Persentase kabupaten/kota yang memiliki puskesmas sebagai percontohan dan telah menerapkan Sistem Rujukan Terpadu
2. Pertemuan LP/LS Pelayanan Kesehatan Primer dalam Penguatan Puskesmas Percontohan
2. Pertemuan LP/LS Pelayanan Kesehatan Primer dalam Penguatan Puskesmas Percontohan
Sosialisasi Rancangan Pedoman Dinas Kesehatan dalam Pembinaan ke Puskesmas
Sosialisasi diselenggarakan secara video conference dengan menggunakan aplikasi zoom meeting dan you tube live streaming. Rapat dibuka oleh Direktur Pelayanan Kesehatan Primer, dengan narasumber Kasubdit Puskesmas, Kasi Penunjang Yankes Puskesmas dan Tim Pengembang aplikasi, dimoderatori oleh dr. Era Renjana. Tujuan rapat adalah melakukan sosialisasi rancangan Pedoman Dinas Kesehatan dalam Pembinaan Puskesmas, Pemantauan dan Pembinaan Puskesmas sebagai percontohan.
LAKIP DIREKTORAT PELAYANAN KESEHATAN PRIMER TAHUN 2020 45 Metode kegiatan: pemaparan materi rancangan pedoman, instrumen
monev pembinaan ke Puskesmas, diskusi tanya-jawab. Peserta rapat:
1) Gelombang I (Senin 16 November 2020) adalah pejabat/staf perwakilan dari Direktorat Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan, Direktorat Fasilitas Pelayanan Kesehatan, Bagian Hukormas Ditjen Yankes, Kasi Yankes Subdit Puskesmas, staf subdit Puskesmas, perwakilan Dinkes Provinsi (Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Tengah), 35 dinkes kab/kota terpilih di 3 provinsi tersebut, 35 Puskesmas lokus percontohan di kabupaten/kota terpilih dengan jumlah peserta rapat termasuk yang mengikuti live streaming melalui you tube sebanyak 290 orang.
2) Gelombang II (Selasa 17 November 2020) diikuti oleh pejabat/staf perwakilan dari Direktorat Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan, Direktorat Fasilitas Pelayanan Kesehatan, Bagian Hukormas Ditjen Yankes, Kasi Yankes Subdit Puskesmas, staf subdit Puskesmas, perwakilan Dinkes Provinsi (DKI Jakarta, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Bali), 35 dinkes kab/kota terpilih di 4 provinsi tersebut, 35 Puskesmas lokus percontohan di kabupaten/kota terpilih dengan jumlah peserta rapat termasuk yang mengikuti live streaming melalui you tube sebanyak 306 orang.
Output:
1) Terlaksananya sosialisasi rancangan Pedoman Dinas Kesehatan dalam Pembinaan Puskesmas, sehingga memiliki pemahaman yang sama terkait konsep pembinaan Puskesmas dan instrumen monitoring dan evaluasi pembinaan ke Puskesmas kepada dinas kesehatan provinsi, dinas kesehatan kabupaten/kota dan Puskesmas lokus prospek tahun 2020.
2) Kesepakatan dan rencana tindak lanjut yang akan dilakukan oleh Puskesmas, dinkes provinsi, dinkes kab/kota dan Dit. Yankes Primer.
LAKIP DIREKTORAT PELAYANAN KESEHATAN PRIMER TAHUN 2020 46 Foto Kegiatan
Dokumentasi Rapat Sosialisasi Rancangan Pedoman Dinas Kesehatan dalam Pembinaan ke Puskesmas Gelombang I
Dokumentasi Rapat Sosialisasi Rancangan Pedoman Dinas Kesehatan dalam Pembinaan ke Puskesmas Gelombang II
LAKIP DIREKTORAT PELAYANAN KESEHATAN PRIMER TAHUN 2020 47
Rapat Pembahasan Hasil Pengisian Instrumen Monitoring dan Evaluasi Pembinaan ke Puskesmas,
Rapat diselenggarakan secara video conference dengan menggunakan aplikasi zoom meeting. Rapat dibuka oleh Kasubdit Puskesmas dimoderatori oleh Kasi Penunjang Yankes Subdit Puskesmas. Tujuan pertemuan adalah pembahasan hasil pengisian Instrumen Monev pembinaan ke Puskesmas.
Metode kegiatan dengan cara pemaparan hasil pengisian instrumen, diskusi tanya-jawab.
Peserta Rapat:
1) Gelombang I (30 November 2020) dihadiri oleh Kasubdit Fasyankes Primer, perwakilan Setditjen Kesmas, perwakilan Dinkes Provinsi (Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Tengah), 35 dinkes kab/kota
LAKIP DIREKTORAT PELAYANAN KESEHATAN PRIMER TAHUN 2020 48 terpilih di 3 provinsi tersebut, 35 Puskesmas lokus percontohan di kabupaten/kota terpilih, dan staf Dit.PKP dengan jumlah peserta sebanyak 115 orang.
