2) Senat Fakultas.
Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008
3) Unsur Pelaksana akademik antara lain jurusan, laboratorium, bengkel, studio, kelompok dosen.
4) Unsur Pelaksana Administrasi: bagian tata usaha.
Unsur penunjang: ruang baca, kebun percobaan, tambak, taman, ternak, rumah sakit, fasilitas kesehatan lain, dan bentuk penunjang lainnya yang diperlukan Fakultas.
Fakultas adalah pelaksana kegiatan akademik yang meliputi kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Fakultas menyelenggarakan kegiatan akademik dalam suatu lingkup bidang ilmu tertentu. Dalam hal keluasan bidang ilmu, dalam suatu Fakultas, penyelenggaraan kegiatan akademik dapat dilakukan oleh jurusan. Dalam satu Fakultas dapat terdiri dari lebih dari satu Jurusan. Dalam satu Fakultas atau satu Jurusan, dapat menyelenggarakan lebih dari satu Program Studi (Lihat gambar 6 ).
Gambar 7. Struktur Organisasi Fakultas
Untuk menjalankan fungsi akademiknya, Fakultas atau Jurusan memiliki laboratorium atau studio yang merupakan wadah untuk mengembangkan ilmu, kegiatan pengabdian masyarakat serta tempat praktek mahasiswa. Sebagai pelaksana kegiatan, Fakultas atau jurusan merupakan penjamin terselenggaranya kegiatan sesuai dengan standar kerja yang telah ditetapkan oleh universitas.
Untuk ini di dalam Fakultas ada Gugus Jaminan Mutu, dan di Jurusan ada Unit
DEKAN Senat
Fakultas
Pembantu Dekan/Sekretaris Fakultas
GJM Ketua JurusanKetua JurusanKetua Jurusan
Ketua Jurusan Ketua Program Studi
Ketua Jurusan Ketua Laboratorium Ketua Program Studi
Ketua Laboratorium
UJM GJM
Pimpinan Fakultas
Organisasi Fakultas pelaksana akademik
Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008
Jaminan Mutu yang masing‐masing bekerja atas nama Dekan dan Ketua Jurusan untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan akademik.
Ketua Jurusan dan Sekretaris Jurusan adalah Pimpinan Jurusan. Baik Pimpinan fakultas maupun Pimpinan Jurusan dalam menjalankan kegiatan wajib memperhatikan pendapat Senat Fakultas yang merupakan lembaga normatif di tingkat Fakultas. Dalam satu Fakultas terdapat satu atau lebih Pembantu Dekan atau hanya seorang Sekretaris Fakultas tergantung dari kebutuhan.
Laboratorium adalah wadah bagi sekelompok akademisi dalam satu atau lebih disiplin ilmu tertentu untuk menjalankan kegiatan akademik (pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat). Laboratorium dipimpin oleh seorang tenaga akademik yang memiliki kompetensi paling tinggi di dalam komunitas akademik di laboratorium tersekait.
Berikut adalah ketentuan‐ketentuan tentang Pimpinan Fakultas 1) Dekan adalah pemimpin dan penanggung jawab utama Fakultas.
2) Dekan mempunyai tugas mengatur penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan melakukan pembinaan kepada mahasiswa, dosen dan tenaga administrasi Fakultas.
3) Dekan dalam melaksanakan tugasnya berpedoman pada peraturan atau ketentuan yang berlaku.
4) Dalam melaksanakan tugasnya, Dekan dibantu oleh beberapa orang Pembantu Dekan.
5) Dekan dan Pembantu Dekan diangkat dan diberhentikan oleh Rektor melalui pertimbangan Senat Fakultas.
6) Masa jabatan Dekan dan Pembantu Dekan adalah 4 (empat) tahun, dan dapat diangkat kembali dengan ketentuan tidak boleh lebih dari dua kali masa jabatan berturut‐turut.
Berikut adalah ketentuan‐ketentuan tentang Senat Fakultas
1) Senat Fakultas merupakan badan normatif tertinggi di Fakultas.
2) Keanggotaan Senat Fakultas terdiri atas dosen biasa dengan jabatan guru besar, pimpinan Fakultas, Ketua Jurusan dan 10 (sepuluh) orang wakil Dosen.
3) Keanggotaan Senat Fakultas diangkat dan diberhentikan oleh Rektor atas usulan Dekan selaku Ketua Senat.
4) Ketua Senat Fakultas adalah Dekan dan didampingi oleh seorang Sekretaris yang dipilih dari para anggota Senat Fakultas.
