KOTA CIREBON
KATA PENGANTAR
C. PERKEMBANGAN HASIL PELAKSANAAN TUGAS
Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 III - 1
C. PERKEMBANGAN HASIL PELAKSANAAN TUGAS
Perkembangan hasil pelaksanan tugas pokok dan fungsi Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berecana Kota Cirebon selama Triwulan I tahun 2020 sebagai berikut :
I. Sekretariat
Pelaksanaan kegiatan tahun anggaran 2020, sekretariat mengelola 9 (sembilan)
program dan 33 (tiga puluh tiga) kegiatan dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 6.025.742.000,- pada triwulan I sudah terealisasi sebesar Rp. 406.773.970,-
atau 6,75%, Adapun rincian program dan kegiatan sebagai berikut : a. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
1. Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor dengan anggaran sebesar Rp.
113.231.000,- terealisasi sebesar Rp. 200.000,- atau 0,18 %.
Output kegiatan ini adalah jasa cleaning service sebanyak 2 orang dan tenaga pengangkutan sampah sebanyak 1 orang
selama 12 bulan sedangkan realisasi output s.d triwulan I sebanyak 2 orang selama 3 bulan atau 25% dan tenaga pengangkutan samapah sebanyak 1 orang selama 2 bulan atau 16,67%.
2. Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang Undangan, dengan anggaran sebesar Rp. 13.680.000,00 terealisasi sebesar Rp.
2.260.000,00 atau 16,52 %.
Output kegiatan ini adalah 3 jenis surat kabar selama 12 bulan, sedangkan realisasi output s.d Triwulan I adalah pembayaran biaya
Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 III - 2
langganan 3 jenis surat kabar dalam waktu bulan dari Januari - Februari 2020 atau 16,52%.
3. Penyediaan Makanan dan Minuman, dengan anggaran sebesar Rp. 79.463.000,- belum terealisasi
Output kegiatan ini adalah makanan dan minuman tamu, rapat dan makan minum harian pegawai selama 11 bulan sebanyak 11 laporan , sedangkan realisasi output s.d Triwulan I adalah pembayaran biaya makan dan minum pegawai, mamin rapat dan tamu selama 3 bulan belum terealisasi.
4. Rapat Rapat Koordinasi dan Konsultasi ke Luar Daerah, dengan
anggaran sebesar Rp. 259.150.000,- terealisasi sebesar Rp. 23.477.000,- atau 9.06 %.
Output kegiatan ini adalah rapat dan konsultasi ke luar daerah selama 12 bulan sebanyak 12 laporan dan sinergitas pegawai DPPKB 1 dokumen, sedangkan realisasi output s.d Triwulan I adalah pembayaran biaya perjalanan dinas bulan Januari-Februari atau 9.06 %.
5. Penyediaan jasa pengamanan kantor, dengan anggaran sebesar Rp. 105.347.000,- belum terealisasi .
Output kegiatan ini adalah jasa pengamanan kantor sebanyak 3 orang selama 12 bulan sedangkan realisasi output s.d triwulan I pembayaran jasa pengamanan kantor sebanyak 3 orang selama 3 bulan atau 25%.
Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 III - 3
6. Penataan dokumen arsip kantor/dinas/badan/sekretariat, dengan anggaran sebesar Rp. 7.500.000,- terealisasi sebesar Rp. 3.750.000,- atau 50,00 %.
Output kegiatan ini tersusunnya arsip pada DPPKB sebanyak 100 eksemplar, sedangkan realisasi output a.d triwulan I sebanyak 50 eksemplar atau 50%.
7. Penyediaan Jasa Surat Menyurat, Alat Tulis Kantor, Barang Cetakan dan Penggandaan, dengan anggaran sebesar Rp. 93.995.000,- terealisasi sebesar Rp. 3.051.692,- atau 3.25 %.
Output kegiatan ini adalah alat tulis kantor 54 jenis, barang cetakan 10 jenis, penggandaan 34.600 lembar sedangkan realisasi output s.d triwulan I adalah penggandaan 2.976 lembar dan laporan kinerja non PNS atau 16,17%.
8. Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air, Listrik dan Logistik,
dengan anggaran sebesar Rp. 94.500.000,- terealisasi sebesar Rp. 13.969.618,- atau 14,78 %.
