• Tidak ada hasil yang ditemukan

KONSEP PERANCANGAN DESAIN

C. Standar Visual 1.Gaya Desain 1.Gaya Desain

3. Pesan Nonverbal a.Ilustrasi

Ilustrasi merupakan seni gambar yang dimanfaatkan untuk memberi penjelasan atas suatu maksud atau tujuan secara visual. Dalam perkembangannya, ilustrasi secara lebih lanjut tidak hanya berguna sebagai sarana pendukung cerita tetapi juga menghiasi ruang kosong. (Adi Kusrianto, 2009: 110). Penggunaan ilustrasi pada kegiatan promosi CV. Wana Bekti Handayani dilakukan dengan menonjolkan produk-produk yang ditawarkan.

b.Teks

Teks digunakan untuk menerangkan produk secara detail, lebih detail dari judul atau sub judul dan menjelaskan kandungan dalam produk. Dalam perancangan promosi CV. Wana Bekti Handayani teks digunakan untuk memperjelas informasi yang dibutuhkan oleh target audiens mengenai produk yang ditawarkan.

c.Tipografi

Tipografi adalah seni memilih jenis huruf, dari rancangan huruf yang ada dan menggabungkannya serta menentukan penggunaan hierarki huruf sehingga membentuk suatu keharmonisan dan kesatuan yang menarik, mudah dibaca, dan dipahami. Tipografi yang baik mengarah pada

commit to user

keterbacaan, kemenarikan dimana desain huruf tertentu dapat menciptakan gaya (style) dan karakter dari subjek yang diiklankan. Jenis huruf yang dipilih antara lain :

d.Warna

Warna merupakan elemen grafik yang sangat kuat dan provokatif. Empat warna (selain hitam dan putih) akan meningkatkan efektivitas dan biaya iklan. Dengan demikian, multimedia yang dirancang sesuai dengan warna yang disukai pasar akan memberikan keunggulan bersaing dalam

commit to user

periklanan (M. Suyanto, 2004: 43). Warna yang akan digunakan dalam promosi CV. Wana Bekti Handayani ini adalah warna-warna yang dapat mencerminkan perusahaan beserta produk atau jasa yang ditawarkan. Warna tersebut dapat memberi kesan kesegaran dan kepercayaan. Warna yang dipilih dalam perancangan antara lain:

1) Merah (C:0 M:100 Y:100 K:26) merupakan warna yang melambangkan kekuatan dan kepercayaan.

2) Kuning (C:0 M:20 Y:100 K: 0) merupakan warna yang melambangkan energi positif dan kesegaran.

e.Layout

Layout adalah tata letak elemen-elemen desain terhadap suatu bidang dalam media tertentu untuk mendukung konsep atau pesan yang dibawanya. Ada beberapa prinsip dasar dalam layout yaitu:

1) Hukum Kesatuan

Semua bagian dari layout harus menyatu guna membentuk keseluruhan layout.

2) Hukum Keberagaman

Dalam suatu layout harus ada bagian yang lebih ditonjolkan dengan pembedaan dari tebal tipis atau besar kecilnya huruf. Bisa juga menggunakan unsur gambar atau visualisasi bentuk.

3) Hukum Keseimbangan

Keseimbangan optis adalah sepertiga bagaian bawah suatu iklan, bukan setengahnya.

commit to user 4) Hukum Ritme atau Irama

Meskipun iklan cetak bersifat statis, namun masih memungkinkan untuk menimbulkan kesan gerakan sehingga mata pembaca dapat dibawa dan diarahkan ke seluruh bagian iklan.

5) Hukum Harmoni

Menciptakan suatu kesatuan harus memperhatikan hierarki dan keharmonisan semua unsur yang digunakan. Kecuali untuk kasus-kasus iklan tertentu yang memang menerapkan strategi bombastis. 6) Hukum Proporsi

Khususnya berkenaan dengan penggunaan huruf atau typo, biasanya tergantung besar kecilnya media iklannya.

7) Hukum Skala

Jarak penglihatan atau visibility tergantung pada skala nada serta warna yang digunakan.

8)

Hukum Penekanan

Bila semua ditonjolkan maka pada akhirnya yang terjadi adalah tidak ada hal yang ditonjolkan.

