GAMBARAN UMUM 2.1.Kondisi Geografis
2.4. Potensi Wilayah
2.4.1. Pertanian Tanaman Pangan
Sektor pertanian tanaman pangan meliputi tanaman padi sawah, padi gogo, ketela pohon, jagung, ketela rambat, kedelai, kacang tanah dan kacang hijau.
20 Produksi padi sawah tahun 2014 tercatat sebesar 776.881 ton dengan luas panen 129.222 hektar. Produksi padi gogo 36.549 ton dengan luas panen 8.041 hektar.
Luas panen tanaman jagung 2.680 hektar dan produksinya mencapai 18.208 ton.
Tanaman ketela pohon berproduksi sebesar 117.380 ton dengan luas panen 4.413 hektar. Produksi ketela rambat di tahun 2014 sebanyak 3.261 ton dengan luas panen 239 Ha. Produksi kedelai sebesar 4.338 ton dengan luas panen 2.984 hektar, tanaman kacang tanah di tahun 2014 berproduksi sebanyak 1.232 ton dengan luas panen 1.013 hektar. Sementara produksi kacang hijau sebesar 4.237 ton dengan luas panen 3.135 hektar. Dari delapan komoditas ada tiga komoditas yang mengalami kenaikan produksi yaitu padi gogo, kedelai, dan kacang hijau dikarenakan luas tanamnya bertambah. Kenaikan ketiga komoditas tersebut karena ada kenaikan luas panen yaitu untuk padi gogo luas panen tahun 2013 seluas 6.437 hektar naik menjadi 8.041 hektar, kedelai dengan luas 1.587 hektar di tahun 2013 menjadi 2.984 hektar dan kacang hijau dengan luas 1.773 hektar di tahun 2013 naik menjadi 3.135 hektar di tahun 2014.
Tabel 2.7
Luas Panen dan Produksi Tanaman Pangan di Kabupaten Cilacap Tahun 2012 - 2014 Jenis Tanaman
Pangan
Luas panen (Ha) Produksi (ton)
2012 2013 2014 2015*) 2012 2013 2014 2015*)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
1. Padi sawah 2. Padi gogo 3. Jagung 4. Ketela pohon 5. Ketela rambat 6. Kedelai 7. Kacang tanah 8. Kacang hijau
122.989 Sumber : Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Cilacap
*) Angka Sementara periode Januari-April 2015, Hasil “Crop Cutting Survey” BPS Kab. Cilacap
21 Jenis tanaman sayuran yang banyak ditanam oleh para petani antara lain : kacang panjang, cabe, tomat, terong, ketimun, kangkung dan bayam. Jika di tahun 2013, cabe adalah komoditas yang produksinya paling banyak dan diikuti oleh kangkung, di tahun 2014 komoditas yang paling banyak produksinya adalah kangkung disusul oleh cabe.
Tabel 2.8
Luas Panen dan Produksi Tanaman Sayuran di Kabupaten Cilacap Tahun 2012 - 2014
Jenis Tanaman Sayuran
Luas panen (Ha) Produksi (ton)
2012 2013 2014 2012 2013 2014 Sumber : Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Cilacap
Produksi buah-buahan di Kabupaten Cilacap tahun 2014 yang cukup dominan adalah pisang. Total produksinya mencapai 315.790 kuintal, disusul oleh produksi rambutan yang mencapai 121.769 kuintal, kemudian pepaya dengan produksi mencapai 101.924 kuintal.
22 Tabel 2.9
Banyaknya Pohon Yang Dipanen dan Produksi Buah-buahan di Kabupaten Cilacap Tahun 2012 - 2014
Jenis Tanaman Sayuran
Banyaknya pohon yang dipanen Produksi (kw)
2012 2013 2014 2012 2013 2014 Sumber : Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Cilacap
23 2.4.2. Perkebunan Rakyat
Jenis tanaman perkebunan rakyat tahun 2014 di Kabupaten Cilacap antara lain : kelapa dalam, kelapa deres, aren, cengkeh, kopi, jambu mete, sereh wangi, kakao, lada, karet, kapulogo, dan pala.
Tabel 2.10
Luas dan Produksi Tanaman Perkebunan Rakyat di Kabupaten Cilacap Tahun 2012 – 2014
Jenis Tanaman
Luas Tanaman Menghasilkan (Ha) Produksi (ton)
2012 2013 2014 2012 2013 2014 14. Tembakau Iris
12.816,20 Sumber : Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Cilacap
2.4.3. Peternakan
Jenis-jenis ternak besar dan kecil yang diusahakan di Kabupaten Cilacap antara lain : sapi perah, sapi potong, kerbau, kambing, domba, kuda, babi, dan kelinci. Dari jenis-jenis tersebut, kambing, domba dan sapi potong adalah yang paling dominan diternakkan oleh masyarakat. Masing-masing : 99.231 ekor untuk kambing, 23.416 ekor domba dan 16.006 ekor untuk sapi potong, sedangkan jenis ternak yang lain relatif kecil.