Output kegiatan ini 12 rekening telepon, 12 rekening air, 12 rekening listrik yang sudah dibayarkan dan isi ulang tabung gas 12 kali, sedangkan realisasi output s.d triwulan I adalah pembayaran 2 rekening telepon, 2 rekening air, 2 rekening listrik dari bulan Januari-Februari 2020 atau 14,78%.
9. Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/Operasional dan Jaminan Barang Milik Daerah, dengan anggaran
sebesar Rp. 35.520.000,- terealisasi sebesar Rp. 1.549.000,- atau 4,36 %.
Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 III - 4
8. Output kegiatan ini adalah perpanjangan STNK kendaraan dinas roda 2 sebanyak 46 unit, roda 4 sebanyak 7 unit, roda 6 sebanyak 1 unit dan polis asuransi mobil 3 unit, sedangkan realisasi output s.d triwulan I adalah pembayaran perpanjangan STNK roda 4 sebanyak 1 unit, roda 2 belum terealisasi dan asuransi mobil belum terealisasi.
b. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur
1. Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor, dengan anggaran sebesar Rp. 100.000.000,- belum terealisasi.
Output kegiatan ini adalah eksterior kantor yang terpelihara 1 jenis sedangkan realisasi output s.d triwulan I belum terealisasi.
2. Rehabilitasi Sedang/Berat Gedung Kantor, dengan anggaran sebesar Rp. 135.667.000,- belum teralisasi.
Output kegiatan ini adalah pembuatan pergola 22 m2 sedangkan realisasi output s.d triwulan I belum terealisasi.
3. Pengadaan Kendaraan Dinas/Operasional/Jabatan, dengan anggaran sebesar Rp. 239.269.000 sudah terealisasi sebesar Rp. 236.900.000,00 atau sebesar 99.01 %. Output kegiatan ini adalah 1 unit kendaraan dinas roda 4.
Output kegiatan ini adalah 1 unit kendaraan kendaraan dinas roda 4 sedangkan realisasi output s.d triwulan I sebanyak 1 unit kendaraan dinas roda 4 atau 100%.
4. Pengadaan Perlengkapan/Peralatan Gedung Kantor, dengan anggaran sebesar Rp 179.963.000,00 belum terealisasi.
Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 III - 5
˃ Output kegiatan ini adalah perlengkapan dan peralatan kantor 3 jenis sedangkan realisasi output s.d triwulan I belum terealisasi.
5. Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/Operasional/ Jabatan, dengan anggaran sebesar Rp 191.571.000,00 terealisasi sebesar Rp 15.794.298,00 atau 8.24 %.
Output kegiatan ini adalah service kendaraan dan suku cadang roda 4 sebanyak 8 unit, service kendaraan dan suku cadang roda 2 sebanyak 29 unit, BBM kendaraan 6.480 liter sedangkan realisasi output s.d triwulan I terealisasi service kendaraan roda 4 sebanyak 3 unit dan BBM kendaraan selama bulan Januari.
6. Pemeliharaan Rutin/Berkala Perlengkapan/Peralatan Gedung Kantor, dengan anggaran sebesar Rp 25.000.000,00 terealisasi sebesar Rp.
1.675.000,00 atau sebesar 6.70 %.
Output kegiatan ini adalah servis dan suku cadang peralatan/perlengkapan kantor sebanyak 4 jenis, komponen listrik 25 jenis, peralatan kebersihan dan bahan pembersih 27 jenis dan peralatan rumah tangga 18 jenis sedangkan realisasi output s.d triwulan I yaitu servis dan suku cadang peralatan/perlengkapan kantor sebanyak 3 jenis.
c. Program Peningkatan Disiplin Aparatur
Pengadaan Pakaian Dinas/Lapangan Beserta Perlengkapannya, dengan anggaran sebesar Rp 40.867.000,00 belum terealisasi.
Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 III - 6
Output kegiatan ini adalah adalah pengadaan pakaian olahraga sebanyak 42 stell, sedangkan realisasi output s.d triwulan I belum terealisasi
d. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Aparatur, dengan anggaran sebesar Rp 171.953.000,00 belum terealisasi.
Output kegiatan ini Rapat kerja daerah (Rakerda) sebanyak 1 dokumen, sedangkan realisasi output s.d triwulan I belum terealisasi..
e. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan
1. Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD, dengan anggaran sebesar Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD, dengan anggaran sebesar Rp 38.000.000,00 terealisasi sebesar Rp 5.127.692,00 atau 13.49 %..
