• Tidak ada hasil yang ditemukan

Struktur Organisasi dan Sumber Daya Manusia

KOTA CIREBON

KATA PENGANTAR

B. Tugas dan Fungsi

1.2. Struktur Organisasi dan Sumber Daya Manusia

Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 I - 3

keluarga berencana;

2. Pelaksanaan urusan pemerintahan dan tugas pembantuan yang diberikan kepada kepala Daerah bidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana;

3. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan urusan pemerintahan dan tugas pembantuan yang diberikan kepada kepala Daerah bidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana;

4. Pelaksanaan administrasi dinas dalam pelaksanaan urusan pemerintahan di bidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana; dan

5. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan Wali Kota terkait dengan tugas dan fungsi.

1.2. Struktur Organisasi dan Sumber Daya Manusia

Untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Cirebon telah ditetapkan susunan organisasi dan tata kerja sebagai berikut :

a. Unsur Organisasi

Unsur Organisasi Dinas terdiri dari : a. Pimpinan adalah Kepala Dinas;

b. Pembantu pimpinan sebagai unsur staf atau administrasi adalah Sekretaris;

c. Pembantu Sekretaris sebagai pembantu unsur staf atau administrasi adalah Kepala Sub Bagian;

d. Pembantu Pimpinan sebagai unsur pelaksana adalah Kepala Bidang;

e. Pembantu Kepala Bidang sebagai pembantu unsur pelaksana adalah Kepala Seksi;

f. Pembantu Pimpinan sebagai unsur pelaksana teknis operasional tertentu adalah Kepala UPTD;

Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 I - 4

g. Pembantu pimpinan sebagai unsur staf atau administrasi pada UPTD adalah Kepala Sub Bagian Tata Usaha; dan

h. Pelaksana teknis operasional dan / atau administrasi adalah Kelompok Jabatan Fungsional dan Pegawai Non Struktural.

b. Susunan Organisasi

Susunan Organisasi Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Cirebon terdiri dari :

Kepala Dinas, membawahkan : 1. Sekretariat, terdiri dari :

a. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian; dan

b. Sub Bagian Program dan Pelaporan dan Keuangan.

2. Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan, terdiri dari : a. Seksi Advokasi, Penggerakan, Penyuluhan dan Pendayagunaan

Penyuluh KB; dan

b. Seksi Pengendalian Penduduk dan Informasi Keluarga.

3. Bidang Keluarga Berencana, terdiri dari :

a. Seksi Jaminan Pelayanan KB dan Distribusi Alat dan Obat Kontrasepsi;

dan

b. Seksi Pembinaan dan Peningkatan Kesertaan ber KB.

4. Bidang Ketahanan Keluarga dan Kesejahteraan Keluarga, terdiri dari:

a. Seksi Pemberdayaan Keluarga Sejahtera; dan

b. Seksi Bina Ketahanan Keluarga Balita, Anak, Remaja dan Lansia.

5. Unit Pelaksana Teknis Dinas, terdiri dari:

a. UPT KB Wilayah I (Wlayah tugas : Kejaksan, Lemahwungkuk, Pekalipan) b. UPT KB Wilayah II ( Wilayah Tugas : Harjamukti, Kesambi)

6. Kelompok Jabatan Fungsional.

Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 I - 5

c. Sumber Daya Manusia

Jumlah pegawai pada Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Cirebon Tahun 2020 sebanyak 30 pegawai yang terdiri dari :

 Pegawai Pemerintah Daerah Kota Cirebon - Golongan II sebanyak 3 orang - Golongan III sebanyak 15 orang - Golongan IV sebanyak 12 orang

 Pegawai Pusat (Fungsional Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana BKKBN) - Golongan II sebanyak 1 orang

- Golongan III sebanyak 4 orang - Golongan IV sebanyak 2 orang 2. Visi dan Misi

Visi adalah pandangan jauh ke depan, kemana dan bagaimana instansi pemerintah harus dibawa dan berkarya agar dapat eksis, antisipatif, dan inovatif.

