A – 1 Website E-SDM DPRKPCKTR
Sheet Pencarian nilai Function Point
Untuk mendapatkan nilai Function Point,
dibutuhkan peritungan CFP dan juga RCAF. Berikut perhitungan dari sheet CFP dan RCAF :
➢ Sheet Perhitungan CFP
Sheet CFP terdiri dari 6 bagian yang harus diisikan. Yang harus isikan adalah nama feature, dan nilai dari setiap komponen yang ada. Untuk perhitungan pertama dilakukan perhitungan CFP pada Website Unit Layanan Pengadaan Surabaya. Hasil perhitungan CFP adalah sebagai berikut:
Gambar Lampiran A - 1. 1 Perhitungan CFP
Dengan penentuan nilai pada jumlah tiap baris yang ada pada gambar diatas memiliki rumus :
=SUM(($D3*'FPUnits'!$C$3);($E3*'FPUnits'!$C$4);($ F3*'FPUnits'!$C$5);($G3*'FPUnits'!$C$6);($H3*'FPU nits'!$C$7);($I3*'FPUnits'!$C$8);($J3*'FPUnits'!$C$9) ;($K3*'FPUnits'!$C$10);($L3*'FPUnits'!$C$11);($M3* 'FPUnits'!$C$12);($N3*'FPUnits'!$C$13);($O3*'FPUni
ts'!$C$14);($P3*'FPUnits'!$C$15);($Q3*'FPUnits'!$C$ 16);($R3*'FPUnits'!$C$17))
Rumus diatas merupakan perhitungan dari setiap baris, untuk setiap level memiliki bobot yang berbeda. Sehingga jumlah dari keseluruhan CFP memiliki rumus :
=SUM(S3:S12) total CFP ditentukan dari jumlah
keseluruhan nilai yang ada pada table kuning (pada gambar lampiran A-1.1)
➢ Sheet Perhitungan RCAF
Setelah melakukan perhitungan CFP, langkah selanjutnya adalah melakukan pemberian bobot pada 17 komponen RCAF. Pemberian bobot memiliki range 0 – 5 dimana angka 0 memiliki arti sangat tidak berpengaruh, dan nilai 5 memiliki arti sangat berpengaruh. Berikut merupakan hasil pemberian bobot terhadap Website Unit Layanan Pengadaan Surabaya. Perhitungan dilakukan pada Excel sebagai berikut :
Gambar Lampiran A - 1. 2 Perhitungan RCAF Untuk perhitungan RCAF memiliki rumus :
=SUM(C2:C15) yang merupakan jumlah dari
keseluruhan bobot 14 karakteristik dari RCAF tersebut. Setelah mendapatkan nilai dari CFP dan RCAF, maka didapatkan nilai Function Point dengan perhitungan sebagai berikut :
Gambar Lampiran A - 1. 3 Perhitungan Total Function Point =CFP!B15*((0,65+0,01)*rcaf!C16)
Yang merupakan perjumlah dari total CFP dan dikalikan dengan 0,65 + 0,01 dan dikalikan dengan total RCAF seperti pada gambar
Sheet Perhitungan Source Line Of Codes (SLOC)
Sheet SLOC memiliki beberapa bagian yang harus diisikan. Yaitu features yang terdapat pada website, sheet language untuk memasukkan jenis Bahasa yang digunakan pada saat pembuatan website, sheet estimated SLOC digunakan untuk memasukan estimasi jumlah baris kode, dan selanjutnya adalah, jumlah perhitungan dari tipe Bahasa dan Baris kode. Selanjutnya jumlah perhitungan di gabungkan dan dibagikan 1000 untuk mendapatkan nilai KLOC. Pada peroses ini website yang dilakukan untuk melakukan perhitungan adalah website Unit Layanan Pengadaan Surabaya. Dengan melakukan perhitungan baris kode yang menunjukan 11 tampilan yang mewakili estimasi baris kode pada website ini. Untuk perhitugan baris kode dapat dilihat seperti gambar dibawah ini, dan hasil menunjukkan bahwa jumlah baris kode pada
website Unit Layanan Pengadaan Surabaya memiliki
Gambar Lampiran A - 1. 4 Perhitungan Baris Kode
Untuk perhitungan baris kode, setiap Bahasa memiliki rumus perhitungan sendiri. Untuk penggunaan Bahasa pemogramman pada Website Unit Layanan Pengadaan Surabaya adalah HTML. Untuk mendapatkan jumlah estimasi SLOC, dibutuhkan estimasi jumlah baris disetiap feature yang ada. Kemudian tentukan Bahasa, dan keluarlah jumlah baris. Untuk mendapatkan jumlah yang ada pada baris kuning, dibutuhkan rumus :
=$E2/VLOOKUP($D2;Backfiring!$A$2:Backfirin g!$B$9;2;FALSE) yang merupakan perhitungan otomatis, yaitu untuk HTML memiliki nilai
0,02380957 dan dikalikan dengan estimasi baris yang
sudah dihitung. Jumlah dari keseluruhan SLOC akan dibagi dengan 1000 untuk mendapatkan nilai KLOC.
