BAB III HANAMI DI JEPANG
3.2 Tempat-Tempat Terkenal Hanami di Jepang
Bunga sakura adalah khas ikon negeri Jepang. Mekarnya bunga sakura menjadi tanda hadirnya musim semi. Hadirnya musim semi ini merupakan kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat Jepang setelah menjalani kehidupan yang berat dalam musim dingin. Musim semi adalah salah satu musim yang paling indah di Jepang, karena seluruh Jepang dihiasi dengan mekarnya bunga sakura. Tempat-tempat terindah di musim semi adalah taman-taman, daerah sepanjang tepi sungai, dan objek-objek wisata. Berikut adalah 10 tempat-tempat terkenal untuk berhanami di Jepang :
1. Ueno Park
Ueno Park adalah sebuah taman bersejarah yang berada di daerah Ueno, distrik Taito-ku, Tokyo. Taman Ueno juga dikenal karena luasnya yang mencapai 530 ribu meter persegi. Taman Ueno memiliki sekitar 800 pohon sakura, yang sebagian besar berjejer di sisi jalan utama melalui taman. Taman yang dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum di Tokyo sangat ramai dipenuhi para wisatawan yang ingin berhanami. Sejak zaman Edo hingga zaman modern, kawasan sakura
ini dikenal sebagai “Gunung Ueno”. Bisa juga mendayung perahu di danau yang terletak di tengah-tengah taman sambil mengagumi kecantikan sakura. Ruang hijau ini sangat populer selama musim hanami dan selalu menarik ratusan ribu pengunjung setiap hari. Ketika hari mulai gelap, pohon-pohon ini akan diterangi cahaya lampu lentera sehingga menjadi pemandangan yang menakjubkan, yakni dari jam setengah 6 petang hingga jam 8 malam.
2. Taman Maruyama, Kota Kyoto
Taman ini adalah taman tertua di Kota Kyoto yang dibangun pada tahun 1886. Di taman bergaya khas Jepang ini terdapat air mancur dan bunga wisteria.
Pada setiap musimnya taman ini akan memberikan pemandangan yang berbeda-beda. Di taman ini ada restoran khas Jepang dan ada tempat pertunjukan musik terbuka yang mampu menampung sekitar 3.000 orang. Yang paling terkenal disini adalah bunga sakura “Shidare Zakura” yang disebut “Pemandangan Sakura Malam Hari Gion”. Sosok indah yang diterangi cahaya lampu ini bisa dikatakan sebagai salah satu pemandangan sakura yang khas di Jepang.
3. Shinjuku Gyoen
Taman ini luasnya sekitar 58,3 hektar. Mulanya Shinjuku Gyoen adalah taman pribadi, namun akhirnya dibuat untuk publik sehingga semua orang dapat menikmati 20.000 pohon termasuk 1.500 pohon sakura dengan 12 spesies yang berbeda. Variasi berbagai jenis pohon sakura yang bunga nya mekar dari bulan Maret sampai akhir April, membuat lokasi ini begitu populer. Awal April adalah waktu yang pas untuk bersantai bersama keluarga maupun rekan kerja melihat
bunga sakura mekar. Ditaman ini bisa juga melihat sakura gantung, maksudnya yaitu pohon sakura yang dahannya menjuntai ke bawah seperti tergantung.
4. Yoyogi Park
Taman ini merupakan kawasan terbesar di 23 bangsal khusus di Tokyo.
Taman ini memiliki sekitar 600 pohon sakura. Diawali dari dataran rumput yang terletak di pusat bundaran, ada banyak rumput yang bisa dinikmati untuk bersantai sambil memandang bunga sakura. Bisa juga menikmati suasana khas sakura yang bermekaran di sekitar bundaran dan air mancur. Karena kawasan ini dekat dengan Shibuya dan Harajuku, wajar jika ada banyak anak muda yang berkumpul di taman ini.
5. Barisan Pohon Sakura di Sungai Okawa, Kota Osaka
Sungai Okawa mengalir di sepanjang daerah Kecamatan Miyakojima dan Kecamatan Kita di Kota Osaka. Di daerah ini ada tempat yang terkenal akan bunga sakura nya yaitu “Kema Sakuranomiya Koen” di Kecamatan Miyakojima dan “Zoheikyoku” di Jembatan Tenma yang ada di Kecamatan Kita. Ada sekitar 4.800 batang pohon sakura yang bermekaran dari jembatan Tenma hingga Jembatan Sakuranomiya. Tempat ini ramai oleh para pengunjung yang melakukan hanami bahkan hingga larut malam. Tepat di tepi sungai Okawa banyak berjejer
pedagang jajanan makanan tradisional. Kema Sakuranomiya Koen adalah taman dengan luas sekitar 4,2 kilometer dan terbentang di kedua sisi Sungai Okawa. Di sepanjang sisi kanan sungai berjajar bangunan Zaman Meiji awal seperti
Zoheikyoku dan Senpukan. Selain bisa melihat pemandangan indah sungai dan deretan pohon sakura berwarna merah muda, salah satu daya tarik lainnya adalah bisa menikmati hanami sambil berlayar di sungai.
