• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi Pengaruh Pemberian Ekstrak

Etanol Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) pada Aktifitas dan Kapasitas

Makrofag Peritonial Ayam Petelur (Gallus sp.) adalah karya sendiri dan belum diajukan dalam bentuk apapun kepada perguruan tinggi manapun. Sumber informasi yang berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun tidak diterbitkan dari penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam

daftar pustaka di bagian akhir skripsi.

Bogor, Agustus 2009

Ahmad Nur Afifudin B04052849

ABSTRACT

AHMAD NUR AFIFUDIN. The Effect of Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) Ethanol Extract on Phagocytosis Activity and Capacity of Peritoneal Macrophages in Laying Hens (Gallus sp.). Under the direction of BAMBANG PONTJO PRIOSOERYANTO and OKTI NADIA POETRI.

The activity of temulawak (Curcuma xanthorrhiza. Roxb) ethanol (70% and 96%) extract on phagocytic activity and capacity of laying hens peritoneal macrophages in order to elaborate the immunomodulatory effect was conducted. Twenty four head of laying hens were divided into eight treatments groups, there were negative control, positive control (Phyllanthus niruri extract), three groups were treated with temulawak ethanol (70%) extract with the doses of 17.5; 35 and 52.5 mg/kg BW, and the other three groups were treated with temulawak ethanol (96%) extract with the doses of 17.5; 35 and 52.5 mg/kg BW for 4 weeks. The birds were then challenge with a non (-A) Staphylococcus aureus intraperitoneally to observed the phagocytic activity and capacity of each treated groups. Result showed that there was increasing in phagocytic activity and capacity all temulawak treated groups. The highest activity was detected on the temulawak ethanol (96%) extract with the dose of 52.5 mg/kg BW. Based on all finding mentioned above we suggest that temulawak ethanol extract has an immunostimulator activity and could be use for increasing the health status of laying hens.

ABSTRAK

AHMAD NUR AFIFUDIN. Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) pada Aktivitas dan Kapasitas Fagositosis

Makrofag Peritoneal Ayam Petelur (Gallus sp.). Dibimbing oleh BAMBANG

PONTJO PRIOSOERYANTO dan OKTI NADIA POETRI.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian 2 jenis ekstrak etanol (70% dan 96%) temulawak pada berbagai dosis terhadap sistem kekebalan nonspesifik ayam melalui aktivitas dan kapasitas fagositosis makrofag peritoneal. Dua puluh empat ayam petelur dibagi menjadi 8 kelompok perlakuan,

yaitu kontrol negatif, kontrol positif (Phyllanthus niruri ekstrak), 3 kelompok

diberi ekstrak etanol (70%) temulawak dengan dosis 17,5; 35 dan 52,5 mg/kg BB dan 3 kelompok lagi diberi ekstrak etanol (96%) temulawak dengan dosis 17,5, 35 dan 52,5 mg/kg BB selama 4 minggu. Ayam kemudian ditantang dengan Staphylococcus aureus nonprotein A secara intraperitoneal untuk mengetahui masing-masing aktivitas dan kapasitas fagositosis dari masing-masing perlakuan. Hasil pengamatan menunjukkan terjadi peningkatan aktivitas dan kapasitas fagositosis pada semua kelompok perlakuan ekstrak etanol temulawak. Kenaikan aktivitas dan kapasitas fagositosis tertinggi terjadi pada ekstrak temulawak dalam pelarut etanol 96% pada dosis 52,5 mg/kg BB. Berdasarkan semua hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ekstrak temulawak memiliki aktivitas imunostimulator dan dapat digunakan sebagai bahan untuk meningkatkan status kesehatan ayam atau unggas pada umumnya.

© Hak Cipta milik IPB, tahun 2009 Hak Cipta dilindungi Undang-Undang

Dilarang mengutip sebagian atau seluruh karya tulis ini tanpa mencantumkan atau menyebutkan sumbernya. Pengutipan hanya untuk kepentingan pendidikan, penelitian, penulisan karya ilmiah, penyusunan laporan, penyusunan kritik atau tinjauan suatu masalah; dan pengutipan tersebut tidak merugikan kepentingan yang wajar IPB

Dilarang mengumumkan dan memperbanyak sebagian atau seluruh Karya tulis dalam bentuk apapun tanpa izin IPB

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL

TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) PADA

AKTIVITAS DAN KAPASITAS FAGOSITOSIS MAKROFAG

PERITONEAL AYAM PETELUR (Gallus sp.)