Sheet Perhitungan nilai Usaha (PM/Person-Month)
Untuk mendapatkan nilai PM (person-month) dibutuhkan pemberian bobot terhadap faktor pernggerak biaya (ada 17 faktor). Bobot diberikan untuk setiap factor dengan cara memberikan level di setiap faktor. Untuk level terdiri dari 0 – 5 level. Dengan level 0 memiliki arti tidak berpengaruh, sedangkan untuk level tertinggi 5 yaitu sangat berpengaruh. Berikut merupakan hasil pemberian
bobot terhadap website Unit Layanan Pengadaan Surabaya.
Gambar Lampiran A - 1. 5 Perhitungan Faktor Penggerak Biaya
Kesimpulan perhitungan dari ketiga tahap diatas, yaitu dengan nilai Function Point 13464 nilai SLOC 116,71428, nilai Person-Month 5,37 dan nilai Man /
Days sejumlah 107,47.
Gambar Lampiran A - 1. 6 Hasil Perhitungan
Sheet Perhitungan Distribusi Usaha
Untuk perhitungan distribusi effort merupakan persentase dari setiap unit yang bekerja pada perusahaan. Persentase ditentukan oleh manager dari perusahaan sendiri. Manager yang menentukan bagaimana persentase kinerja dari setiap unit yang ada.
Gambar Lampiran A - 1. 7 Hasil Persentase Unit
Sheet Perhitungan Pembagian Usaha Per-Unit
Selanjutnya adalah melakukan pembagian effort dari setiap unit. Untuk mendapatkan nilai effort dari setiap unit, dilakukan perkalian dari persentase yang sudah diberikan untuk tiap unit yang ada pada sheet sebelumnya, kemudian dengan nilai effort (man –
days).
Sheet Perhitungan Gaji dengan Index Tiap Provinsi
Tahap selanjutnya adalah menentukan gaji dari setiap unit. Untuk pemberian gaji dapat diberikan sesuai dengan kinerja dari setiap unit. Dan pemberian gaji ditentukan oleh pemilik dari perusahaan software house tersebut. Untuk Index Provinsi dapat dipilih sesuai dengan tempat perusahaan Software House. Untuk peneliti menggunakan Index Jawa Timur.
Gambar Lampiran A - 1. 9 Perhitungan Gaji dengan Index Tiap Provinsi
Berikut merupakan Bobot Index setiap Provinsi :
Gambar Lampiran A - 1. 10 Bobot Index setiap Provinsi
Sheet Biaya Personil
Langkah selanjutnya adalah menghitung cost unit.
Cost unit didapatkan dengan cara mengkalikan biaya
per jam dengan waktu jam kerja perhari. Untuk perusahaan software house ini, yaitu dibutuhkan 8 jam kerja. Sehingga biaya perjam dikalikan 8.