24 Tabel 2.11
Populasi Ternak di Kabupaten Cilacap Tahun 2011 – 2014 (ekor)
Sumber : Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Cilacap
Dalam usaha peternakan unggas di Kabupaten Cilacap terdapat beberapa jenis unggas antara lain : ayam kampung, ayam ras petelor, itik, angsa, itik manila, burung puyuh, serta ayam ras pedaging. Pada tahun 2014 populasi unggas yang mengalami kenaikan adalah ayam ras pedaging, sedangkan jenis unggas lainnya relatif stabil atau mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun 2013.
Tabel 2.12
Populasi Unggas di Kabupaten Cilacap Tahun 2011 – 2014 (ekor)
Sumber : Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Cilacap
25 2.4.4. Perikanan
Data tentang perikanan, khususnya tentang produksi penangkapan ikan menunjukkan bahwa nilai produksi yang terbesar adalah penangkapan ikan di laut, disusul oleh nilai produksi budidaya ikan di air tawar/kolam, penangkapan ikan di tambak, penangkapan ikan di sungai, penangkapan ikan di genangan air serta penangkapan ikan di rawa.
Berdasarkan data dari Dinas Kelautan, Perikanan dan Pengelola Sumber Daya Segara Anakan Kabupaten Cilacap, menunjukkan untuk produksi penangkapan ikan di laut sebesar 13.811,436 ton dengan nilai produksi besar Rp.
171.076.577.440, produksi budidaya air tawar (kolam) sebesar 4.443,962 ton dengan nilai produksi Rp. 87.039.514.000, penangkapan ikan di air payau (tambak) dengan produksi sebesar 1.903,087 ton dengan nilai produksi Rp.
45.313.822.000, penangkapan ikan di perairan umum sungai sebesar 905,04 ton dengan nilai produksi Rp. 11.175.707.000, penangkapan ikan di genangan air dengan produksi sebesar 122,529 ton dengan nilai produksi Rp. 2.148.229.000 dan penagkapan ikan di perairan umum rawa sebesar 87,440 ton dengan nilai produksi Rp. 1.267.257.000.
Tabel 2.13
Produksi dan Nilai Produksi Perikanan di Kabupaten Cilacap Tahun 2012 - 2014
Jenis Perairan
Produksi (ton) Nilai (000.000 Rp)
2012 2013 2014 2012 2013 2014
Sumber : Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Cilacap
26 Sedangkan data dari KUD Mino Saroyo Cilacap, produksi ikan dan udang 4.437.005,85 kg dengan nilai produksi sebesar Rp. 54.239.451.710, yang terdiri dari produksi ikan 2.849.221,49 kg dengan nilai produksi Rp. 15.793.145.835 dan produksi udang sebanyak 1.587.784,36 kg dengan nilai produksi Rp.
38.446.305.875.
Tabel 2.14
Produksi dan Nilai Produksi Ikan dan Udang di Kabupaten Cilacap Tahun 2014
Bulan
Ikan Udang
Produksi (Kg) Nilai Produksi (Rp) Jumlah 2.849.221,49 15.793.145.835 1.587.784,36 38.446.305.875 Tahun 2013
27 BAB III
PENDIDIKAN
Pendidikan merupakan hak asasi manusia dan hak setiap warga negara untuk dapat mengembangkan potensi dirinya melalui proses pembelajaran maksimal pada tingkat pendidikan dasar. Setiap warga negara Indonesia berhak memperoleh pendidikan yang bermutu sesuai dengan minat dan bakat yang dimilikinya tanpa memandang status sosial, status ekonomi, suku, etnis, agama, dan gender. Pemenuhan atas hak untuk mendapatkan pendidikan dasar yang bermutu merupakan ukuran keadilan dan pemerataan atas hasil pembangunan dan sekaligus menjadi investasi sumber daya manusia yang diperlukan untuk mendukung keberlangsungan pembangunan bangsa.
Pendidikan telah diyakini sebagai salah satu aspek pembangunan bangsa yang sangat penting untuk mewujudkan warga negara yang handal, profesional, dan berdaya saing tinggi. Pendidikan juga merupakan cara yang efektif sebagai proses nation and character building yang sangat menentukan perjalanan dan regenerasi suatu bangsa. Pendidikan anak sejak dini sangat penting untuk meningkatkan pembangunan politik, sosial, spiritual, emosi, dan intelektual anak yang perkembangannya sangat cepat dan merupakan dasar untuk pengembangan selanjutnya.