• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL DAN PEMBAHASAN

2) Persaingan Usaha di Industri

51 (c) Teknologi

Kemajuan teknologi akan memberikan peluang bagi perusahaan. CV Bumi Agro Technology dalam memproduksi buah stroberi. Teknologi informasi saat ini juga sudah berkembang pesat seperti penggunaan internet dan sosial media sehingga media promosi secara online semakin mudah untuk pemasaran produk selai stroberi.

52

Untuk dapat bersaing dengan kompetitor perusahaan dalam industri yang serupa maka CV Bumi Agro Technology perlu strategi untuk mengantisipasi persaingan yang dihadapi. Strategi bisa dilaksanakan apabila perusahaan memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan kompetitornya. Keunggulan kompetitif yang dimiliki perusahaan yaitu pelayanan kepada konsumen, menjamin mutu dan kualitas produk, dan harga produk yang terjangkau. Perusahaan harus terus menjaga keunggulan kompetitifnya agar tetap bersaing dengan kompetitor. Dalam pengembangan usaha pengolahan selai stroberi, maka perlu dikaji juga kompetitor di bidang usaha yang sama. Berikut merupakan kompetitor usaha pengolahan selai stroberi yang berada di Bandung dan sekitarnya :

Tabel 13 Kompetitor usaha pengolahan selai stroberi No Kompetitor Usaha Pengolahan Selai Stroberi

1 Pabrik Selai Roti Mulyasari (Kota Bandung, Jawa Barat) 2 Pabrik Selai Prima Jam (Rancaekek, Kabupaten Bandung) 3 The Nine (Kota Bandung, Jawa Barat)

4 Selai Homemade Colekin (Kota Cimahi, Jawa Barat)

Sumber : Data primer dan sekunder (2022)

Tabel 13 merupakan kompetitor usaha pengolahan selai stroberi sehingga perusahaan perlu strategi yang tepat untuk menghadapi ancaman kompetitor.

(b) Ancaman Produk Pengganti

Ancaman produk pengganti cukup berpengaruh terhadap pada penjualan stroberi yang memang harganya relatif tinggi dipasaran.

Sehingga dapat digantikan dengan buah-buahan lain yang memiliki khasiat sama atau bahkan lebih baik atau harganya lebih terjangkau. Hal ini yang membuat konsumen beralih ke buah-buahan lain dengan fungsi dan khasiat yang sama namun harga yang jauh lebih murah. Adapun dalam pengembangan usaha pengolahan selai stroberi, produk selai stroberi dapat digantikan dengan produk selai seperti selai coklat, selai nanas, atau pun jenis selai lainnya. Hal ini menjadi ancaman perusahaan dalam pengembangan usaha pengolahan selai stroberi.

53

Tabel 14 Faktor-faktor strategis eksternal pada pengembangan usaha selai stroberi di CV Bumi Agro Technology

No Faktor-Faktor Strategi Eksternal Peluang Ancaman A Permintaan pasar akan selai stroberi V

B

Banyaknya agrowisata yang memanfaatkan produk stroberi atau turunannya

V C Kondisi Jawa Barat sebagai sentra stroberi

di Indonesia V

D Kegiatan pelatihan di perusahaan yang

memanfaatkan produk turunan stroberi V

E Banyaknya pusat oleh-oleh V

F

Terbukanya jaringan kemitraan dengan petani mitra yang bekerja sama dengan CV Bumi Agro Technology

V G Perubahan gaya hidup masyarakat akan

konsumsi produk yang praktis V

H Lokasi perusahaan yang strategis mudah

menjangkau para agen dan distributor V I Media promosi melalui online semakin

mudah V

J Adanya pesaing produsen produk olahan

selai stroberi V

K Isu pandemi Covid-19 bagi permintaan

produk V

L Kenaikan harga input produksi V

M Ancaman produk substitusi berupa produk

selai sejenisnya V

Sumber : Data primer diolah penulis (2022)

Berdasarkan tabel 14, faktor-faktor strategis dari lingkungan eksternal dalam pengembangan usaha selai stroberi dapat dilihat bahwa perusahaan memiliki lebih banyak faktor peluang dibandingkan faktor ancaman. Faktor peluang yaitu sebesar 69% dari seluruh faktor strategis eksternal, dibandingkan faktor ancaman yaitu sebesar 31% dari seluruh faktor strategis eksternal. Faktor strategis eksternal ini akan menjadi input bagi perumusan strategi tahap pertama, yang kemudian akan dapat dihitung matriks EFE untuk mengetahui skor total eksternal dalam pengembangan usaha selai stroberi di CV Bumi Agro Technology.

54

Perumusan Strategi

Menurut Silaban (2020) Perumusan strategi didasarkan pada berbagai pertimbangan. Pertama, melalui posisi perusahaan yang diketahui melalui analisis lingkungan internal dan lingkungan eksternal. Kemudian melalui kaitannya dengan kejelasan visi, misi, dan tujuan yang sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mengembangkan usaha. Pertimbangan terakhir adalah alternatif cara atau strategi yang diimplementasikan bagi perusahaan agar dapat mencapai visi, misi perusahaan tersebut. Cara alternatif dan strategi tersebut diperoleh melalui tiga tahap yang terdiri dari tahap pemasukan (input stage), tahap pencocokan (matching stage) dan yang terakhir adalah tahap pengambilan keputusan (decision stage).