Gambar Lampiran A - 1. 11 Perhitungan Biaya Personil Kemudian dari setiap unit akan dibagikan lagi per kategori (spesifik pekerjaan yang dikerjakan para pegawai), dan ditentukan setiap pegawai masuk kedalam unit mana, dan dilihat effort dari masing-masing unit yang ada. Kemudian dikalikan dengan gaji per hari, dan akan didapatkan biaya seperti gambar dibawah. (biaya ini bukan untuk gaji keseluruhan dalam 1 bulan, melainkan upah dari 1 website yang dikerjakan). Maka didapatkan lah total biaya personil
Sheet Biaya Non Personil
Untuk mendapatkan biaya personil, perusahaan membutuhkan beberapa rincian biaya selama pengerjaan proyek perangkat lunak. Rincian tersebut memiliki ketentuan sendiri dari HPS, yaitu sebagai berikut :
Gambar Lampiran A - 1. 13 Perhitungan Biaya Non Personil
Sheet Perhitungan Biaya Pajak (10%)
Hasil pajak didapatkan dengan menjumlahkan biaya personil + biaya non personil dan dikalikan dengan 10%
A – 2 Website Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Surabaya
Sheet Pencarian nilai Function Point
Untuk mendapatkan nilai Function Point,
dibutuhkan peritungan CFP dan juga RCAF. Berikut perhitungan dari sheet CFP dan RCAF :
➢ Sheet Perhitungan CFP
Sheet CFP terdiri dari 6 bagian yang harus diisikan. Yang harus isikan adalah nama feature, dan nilai dari setiap komponen yang ada. Untuk perhitungan pertama dilakukan perhitungan CFP pada Website Unit
Layanan Pengadaan Surabaya. Hasil perhitungan CFP adalah sebagai berikut:
Gambar Lampira A - 2. 1 Perhitungan CFP
Dengan penentuan nilai pada jumlah tiap baris yang ada pada gambar diatas memiliki rumus :
=SUM(($D3*'FPUnits'!$C$3);($E3*'FPUnits'!$C$4);($ F3*'FPUnits'!$C$5);($G3*'FPUnits'!$C$6);($H3*'FPU nits'!$C$7);($I3*'FPUnits'!$C$8);($J3*'FPUnits'!$C$9) ;($K3*'FPUnits'!$C$10);($L3*'FPUnits'!$C$11);($M3* 'FPUnits'!$C$12);($N3*'FPUnits'!$C$13);($O3*'FPUni ts'!$C$14);($P3*'FPUnits'!$C$15);($Q3*'FPUnits'!$C$ 16);($R3*'FPUnits'!$C$17))
Rumus diatas merupakan perhitungan dari setiap baris, untuk setiap level memiliki bobot yang berbeda. Sehingga jumlah dari keseluruhan CFP memiliki rumus :
=SUM(S3:S12) total CFP ditentukan dari jumlah
keseluruhan nilai yang ada pada table kuning (pada gambar lampiran A-2.1)
➢ Sheet Perhitungan RCAF
Setelah melakukan perhitungan CFP, langkah selanjutnya adalah melakukan pemberian bobot pada 17 komponen RCAF. Pemberian bobot memiliki range 0 – 5 dimana angka 0 memiliki arti sangat idak berpengaruh, dan nilai 5 memiliki arti sangat berpengaruh. Berikut merupakan hasil pemberian bobot terhadap Website Unit Layanan Pengadaan Surabaya. Perhitungan dilakukan pada Excel sebagai berikut :
Gambar Lampira A - 2. 2 Perhitungan Relative Complexity Adjustment Factor
Untuk perhitungan RCAF memiliki rumus :
=SUM(C2:C15) yang merupakan jumlah dari
keseluruhan bobot 14 karakteristik dari RCAF tersebut. Setelah mendapatkan nilai dari CFP dan RCAF, maka didapatkan nilai Function Point dengan perhitungan sebagai berikut :