5) Dalam melaksanakan tugasnya, Senat Fakultas dapat membentuk komisi‐
komisi yang beranggotakan anggota Senat Fakultas.
6) Tata cara pengambilan keputusan dalam Rapat Senat diatur dalam tata tertib Rapat Senat Fakultas.
7) Senat Fakultas mempunyai tugas pokok:
Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008
Merumuskan baku mutu pendidikan, kebijakan akademik dan pengembangan Fakultas;
Merumuskan kebijakan penilaian prestasi akademik, kecakapan dan kepribadian sivitas akademika;
Merumuskan norma, etika dan tolok ukur penyelenggaraan Fakultas;
Menilai pertanggungjawaban dan pelaksanaan kebijakan yang telah ditetapkan oleh Dekan;
Memberikan pertimbangan atas dosen yang dicalonkan memangku jabatan fungsional akademik lebih tinggi;
Mengusulkan pemberian gelar doktor kehormatan bagi seseorang yang memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan atau ketentuan yang berlaku;
Memberikan pertimbangan dan persetujuan rencana anggaran pendapatan dan belanja Fakultas yang diajukan oleh Dekan.
Memilih dan memberikan pertimbangan atas Dosen yang diusulkan mendapat tugas tambahan sebagai Dekan,
Memberikan pertimbangan untuk Dosen yang diangkat sebagai
Pembantu Dekan, Ketua Jurusan/Bagian dan Sekretaris Jurusan/Bagian;
Tata cara pertimbangan Senat Fakultas dalam hal pengangkatan dan pemberhentian Dekan, Pembantu Dekan, Ketua dan Sekretaris
Jurusan/Bagian serta pengusulan kenaikan jabatan fungsional akademik diatur dalam Peraturan Senat Universitas.
Berikut adalah ketentuan‐ketentuan tentang Jurusan/Bagian:
1) Jurusan atau Bagian merupakan unit pelaksana akademik yang melaksanakan pendidikan akademik pada program sarjana dan program pascasarjana pendidikan profesi, atau pendidikan vokasional.
2) Jurusan atau Bagian dipimpin oleh seorang Ketua dan didampingi seorang Sekretaris yang diangkat dan diberhentikan oleh Rektor atas usul Dekan, serta bertanggung jawab langsung kepada Dekan.
3) Ketua Jurusan/Bagian mengkoordinasikan semua program studi terkait untuk menjamin baku mutu pendidikan.
4) Jurusan atau Bagian dalam melaksanakan tugasnya membentuk bengkel, laboratorium/studio, program studi akademik, profesi dan vokasional, serta bentuk lain yang dianggap perlu untuk menyelenggarakan pendidikan oleh Fakultas.
5) Tata cara pembentukan bengkel, laboratorium/studio, program studi reguler dan ekstensi, serta bentuk‐bentuk lain yang dianggap perlu seperti dimaksud pada Ayat (4) dalam pasal ini diatur melalui keputusan Rektor.
Berikut adalah ketentuan‐ketentuan tentang Program Studi:
Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008
1) Program Studi merupakan penyelenggaraan program‐program pendidikan tinggi yang diselenggarakan atas dasar suatu kurikulum.
2) Program‐program pendidikan tinggi berupa: program studi diploma, sarjana dan pascasarjana serta profesi, dapat diselenggarakan di Fakultas/Jurusan yang memenuhi syarat.
Berikut adalah ketentuan‐ketentuan tentang Laboratorium/Studio:
1) Laboratorium atau studio adalah wadah bagi sivitas akademika melakukan pengembangan ilmu melalui penelitian dan melakukan praktik belajar.
2) Laboratorium atau studio dipimpin oleh seorang ketua laboratorium/studio yang ditunjuk atas dasar kompetensi bidang ilmunya serta kemampuannya melakukan pengembangan ilmu.
3) Tugas seorang ketua laboratorium atau studio adalah melakukan pengelolaan laboratorium atau studio, melakukan koordinasi serta memimpin pengembangan ilmu pada bidang kajian tertentu melalui kegiatan penelitian.
4) Laboratorium beranggotakan kelompok dosen.
5) Dalam satu laboratorium dapat dibentuk lebih dari satu kelompok dosen.
6) Laboratorium didukung oleh tenaga penunjang akademik yang terdiri dari peneliti, teknisi, laboran, dan tenaga administrasi.
