• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERMASALAHAN DAN UPAYA PEMECAHAN MASALAH

Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 IV - 1

D. PERMASALAHAN DAN UPAYA PEMECAHAN MASALAH

Dalam pelaksanaan program dan kegiatan pada Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Cirebon yang sasaran dan indikatornya sudah ditetapkan dalam renstra SKPD tahun 2018 – 2023 secara garis besar dalam melaksankan kegiatan terdapat permasalahan yang dihadapi dan upaya pemecahan terhadap masalah tersebut dalam pelaksanaan pada masing –masing bidang pada triwulan I tahun 2020, secara spesifik yakni sbb :

I. Bidang Keluarga Berencana

a) Seksi Jaminan Pelayanan KB dan Distribus Alokon Permasalahan

1. Keterbatasan SDM pelaksana kegiatan, baik teknis maupun administratif 2. Kompetensi petugas di lini lapangan masih belum optimal

3. Keterbatasan logistik kegiatan, terutama terjadinya kekosongan stock disposible syringe

4. Keterbatasan dukungan anggaran pembiayaan kegiatan

5. Belum maksimalnya koordinasi lintas program dan lintas sektor, khususnya dalam hal pembaharuan (updating) data keluarga para akseptor KB yang telah dilayani berdasarkan instrument PK 2015 yang melibatkan petugas lapangan KB, RT/RW maupun kelurahan setempat

6. Masih minimnya fasilitas pelayanan MOW masa interval di RS dan belum terlaksananya pelayanan MOP di faskes PPK I

Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 IV - 2

Upaya Pemecahan Masalah

1. Mengajukan usulan penambahan SDM

2. Melakukan koordinasi lintas program untuk peningkatan kompetensi petugas dan sinergitas program

3. Mengajukan permohonan logistik kepada Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat

4. Mengajukan Rencana Anggaran Belanja sesuai rancangan kegiatan yang akan dilakukan

5. Melakukan koordinasi lintas program dengan Bidang Pengendalian Penduduk, khususnya Seksi Data dan Informasi dalam hal validasi data kependudukan para akseptor KB pasca pelayanan

6. Merintis upaya kerjasama dengan RS Sumber Kasih dan operator MOW untuk pelayanan MOW masa interval bagi calon akseptor peserta BPJS

b) Seksi Pembinaan dan Peningkatan Kesertaan Ber-KB Permasalahan

1. Dari 4 Kegiatan utama yang menjadi tugas pokok dan fungsi Seksi Pembinaan Kesertaan Ber-KB antara lain Pembinaan Kompetensi Teknis Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi, Pembinaan Upaya Kesehatan Reproduksi Melalui Pendekatan Siklus Hidup, Pembinaan dan Peningkatan Kesertaan Ber-KB untuk MKJP dan Pembinaan Kesertaan KB Jalur Khusus (KB Pria dan KB Perusahaan) hanya 2 kegiatan yang didanai oleh APBD Kota Cirebon itupun tidak maksimal. Kegiatan tersebut antara lain Pembinaan Kompetensi Teknis Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi melalui sub kegiatan kualifikasi pasca pelatihan CTU maupun KIP/K

Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 IV - 3

sedangkan untuk kegiatan Pembinaan Keluarga Berencana hanya dapat melaksanaan pembinaan pencatatan dan pelaporan pelayanan KB di kampung KB saja tidak mencakup pembinaan terhadap calon akseptor, akseptor Non MKJP dan akseptor MKJP yang mengalami efek samping ringan/sedang, Dampak buruk tidak terdanainya kegiatan Pembinaan dan peningkatan Kesertaan ber KB untuk MKJP di Kampung KB dan wilayah miskin perkotaan serta Pembinaan Kesertaan KB Jalur Khusus (KB Pria dan KB Perusahaan) yang tidak terdanai, sangat memungkinkan untuk meningkatnya angka drop out akseptor KB maupun menurunnya minat masyarakat terhadap penggunaan kontrasepsi yang seharusnya tidak boleh terjadi. Mengingat program KB merupakan pilar pertama dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi dalam Program Safe Motherhood sebelum pilar pilar yang lain seperti Asuhan Kehamilan, Pertolongan Persalinan YAng bersih dan Aman serta Penanganan Kegawat daruratan Essensial. Selain itu Program KB merupakan dasar dalam upaya pengendalian penduduk dan pembangunan keluarga