Gambar Lampira A - 2. 3 perhitungan Function Point =CFP!B15*((0,65+0,01)*rcaf!C16)
Yang merupakan perjumlah dari total CFP dan dikalikan dengan 0,65 + 0,01 dan dikalikan dengan total RCAF seperti pada gambar
Sheet Perhitungan Source Line Of Codes (SLOC)
Sheet SLOC memiliki beberapa bagian yang harus diisikan. Yaitu features yang terdapat pada
website, sheet language untuk memasukkan jenis
Bahasa yang digunakan pada saat pembuatan website, sheet estimated SLOC digunakan untuk memasukan estimasi jumlah baris kode, dan selanjutnya adalah, jumlah perhitungan dari tipe Bahasa dan Baris kode. Selanjutnya jumlah perhitungan di gabungkan dan dibagikan 1000 untuk mendapatkan nilai KLOC. Pada peroses ini website yang dilakukan untuk melakukan perhitungan adalah website Unit Layanan Pengadaan Surabaya. Dengan melakukan perhitungan baris kode yang menunjukan 11 tampilan yang mewakili estimasi baris kode pada website ini. Untuk perhitugan baris kode dapat dilihat seperti gambar dibawah ini, dan hasil menunjukkan bahwa jumlah baris kode pada
website Unit Layanan Pengadaan Surabaya memiliki
Gambar Lampira A - 2. 4 Perhitungan Baris Kode
Untuk perhitungan baris kode, setiap Bahasa memiliki rumus perhitungan sendiri. Untuk penggunaan Bahasa pemogramman pada Website Unit Layanan Pengadaan Surabaya adalah HTML. Untuk mendapatkan jumlah estimasi SLOC, dibutuhkan estimasi jumlah baris disetiap feature yang ada. Kemudian tentukan Bahasa, dan keluarlah jumlah baris. Untuk mendapatkan jumlah yang ada pada baris kuning, dibutuhkan rumus :
=$E2/VLOOKUP($D2;Backfiring!$A$2:Backfirin g!$B$9;2;FALSE) yang merupakan perhitungan
otomatis, yaitu untuk HTML memiliki nilai
0,02380957 dan dikalikan dengan estimasi baris yang
sudah dihitung. Jumlah dari keseluruhan SLOC akan dibagi dengan 1000 untuk mendapatkan nilai KLOC.
Sheet Perhitungan nilai Usaha (PM/Person-Month)
Untuk mendapatkan nilai PM (person-month) dibutuhkan pemberian bobot terhadap faktor pernggerak biaya (ada 17 faktor). Bobot diberikan untuk setiap factor dengan cara memberikan level di setiap faktor. Untuk level terdiri dari 0 – 5 level. Dengan level 0 memiliki arti tidak berpengaruh, sedangkan untuk level tertinggi 5 yaitu sangat berpengaruh. Berikut merupakan hasil pemberian bobot terhadap website Unit Layanan Pengadaan Surabaya.
Gambar Lampira A - 2. 5 Perhitungan 17 Faktor Penggerak Biaya
Kesimpulan perhitungan dari ketiga tahap diatas, yaitu dengan nilai Function Point 11646,36 nilai SLOC 73,2380, nilai Person-Month 3,47 dan nilai Man /
Days sejumlah 69,4.
Sheet Perhitungan Distribusi Usaha
Untuk perhitungan distribusi effort merupakan persentase dari setiap unit yang bekerja pada perusahaan. Persentase ditentukan oleh manager dari perusahaan sendiri. Manager yang menentukan bagaimana persentase kinerja dari setiap unit yang ada.