Macam-macam layout antara lain : 1) Axial

Salah satu bentuk layout yang lebih banyak menampakkan bidang kosong. Elemen-elemen iklan diletakkan berdasarkan sebuah sumbu yang diletakkan pada posisi tertentu di halaman iklan.

Alasan penggunaan layout ini dalam perancangan ialah agar pembaca lebih terfokus dengan pesan yang ingin disampaikan,

commit to user

sehingga tidak perlu menampilkan semua materi informasi. 2) Group

Layout yang menggunakan sejumlah elemen berupa foto yang diletakkan berkelompok dalam suatu titik konsentrasi pandang di halaman iklan yang bertujuan untuk memberikan satu pusat perhatian.

Alasan penggunaan layout ini dalam perancangan ialah untuk memberi kesan kontras pada layout media iklan yang berukuran lebih besar, sehingga dapat mengarahkan perhatian pembaca.

3) Band

Layout dengan elemen iklan dipasang membentang seperti sabuk, tetapi letaknya membujur secara vertikal. Tipikal tersebut memberikan blocking materi setinggi halaman iklan.

Penggunaan layout jenis ini dalam perancangan ditujukan untuk lebih menonjolkan elemen yang berkaitan dengan produk, serta memudahkan pembaca untuk memahami informasi secara berurutan dari atas ke bawah.

4) Z

Bentuk layout yang bertujuan untuk meratakan di seluas permukaan halaman. Biasanya layout ini banyak digunakan oleh iklan-iklan yang dengan script latin yang dibaca dari kiri ke kanan.

Penggunaan layout jenis ini dalam perancangan ditujukan untuk mengikuti kebiasaan masyarakat membaca dari kiri ke kanan dan dari atas ke bawah. Sehingga diharapkan materi publikasi yang

commit to user

ditampilkan mampu diterima pembaca secara keseluruhan. f. Logo

1) Konsep Logo

Logo merupakan identitas yang dipergunakan untuk menggambarkan citra dan karakter dari suatu perusahaan. Bentuk logo dapat berupa logogram (logo yang menggabungkan antara simbol dan gambar) dan logotype (logo yang berupa tulisan).

Konsep logo Wana Bekti Handayani ini menggunakan buah naga sebagai simbol utama. Selanjutnya dilakukan stilasi pada gambar buah naga agar tampilannya menjadi lebih sederhana namun dinamis.

Logo Wana Bekti Handayani menggunakan dua warna, yakni merah & hitam. Warna merah pada logo identik dengan warna buah naga pada umumnya, sehingga mempermudah pemahaman masyarakat mengenai bidang kerja Wana Bekti Handayani.

commit to user 2) Ukuran Logo

a. Grid dan proporsi

Untuk menentukan dimensi, bentuk, proporsi dan skala adalah dengan menggunakan acuan grid, yang diatur sebagai berikut :

commit to user b. Tipografi

c. Skala

Untuk menjaga keutuhan bentuk dan keterbacaan logo, maka ditetapkan batas pengecilan minimum 25 %.

commit to user

Ukuran logo disesuaikan dengan media yang dipakai. Semakin besar media, logo akan diperbesar disesuaikan dengan kebutuhan. d. Slogan

Color Guide :

Tipografi : Worstveld Sling Bold Oblique

Selain warna diatas warna slogan dapat diubah menjadi hitam :

Color Guide :

3) Aplikasi Logo pada background

Penggunaan warna background logo Wana Bekti Handayani tidak boleh bertentangan dengan logo. Warna yang dikehendaki untuk logo positif ialah warna putih dan kuning, logo dapat diterima apabila warna logo diubah menjadi putih dengan catatan logo tetap terlihat jelas dan kontras.

commit to user

a. Contoh aplikasi logo yang dapat diterima :

b. Contoh aplikasi logo yang tidsk dapat diterima :

Logo tidak dapat diterima apabila dicetak dengan penambahan outline hitam.

Logo tidak dapat diterima apabila dicetak dengan meletakkan logo positif diatas background ilustrasi atau fotografis yang ruwet dan tidak kontras.

commit to user

D. Pemilihan Media

Dalam pemilihan media promosi diperlukan adanya perencanaan yang tepat, agar pesan yang ingin disampaikan dapat diterima dengan baik oleh konsumen. Pemilihan media tersebut sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu keunggulan dan kelemahan dari suatu media, jenis pesan yang ingin disampaikan, jangkauan yang dapat dicapai, anggaran dana yang dikeluarkan, khalayak sasarannya serta tujuan dari periklanan itu sendiri.

