106 Program Keluarga Harapan Kementerian Sosial RI
Fasilitator memandu hingga permainan berhasil. Variasi/Catatan:
Permainan ini bisa dilakukan untuk menyelingi permainan- permainan yang membuat fisik lelah/capek atau setelah aktivitas duduk yang cukup lama.
2
Bermain Hujandeskripsi: Game ini untuk menciptakan kebersamaan dan
keceriaan para peserta dengan melakukan pijatan-pijatan bersama peserta lainnya.
waktu : 5 menit
jumlah Peserta : Seluruh peserta
Peralatan : -
Petunjuk :
Fasilitator meminta peserta untuk berdiri membentuk lingkaran dan Fasilitator berada di tengah lingkaran.
Fasilitator memerintahkan peserta untuk menghadap ke salah satu arah, misalnya instruksikan, “HADAP KIRI GeRAK!”, sehingga posisi peserta menghadap punggung peserta lainnya.
Fasilitator mengajak peserta untuk melakukan relaksasi, saling meminjat untuk menghilangkan pegal-pegal atau ketegangan. Fasilitator langsung memberikan instruski sambil memberikan contoh-contohnya:
Hujan Rintik-rintik : Peserta menotok-notok punggung teman di depannya dengan kedua jari telunjuk.
Hujan lebat : Peserta menotok-notok punggung teman di depannya dengan 10 jari tangannya.
Hujan es batu : Peserta memukul-mukul punggung teman di depannya dengan kedua tangan dikepalkan (tinju palu).
107 Program Keluarga Harapan Kementerian Sosial RI
3
Bermain angin-anginandeskripsi: Game ini untuk menciptakan kebersamaan dan
keceriaan para peserta dengan bermain gerakan-gerakan yang bertiup oleh angin.
waktu : 5 menit
jumlah Peserta : Seluruh peserta
Peralatan : -
Petunjuk :
Fasilitator meminta peserta berdiri membentuk lingkaran dengan tangan saling berpegangan dan Fasilitator berada di tengah lingkaran.
Fasilitator menjelaskan bahwa permainan ini “bermain Angin- anginan” dan peserta ibarat pohon yang tertiup angin.
Fasilitator menjelaskan dan memberikan contoh jika :
ANGIN KANAN, tubuh condong ke KIRI, dengan bersuara “ wUUSS”
ANGIN KIRI, tubuh condong ke KANAN, dengan bersuara “weeSS”
ANGIN DePAN, tubuh condong ke belAKANG, dengan bersuara “wooow”
ANGIN belAKANG, tubuh condong ke DePAN, dengan bersuara “DUUUT”
Hujan Petir : Peserta menebas-nebas punggung teman di depannya dengan kedua tangan karate (seperti golok menebas). Hujan Salju : Peserta mengelus-elus membentuk lingkaran pada
punggung teman di depannya dengan kedua telapak tangan. Fasilitator mengatur waktu untuk satu gerakan hujan sehingga
memadai terjadi relaksasi dan keceriaan peserta. Variasi/Catatan :
Permainan ini bisa dilakukan setelah melakukan permainan yang membuat fisik lelah/capek atau setelah aktivitas duduk yang cukup lama.
108 Program Keluarga Harapan Kementerian Sosial RI
Fasilitator memandu permainan dengan mengkombinasikan angin yang bertiup, sehingga tercipta suasana yang menghibur.
Variasi/Catatan :
Permainan ini bisa dilakukan dengan instruksi yang cepat, sehingga gerakan peserta seperti melakukan senan.
4
lomPat Bersamadeskripsi: Game ini untuk menciptakan kebersamaan dan
keceriaan para peserta dengan melakukan lompatan yang kompak bersama-sama.
waktu : 5 menit
jumlah Peserta : Seluruh peserta
Peralatan : -
Petunjuk :
Fasilitator meminta peserta untuk berdiri membentuk lingkaran saling berpegangan dan Fasilitator berada di tengah lingkaran. Fasilitator memerintahkan peserta untuk melompat bersama-sama
sesuai perintah Fasilitator dengan tangantetap berpegangan. Perintah lompatnya, yaitu : “KIRI”, “KANAN”, “MAjU”, DAN
“MUNDUR”.
Fasilitator menyampaikan aturan :
jika Fasilitator memberikan Instruksi dengan mengangkat tangan KANAN berarti peserta harus melompat yang beNAR, misalnya, “KIRI”, maka peserta harus melompat ke kiri, “MAjU”, maka peserta harus melompak ke depan.
Namun jika Fasilitator memberikan Instruksi dengan mengangkat tangan KIRI berarti peserta harus melompat yang beRlAwANAN, misalnya, “KIRI”, maka peserta harus melompat ke kanan, “MAjU”, maka peserta harus melompak ke belakang.