Gambar Lampira A - 2. 7 Perhitungan Distribusi Usaha
Sheet Perhitungan Pembagian Usaha Per-Unit
Selanjutnya adalah melakukan pembagian effort dari setiap unit. Untuk mendapatkan nilai effort dari setiap unit, dilakukan perkalian dari persentase yang sudah diberikan untuk tiap unit yang ada pada sheet sebelumnya, kemudian dengan nilai effort (man –
Gambar Lampira A - 2. 8 Perhitungan Pembagian Usaha Per-Unit
Sheet Perhitungan Gaji dengan Index Tiap Provinsi
Tahap selanjutnya adalah menentukan gaji dari setiap unit. Untuk pemberian gaji dapat diberikan sesuai dengan kinerja dari setiap unit. Dan pemberian gaji ditentukan oleh pemilik dari perusahaan software house tersebut. Untuk Index Provinsi dapat dipilih sesuai dengan tempat perusahaan Software House. Untuk peneliti menggunakan Index Jawa Timur.
Gambar Lampira A - 2. 9 Perhitungan Gaji dengan Index Tiap Provinsi
Berikut merupakan Bobot Index setiap Provinsi :
Sheet Biaya Personil
Langkah selanjutnya adalah menghitung cost unit. Cost unit didapatkan dengan cara mengkalikan biaya per jam dengan waktu jam kerja perhari. Untuk perusahaan software house ini, yaitu dibutuhkan 8 jam kerja. Sehingga biaya perjam dikalikan 8.
Gambar Lampira A - 2. 11 Perhitungan Biaya Personil Kemudian dari setiap unit akan dibagikan lagi per kategori (spesifik pekerjaan yang dikerjakan para pegawai), dan ditentukan setiap pegawai masuk kedalam unit mana, dan dilihat effort dari masing-masing unit yang ada. Kemudian dikalikan dengan gaji per hari, dan akan didapatkan biaya seperti gambar dibawah. (biaya ini bukan untuk gaji keseluruhan dalam 1 bulan, melainkan upah dari 1 website yang dikerjakan). Maka didapatkan lah total biaya personil
Gambar Lampira A - 2. 12 Total Perhitungan Biaya Personil
Sheet Biaya Non Personil
Untuk mendapatkan biaya personil, perusahaan membutuhkan beberapa rincian biaya selama pengerjaan proyek perangkat lunak. Rincian tersebut memiliki ketentuan sendiri dari HPS, yaitu sebagai berikut :
Gambar Lampira A - 2. 13 Perhitungan Biaya Non Personil
Sheet Perhitungan Biaya Pajak (10%)
Hasil pajak didapatkan dengan menjumlahkan biaya personil + biaya non personil dan dikalikan dengan 10%
A – 3 Website Manajemen SDM – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Sheet Pencarian nilai Function Point
Untuk mendapatkan nilai Function Point,
dibutuhkan peritungan CFP dan juga RCAF. Berikut perhitungan dari sheet CFP dan RCAF :
➢ Sheet Perhitungan CFP
Sheet CFP terdiri dari 6 bagian yang harus diisikan. Yang harus isikan adalah nama feature, dan nilai dari setiap komponen yang ada. Untuk perhitungan pertama dilakukan perhitungan CFP pada Website Unit
Layanan Pengadaan Surabaya. Hasil perhitungan CFP adalah sebagai berikut:
Gambar Lampiran A - 3. 1 Perhitungan Crude Function Point
Dengan penentuan nilai pada jumlah tiap baris yang ada pada gambar diatas memiliki rumus :
=SUM(($D3*'FPUnits'!$C$3);($E3*'FPUnits'!$C$4);($ F3*'FPUnits'!$C$5);($G3*'FPUnits'!$C$6);($H3*'FPU nits'!$C$7);($I3*'FPUnits'!$C$8);($J3*'FPUnits'!$C$9) ;($K3*'FPUnits'!$C$10);($L3*'FPUnits'!$C$11);($M3* 'FPUnits'!$C$12);($N3*'FPUnits'!$C$13);($O3*'FPUni ts'!$C$14);($P3*'FPUnits'!$C$15);($Q3*'FPUnits'!$C$ 16);($R3*'FPUnits'!$C$17))
