat e. Majelis Permusyawaratan Rakyat
Jawaban: d
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pasal 13 mengatur hal-hal berikut. 1) Presiden mengangkat duta dan konsul. 2) Dalam hal mengangkat duta, Presiden mem-
perhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat.
3) Presiden menerima penempatan duta negara lain dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat.
2. Perhatikan pernyataan berikut ini!
1) Mewakili negara pengirim di dalam negara penerima.
2) Menyelenggarakan bimbingan dan peng- awasan terhadap warga negara di wilayah kerjanya.
3) Mengadakan persetujuan dengan pemerintah negara penerima.
4) Melaksanakan pengamatan, penilaian, dan pelaporan.
5) Menyelenggarakan urusan pengamanan. Fungsi perwakilan diplomatik berdasarkan Konvensi Wina 1961 ditunjukkan oleh nomor . . . .
a. 1) dan 2) d. 3) dan 4)
b. 1) dan 3) e. 4) dan 5)
c. 2) dan 3)
Jawaban: b
Berdasarkan Konvensi Wina 1961 diatur bahwa fungsi perwakilan diplomatik sebagai berikut. 1) Mewakili negara pengirim di dalam negara
penerima.
2) Melindungi kepentingan negara pengirim di dalam batas-batas yang diizinkan oleh hukum internasional.
3) Mengadakan persetujuan dengan pemerintah negara penerima.
4) Memberikan keterangan tentang kondisi dan perkembangan negara penerima, sesuai dengan undang-undang dan melaporkan kepada pemerintah negara pengirim. 5) Memelihara hubungan persahabatan antara
kedua negara.