2. Terdapat beberapa program lain di lapangan yang kontra produktif dengan program pengendalian penduduk dan KB serta pelayanan kesehatan reproduksi sehingga menimbulkan hambatan tersendiri terhadap upaya pembinaan dan peningkatan kesertaan ber-KB di masyarakat, berkaitan dengan pemberian reward atau pembiayaan yang diberikan terhadap wanita hamil, tidak adanya SPM untuk pelayanan KB secara nasional maupun daerah sehingga tidak ada target yang jelas untuk meningkatkan pelayanan KB dan Kesehatan reproduksi, terdapat keraguan dari fasilitas kesehatan baik yang di tingkat pertama maupun rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) untuk

Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 IV - 4

memberikan pelayanan KB MKJP masa interval terkait dengan kebijakan pembiayaan BPJS Kesehatan yang tidak direspon positif oleh fasilitas pelayanan baik pemerintah maupun swasta dan kemampuan fasilitas kesehatan dalam pelaksanaan pelayanan KB terutama untuk metode kontrasepsi jangka panjang jenis MOP.

3. Ketersediaan data dan validitas data sasaran yang masih perlu perbaikan dari berbagai sektor sebagai dasar perencanaan kegiatan

4. Koordinasi LP dan LS yang masih perlu diperkuat untuk dapat melaksanakan pelayanan KB yang bersih dan aman untuk menekan angka kegagalan maupun komplikasi pasca pemasangan

Upaya pemecahan masalah

1. Melaksanakan tugas pokok dan fungsi secara bertahap dan sesuai kemampuan serta mengupayakan kerjasama dengan lintas program dan lintas sektor sehingga kegiatan dapat berjalan walaupun dirasakan kurang maksimal (kurang efektif dan efisien)

2. Melakukan konsultasi dengan atasan langsung untuk mencari upaya pemecahan masalah melalui pendekatan dengan lintas sektor

II. Bidang Ketahanan Keluarga dan Kesejahteraan Keluarga

a) Seksi Ketahanan Keluarga, Balita, Anak, Remaja dan Lansia Permasalahan

1. Pelaksanaan Kegiatan Tri bina (BKB, BKR dan BKL) belum mengembangkan partisipasi Nara sumber dari lintas sektor yang terkait secara maksimal.

Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 IV - 5

2. Belum adanya konsuler khusus yang berlatar belakang pendidikan psikolog, sehingga konsultasi permasalahan-permasalahan remaja dan keluarga masih dirasa belum maksimal.

3. Maeri yang ada di BKB Kit Belum dimanfaatkan secara maksimal oleh Kader BKB sebagai panduan kegiatan

4. Pencatatan dan pelaporan hasil kegiatan belum diisi secara dinamis Upaya pemecahan masalah

1. Rencana Orientasi pada Ketua Poktan Ketahanan keluarga yang ada, khususnya tentang pemahaman pengembangan dan pemanfaatan sumber materi dari Media Sosial.

2. Membentuk Poktan BKB, BKR dan BKL unggulan di setiap Kecamatan sebagai rujukan meninkatkan kualitas kegiatan untuk tingkat Kecamatan.

3. Merefresh kembali materi dan buku panduan yang ada di BKB Kit

4. Mengusulkan pada pimpinan untuk recruitmen tenaga berbasis keilmuan psikolog keluarga, yang akan dimanfaatkan sebagai konselor dalam memberikan penyuluhan dan konseling permasalahan keluarga pada pertemuan Poktan Tri Bina di tingkat Kota

b) Seksi Pemberdayaan Keluarga Sejahtera Permasalahan

1. Masih ada kelompok UPPKS yang belu memiliki buku paket 2. Buku paket belum diisi dengan benar

3. Produk yang dihasilkan masih beragam 4. Belum memiliki P-IRT

5. Pemasaran hasil produksi terbatas

Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 IV - 6

Upaya Pemecahan masalah

1. Bagi kelompok UPPKS yang belum memiliki buku paket, dapat menggunakan buku tulis biasa untuk mencatan kegiatan kelompok