Sesuai dengan arah kebijakan Kota Cirebon 2018 - 2023 maka seluruh Perangkat Daerah diarahkan untuk turut serta mensukseskan Visi Misi Kota Cirebon tahun 2018 - 2023, dimana Visi Kota Cirebon selama 5 tahun adalah untuk mewujudkan “ SEHATI Kita Wujudkan Cirebon Sebagai Kota Kreatif Berbasis Budaya dan Sejarah”

Misi adalah segala sesuatu (strategi, tindakan) yang harus dilakukan untuk mewujudkan visi. misi dapat juga didefinisikan sebagai penjabaran suatu visi dimana dibuat dengan lebih lengkap sehingga dapat dipahami setiap orang yang membacanya.

Sedangkan misi yang ditetapkan walikota Cirebon berdasarkan visi tersebut adalah adalah :

Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 I - 6

1. Mewujudkan Kualitas Sumber Daya Manusia Kota Cirebon yang Berdaya Saing, Berbudaya, Unggul dalam Segala Bidang;

2. Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang bersih, akuntabel, berwibawa dan inovatif

3. Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana umum yang berwawasan lingkungan

4. Mewujudkan keamanan dan ketertiban umum yang kondusif

Dan untuk DPPKB Kota Cirebon mengacu pada visi misi diatas maka yang berkaitan dengan pelaksanaan pembangunan urusan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Cirebon terdapat 1 (satu) rumusan Misi Daerah Kota Cirebon Tahun 2018 - 2023 yang ada relevansi dan keterkaitannya Untuk mendapat dukungan dan diaktualisasikan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Cirebon yaitu : Misi ke-1 “Mewujudkan Kualitas Sumber Daya Manusia Kota Cirebon yang Berdaya Saing, Berbudaya dan Unggul dalam Segala Bidang

Oleh karena itu sesuai dengan visi dan misi ke-1 “Mewujudkan Kualitas Sumber Daya Manusia Kota Cirebon yang Berdaya Saing, Berbudaya dan Unggul dalam Segala Bidang” maka Salah satu agenda prioritas pembangunan Kota Cirebon di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2018 - 2023 adalah sesuai yang terkandung dalam penjabaran Visi pada makna : SEHATI : berarti satu hati atau seia sekata, menunjukkan bahwa seluruh komponen (masyarakat dan stakeholders pembangunan) harus bahu membahu mewujudkan kemajuan Kota Cirebon. Mewujudkan masyarakat yang sehat bukan hanya pada kata sehat secara harfiah fisik semata, tetapi bermakna pula pada masyarakat yang sehat jasmani dan rohani serta sosial ekonomi.

Laporan Triwulan I DPPKB Kota Cirebon Tahun 2020 I - 7

Dan sebagai bahan pertimbangan dalam mewujudkan misi bahwa Pembangunan Kependudukan dan Keluarga Berencana di Kota Cirebon harus benar-benar dapat memanfaatkan jendela peluang demografi untuk memicu pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Secara garis besar Pembangunan Kependudukan meliputi 5 (lima) aspek penting, yaitu :

 Pertama berkaitan dengan kuantitas penduduk, antara lain: jumlah, struktur dan komposisi penduduk, laju pertumbuhan penduduk, serta persebaran penduduk.

 Kedua berkenaan dengan kualitas penduduk yang berkaitan dengan status kesehatan dan angka kematian, tingkat pendidikan, dan angka kemiskinan.

 Ketiga adalah mobilitas penduduk, seperti tingkat migrasi yang mempengaruhi persebaran penduduk antar wilayah, baik antar pulau maupun antara perkotaan dan perdesaan.

 Keempat adalah data dan informasi penduduk dan

 kelima adalah penyerasian kebijakan kependudukan.

Dalam rangka memperkuat implementasi Program KKBPK, terutama yang meliputi ke-5 (lima) aspek diatas, maka diperlukan penguatan program dan kegiatan melalui penajaman pada tujuan dan sasaran srategis DPPKB yang harus bermuara pada visi dan misi Waliota untuk pembangunan Kota Cirebon

Dokumen terkait