Peta 2.1 Peta Tahapan Pengembangan Air Limbah Domestik Sistem Onsite
2.3 Perkiraan Pendanaan Pengembangan Sanitasi
2.3 Perkiraan Pendanaan Pengembangan Sanitasi
Bagian akhir dari kerangka pengembangan sanitasi adalah gambaran perkiraan pendanaan pengembangan sanitasi yang meliputi perkiraan besaran pendanaan APBD ke depan, perkiraan pendanaan APBD untuk sanitasi serta perkiraan kemampuan APBD Kabupaten dalam mendanai Program/kegiatan SSK. Berikut akan dijabarkan dalam bentuk tabulasi, dimana besaran masing-masing komponen sanitasi merupakan akumulasi dari beberapa SKPD yang terkait langsung dengan sanitasi.
Perhitungan pertumbuhan pendanaan APBD Kabupaten Sigi untuk Sanitasi di 5 (lima) tahun yang lalu dirinci berdasarkan komponen sanitasi yakni air limbah domestik, persampahan, drainase perkotaan, PHBS dan air bersih. Rata-rata pertumbuhan belanja APBD murni untuk sanitasi yaitu sebesar 0,3%, komitmen pendanaan APBD untuk pendanaan sanitasi kedepan sebesar 0,3 %. Berikut adalah perhitungan pertumbuhan pendanaan APBD Kabupaten Sigi untuk sanitasi.
DISUSUN OLEH
POKJA SANITASI KABUPATEN SIGI 18
Tabel 2.5 Perhitungan Pertumbuhan Pendanaan APBD Kabupaten Sigi untuk Sanitasi
No Uraian Belanja Sanitasi (Rp.) Rata-rata
Pertumbuhan
2010 2011 2012 2013 2014
1 Belanja Sanitasi ( 1.1 + 1.2 + 1.3 + 1.4
+ 1.5 ) 2.279.783.855 3.675.806.260 6.082.484.706 7.107.426.025 9.823.887.682 0,30%
1.1 Air Limbah Domestik 0 0 1.126.862.700 1.501.820.950 1.844.221.550 0,20%
1.2 Sampah rumah tangga 0 0 221.128.250 73.888.000 120.359.500 -2%
1.3 Drainase perkotaan 697.749.500 1.354.814.380 1.513.482.550 1.486.553.000 1.887.963.200 0,20%
1.4 PHBS 477.339.200 491.237.600 699.334.890 1.036.161.575 2.041.690.116 0,20%
1.5 Air Bersih 1.802.444.655 1.829.754.280 2.521.676.316 3.009.002.500 3.929.653.316 0,20%
2 Dana Alokasi Khusus ( 2.1 + 2.2 + 2.3
) 0 1.150.000.000 1.555.570.000 1.664.540.000 0 0,20%
2.1 DAK Sanitasi 0 591.500.000 638.550.000 757.300.000 0 0,10%
2.2 DAK Lingkungan Hidup 0 558.900.000 917.020.000 907.240.000 0 0,20%
2.3 DAK Perumahan dan Permukiman 0 0 0 0 0 0
3 Pinjaman/Hibah untuk Sanitasi 0 0 0 0 0 0
4 Bantuan Keuangan Provinsi untuk
Sanitasi 0 0 0 0 0 0
Belanja APBD murni untuk Sanitasi (1-2-3) 2.279.783.855 3.675.806.260 6.082.484.706 7.107.426.025 9.823.887.682 0,30%
Total Belanja Langsung 228.489.852.996 305.757.299.582 320.696.526.636 336.716.903.566 350.649.639.792 0,10%
Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman -PPSP 2014-
DISUSUN OLEH
POKJA SANITASI KABUPATEN SIGI 19
No Uraian Belanja Sanitasi (Rp.) Rata-rata
Pertumbuhan
2010 2011 2012 2013 2014
% APBD murni untuk sanitasi terhadap Belanja
Langsung 1,00% 1,20% 1,90% 2,11% 2,80% 0,30%
Komitmen Pendanaan APBD untuk pendanaan sanitasi ke depan (% terhadap belanja langsung ataupun penetapan nilai absolut) 0,30%
Sumber : APBD tahun 2010 – 2013, diolah
DISUSUN OLEH
POKJA SANITASI KABUPATEN SIGI 20
Perkiraan besaran pendanaan santasi 5 (lima) tahun mendatang yaitu tahun 2015 sampai tahun 2019 sebesar Rp. 35.965.821.254, sedangkan perkiraan komitmen pendanaan sanitasi tahun 2015-2019 yaitu sebesar Rp. 17.143.299.567. Dapat dilihat bahwa perkiraan pendanaan murni untuk sanitasi mengalami peningkatan setiap tahunnya, hal ini mengacu dari rata-rata pertumbuhan belanja sanitasi dari tahun 2010 sampai 2013 sebesar 0,3%, sehingga perkiraan APBD murni untuk sanitasi selalu mengalami pertumbuhan di setiap tahunnya. Berikut tabel perkiraan besaran pendanaan untuk sanitasi lima tahun ke depan.