AHMAD NUR AFIFUDIN

Skripsi

sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Hewan pada

Fakultas Kedokteran Hewan

FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

Judul Skripsi : Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) pada Aktivitas dan Kapasitas Fagositosis Makrofag Peritoneal Ayam Petelur (Gallus sp.)

Nama : Ahmad Nur Afifudin

NIM : B04052849

Disetujui

Pembimbing I Pembimbing II

drh. Bambang P.Priosoeryanto, M.S, Ph.D drh. Okti Nadia Poetri, M.Si

NIP : 19600228 198601 1 001 NIP : 19801027 200501 2 003

Diketahui Wakil Dekan

Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor

Dr. Nastiti Kusumorini NIP: 19621205 198703 2 001

PRAKATA

Alhamdulillahirobilalamin. Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan rahmat, taufik dan hidayah-Nya serta kemudahan dan

pertolongan-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi berjudul “ Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) pada Aktivitas dan

Kapasitas Fagositosis Makrofag Peritoneal Ayam Petelur (Gallus sp.)“. Skripsi ini

merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Hewan pada Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor.

Dalam pelaksanaan penelitian dan penyusunan banyak sekali hambatan dan rintangan yang dihadapi penulis, namun karena pertolongan dan kemudahan Allah SWT akhirnya skripsi ini dapat diselesaikan. Bantuan dan dukungan dari berbagai pihak juga sangat membantu selesainya skripsi ini. Dalam kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dan bantuan dari berbagai pihak.

1. drh. Bambang Pontjo Priosoeryanto, M.S, Ph.D sebagai dosen pembimbing

I yang telah meluangkan waktu untuk memberikan perhatian, bimbingan, arahan, telaah dan koreksi yang sangat berguna bagi penulis selama penelitian dan penyusunan skripsi.

2. drh. Okti Nadia Poetri, M.Si sebagai dosen pembimbing II yang telah

meluangkan waktu untuk memberikan perhatian, bimbingan, arahan, telaah dan koreksi yang sangat berguna bagi penulis selama penelitian dan penyusunan skripsi.

3. drh. Bambang Pontjo Priosoeryanto, M.S, Ph.D selaku dosen pembimbing

akademik yang telah memberikan saran, arahan dan bimbingan dalam kegiatan akademik penulis.

4. Dr. drh. Hera Maheshwari, M.Sc selaku dosen penilai yang telah

memberikan saran dan arahannya.

5. Seluruh staf pengajar dan pegawai Laboratorium Patologi FKH-IPB yang

telah memberikan bantuannya.

6. Keluargaku tercinta orang tuaku dan kakakku, atas segala kasih sayang,

7. Sahabatku Dimas TN, atas segala bantuan, semangat dan perhatiannya.

8. Rita Oktariani, atas perhatian dan kasih sayang kepada penulis.

9. Teman terbaikku, Mas Andri dan Zeni FR kepada penulis.

10.Teman-teman baikku Nova A, Tiara Putri, Mariani, Thufiel Y dan masih

banyak lagi yang tidak bisa disebutkan satu per satu, atas segala kesabaran, kebersamaan, bantuan dan kemauan untuk berbagi dengan penulis.

11.Teman-teman di Forum Kajian Islam Ilmiah Mahasiswa Majelis Ta’lim Al

Furqon.

12.Teman-teman di Pondok Sahabat, (Rizal F, Alfa MW, Yusep M,

Hernawan, Doli R, Janji, Eldi) atas bantuan, kebersamaan dan perhatiannya.

13. Mba Renny Safety Anggie S.KH, atas bantuannya dalam penulisan makalah dan skripsi.

14.Mas Muhammad Daud, S.Hut, atas kuliah statistik dan bantuannya untuk

pengolahan data penelitian.

15.Temanku Nurandi Setiabudi di statistika 42 atas bantuannya mengolah data

penelitian.

16.Semua teman FKH angkatan 42 dan teman satu tim penelitian (Maryam,

Ester, Keszia, Herlince, Dimas Nugroho, Reni, Listia, Dine, Ajeng) yang telah mendukung.

17.Mas Wawan Tri Mulya dkk, atas perhatian dan bantuannya kepada penulis

selama ini.

18.Semua pihak, semoga Allah membalas dengan ridho dan SurgaNya.

Penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam penulisan skripsi ini, namun penulis juga berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi penulis pribadi dan pihak lain yang membutuhkan.

Bogor, Agustus 2009

Dokumen terkait