Output kegiatan ini tersusunnya dokumen laporan LKIP 1 dokumen, triwulan 4 dokumen, tahunan 1 dokumen, inventarisasi barang 2 dokumen dan Laporan kinerja Non PNS 2 dokumen, sedangkan realisasi output s.d triwulan I adalah laporan LKIP 1 dokumen, laporan kinerja Non PNS 2 dokumen.
2. Penyusunan RKA/DPA SKPD dan Perubahannya, dengan anggaran sebesar Rp 11.000.000,00 belum terealisasi.
Output kegiatan ini adalah tersusunnya RKAP 2019, DPPA 2019, RKA 2020 dan DPPA 2020 sebanyak 4 dokumen dan laporan kinerja Non PNS 2 dokumen, sedangkan realisasi output s.d triwulan I belum terealisasi.
Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 III - 7
3. Penyusunan dan Publikasi Profil SKPD, dengan anggaran sebesar Rp 20.000.000,00 terealisasi sebesar Rp. 1.700.000,00 atau 8.50 %.
Output kegiatan ini adalah Laporan Profil DPPKB 1 dokumen dan publikasi surat kabar lokal 4 kali, sedangkan realisasi output s.d triwulan I adalah Jasa Publikasi 1 kali, sedangkan realisasi output s.d triwulan I yaitu jasa publikasi sebanyak 1 kali.
4. Penyusunan Pelaporan Keuangan SKPD, dengan anggaran sebesar Rp 4.000.000,00 terealisasi sebesar Rp 2.200.000,00 atau 55.00 %.
Output kegiatan ini adalah tersusunnya Laporan Keuangan Semesteran 2 dokumen, CALK 1 dokumen sedangkan realisasi output s.d triwulan I adalah CALK tahun 2019 1 dokumen.
5. Penyusunan Dokumen Perencanaan SKPD, dengan anggaran sebesar Rp 40.000.000,00 terealisasi sebesar Rp 3.867.692,00 atau 9.67 %.
Output kegiatan ini adalah dokumen program kerja 2020, renja perubahan 2020, renja 2020 dan laporan kinerja Non PNS 2 dokumen, sedangkan realisasi output s.d triwulan I adalah dokumen program kerja 1 dokumen, renja perubahan 2020 dan laporan kinerja Non PNS 2 dokumen.
6. Penyusunan Pedoman Kinerja SKPD, dengan anggaran sebesar Rp 2.000.000,00 belum terealisasi.
Output kegiatan ini adalah dokumen SOP 1 dokumen dan laporan kinerja non PNS 2 dokumen sedangkan realisasi output s.d triwulan I belum terealisasi.
II. Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Pergerakan.
a) Program Pengendalian Penduduk
Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 III - 8
1. Perencanaan Pengendalian Penduduk dengan anggaran sebesar Rp 11.084.000,00 belum terealisasi.
Output kegiatan ini adalah dokumen perencanaan pengendalian penduduk tingkat Kota Cirebon 1 dokumen, sedangkan realisasi output s.d triwulan I belum terealisasi.
2. Analisis Dampak Kependudukan dengan anggaran sebesar Rp 48.482.000,00 belum terealisasi.
Output kegiatan ini adalah dokumen hasil analisa dampak penduduk tingkat Kota Cirebon 1 dokumen, sedangkan realisasi output s.d triwulan I belum terealisasi.
3. Penyediaan Teknologi, Informasi dan Dokumentasi Program KKBPK dengan anggaran sebesar Rp 110.000.000,00 terealisasi sebesar Rp 14.386.152,00 atau 13.08%.
Output kegiatan ini adalah Sistem data Informasi Keluarga Berbasis IT sebagai pusat informasi Program KKBPK bagi 82.880 KK dan 5 kampung KB, sedangkan realisasi output s.d Triwulan I belum terealisasi.
b) Program advokasi dan KIE Pengendalian Penduduk
1. Peningkatan Promosi dan KIE Program KKBPK Melalui Media Massa Cetak, Massa Elektronik TV, Media Elektronik Radio dengan anggaran sebesar Rp 37.461.750,00 terealisasi sebesar Rp. 12.489.00,00 atau 33.34%.
Output kegiatan ini adalah Informasi program KKBPK melalui media cetak sebanyak 12 kali sedangkan realisasi output s.d Triwulan I belum terealisasi.
Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 III - 9
2. Peningkatan Advokasi dan KIE Program KKBPK Melalui Kegiatan Momentum dengan anggaran sebesar sebesar Rp 87.972.250,00 belum terealisasi.
Output kegiatan ini adalah tenaga Penyuluh KB (PKB/PLKB) 9 PKB, institusi masyarakat (IMP) 8 Pos KB, 130 Sub Pos KB, dan tenaga penggerak desa (TPD) 9 TPD dalam pengelolaan program KKBPK, sedangkan realisasi output s.d Triwulan I belum terealisasi.
III. Bidang Keluarga Berencana
1. Penyediaan Pelayanan Keluarga Berencana dan Alat Kontrasepsi dengan anggaran sebesar Rp 187.530.000,00 terealisasi sebesar Rp 11.718.942,00 atau 6,25%.
Output kegiatan ini adalah terlayani peserta KB di Kota Cirebon bagi 6.719 akseptor, sedangkan realisasi output s.d Triwulan I adalah 1.671 akseptor atau 24,87 %
2. Pembinaan Keluarga Berencana dengan anggaran sebesar Rp25.168.000,00 terealisasi sebesar Rp3.730.000,00 atau 14,82%..
Output kegiatan ini adalah Meningkatnya peserta KB MKJP 400 akseptor, Terbinanya calon aseptor, akseptor non MKJP dan aseptor MKJP dengan efek samping ringan dan sedang di kampung KB dan Perusahaan adalah 120 orang di kampung KB dan 60 orang di perusahaan sedangkan realisasi output s.d triwulan I adalah 30 orang dikampung KB 16,66%.
3. DAK Keluarga Berencana dengan anggaran sebesar Rp1.556.152.000,00 terealisasi sebesar 7.619.000,00 atau 0,49%.
Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 III - 10
Output kegiatan ini adalah tersedianya sarana dan prasarana pelayanan, penyuluhan dan penggerakan program KKBPK (sarana penyuluhan KB (KIE Kit dan media lini lapangan BKB 57 paket ,BKL 40 paket, Sarana papan nama rumah data kependududkan 1unit, sarana display data kependudukan 1 unit,sarana leaftlet rumah dataku 7000lbr, sarana rak buku 1 unit, pengadaan kendaraan operasional program KKBPK ; mobil unit penerangan (mupen) KB 1 unit,aksesoris mobil unit penerangan (Mupen) KB, Rehabilitasi Mobil Unit Pelayanan ( Muyan) KB 1 paket, Pengadaan Personal Komputer 1 Unit, Rapat Koordisnasi (mamin) 1 Paket, perjalanan dinas luar daerah (rakor) 1 Paket . sedangkan realisasi output s.d Triwulan I terealisasi perjalanan dinas 1 paket. .
4. DAK Non Fisik/Bantuan Operasional Keluarga Berencana dengan anggaran sebesar Rp1.426.590.000,00 belum terealisasi.
Output kegiatan ini adalah tersedianya dana BOKB di Balai Penyuluhan KB berupa (ATK, Jasa Internet, Listrik, Mamin, Pemeliharaan dan Pengganti Transport, Media KIE) 5 balai, 12 bln @5 balai, 12 bln @5 balai, 12 bln, 5 balai, 12 bulan @5 kecamatan, 1 paket dan Tersedianya Dana BOKB berupa BBM untuk distribusi alokon ke faskes 40 faskes @4 kali, sedangkan realisasi output s.d Triwulan I belum terealisasi..
5. Biaya Umum DAK Keluarga Berencana dengan anggaran sebesar Rp 18.000.000,00 belum terealisasi..
Output kegiatan ini adalah terpenuhinya Pengadaan barang berupa Sarana dan Prasarana Pelayanan, Penyuluhan dan Penggerakan Program KKBPK melalui dana DAK KB TA 2020 sebanyak 2 kegiatan
Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 III - 11
(DAK fisik dan DAK non fisik/BOKB), sedangkan realisasi output s.d Triwulan I belum terealisasi.
6. Pembinaan Kompetensi Teknis Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi dengan anggaran sebesar Rp 91.022.000,00 terealisasi sebesar Rp 2.307.692,00 atau 2.54 %.