Tahap Pemasukan (Input Stage)

Pada tahap ini output yang dihasilkan berupa matriks IFE dan EFE yang menggambarkan kekuatan dan kelemahan serta menunjukkan kemampuan perusahaan dalam merespon peluang dan menghadapi ancaman yang ada bagi pengembangan usaha pengolahan selai stroberi. Tahap pemasukan ini diperoleh dari kuesioner yang diisi oleh informan kunci karena mengetahui kondisi perusahaan dengan jelas dan secara menyeluruh untuk mengetahui faktor strategis internal dan eksternal yang dimiliki perusahaan. Pada kuesioner pertama juga dilakukan pemberian rating atau peringkat pada faktor strategis oleh informan kunci. Kuesioner kedua bertujuan untuk memberikan bobot pada tiap faktor internal dan eksternal perusahaan.

55 1) Matriks IFE

Tabel 15 Hasil evaluasi faktor-faktor strategis internal pengembangan usaha selai stroberi di CV Bumi Agro Technology

Faktor Strategi Internal Rata-Rata Bobot

Rata-Rata Rating

Skor Total KEKUATAN

A Biaya investasi kecil 0.069 3.33 0.229

B Bahan baku murah dan mudah didapat 0.068 3.67 0.248 C Relasi yang luas (networking) 0.061 3.67 0.222

D Ketersediaan tenaga kerja 0.077 2.33 0.179

E Kemudahan proses pengolahan selai 0.072 4.00 0.288 F Lingkungan geografis yang baik untuk

memproduksi buah stroberi 0.061 2.67 0.163

G Reputasi perusahaan 0.057 2.67 0.152

H Kemampuan perusahaan mengakses

informasi dan peluang pasar 0.055 4.00 0.222

I Bahan baku utama (stroberi) diproduksi

sendiri 0.065 3.00 0.196

KELEMAHAN

J Ketersediaan modal usaha perusahaan 0.058 2.67 0.154

K Mutu manajemen 0.062 1.67 0.103

L Kurang teroptimalkannya buah stroberi

BS 0.060 1.00 0.059

M Inovasi produk yang dihasilkan 0.058 1.33 0.077 N Kualitas SDM atau tenaga kerja 0.062 2.67 0.166 O Ketersediaan sarana produksi belum

optimal 0.060 2.33 0.141

P Belum memiliki label dan merek dagang 0.055 1.67 0.092

Jumlah 1 2.693

Sumber : Data primer diolah penulis (2022)

Berdasarkan hasil evaluasi terhadap faktor-faktor lingkungan internal pada tabel, dapat diketahui bahwa kemudahan proses pengolahan selai stroberi merupakan kekuatan dalam pengembangan usaha selai stroberi bagi CV. Bumi Agro Technology dengan nilai skor total sebesar 0.288. Sementara faktor yang merupakan kelemahan terbesar bagi perusahaan adalah kurang teroptimalkannya buah stroberi BS dengan nilai skor 0.059.

56 2) Matriks EFE

Tabel 16 Hasil evaluasi faktor-faktor strategis eksternal pengembangan usaha selai stroberi di CV Bumi Agro Technology

Faktor Strategi Eksternal Rata-Rata Bobot

Rata-Rata Rating

Skor Total PELUANG

A Permintaan pasar akan selai stroberi 0.091 2.67 0.241 B

Banyaknya agrowisata yang

memanfaatkan produk stroberi atau turunannya

0.086 4.00 0.344 C Kondisi Jawa Barat sebagai sentra

stroberi di Indonesia 0.074 3.00 0.223

D Kegiatan pelatihan diperusahaan yang

memanfaatkan produk turunan stroberi 0.086 3.67 0.316

E Banyaknya pusat oleh-oleh 0.076 3.33 0.252

F

Terbukanya jaringan kemitraan dengan petani mitra yang bekerja samadengan CV Bumi Agro Technology

0.075 4.00 0.302 G Perubahan gaya hidup masyarakat akan

konsumsi produk yang praktis 0.073 2.00 0.147 H Lokasi perusahaan yang strategis mudah

menjangkau para agen dan distributor 0.08 3.67 0.292 I Media promosi melalui online semakin

terbuka dan mudah 0.072 3.67 0.265

ANCAMAN J Adanya pesaing produsen produk

olahan selai stroberi 0.072 1.67 0.120

K Isu pandemi Covid-19 bagi permintaan

produk 0.065 1.00 0.065

L Kenaikan harga input produksi 0.083 2.33 0.193 M Ancaman produk substitusi berupa

produk selai sejenisnya 0.067 1.67 0.112

Jumlah 1 2.871

Sumber : Data primer diolah penulis (2022)

Berdasarkan tabel 16, menunjukkan bahwa peluang terbesar dalam pengembangan usaha selai stroberi bagi CV Bumi Agro Technology yaitu adalah banyaknya agrowisata yang memanfaatkan produk stroberi atau turunannya dengan skor 0.344. Sedangkan isu pandemi Covid-19 bagi permintaan produk adalah ancaman terbesar bagi perusahaan dalam pengembangan usaha selai stroberi dengan nilai skor 0.065. Nilai skor total perusahaan untuk faktor strategis eksternal yaitu sebesar 2.871, yang menunjukkan bahwa CV. Bumi Agro Technology berada pada skor total diatas rata-rata 2.5 sehingga perusahaan

57

dianggap sudah dapat merespon peluang yang ada bagi pengembangan usaha selai stroberi dan menanggapi serta mengantisipasi ancaman yang ada bagi pengembangan usaha selai stroberi di perusahaan.

Tahap Pencocokan (Matching Stage)

Tahap selanjutnya adalah tahap pencocokan, yaitu pada matriks IFE dan EFE yang telah didapatkan akan menjadi input bagi matriks IE pada tahap kedua yaitu tahap pencocokan atau matching stage. Tahap ini berguna untuk menghasilkan strategi alternatif yang layak bagi pengembangan usaha selai stroberi di CV Bumi Agro Technology. Pada tahap pencocokan faktor strategis internal dan eksternal menggunakan dua alat analisis yaitu matriks IE dan SWOT .

Dokumen terkait