Rumus diatas merupakan perhitungan dari setiap baris, untuk setiap level memiliki bobot yang berbeda. Sehingga jumlah dari keseluruhan CFP memiliki rumus :
=SUM(S3:S12) total CFP ditentukan dari jumlah
keseluruhan nilai yang ada pada table kuning (pada gambar)
➢ Sheet Perhitungan RCAF
Setelah melakukan perhitungan CFP, langkah selanjutnya adalah melakukan pemberian bobot pada 17 komponen RCAF. Pemberian bobot memiliki range 0 – 5 dimana angka 0 memiliki arti sangat tidak berpengaruh, dan nilai 5 memiliki arti sangat berpengaruh. Berikut merupakan hasil pemberian bobot terhadap Website Unit Layanan Pengadaan
Surabaya. Perhitungan dilakukan pada Excel sebagai berikut :
Gambar Lampiran A - 3. 2 Perhitungan Relative Complexity Adjustment Factor
Untuk perhitungan RCAF memiliki rumus :
=SUM(C2:C15) yang merupakan jumlah dari
keseluruhan bobot 14 karakteristik dari RCAF tersebut. Setelah mendapatkan nilai dari CFP dan RCAF, maka didapatkan nilai Function Point dengan perhitungan sebagai berikut :
Gambar Lampiran A - 3. 3 perhitungan Function Point =CFP!B15*((0,65+0,01)*rcaf!C16)
Yang merupakan perjumlah dari total CFP dan dikalikan dengan 0,65 + 0,01 dan dikalikan dengan total RCAF seperti pada gambar
Sheet Perhitungan Source Line Of Codes (SLOC)
Sheet SLOC memiliki beberapa bagian yang harus diisikan. Yaitu features yang terdapat pada website, sheet language untuk memasukkan jenis Bahasa yang digunakan pada saat pembuatan website, sheet estimated SLOC digunakan untuk memasukan estimasi jumlah baris kode, dan selanjutnya adalah, jumlah perhitungan dari tipe Bahasa dan Baris kode. Selanjutnya jumlah perhitungan di gabungkan dan dibagikan 1000 untuk mendapatkan nilai KLOC. Pada peroses ini website yang dilakukan untuk melakukan perhitungan adalah website Unit Layanan Pengadaan Surabaya. Dengan melakukan perhitungan baris kode yang menunjukan 11 tampilan yang mewakili estimasi baris kode pada website ini. Untuk perhitugan baris kode dapat dilihat seperti gambar dibawah ini, dan hasil menunjukkan bahwa jumlah baris kode pada
website Unit Layanan Pengadaan Surabaya memiliki
Gambar Lampiran A - 3. 4 Perhitungan Baris Kode Untuk perhitungan baris kode, setiap Bahasa memiliki rumus perhitungan sendiri. Untuk penggunaan Bahasa pemogramman pada Website Unit Layanan Pengadaan Surabaya adalah HTML. Untuk mendapatkan jumlah estimasi SLOC, dibutuhkan estimasi jumlah baris disetiap feature yang ada. Kemudian tentukan Bahasa, dan keluarlah jumlah baris. Untuk mendapatkan jumlah yang ada pada baris kuning, dibutuhkan rumus :
=$E2/VLOOKUP($D2;Backfiring!$A$2:Backfirin g!$B$9;2;FALSE) yang merupakan perhitungan
otomatis, yaitu untuk HTML memiliki nilai
0,02380957 dan dikalikan dengan estimasi baris yang
sudah dihitung. Jumlah dari keseluruhan SLOC akan dibagi dengan 1000 untuk mendapatkan nilai KLOC.
Sheet Perhitungan nilai Usaha (PM/Person-Month)
Untuk mendapatkan nilai PM (person-month) dibutuhkan pemberian bobot terhadap faktor pernggerak biaya (ada 17 faktor). Bobot diberikan untuk setiap factor dengan cara memberikan level di setiap faktor. Untuk level terdiri dari 0 – 5 level. Dengan level 0 memiliki arti tidak berpengaruh,
sedangkan untuk level tertinggi 5 yaitu sangat berpengaruh. Berikut merupakan hasil pemberian bobot terhadap website Unit Layanan Pengadaan Surabaya.