2. Bagi kelompok UPPKS yang sudah memiliki buku paket agar mengisi buku tersebut dengan benar

3. Membuat rencana pengadaan buku paket administrasi UPPKS pada tahun anggaran 2020 pada kegiatan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga 4. Agar setiap kelompok UPPKS memiliki produk unggulan, disamping

produk yang lain

5. Membuat rencana kegiatan yang mengakomodir kebutuhan pembuatan P-IRT dan peluang Pemasaran Produk UPPKS pada tahun 2020 pada kegiatan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga

6. Memberi kesempatan bagi kelompok UPPKS dalam penyediaan makanan dan minuman rapat dalam kegiatan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga III. Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Pergerakan.

a) Seksi Advokasi, Penggerakan Penyuluhan dan P2 KB Permasalahan

1. Tingkat pengetahuan masyarakat tentang kepedudukan dan masalahnya masih relatif masih rendah

2. Pemahaman program KKBPK masih rendah

3. Terbatasnya anggaran sehingga masih belum optimal dalam melaksanakan kegiatan

4. Terbatasnya sumber daya manusia di DPPKB

`

Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 IV - 7

Upaya Pemecahan masalah

1. Meningkatkan pengetahuan petugas, kader dan masyarakat tentang wawasan kependudukan serta sosialisasi kampung KB

2. Meningkatkan Frekuensi KIE KB terhadap keluarga miskin oleh penyuluh KB dan Kader KB

3. Meningkatkan Kualitas pertemuan baik poktan maupun institusi masyarakat (IMP) agar dapat meningkatkan kualitas ber KB

4. Konsolidasi internal untuk menyamakan persepsi dan komitmen dalam melaksanakan tugas dan fungsi sesuai dengan tujuan yang akan dicapai 5. Melalui media massa diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan

masyarakat tentang kegiatan KKBPK di lapangan b) Seksi Pengendalian Penduduk dan Informasi Keluarga

Permasalahan.

1. Terbatasnya anggaran OPD sehingga pelaksanaan kegiatan baru sebatas output saja belum dapat mencapai sasaran yang diharapkan.

2. Materi Kependudukan belum menjadi konsumsi yang ideal di baik di pemerintahan maupun masyarakat, sehingga dalam pelaksanaannya bukan hanya kepada masyarakat tetapi terlebih dahulu kepada pemerintahan.

3. Terbatasnya sumber daya manusia di DPPKB.

Pemecahan Masalah.

1. Meningkatkan pengetahuan petugas, kader dan masyarakat tentang wawasan kependudukan.

2. Meningkatkan frekuensi KIE KB terhadap keluarga miskin oleh penyuluh KB dan kader KB.

Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 IV - 8

3. Meningkatkan kualitas pertemuan baik POKTAN maupun institusi masyarakat (IMP) agar dapat meningkatkan kualitas ber-KB.

4. Konsolidasi internal untuk menyamakan persepsi dan komitmen dalam melaksanakan tugas dan fungsi sesuai dengan tujuan yang akan dicapai.

Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 V - 1

E. PENUTUP

Laporan Triwulan ini dibuat sebagai perwujudan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas pokok dan fungsi serta pengelolaan SDM dan pelaksanaan kebijaksan yang dipercayakan kepada Pemerintah, dan juga merupakan sebagai alat kendali, alat penilai kualitas kinerja dan alat pendukung terwujudnya good govermance. Dalam perspektif, Laporan Triwulan ini berfungsi sebagai media pertanggungjawaban kepada publik tentang keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan program dan kegiatan dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Cirebon

Dengan kata lain Laporan Triwulan pada dasarnya merupakan laporan kepada pihak publik/eksternal walaupun manfaatnya lebih banyak kepada pihak internal yang berisi perkembangan hasil pelaksanaan tugas yang sedang dilaksanakan. dan permasalahan yang dihadapi serta upaya dalam pemecahan masalah tersebut

Demikian Laporan Kinerja Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Cirebon pada Triwulan I Tahun Anggaran 2020 yang merupakan tahapan – tahapan kerja dalam mendukung pencapaian Visi dan Misi Walikota Cirebon tahun 2018 – 2023 dengan Sasaran dan Indikator dari program kerja yang sudah ditetapkan di dalam Renstra SKPD 2018 - 2023 Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Cirebon.

Cirebon, 09 April 2020

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Cirebon,

SUWARSO BUDI WINARNO

Dokumen terkait