109 Program Keluarga Harapan Kementerian Sosial RI
5
samson dan delilaHdeskripsi: Game ini untuk menciptakan kebersamaan dan
keceriaan para peserta (fun game).
waktu : 5 menit
jumlah Peserta : Seluruh peserta dibagi 2 kelompok
Peralatan : -
Petunjuk :
Fasilitator membagi peserta menjadi 2 kelompok dan meminta berbaris saling berhadapan.
Fasilitator menjelaskan bahwa permainan ini disebut “Samson, Delilah, dan Harimau” seperti permainan “suit-suitan 3 jari”, atau permainan “Gunting, batu, Kertas”.
Fasilitator mencontohkan gerakan-gerakan untuk Samson, Delilah, dan Harimau.
Samson : mengangkat kedua tangan ditekukkan menunjukkan kekuatan otot-otot tangan, sambil mengatakan “KUAT”.
Delilah : menempelkan kedua jari telunjuk di pipi kiri dan kanan, Fasilitator memulai permainan dengan instruksi yang benar semua arah (mengangkat tangan kanan), kemudian kecohkan dan kombinasikan antara instruksi benar dan berlawanan (mengangkat tangan kiri – kanan).
Variasi/Catatan :
Untuk mengganggu konsentrasi peserta, Fasilitator bisa melakukan lompatan yang mengacaukan konsentrasi peserta.
Kombinasikan tugas peserta ketika mendengar instruksi, ada sesi peserta melompat tanpa bersuara dan ada sesi peserta harus mengikuti mengucapkan instruksi fasilitator sambil melompot. Permainan ini bisa dilakukan secara berkelompok dengan posisi
berbaris-baris untuk menguji kekompakan kelompok.
110 Program Keluarga Harapan Kementerian Sosial RI
menunjukan gerakan seksi, sambil mengatakan “MANIS”.
Harimau : Mengarahkan kedua cakar tangan ke depan, menunjukan gerakan/raungan buas, sampai mengatakan “AUUUM”.
Fasilitator menjelaskan aturan bahwa Samson kalah oleh Delilah, Delilah kalah oleh Harimau, dan Harimau kalah oleh Samson.
Fasilitator memulai permainan dengan meminta peserta untuk berdiskusi dahulu untuk memilih satu gerakan yang akan ditampilkan. Kemudian peserta diminta untuk berbaris lagi berbalik/saling
membelakangi, dan instruksikan bahwa dalam hitungan ketiga peserta segera secara bersamaan saling menghadap menunjukkan gerakannya.
Variasi/Catatan:
Permainan ini dilakukan beberapa kali, atau sampai 5 kali putaran.
6
lomBa nyanyi kerasdeskripsi: Game ini untuk menciptakan kebersamaan dan
keceriaan para peserta melalui permainan bernyanyi yang keras disertai gerakan.
waktu : 5 menit
jumlah Peserta : Seluruh peserta dibagi 2 kelompok
Peralatan : -
Petunjuk :
Fasilitator membagi peserta menjadi 2 kelompok dan meminta berbaris saling berhadapan.
Fasilitator menjelaskan bahwa permainan ini adalah “lomba Nyanyi Keras”, dan menginstruksikan :
Kelompok 1 harus bernyanyi lagu : “ToPI SAyA bUNDAR” disertai dengan gerakannya. “Topi Saya bundar, bundar topi Saya. Kalau Tidak bundar. bukan Topi Saya”.
111 Program Keluarga Harapan Kementerian Sosial RI
7
Paduan suara Binatangdeskripsi: Game ini untuk menciptakan kebersamaan dan
keceriaan para peserta dengan bernyanyi suara binatang secara terpadu.
waktu : 5 menit
jumlah Peserta : Seluruh peserta dibagi 3 kelompok
Peralatan : -
Petunjuk :
Fasilitator menjelaskan bahwa permainan ini adalah “Paduan Suara binatang”, dan membagi peserta dalam 3 kelompok.
Fasilitator berada di depan semua kelompok yang akan bertindak memandu bernyanyi.
Kelompok 2 harus bernyanyi lagu : “bURUNG KAKA TUA”, dengan gerakan mengikuti gerakan kelompok 1 (gerakan Topi Saya bundar). “burung Kaka Tua. Menclok di jendela. Nenek Sudah Tua. Giginya Tinggal Dua”.
Fasilitator menginstruksikan bahwa kedua kelompok harus bernyanyi secara bersamaan sekeras-kerasnya.
Fasilitator menjelaskan bahwa setelah peserta bernyanyi versi pertama tersebut, langsung pada versi kedua, Kelompok 1 berubah menyanyi lagu “bURUNG KAKA TUA”, dan Kelompok 2 bernyanyi lagu “ToPI SAyA bUNDAR”, dengan tetap menggunakan gerakan. Permainan dimulai dengan dikomando Fasilitator : SATU, DUA, Go !! Variasi/Catatan:
Permainan ini bisa digunakan untuk memberikan hukuman pada saat terjadi kesalahan peserta dalam suatu permainan.