Tabel 2.6 Perkiraan Besaran Pendanaan Sanitasi Ke Depan
No Uraian Perkiraan Belanja Murni Sanitasi (Rp.) Total
Pendanaan
2015 2016 2017 2018 2019
1 Perkiraan Belanja
Langsung 337.390.674.090 338.402.846.112 338.741.248.958 339.079.990.207 339.419.070.198 1.693.033.829.566 2 Perkiraan APBD
Murni untuk Sanitasi 7.150.134.548 7.171.584.952 7.193.099.706 7.214.679.006 7.236.232.043 35.965.821.254 3 Perkiraan Komitmen
Pendanaan Sanitasi 3.411.851.534 3.420.234.253 3.428.638.414 3.437.064.076 3.445.511.292 17.143.299.567 Sumber : Analisis Pokja Sanitai Kabupaten Sigi, 2014
Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman -PPSP 2014-
DISUSUN OLEH
POKJA SANITASI KABUPATEN SIGI 21
Perhitungan pertumbuhan pendanaan APBD Kabupaten untuk Operasional/Pemeliharaan sanitasi dari tahun 2010-2013 masih sangat minim, terlihat dari biaya operasional/pemeliharaan tahun 2010-2013 hanya ada pada sampah rumah tangga dengan biaya operasional/pemeliharaan sebesar Rp. 73.888.000, sedangkan untuk komponen air limbah domestik dan drainase lingkungan masih belum terlihat adanya biaya operasional/pemeliharaan. Berikut adalah tabel perhitungan pendanaan APBD Kabupaten untuk operasional/pemeliharaan dari tahun 2010-2013 yang ada di Kabupaten Sigi.
Tabel 2.7 Perhitungan Pertumbuhan Pendanaan APBD Kabupaten untuk Operasional/Pemeliharaan Sanitasi
No Uraian Belanja Sanitasi (Rp.) Pertumbuhan
rata-rata
2010 2011 2012 2013 2014
1 Belanja Sanitasi 697.749.500 1.354.814.380 2.861.473.500 3.062.261.950 3.852.544.250 0,70%
1.1 Air Limbah Domestik 0 0 1.126.862.700 1.501.820.950 1.844.221.550 0,20%
1.1.1 Biaya operasional / pemeliharaan
(justified) 0 0 0 0 0 0
1.2 Sampah rumah tangga 0 0 221.128.250 73.888.000 120.359.500 -0,03%
1.2.1 Biaya operasional/pemeliharaan
(justified) 0 0 0 73.888.000 0 0
1.3 Drainase lingkungan 697.749.500 1.354.814.380 1.513.482.550 1.486.553.000 1.887.963.200 0,20%
1.3.1 Biaya operasional/pemeliharaan
(justified) 0 0 0 0 0 0
Sumber : APBD tahun 2010 – 2013, diolah
DISUSUN OLEH
POKJA SANITASI KABUPATEN SIGI 22
Perkiraan besaran pendanaan APBD Kabupaten Sigi untuk kebutuhan operasional/pemeliharaan aset sanitasi terbangun tahun 2015-2019, untuk air limbah total biaya operasional/pemeliharaan sebesar Rp. 263.073.190, sampah rumah tangga total operasional pemeliharaan sebesar Rp. 371.662.560, sedangkan untuk drainase lingkungan total operasional/pemeliharaan sebesar Rp. 342.063.231. Tabel berikut adalah gambaran perkiraan besaran pendanaan APBD Kabupaten untuk kebutuhan operasional/pemeliharaan.