Gambar Lampiran A - 3. 5 Perhitungan 17 Faktor Penggerak Biaya
Kesimpulan perhitungan dari ketiga tahap diatas, yaitu dengan nilai Function Point 11646,36 nilai
SLOC 73,2380, nilai Person-Month 3,47 dan nilai Man / Days sejumlah 69,4.
Gambar Lampiran A - 3. 6 Hasil Perhitungan
Sheet Perhitungan Distribusi Usaha
Untuk perhitungan distribusi effort merupakan persentase dari setiap unit yang bekerja pada perusahaan. Persentase ditentukan oleh manager dari perusahaan sendiri. Manager yang menentukan bagaimana persentase kinerja dari setiap unit yang ada.
Gambar Lampiran A - 3. 7 Perhitungan Distribusi Usaha
Sheet Perhitungan Pembagian Usaha Per-Unit
Selanjutnya adalah melakukan pembagian effort dari setiap unit. Untuk mendapatkan nilai effort dari setiap unit, dilakukan perkalian dari persentase yang sudah diberikan untuk tiap unit yang ada pada sheet sebelumnya, kemudian dengan nilai effort (man –
Gambar Lampiran A - 3. 8 Perhitungan Pembagian Usaha Per-Unit
Sheet Perhitungan Gaji dengan Index Tiap Provinsi
Tahap selanjutnya adalah menentukan gaji dari setiap unit. Untuk pemberian gaji dapat diberikan sesuai dengan kinerja dari setiap unit. Dan pemberian gaji ditentukan oleh pemilik dari perusahaan software house tersebut. Untuk Index Provinsi dapat dipilih sesuai dengan tempat perusahaan Software House. Untuk peneliti menggunakan Index Jawa Timur.
Gambar Lampiran A - 3. 9 Perhitungan Gaji dengan Index Tiap Provinsi
Berikut merupakan Bobot Index setiap Provinsi :
Sheet Biaya Personil
Langkah selanjutnya adalah menghitung cost unit. Cost unit didapatkan dengan cara mengkalikan biaya per jam dengan waktu jam kerja perhari. Untuk perusahaan software house ini, yaitu dibutuhkan 8 jam kerja. Sehingga biaya perjam dikalikan 8.
Gambar Lampiran A - 3. 11 Perhitungan Biaya Personil
Kemudian dari setiap unit akan dibagikan lagi per kategori (spesifik pekerjaan yang dikerjakan para pegawai), dan ditentukan setiap pegawai masuk kedalam unit mana, dan dilihat effort dari masing-masing unit yang ada. Kemudian dikalikan dengan gaji per hari, dan akan didapatkan biaya seperti gambar dibawah. (biaya ini bukan untuk gaji keseluruhan dalam 1 bulan, melainkan upah dari 1 website yang dikerjakan). Maka didapatkan lah total biaya personil
Gambar Lampiran A - 3. 12 Total Perhitungan Biaya Personil
Sheet Biaya Non Personil
Untuk mendapatkan biaya personil, perusahaan membutuhkan beberapa rincian biaya selama pengerjaan proyek perangkat lunak. Rincian tersebut memiliki ketentuan sendiri dari HPS, yaitu sebagai berikut :
Gambar Lampiran A - 3. 13 Perhitungan Biaya Non Personil
Sheet Perhitungan Biaya Pajak (10%)
Hasil pajak didapatkan dengan menjumlahkan biaya personil + biaya non personil dan dikalikan dengan 10%
A – 4 Website intensitas bangunan
Sheet Pencarian nilai Function Point
Untuk mendapatkan nilai Function Point,
dibutuhkan peritungan CFP dan juga RCAF. Berikut perhitungan dari sheet CFP dan RCAF :
➢ Sheet Perhitungan CFP