Output kegiatan ini adalah Terkualifikasinya kompetensi KIP/K dan CTU bagi petugas pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi di klinik pemerintah maupun swasta 37 orang tenaga pelayanan KB pemerintah/Swasta, sedangkan realisasi output s.d triwulan I adalah Terkualifikasinya kompetensi KIP/K dan CTU sebanyak 15 orang petugas atau 2.54%.
IV. Bidang Ketahanan Keluarga dan Kesejahteraan Keluarga
1. Pembinaan Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga dengan anggaran sebesar Rp 267.944.000,00 terealisasi sebesar Rp 21.809.000,00 atau 8.14
%.
Output kegiatan ini adalah Terselenggaranya Harganas 250 orang, Pembinaan BKB, BKR, BKL, PIKR, PPKS 147 kelompok, Pembinaan kegiatan kampung KB 11 kampung KB, Pusat konseling dibalai penyuluh KB 2 Balai, kelompok PIK R/M jalur pendidikan / Masyarakat 19 kelompok, pengembangan kapasitas remaja genre 10 orang, pembinaan remaja saka kencana 5 kecamatan sedangkan realisasi output s.d triwulan I adalah pembinaan sudah dilaksanakan di BKB 33 kelompok, BKR 37 kelompok dan BKL 38 kelompok, kelompok PPKS 2 kelompok, Pembinaan kegiatan kampung KB 8 kampung KB, Pusat
Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 III - 12
konseling dibalai penyuluh KB sudah 2 Balai, kelompok PIK R/M jalur pendidikan / Masyarakat 19 kelompok, pengembangan kapasitas remaja genre 10 orang, pembinaan remaja saka kencana 0 kecamatan.
2. Pemberdayaan Ekonomi Keluarga dengan anggaran sebesar Rp 81.600.000,00 terealisasi sebesar Rp 12.660.192,00 atau 14,70%..
Output kegiatan ini adalah pembinaan Ekonomi Keluarga melalui kelompok kegiatan UPPKS bagi 54 kelompok dan penilaian UPPKS 5 Kecamatan sedangkan realisasi output s.d triwulan I adalah pembinaan UPPKS 54 kelompok dan penilaian UPPKS 1 Kecamatan di Kecamatan Kejaksan.
Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 IV - 1
D. PERMASALAHAN DAN UPAYA PEMECAHAN MASALAH
Dalam pelaksanaan program dan kegiatan pada Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Cirebon yang sasaran dan indikatornya sudah ditetapkan dalam renstra SKPD tahun 2018 – 2023 secara garis besar dalam melaksankan kegiatan terdapat permasalahan yang dihadapi dan upaya pemecahan terhadap masalah tersebut dalam pelaksanaan pada masing –masing bidang pada triwulan I tahun 2020, secara spesifik yakni sbb :
I. Bidang Keluarga Berencana
a) Seksi Jaminan Pelayanan KB dan Distribus Alokon Permasalahan
1. Keterbatasan SDM pelaksana kegiatan, baik teknis maupun administratif 2. Kompetensi petugas di lini lapangan masih belum optimal
3. Keterbatasan logistik kegiatan, terutama terjadinya kekosongan stock disposible syringe
4. Keterbatasan dukungan anggaran pembiayaan kegiatan
5. Belum maksimalnya koordinasi lintas program dan lintas sektor, khususnya dalam hal pembaharuan (updating) data keluarga para akseptor KB yang telah dilayani berdasarkan instrument PK 2015 yang melibatkan petugas lapangan KB, RT/RW maupun kelurahan setempat
6. Masih minimnya fasilitas pelayanan MOW masa interval di RS dan belum terlaksananya pelayanan MOP di faskes PPK I
Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 IV - 2
Upaya Pemecahan Masalah
1. Mengajukan usulan penambahan SDM
2. Melakukan koordinasi lintas program untuk peningkatan kompetensi petugas dan sinergitas program
3. Mengajukan permohonan logistik kepada Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat
4. Mengajukan Rencana Anggaran Belanja sesuai rancangan kegiatan yang akan dilakukan
5. Melakukan koordinasi lintas program dengan Bidang Pengendalian Penduduk, khususnya Seksi Data dan Informasi dalam hal validasi data kependudukan para akseptor KB pasca pelayanan
6. Merintis upaya kerjasama dengan RS Sumber Kasih dan operator MOW untuk pelayanan MOW masa interval bagi calon akseptor peserta BPJS