Tabel 2.8
Perkiraan Besaran Pendanaan APBD Kabupaten untuk Kebutuhan Operasional/Pemeliharaan Aset Sanitasi Terbangun hingga Tahun 2019
No Uraian Biaya Operasional/Pemeliharaan (Rp.) Total
Pendanaan
2015 2016 2017 2018 2019
1 Belanja Sanitasi 3.411.851.534 3.420.234.253 3.428.638.414 3.437.064.076 3.445.511.292 17.143.299.567 1.1 Air Limbah Domestik 1.504.824.592 1.507.834.241 1.510.849.910 1.513.871.609 1.516.899.353 7.554.279.705 1.1.1 Biaya operasional / pemeliharaan (justified) 52.404.600 52.509.409 52.614.428 52.719.657 52.825.096 263.073.190 1.2 Sampah rumah tangga 221.570.507 222.013.648 222.457.675 222.902.590 223.348.395 1.112.292.814 1.2.1 Biaya operasional/pemeliharaan (justified) 74.035.776 74.183.848 74.332.215 74.480.880 74.629.841 371.662.560 1.3 Drainase lingkungan 1.491.012.659 1.495.485.697 1.499.972.154 1.504.472.071 1.508.985.487 7.499.928.067 1.3.1 Biaya operasional/pemeliharaan (justified) 68.003.400 68.207.410 68.412.032 68.617.269 68.823.120 342.063.231
Sumber : Analisis Pokja Sanitai Kabupaten Sigi, 2014
Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman -PPSP 2014-
DISUSUN OLEH
POKJA SANITASI KABUPATEN SIGI 23
Sebagaimana telah disebutkan bahwa program dan kegiatan pembangunan sanitasi yang meliputi komponen air limbah domestik, komponen persampahan, komponen drainase dan terkait PHBS akan dijabarkan dalam bab 4 termasuk besaran perkiraan kebutuhan pendanaannya. Namun sebelum membahas hal tersebut perlu diketahui perkiraan kemampuan APBD Kabupaten Sigi dalam mendanai program dan kegiatan tersebut. Pada dasarnya, penganggaran masih sangat terbatas, hal tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan keuangan daerah tetapi juga karena terdapat pula sektor lain yang juga perlu mendapat prioritas pendanaan. Melalui perumusan strategi sanitasi kabupaten (SSK) diharapkan hal tersebut dapat terakomodir sehingga pembangunan sanitasi sebagai upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat dapat terus ditingkatkan. Perkiraan komitmen kemampuan mendanai SSK dari tahun 2015-2019 yaitu sebesar Rp. 16.166.500.586, sedangkan kemampuan APBD murni mendanai SSK dari tahun 2015-2019 sebesar Rp. 34.989.022.273.
Sebagaimana dijabarkan dalam tabel berikut ini.
Tabel 2.9 Perkiraan Kemampuan APBD Kabupaten dalam Mendanai Program/Kegiatan SSK
No Uraian Pendanaan (Rp.) Total
Pendanaan
2015 2016 2017 2018 2019
1 Perkiraan Kebutuhan Operasional / Pemeliharaan 194.443.776 194.900.667 195.358.675 195.358.675 195.817.806 976.798.981 2 Perkiraan APBD Murni untuk Sanitasi 7.150.134.548 7.171.584.952 7.193.099.706 7.214.679.006 7.236.232.043 35.965.821.254 3 Perkiraan Komitmen Pendanaan Sanitasi 3.411.851.534 3.420.234.253 3.428.638.414 3.437.064.076 3.445.511.292 17.143.299.567 4 Kemampuan Mendanai SSK (APBD Murni) (2-1) 6.955.690.772 6.976.684.285 6.997.741.031 7.019.320.331 7.040.414.237 34.989.022.273 5 Kemampuan Mendanai SSK (Komitmen) (3-1) 3.217.407.758 3.225.333.586 3.233.279.739 3.241.705.401 3.249.693.486 16.166.500.586
Sumber : Analisis Pokja Sanitai Kabupaten Sigi, 2014
DISUSUN OLEH
POKJA SANITASI KABUPATEN SIGI 24
Strategi percepatan pembangunan sanitasi pada dasarnya akan menguraikan tujuan, sasaran dan strategi yang dapat menjadi alternatif penanganan berbagai permasalahan sanitasi. Hal tersebut akan dijabarkan dalam setiap komponen sanitasi yakni pengembangan air limbah domestik, persampahan, drainase perkotaan dan PHBS terkait sanitasi.
Persoalan dan dimensi pembangunan sanitasi yang dihadapi selalu berubah dari waktu ke waktu dan makin kompleks. Permasalahan dan tantangan yang dihadapi akan semakin bertambah banyak, sedangkan kemampuan dan sumber daya pembangunan yang tersedia cenderung terbatas.
Oleh karena itu pemerintah daerah harus mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang tersedia untuk memenuhi tuntutan yang tidak terbatas dengan membuat pilihan dalam bentuk skala prioritas.
Dalam menentukan pilihan tersebut, maka pemerintah daerah tetap bersikap realistis, dengan tidak membuat sasaran-sasaran yang sejak semula disadari tidak bisa dipenuhi.
Berikut akan dijabarkan tujuan, sasaran dan strategi untuk masing-masing komponen sanitasi yakni komponen air limbah domestik, komponen persampahan, komponen drainase dan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terkait sanitasi.