2) Gelombang II (1 Desember 2020) Kasubdit Mutu dan Akreditasi Fasyankes Primer, perwakilan Setditjen Yankes, Setditjen Kesmas, Setditjen P2P, Tim pengembang Aplikasi, perwakilan Dinkes Provinsi (DKI Jakarta, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Bali), Dinkes kab/kota terpilih di 4 provinsi tersebut, 35 Puskesmas sebagai percontohan di kab/kota terpilih, pejaba/staf Dit.PKP, dengan jumpah peserta sebanyak 117 orang.
Output :
1) Diperoleh pemetaan Puskesmas, dinas kesehatan kab/kota dan dinas kesehatan provinsi yang telah melakukan pengisian instrumen monitoring dan evaluasi pembinaan ke Puskesmas. 2) Disepakati masukan untuk penyempurnaan instrumen
3) Disepakati rencana tindak lanjut yang akan dilakukan oleh Puskesmas, dinkes kab/kota, dinkes provinsi dan Kementerian Kesehatan.
Keuangan
Kegiatan telah dilaksanakan dengan total angggaran untuk kegiatan ini sebesar Rp.65.590.000,- dengan realisasi Rp.60.625.000,- atau 92,43%.
LAKIP DIREKTORAT PELAYANAN KESEHATAN PRIMER TAHUN 2020 49 Foto Kegiatan
Dokumentasi Rapat Pembahasan Hasil Pengisian Instrumen Monev Pembinaan ke Puskesmas, Gelombang I
Dokumentasi Rapat Pembahasan Hasil Pengisian Instrumen Monev Pembinaan ke Puskesmas, Gelombang II
LAKIP DIREKTORAT PELAYANAN KESEHATAN PRIMER TAHUN 2020 50 3. Pemantauan dan Pembinaan Pelayanan Kesehatan Primer
a. Pemantauan dan Pembinaan Pelayanan Kesehatan Primer Tahun 2020 di Provinsi Lampung
Pemantauan dan pembinaan pelayanan kesehatan primer dilaksanakan pada hari Selasa s.d.Kamis tanggal 29 September - 01 Oktober 2020 di Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung dan Puskesmas Kedaton. Tujuan kegiatan: Sosialisasi awal dan diskusi rancangan Petunjuk Teknis Pembinaan Puskesmas., Diskusi Konsep Pembinaan Puskesmas (TPT). Metode kegiatan dilakukan melalui wawancara, diskusi dan mencermati pengisian instrumen monitoring dan evaluasi pembinaan ke Puskesmas maupun dokumen pendukung lainnya.
Peserta kegiatan adalah perwakilan Dinkes Provinsi Lampung, perwakilan Dinkes Kota Bandar Lampung, Kepala Puskesmas dan staf Puskesmas Kedaton, perwakilan Dit. Yankes Primer.
Output :
1) Adanya komitmen Dinas Kesehatan Provinsi Lampung untuk meningkatkan pembinaan ke Puskesmas melalui pembinaan kepada Dinas Kesehatan kab/kota di Provinsi Lampung. Dan menyiapkan roadmap Puskesmas percontohan 2020-2024.
2) Adanya komitmen Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung untuk mewujudkan puskesmas percontohan yang telah ditetapkan melalui KMK 482/2019 tentang Puskesmas sebagai Percontohan.
3) Diperoleh kesepakatan dan rencana tindak lanjut yang akan dilakukan oleh Puskesmas Kedaton, Dinkes Kota Bandar Lampung, Dinkes Provinsi Lampung dan Dit. Yankes Primer.
LAKIP DIREKTORAT PELAYANAN KESEHATAN PRIMER TAHUN 2020 51 Foto Kegiatan
Dokumentasi Pemantauan dan Pembinaan Pelayanan Kesehatan Primer Tahun 2020 di Provinsi Lampung
Pemantauan dan Pembinaan Pelayanan Kesehatan Primer Tahun 2020 di Provinsi Bali
Pemantauan dan pembinaan pelayanan kesehatan primer dilaksanakan pada hari Senin sampai Rabu tanggal 26-28 Oktober 2020 di Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Puskesmas I Melaya Kab.Jembrana dan Puskesmas II Denpasar Barat Kota Denpasar. Tujuan pertemuan: Diskusi Konsep Pembinaan terpadu oleh Tim Pembina Cluster Binaan (TPCB) , Pengisian instrumen monitoring dan evaluasi pembinaan ke Puskesmas melalui aplikasi. Kegiatan pemantauan dan pembinaan dilakukan dengan metode wawancara, diskusi dan mencermati pengisian instrumen monitoring dan evaluasi pembinaan ke Puskesmas (melalui aplikasi) maupun dokumen pendukung lainnya.
Peserta kegiatan adalah perwakilan Dinkes Provinsi Bali, perwakilan Dinkes Kab. Jembrana, Dinkes Kota Denpasar, Kepala Puskesmas dan staf Puskesmas I Melaya, Kepala Puskesmas dan Staf Puskesmas Denpasar Barat II, perwakilan Dit. Yankes Primer.