Sheet CFP terdiri dari 6 bagian yang harus diisikan. Yang harus isikan adalah nama feature, dan nilai dari setiap komponen yang ada. Untuk perhitungan pertama dilakukan perhitungan CFP pada Website Unit
Layanan Pengadaan Surabaya. Hasil perhitungan CFP adalah sebagai berikut:
Gambar Lampiran A - 4. 1 Perhitungan Crude Function Point
Dengan penentuan nilai pada jumlah tiap baris yang ada pada gambar diatas memiliki rumus :
=SUM(($D3*'FPUnits'!$C$3);($E3*'FPUnits'!$C$4);($ F3*'FPUnits'!$C$5);($G3*'FPUnits'!$C$6);($H3*'FPU nits'!$C$7);($I3*'FPUnits'!$C$8);($J3*'FPUnits'!$C$9) ;($K3*'FPUnits'!$C$10);($L3*'FPUnits'!$C$11);($M3* 'FPUnits'!$C$12);($N3*'FPUnits'!$C$13);($O3*'FPUni ts'!$C$14);($P3*'FPUnits'!$C$15);($Q3*'FPUnits'!$C$ 16);($R3*'FPUnits'!$C$17))
Rumus diatas merupakan perhitungan dari setiap baris, untuk setiap level memiliki bobot yang berbeda. Sehingga jumlah dari keseluruhan CFP memiliki rumus :
=SUM(S3:S12) total CFP ditentukan dari jumlah
keseluruhan nilai yang ada pada table kuning (pada gambar)
➢ Sheet Perhitungan RCAF
Setelah melakukan perhitungan CFP, langkah selanjutnya adalah melakukan pemberian bobot pada 17 komponen RCAF. Pemberian bobot memiliki range 0 – 5 dimana angka 0 memiliki arti sangat idak berpengaruh, dan nilai 5 memiliki arti sangat berpengaruh. Berikut merupakan hasil pemberian bobot terhadap Website Unit Layanan Pengadaan
Surabaya. Perhitungan dilakukan pada Excel sebagai berikut :
Gambar Lampiran A - 4. 2 Perhitungan Relative Complexity Adjustment Factor
Untuk perhitungan RCAF memiliki rumus :
=SUM(C2:C15) yang merupakan jumlah dari
keseluruhan bobot 14 karakteristik dari RCAF tersebut. Setelah mendapatkan nilai dari CFP dan RCAF, maka didapatkan nilai Function Point dengan perhitungan sebagai berikut :
Gambar Lampiran A - 4. 3 perhitungan Function Point =CFP!B15*((0,65+0,01)*rcaf!C16)
Yang merupakan perjumlah dari total CFP dan dikalikan dengan 0,65 + 0,01 dan dikalikan dengan total RCAF seperti pada gambar
Sheet Perhitungan Source Line Of Codes (SLOC)
Sheet SLOC memiliki beberapa bagian yang harus diisikan. Yaitu features yang terdapat pada website, sheet language untuk memasukkan jenis Bahasa yang digunakan pada saat pembuatan website, sheet estimated SLOC digunakan untuk memasukan estimasi jumlah baris kode, dan selanjutnya adalah, jumlah perhitungan dari tipe Bahasa dan Baris kode. Selanjutnya jumlah perhitungan di gabungkan dan dibagikan 1000 untuk mendapatkan nilai KLOC. Pada peroses ini website yang dilakukan untuk melakukan perhitungan adalah website Unit Layanan Pengadaan Surabaya. Dengan melakukan perhitungan baris kode yang menunjukan 11 tampilan yang mewakili estimasi baris kode pada website ini. Untuk perhitugan baris kode dapat dilihat seperti gambar dibawah ini, dan hasil menunjukkan bahwa jumlah baris kode pada
website Unit Layanan Pengadaan Surabaya memiliki
Gambar Lampiran A - 4. 4 Perhitungan Baris Kode Untuk perhitungan baris kode, setiap Bahasa memiliki rumus perhitungan sendiri. Untuk penggunaan Bahasa pemogramman pada Website Unit Layanan Pengadaan Surabaya adalah HTML. Untuk mendapatkan jumlah estimasi SLOC, dibutuhkan