6. Yoshino-Yama (Gunung Yoshino), Nara
Ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, gunung Yoshino di daerah administrasi Nara telah dianggap sebagai salah satu lokasi terbaik untuk hanami selama beberapa abad. Di Yoshino-Yama terdapat sekitar 30.000 pohon
sakura. Dari beraneka varietas yang berbeda, tersebar di jalur 8 km sepanjang gunung bersejarah ini. Semua nya ditanam pada ketinggian yang berbeda dan mengarah ke arah kuil yang berada di puncak gunung. Beberapa tahun silam, orang-orang Jepang memiliki tradisi untuk memberikan tunas pohon sakura ke Balai Zao-do di Kuil Kinpusen-ji. Pohon tersebut kemudian ditanam kembali di
gunung yang terletak di dekat kuil. Pada awal April, bunga sakura (kebanyakan jenis Shiroyama-zakura) mulai bermekaran dari bagian Shimo-senbon (kaki gunung) hingga Naka-senbon (bagian setengah ke bawah gunung), Kami-senbon (bagian setengah ke atas), dan akhirnya ke Oku-senbon (puncak gunung), pemandangan indah ini dapat berlangsung hingga sebulan lama nya. Di Yoshino-Yama ini juga terdapat Kuil Yoshimuzu yang berumur sekitar 1300 tahun dan Kuil Yoshino Mikumari, tempat pemujaan Dewi Ameno Mikumari yang memberkati para wanita dengan kesuburan dan keselamatan dalam melahirkan.
7. Goryokaku Fort, Hokkaido
Tempat ini adalah sebuah benteng berbentuk bintang yang telah ditetapkan sebagai situs bersejarah. Benteng ini selesai dibangun 150 tahun yang lalu pada masa Edo. Bekas benteng ini kemudian disulap menjadi taman sakura yang indah.
Dimana sebanyak 1.600 pohon sakura ditanam dipinggiran danau buatan yang menjadikan Goryokaku menjadi tempat terbaik menyaksikan mekarnya bunga sakura di Hokkaido saat musim semi.
8. Taman Kastil Hirosaki
Sakura di taman ini mulai bermekaran diperkirakan pada akhir April hingga akhir Mei. Untuk pengalaman hanami terbaik, dapat berjalan di sekitar parit pada bagian sebelah Barat kastil untuk menikmati pemandangan jembatan merah Shunyo, sakura yang berwarna pink pucat, dan gunung Iwaki yang ditutupi salju. Festival Sakura Hirosaki diselenggarakan mulai dari tanggal 23 April hingga 5 Mei setiap tahunnya. Jadwal bisa berubah tergantung kapan sakura bermekaran di Kastil Hirosaki ini. Taman Kastil Hirosaki yang seluas 49,2 hektar ini memiliki sekitar 2,600 pohon dengan 50 jenis sakura, paling banyak pohon sakura jenis Somei-yoshino. pada tahun 1715, 25 pohon ditanam di “Nishi-no-Kurawa”, diantara pohon-pohon tersebut, kanzan dan Kazumi-zakura masih
mekar hingga sekarang. Sakura Somei-yoshino yang berumur 120 tahun ini sangat populer dan katanya merupakan pohon sakura tertua di Jepang. Taman ini juga terang benderang di malam hari dan pengunjung yang datang tidak dipungut
biaya. Taman Hirosaki telah ditetapkan oleh masyarakat Jepang sebagai salah satu tempat terbaik untuk berhanami.
9. Sungai Meguro
Sungai Meguro membentang dari Ohashi hingga kawasan Daikobashi.
Panjangnya sekitar 3,8 km dan terdapat sekitar 800 pohon sakura yang berjajar dipinggir sungai Meguro. Pohon-pohon ini terlihat begitu indah pada malam hari karena dihiasi oleh penerangan yang romantis. Tetapi di daerah ini tidak banyak terdapat tempat untuk mengadakan pesta. Tempat ini cocok untuk jalan-jalan.
Terdapat juga beberapa cafe, toko dan juga restoran di taman ini.
10. Taman Matsumae di Matsumae
Di taman ini terdapat 10.000 pohon yang terdiri dari 250 jenis pohon sakura. Ditempat ini bisa menikmati bunga sakura mekar hingga 1 bulan lamanya karena waktu yang diperlukan bunga sakura untuk mekar sempurna berbeda tergantung jenisnya. Pada saat musim semi digelar “Festival Sakura Matsumae”.
Dalam festival tersebut menyuguhkan parade kesatria, tari-tarian dan berbagai pertunjukan lainnya.