LAKIP DIREKTORAT PELAYANAN KESEHATAN PRIMER TAHUN 2020 52 Output :
1) Komitmen Dinas Kesehatan Provinsi Bali untuk meningkatkan pembinaan kepada dinas kesehatan kab/kota dan menyiapkan roadmap Puskesmas sebagai percontohan 2020-2024.
2) Komitmen Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana dan Dinkes Kota Denpasar untuk menyusun dan menetapkan TPCB serta melakukan pembinaan secara periodi kepada Puskesmas di wilayah kerjanya. 3) Diperoleh kesepakatan dan rencana tindak lanjut yang akan dilakukan
oleh Puskesmas I Melaya, Puskesmas Denpasar Barat II, Dinas Kesehatan Kabupaten Jembarana, Dinas Kesehatan Kota Denpasar, Dinas Kesehatan Provinsi Bali.
Foto Kegiatan
Dokumentasi Pemantauan dan Pembinaan Pelayanan Kesehatan Primer Tahun 2020 di Provinsi Bali
LAKIP DIREKTORAT PELAYANAN KESEHATAN PRIMER TAHUN 2020 53
Pemantauan dan Pembinaan Pelayanan Kesehatan Primer Tahun 2020 di Provinsi Sumatera Utara
Kegiatan pemantauan dan pembinaan pelayanan kesehatan primer dilaksanakan pada hari Kamis s.d Sabtu pada tanggal 10-12 Desember 2020 di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Puskesmas Batang Kuis Kab.Deli Serdang dan Puskesmas Teladan Kota Medan. Tujuan kegiatan pembinaan, pemantauan dan sosialisasi rancangan Pedoman Dinas Kesehatan dalam pembinaan Puskesmas dan menggunakan aplikasi zoom meeting kepada 33 dinkes kab/kota dan 33 Puskesmas percontohan di Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan pemantauan dan pembinaan dilakukan dengan metode pemaparan materi, wawancara, diskusi dan mencermati pengisian instrumen monitoring dan evaluasi pembinaan ke Puskesmas maupun dokumen pendukung lainnya.
Peserta kegiatan: Kabid Yankes dan staf Dinkes Provinsi Sumatera Utara, Kabid Yankes dan staf Dinkes Kabupaten Deli Serdang, Kasi Yankes Primer dan staf Dinkes Kota Medan, perwakilan 31 dinkes kab/kota lainnya, Kepala Puskesmas dan staf Puskesmas Batang Kuis, KTU dan staf Puskesmas Teladan, perwakilan 31 Puskesmas percontohan lainnya Output :
1) Pemahaman yang sama terkait konsep pembinaan terpadu dengan TPCB dan pembinaan Puskesmas percontohan kepada dinkes provinsi dan kabupaten/kota serta Puskesmas percontohan di Provinsi Sumatera Utara.
2) Mendapatkan pemetaan penilaian Puskesmas percontohan di Provinsi Sumatera Utara.
3) Diperolehnya kesepakatan dan rencana tindak lanjut dalam mewujudkan Puskesmas percontohan di kab/kota se Provinsi Sumatera Utara.
Keuangan
Kegiatan telah dilaksanakan dengan total angggaran untuk kegiatan ini sebesar Rp.263.700.000,- dengan realisasi Rp.261.026.370,- atau 98,99%.
LAKIP DIREKTORAT PELAYANAN KESEHATAN PRIMER TAHUN 2020 54 Foto Kegiatan
Dokumentasi Pemantauan dan Pembinaan Pelayanan Kesehatan Primer Tahun 2020 di Provinsi Sumatera Utara
LAKIP DIREKTORAT PELAYANAN KESEHATAN PRIMER TAHUN 2020 55 6. INDIKATOR KEENAM
Sebagaimana uraian di atas, maka dalam pencapaian sasaran strategis yang menjadi indikator keenam adalah:
Definisi Operasional:
Persentase Kab/Kota yang melakukan pembinaan praktik mandiri dokter atau dokter gigi yang memiliki Sarana, Prasarana dan Alat Kesehatan sesuai standar pada akhir tahun berjalan
Cara Perhitungan :
Persentase Kab/Kota yang melakukan pembinaan praktik mandiri dokter atau dokter gigi sesuai standar pada akhir tahun berjalan dibagi Jumlah seluruh Kab/Kota lalu dikali 100%
Target :
Sesuai Renstra Kementerian Kesehatan 2020 – 2024, target indikator Persentase Kab/Kota yang melakukan pembinaan praktik mandiri dokter atau dokter gigi sesuai standar pada tahun 2020 adalah sebanyak 50%.
Pencapaian indikator tahun 2020 :
Jika dibandingkan dengan target yang telah ditetapkan, maka realisasi tahun 2020 mencapai 50 % (259 Kab/Kota) di 30 Provinsi.
INDIKATOR 2020 2021 2022
TARGET REALISASI TARGET TARGET Persentase
Kab/Kota yang
melakukan
pembinaan praktik