• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perlengkapan yang Dibawa Ketika Hanami

BAB III HANAMI DI JEPANG

3.3 Perlengkapan yang Dibawa Ketika Hanami

Hanami adalah sebuah kegiatan atau tradisi melihat bunga sakura mekar yang tidak boleh di lewatkan. Orang-orang berkelompok dan asyik berbincang,

pasangan suami istri dan pasangan kekasih juga turut serta dalam acara tersebut.

Agar hanami lebih menyenangkan, masyarakat Jepang biasanya membawa perlengkapan praktis dan nyaman yang dibutuhkan saat hanami yaitu :

1. Bir dan Makanan

Bir dan makanan merupakan makanan dan minuman yang wajib dibawa pada saat berhanami. Biasanya orang Jepang menikmati bunga sakura dengan duduk dibawah pohon sakura sambil minum bir atau sake, dan sambil makan makanan yang telah disiapkan dari rumah seperti obento, kue mochi, atau bisa juga membeli makanan ringan (snack) di supermarket untuk dibawa ketika berhanami. Dapat juga membawa kotak pendingin untuk menyimpan bir dan menjaga bir tetap dingin sebelum dinikmati.

2. Alas duduk

Masyarakat Jepang akan membawa atau mempersiapkan alas duduk ketika hanami berupa tikar atau tenda berwarna biru. Oarang Jepang akan membawa

sebanyak mungkin alas duduk karena kondisi tanah yang keras, berlereng, dan berlubang-lubang. Terpal yang dibawa biasanya tahan air sehingga bisa tenang melakukan hanami.

3. Kursi lipat

Hanami tidak hanya dinikmati oleh kaum muda tetapi ada juga wanita hamil dan orang tua yang turut serta dalam hanami. Kursi lipat ini akan sangat berguna bagi orang tua yang lemah dan sakit-sakitan ketika duduk di tanah.

4. Papan penanda

Ada banyak perusahaan dan organisasi yang ingin melakukan Hanami.

Orang-orang yang datang terlambat dan orang yang kembali dari toilet mungkin akan mudah menemukan kelompok mereka jika ada papan penanda.

5. Kantong sampah

Masyarakat Jepang ketika hanami banyak membawa makanan dan minuman. Jadi agar tidak berserakan dimana mana, sebaiknya sampah makanan dimasukkan dalam kantong sampah. Banyak juga disediakan tempat-tempat sampah yang terdapat diberbagai tempat atau taman yang lagi ramai dikunjungi untuk berhanami. Namun biar lebih praktis masing-masing membawa kantong sampah sendiri lalu membuangnya di tempat sampah besar yang disediakan.

BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN

4.1 Kesimpulan

Jepang yang mempunyai kebudayaan unik membuat Negara bunga sakura ini banyak dikenal masyarakat dunia salah satunya adalah Indonesia. Kebudayaan Jepang yang sampai saat ini masih dilakukan dalam berbagai kesempatan yaitu hanami. Hanami adalah kegiatan yang dilakukan untuk melihat dan menikmati

bunga sakura pada saat musim semi yang dilakukan secara besar-besaran baik itu oleh masyarakat lokal maupun oleh para turis asing. Secara umum bunga sakura bermekaran dimulai dari daerah Selatan yang berudara lebih hangat, yaitu di pulau Okinawa, kemudian merambat ke Utara dan berakhir di Hokkaido. Kegiatan yang terjadi sekali dalam setahun ini membuat masyarakat Jepang sangat antusias.

Dalam merayakan hanami, tidak hanya semata melihat keindahan mekarnya bunga sakura, melainkan terdapat suatu kegiatan lain yang selalu dipadukan yaitu bertamasya sambil menikmati sajian makanan dan minuman bersama keluarga, teman sekolah dan kolega kerja. Lazimnya, saat musim semi tiba menggantikan musim dingin, masyarakat Jepang akan berbondong-bondong mengunjungi taman atau tempat yang dipenuhi dengan bunga sakura yang sedang mekar.

Hanami merupakan kebudayaan yang tidak dapat dipisahkan dari

masyarakat Jepang. Ini dikarenakan masyarakat Jepang yang begitu mencintai bunga sakura. Hanami ini tidak bisa dianggap sebagai perayaan yang biasa, karena meskipun sekedar menyaksikan mekarnya bunga sakura, hanami

membawa banyak makna bagi masyarakat Jepang. Masyarakat Jepang bangga dengan sesuatu yang khas dan akan terus mengembangkan serta melestarikannya sehingga menjadi budaya yang sangat dikenal dan dihargai oleh bangsa-bangsa lain di dunia, dan menginspirasi negara lain untuk menghargai budaya nya.