b) Seksi Pembinaan dan Peningkatan Kesertaan Ber-KB Permasalahan
1. Dari 4 Kegiatan utama yang menjadi tugas pokok dan fungsi Seksi Pembinaan Kesertaan Ber-KB antara lain Pembinaan Kompetensi Teknis Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi, Pembinaan Upaya Kesehatan Reproduksi Melalui Pendekatan Siklus Hidup, Pembinaan dan Peningkatan Kesertaan Ber-KB untuk MKJP dan Pembinaan Kesertaan KB Jalur Khusus (KB Pria dan KB Perusahaan) hanya 2 kegiatan yang didanai oleh APBD Kota Cirebon itupun tidak maksimal. Kegiatan tersebut antara lain Pembinaan Kompetensi Teknis Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi melalui sub kegiatan kualifikasi pasca pelatihan CTU maupun KIP/K
Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 IV - 3
sedangkan untuk kegiatan Pembinaan Keluarga Berencana hanya dapat melaksanaan pembinaan pencatatan dan pelaporan pelayanan KB di kampung KB saja tidak mencakup pembinaan terhadap calon akseptor, akseptor Non MKJP dan akseptor MKJP yang mengalami efek samping ringan/sedang, Dampak buruk tidak terdanainya kegiatan Pembinaan dan peningkatan Kesertaan ber KB untuk MKJP di Kampung KB dan wilayah miskin perkotaan serta Pembinaan Kesertaan KB Jalur Khusus (KB Pria dan KB Perusahaan) yang tidak terdanai, sangat memungkinkan untuk meningkatnya angka drop out akseptor KB maupun menurunnya minat masyarakat terhadap penggunaan kontrasepsi yang seharusnya tidak boleh terjadi. Mengingat program KB merupakan pilar pertama dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi dalam Program Safe Motherhood sebelum pilar pilar yang lain seperti Asuhan Kehamilan, Pertolongan Persalinan YAng bersih dan Aman serta Penanganan Kegawat daruratan Essensial. Selain itu Program KB merupakan dasar dalam upaya pengendalian penduduk dan pembangunan keluarga
2. Terdapat beberapa program lain di lapangan yang kontra produktif dengan program pengendalian penduduk dan KB serta pelayanan kesehatan reproduksi sehingga menimbulkan hambatan tersendiri terhadap upaya pembinaan dan peningkatan kesertaan ber-KB di masyarakat, berkaitan dengan pemberian reward atau pembiayaan yang diberikan terhadap wanita hamil, tidak adanya SPM untuk pelayanan KB secara nasional maupun daerah sehingga tidak ada target yang jelas untuk meningkatkan pelayanan KB dan Kesehatan reproduksi, terdapat keraguan dari fasilitas kesehatan baik yang di tingkat pertama maupun rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) untuk
Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 IV - 4
memberikan pelayanan KB MKJP masa interval terkait dengan kebijakan pembiayaan BPJS Kesehatan yang tidak direspon positif oleh fasilitas pelayanan baik pemerintah maupun swasta dan kemampuan fasilitas kesehatan dalam pelaksanaan pelayanan KB terutama untuk metode kontrasepsi jangka panjang jenis MOP.
3. Ketersediaan data dan validitas data sasaran yang masih perlu perbaikan dari berbagai sektor sebagai dasar perencanaan kegiatan
4. Koordinasi LP dan LS yang masih perlu diperkuat untuk dapat melaksanakan pelayanan KB yang bersih dan aman untuk menekan angka kegagalan maupun komplikasi pasca pemasangan
Upaya pemecahan masalah
1. Melaksanakan tugas pokok dan fungsi secara bertahap dan sesuai kemampuan serta mengupayakan kerjasama dengan lintas program dan lintas sektor sehingga kegiatan dapat berjalan walaupun dirasakan kurang maksimal (kurang efektif dan efisien)
2. Melakukan konsultasi dengan atasan langsung untuk mencari upaya pemecahan masalah melalui pendekatan dengan lintas sektor
II. Bidang Ketahanan Keluarga dan Kesejahteraan Keluarga
a) Seksi Ketahanan Keluarga, Balita, Anak, Remaja dan Lansia Permasalahan
1. Pelaksanaan Kegiatan Tri bina (BKB, BKR dan BKL) belum mengembangkan partisipasi Nara sumber dari lintas sektor yang terkait secara maksimal.
Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 IV - 5
2. Belum adanya konsuler khusus yang berlatar belakang pendidikan psikolog, sehingga konsultasi permasalahan-permasalahan remaja dan keluarga masih dirasa belum maksimal.
3. Maeri yang ada di BKB Kit Belum dimanfaatkan secara maksimal oleh Kader BKB sebagai panduan kegiatan
4. Pencatatan dan pelaporan hasil kegiatan belum diisi secara dinamis Upaya pemecahan masalah
1. Rencana Orientasi pada Ketua Poktan Ketahanan keluarga yang ada, khususnya tentang pemahaman pengembangan dan pemanfaatan sumber materi dari Media Sosial.
2. Membentuk Poktan BKB, BKR dan BKL unggulan di setiap Kecamatan sebagai rujukan meninkatkan kualitas kegiatan untuk tingkat Kecamatan.
3. Merefresh kembali materi dan buku panduan yang ada di BKB Kit
4. Mengusulkan pada pimpinan untuk recruitmen tenaga berbasis keilmuan psikolog keluarga, yang akan dimanfaatkan sebagai konselor dalam memberikan penyuluhan dan konseling permasalahan keluarga pada pertemuan Poktan Tri Bina di tingkat Kota
b) Seksi Pemberdayaan Keluarga Sejahtera Permasalahan
1. Masih ada kelompok UPPKS yang belu memiliki buku paket 2. Buku paket belum diisi dengan benar
3. Produk yang dihasilkan masih beragam 4. Belum memiliki P-IRT
5. Pemasaran hasil produksi terbatas
Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 IV - 6
Upaya Pemecahan masalah
1. Bagi kelompok UPPKS yang belum memiliki buku paket, dapat menggunakan buku tulis biasa untuk mencatan kegiatan kelompok
2. Bagi kelompok UPPKS yang sudah memiliki buku paket agar mengisi buku tersebut dengan benar
3. Membuat rencana pengadaan buku paket administrasi UPPKS pada tahun anggaran 2020 pada kegiatan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga 4. Agar setiap kelompok UPPKS memiliki produk unggulan, disamping
produk yang lain
5. Membuat rencana kegiatan yang mengakomodir kebutuhan pembuatan P-IRT dan peluang Pemasaran Produk UPPKS pada tahun 2020 pada kegiatan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga
6. Memberi kesempatan bagi kelompok UPPKS dalam penyediaan makanan dan minuman rapat dalam kegiatan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga III. Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Pergerakan.
a) Seksi Advokasi, Penggerakan Penyuluhan dan P2 KB Permasalahan
1. Tingkat pengetahuan masyarakat tentang kepedudukan dan masalahnya masih relatif masih rendah
2. Pemahaman program KKBPK masih rendah
3. Terbatasnya anggaran sehingga masih belum optimal dalam melaksanakan kegiatan
4. Terbatasnya sumber daya manusia di DPPKB
`
Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 IV - 7
Upaya Pemecahan masalah
1. Meningkatkan pengetahuan petugas, kader dan masyarakat tentang wawasan kependudukan serta sosialisasi kampung KB
2. Meningkatkan Frekuensi KIE KB terhadap keluarga miskin oleh penyuluh KB dan Kader KB
3. Meningkatkan Kualitas pertemuan baik poktan maupun institusi masyarakat (IMP) agar dapat meningkatkan kualitas ber KB
4. Konsolidasi internal untuk menyamakan persepsi dan komitmen dalam melaksanakan tugas dan fungsi sesuai dengan tujuan yang akan dicapai 5. Melalui media massa diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan
masyarakat tentang kegiatan KKBPK di lapangan b) Seksi Pengendalian Penduduk dan Informasi Keluarga
Permasalahan.
1. Terbatasnya anggaran OPD sehingga pelaksanaan kegiatan baru sebatas output saja belum dapat mencapai sasaran yang diharapkan.
2. Materi Kependudukan belum menjadi konsumsi yang ideal di baik di pemerintahan maupun masyarakat, sehingga dalam pelaksanaannya bukan hanya kepada masyarakat tetapi terlebih dahulu kepada pemerintahan.
3. Terbatasnya sumber daya manusia di DPPKB.
Pemecahan Masalah.
1. Meningkatkan pengetahuan petugas, kader dan masyarakat tentang wawasan kependudukan.
2. Meningkatkan frekuensi KIE KB terhadap keluarga miskin oleh penyuluh KB dan kader KB.