Berikut adalah tahap-tahap dalam menetapkan pemilihan media yang tepat, antara lain :

1. Mengambil keputusan mengenai jangkauan, frekuensi, dan dampak yang diinginkan.

2. Memilih satu di antara berbagai jenis media utama. 3. Memilih sarana media tertentu.

4. Memutuskan waktu atau jadwal..

5. Memutuskan alokasi media secara geografis (Surachman, 2008: 200).

Media yang akan digunakan untuk perancangan promosi CV. Wana Bekti Handayani, antara lain :

1. Stationery set a. Kartu Nama

Kartu nama merupkan media promosi yang berfungsi untuk memperkenalkan perusahaan pada target audiens.

commit to user b. Amplop

Amplop berfungsi sebagai tempat untuk meletakkan surat yang akan dikirim untuk konsumen/perusahaan lain.

c. Kop Surat

Merupakan elemen dalam surat-menyurat yang dirancang untuk kepentingan perusahaan.

d. Stempel

Stempel digunakan sebagai bukti/tanda identitas suatu perusahaan. e. Nota

Nota digunakan sebagai alat bukti pembayaran dalam suatu transaksi.

2. Company Profile

Berupa buku yang berisi penjelasan atau deskripsi perusahaan, termasuk kegiatan usaha dan produk yang dihasilkan. Company Profile sangat dibutuhkan dalam menjalin kerjasama dengan berbagai mitra usaha untuk mempelajari lebih jauh mengenai perusahaan tersebut.

3. X-banner

Merupakan media yang berfungsi untuk meberikan informasi singkat mengenai perusahaan dan produk-produknya, sifatnya yang fleksibel dapat dipindah tempatkan sesuai kebutuhan. Media placement untuk X-banner WBH akan diletakkan berdekatan dengan pintu masuk kantor.

4. Brosur

Brosur merupakan media promosi berupa lembaran kertas yang dilipat menjadi dua bagian atau lebih. Media ini dipilih karena dapat memuat

commit to user

informasi mengenai produk atau jasa yang ditawarkan CV. Wana Bekti Handayani dan bersifat fleksibel yang mudah dibawa keman-mana oleh konsumen.

5. Label produk

Media yang berisi keterangan mengenai produk, seperti nama produk, logo perusahaan, komposisi produk, cara penggunaan, dll.

6. 3D Brand Hostile

3D Brand Hostile adalah media promosi yang digunakan sebagai identitas suatu perusahaan. Memiliki fungsi seperti papan nama memudahkan konsumen mengetahui lokasi dari suatu perusahaan. Media placement untuk 3D Brand Hostile WBH yakni diletakkan di bagian depan bangunan kantor. 7. Sign board

Sign board adalah papan penunjuk arah ke lokasi perusahaan. Sign board berfungsi untuk membantu konsumen yang akan menuju ke lokasi perusahaan. Media placement untuk sign board WBH akan diletakkan di tepi jalan utama.

8. Seragam karyawan a. Kaos

Kaos juga merupakan bagian dari fashion dan dapat dipakai saat bepergian, memiliki waktu peredaran yang cukup lama sehinga secara tidak langsung orang tersebut juga ikut mempromosikan perusahaan saat mengenakan kaos tersebut.

commit to user

Sama seperti kaos, topi merupakan media yang bersifat fashionable, berfungsi sebagai pelindung kepala, sekaligus sebagai pelengkap busana.

9. Tas Botol Produk

Merupakan media promosi yang sekaligus berfungsi sebagai packaging produk yang menarik dan dapat digunakan kembali oleh konsumen.

10. Merchandise a. Payung

Payung merupakan media promosi yang efektif, dan dapat digunakan dalam berbagai cuaca, baik saat musim panas maupun musim hujan.

b. Gantungan Kunci

Gantungan kunci merupakan media promosi yang bersifat tahan lama. Gantungan kunci nantinya akan diberikan kepada pengunjung sebagai merchandise.

c. Sticker

Sticker merupakan media promosi yang bersifat fleksibel dan dapat bertahan lama. Sticker nantinya akan diberikan kepada pengunjung sebagai merchandise.