Hanami seperti sebuah rehat singkat dari sibuknya kehidupan orang-orang

Jepang. Hanami juga merupakan pembelajaran bagi anak tentang alam dan tradisi. Perayaan semacam ini mungkin tidak bisa kita jumpai di negara-negara lain, yang menakjubkan adalah masyarakat Jepang tetap melestarikan budaya hanami, meskipun di era modern ini banyak pilihan tempat untuk bersantai

bersama keluarga, misalnya dengan pergi ke tempat karaoke. Masyarakat Jepang tetap memilih berkumpul dan bersantai bersama keluarga, teman sekolah maupun rekan kerja di bawah pohon sakura sambil menikmati keindahan bunga sakura.

4.2 Saran

Untuk tetap melestarikan salah satu kebudayaan yang ada di Jepang hendaknya masyarakat Jepang merayakan hanami setiap tahun. Tetapi sebaiknya apabila merayakan hanami masyarakat Jepang lebih peduli akan kebersihan karena ketika merayakan hanami masyarakat Jepang membawa banyak makanan dan minuman. Selain itu juga sebaiknya tidak minum bir atau sake berlebihan agar menghindari hal-hal yang tidak di inginkan seperti mabuk dan perkelahian.

DAFTAR PUSTAKA

Situmorang, Hamzon and Uli Rospita. 2013. Minzoku Gaku (Ethnologi) Jepang.

Medan: USU Press.

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Hanami http://S262-Budayakuliner.pdf

http://repository.usu.ac.id/bitstream.pdf

http://nihongo-benkyoushimasu.blogspot.com/p/hanami.html http://accan.wordpress.com/2009/04/22/perayaan-hanami/

http://jrs0048.com/2014/03/hanami-menikmati-indahnya-bunga-sakura.html http://ali-mansyar.blogspot.com/2014/04/hanami.html

ABSTRAK

Jepang mempunyai kebudayaan unik yang membuat Negara bunga sakura ini banyak dikenal masyarakat dunia salah satunya adalah Indonesia.

Kebudayaan Jepang yang sampai saat ini masih dilakukan dalam berbagai kesempatan yaitu hanami. Hanami (花見) atau Ohanami adalah tradisi Jepang dalam menikmati keindahan bunga, khususnya bunga sakura. Perayaan hanami merupakan satu dari beberapa perayaan tahunan di negara Jepang yang diselenggarakan pada musim semi. Musim bunga sakura mekar atau cherry blossom di Jepang adalah fenomena alam yang sangat indah. Masyarakat Jepang

menyambut dengan penuh keceriaan. Seiring mencairnya salju di Jepang, bunga sakura pun mulai bermunculan menjadi pertanda datangnya musim semi. Taman dan kebun yang tadinya dipenuhi salju kini tampak menghangat dengan munculnya kuncup-kuncup pink dan putih bunga sakura.

Ketika sudah memasuki bulan April berarti sudah saatnya untuk melakukan hanami. Setiap tahun selalu diumumkan perkiraan mekarnya sakura di seluruh wilayah Jepang. Pada masa kini, untuk keperluan itu radio dan televisi Jepang setiap hari akan melaporkan ditempat mana bunga mulai berkembang.

Bunga sakura ini hanya mekar selama tujuh sampai sepuluh hari saja. Proses ini bisa lebih cepat bila turun hujan. Secara umum bunga sakura akan mulai bermekaran dimulai dari daerah Selatan yang berudara lebih hangat, yaitu di pulau Okinawa. Selanjutnya, mekarnya bunga sakura akan merambat ke bagian Utara yang berakhir di Hokkaido. Dengan demikian memandang dan menikmati bunga

sakura juga berlainan waktunya dari satu daerah ke daerah lain. Prakiraan pergerakan mekarnya bunga sakura disebut sakurazensen.

Bagi masyarakat Jepang pelaksanaan hanami memiliki arti yang sangat penting yaitu, yang pertama adalah selesainya musim dingin yang benar-benar berat. Yang kedua, masyarakat Jepang merayakan datang nya musim semi yang hangat. Yang ketiga, hanami bisa dikatakan adalah salah satu saat untuk bersilaturrahmi yang tepat dengan keluarga atau rekan yang jarang bertemu.

Hanami umumnya dilakukan berkelompok. Setiap kantor, perusahaan,

sekolah-sekolah sudah menjadwalkan kapan dan di mana akan melakukan hanami.

Masyarakat Jepang merayakan hanami dengan makan dan minum, menari, mendengarkan lagu dan sambil bercanda. Sajian-sajian khusus yang biasa disiapkan untuk hanami yaitu bentou, dango dan sake. Selain itu, banyak juga masyarakat Jepang yang berbarbeque di taman dengan membawa peralatan lengkap. Piknik ini bisa berlangsung hingga larut malam yang disebut dengan yozakura. Lampion-lampion kertas dipasang sebagai penerangan di taman untuk

siapa saja yang melakukan yozakura. Hanami malam atau yozakura tidak kalah indah nya dengan hanami siang, lentera-lentera yang menerangi taman menambah indah bunga sakura di malam hari.

Dokumen terkait