Untuk mendapatkan keceriaan permainan ini bisa dilakukan dalam beberapa kali putaran.
112 Program Keluarga Harapan Kementerian Sosial RI
Fasilitator menjelaskan tugas setiap kelompok, yaitu: Kelompok 1 : Suara Kucing : “MeooNG”. Kelompok 2 : Suara Sapi : ‘eMoooH” Kelompok 3 : Suara Harimau : “AUUMM”
Fasilitator memandu paduan suara kelompok dengan cara menunjuk kelompok dengan gaya derijen.
Fasilitator harus mampu mengkombinasikan suara sehingga memiliki nada tertentu.
Variasi/Catatan:
Permainan dapat juga dilakukan dengan memberikan isyarat jari tangan 1, 2, dan 3 oleh Fasilitator.
Suara binatang bisa ditentukan oleh kelompok masing- masing. Permainan bisa divariasikan dengan instruksi suara panjang dan
pendek, melalui gerakan tangan tertentu.
8
angin BerHemBusdeskripsi: Game ini untuk menciptakan kebersamaan dan
keceriaan para peserta untuk bergerak berebutan menempati kursi kosong yang tersedia.
waktu : 5 menit
jumlah Peserta : Seluruh peserta
Peralatan : Kursi sebanyak jumlah peserta yang duduk
Petunjuk :
Fasilitator mengatur kursi-kursi melingkar sebanyak jumlah peserta, dan Fasilitator berada di dalam lingkaran.
Fasilitator ikut bermain dalam permainan ini, dan orang pertama sebagai angin yang berhembus.
Fasilitator menjelaskan dalam permainan “Angin berhembus” ini,
113 Program Keluarga Harapan Kementerian Sosial RI aturannya jika angin berhembus kepada peserta yang memiliki karakter atau identitas yang disebutkan, maka peserta bersangkutan harus berpindah tempat mencari kursi kosong lainnya. Misalnya, “ANGIN beRHeMbUS KePADA oRANG yANG beRKACA MATA”, maka semua peserta yang berkaca mata harus berpindah mencari kursi lain. Dalam waktu bersamaan, Fasilitator/pemandu juga harus segera merebut kursi kosong yang tesedia.
Fasilitator memberikan contah lainnya, misalnya “ANGIN beRHeMbUS KePADA oRANG yANG MeMAKAI jAM TANGAN”, “KePADA oRANG yANG MeMAKAI jIlbAb”, dsb.
Dalam permainan ini akan ada 1 orang peserta yang tidak kebagian kursi, selanjutnya ia akan bertindak memandu sebagai angin berhembus. begitu seterusnya sampai permainan dianggap memadai menciptakan kegembiraan peserta.
Variasi/Catatan:
berikan aturan bahwa karakter atau identitas peserta yang sudah terhembus angin (disebutkan) tidak boleh diulang lagi, sehingga peserta akan kreatif menentukan sasaran yang akan diambil alih kursinya.
Dalam hal tidak ada kursi, posisi kursi bisa diganti dengan memberikan tanda memakai lAKbAN/ KeRTAS ditempel di lantai, posisi peserta bisa duduk atau berdiri menginjak lAKbAN/KeRTAS tersebut.
114 Program Keluarga Harapan Kementerian Sosial RI
PenutuP
Permainan–permainan ice breaking tersebut, kami rancang dapat dilakukan di dalam ruangan dengan tingkat kesulitan yang bervariasi, yang dapat disesuaikan dengan kondisi peserta.
Hal lain yang kami dianggap penting dalam suatu pelatihan maupun pertemuan P2K2 adalah menciptakan ”Sapaan” dan ”yell” yang dapat membangkitkan semangat seluruh peserta. Fasilitator bersama-sam peserta diharapkan mampu menciptakan suatu ”yell” yang dapat menyemangati mereka semua selama proses pelatihan maupun pertemuan. berikut ini kami contokan Sapaan/yell.
SAPAAN/yell bAlASAN
HAllo HAI
HAI HAllo
APA KAbAR DASyAT
PKH lUARR bIASA
IbU INDoNeSIA ! MANTAP !
ANAK INDoNeSIA ! SeHAT PINTAR yeSS! SeMANGAT PAGI ! PAGI !
ARe yoU ReADy ! ReADy ! ANAK INDoNeSIA HARUS ! SeHAT ! ANAK INDoNeSIA bISA ! PINTAR !
ANAK INDoNeSIA PASTI ! HebAT yeS yeS yeS !
Pesan Kunci.
Menarik tidaknya sebuah permainan akan sangat tergantung juga pada bagaimana kemampuan atau kepiawaian fasilitator dalam membawakannya. Sebuah game yang menarik menjadi ”garing” ketika fasilitator tidak mampu membawakannya, demikian juga game yang sederhana menjadi menarik, ketika fasilitator mahir membawakannya. Untuk itu, fasilitator wajib melatihkan dirinya sehingga menjadi pemandu games yang baik.