Berikut adalah ketentuan‐ketentuan tentang Kelompok Dosen:
1) Kelompok Dosen adalah sekelompok Dosen yang mempunyai kompetensi pada bidang ilmu/kajian tertentu di dalam satu laboratorium/studio/Jurusan/
Fakultas.
2) Kelompok Dosen dipimpin oleh seorang ketua kelompok yang bertugas melakukan koordinasi dan memimpin aktivitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Standar Kompetensi
1) Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
2) Berusia maksimal 61 tahun pada saat dicalonkan;
3) Berpendidikan minimal Strata Tiga (S3);
4) Memiliki kepangkatan akademik serendah‐rendahnya Lektor;
5) Bersedia dicalonkan, dan mencalonkan diri menjadi Dekan secara tertulis;
6) Memiliki wawasan kependidikan, komitmen pada kualitas tinggi lulusan dan hasil penelitian dan pengabdian masyarakat, kemampuan manajerial yang efektif, dan integritas akademik maupun pribadi;
7) Memiliki visi, misi dan program yang jelas dan dapat diterapkan, diantaranya meliputi :
Peningkatan mutu hasil Tri Dharma Perguruan Tinggi di Fakultas selama periode kepemimpinannya kedepan;
Peningkatan kualitas, kreativitas, prestasi, dan akhlak mulia sivitas akademika;
Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008
Pelaksanaan program yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
b) Direktur Program Pascasarjana
1) Program Pascasarjana berfungsi mengkoordinasikan administrasi pendidikan semua program studi Pascasarjana.
2) Program Pascasarjana berfungsi untuk menjamin baku mutu pendidikan.
3) Penyelenggaraan Program Pascasarjana dapat dilaksanakan pada Jurusan yang memenuhi syarat.
4) Program Pascasarjana yang bersifat lintas jurusan dapat berada di bawah Fakultas yang memiliki sumber daya terbanyak yang digunakan dalam penyelenggaraannya.
5) Program Pascasarjana dipimpin oleh seorang Direktur.
6) Direktur Pascasarjana diangkat dan diberhentikan oleh Rektor untuk masa jabatan 4 (empat) tahun dan dapat diangkat kembali untuk sebanyak‐
banyaknya dua kali masa jabatan.
Standar Kompetensi
1) Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
2) Berusia maksimal 61 tahun pada saat dicalonkan;
3) Berpendidikan minimal Strata Tiga (S3);
4) Memiliki kepangkatan akademik serendah‐rendahnya Lektor;
5) Bersedia dicalonkan, dan mencalonkan diri menjadi Dekan secara tertulis;
6) Memiliki wawasan kependidikan, komitmen pada kualitas tinggi lulusan dan hasil penelitian dan pengabdian masyarakat, kemampuan manajerial yang efektif, dan integritas akademik maupun pribadi;
7) Memiliki visi, misi dan program yang jelas dan dapat diterapkan, diantaranya meliputi :
• Peningkatan mutu hasil Tri Dharma Perguruan Tinggi di Fakultas selama periode kepemimpinannya kedepan;
• Peningkatan kualitas, kreativitas, prestasi, dan akhlak mulia sivitas akademika;
• Pelaksanaan program yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
5. Lembaga
Lembaga terdiri atas:
(a) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) dan (b) Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan (LP3)
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat terdiri atas 2 (dua) bidang:
Bidang Penelitian dan Bidang Pengabdian kepada Masyarakat.
Lembaga merupakan unsur pelaksana akademis di Universitas yang bertugas melakukan koordinasi, memantau, dan menilai pelaksanaan kegiatan Tri Dharma
Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008
perguruan tinggi yang dilaksanakan oleh pusat‐pusat pengkajian, penelitian, dan atau pusat pelayanan serta ikut serta mengusahakan dan mengendalikan administrasi sumber daya yang diperlukan.
Lembaga dapat membentuk pusat‐pusat kajian secara fungsional sesuai dengan kebutuhan.
Lembaga dipimpin oleh seorang Kepala dan dibantu oleh seorang Sekretaris.
Direktur Lembaga diangkat dan diberhentikan oleh Rektor berdasarkan atas pertimbangan Senat Universitas.
Sekretaris, Ketua Bidang, dan Kepala Pusat diangkat dan diberhentikan oleh Rektor atas usul Direktur Lembaga.
Pimpinan lembaga diangkat untuk masa 4 (empat) tahun dan dapat diangkat kembali untuk sebanyak‐banyaknya 2 (dua) kali masa jabatan.
Standar Kompetensi
1) Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
2) Berusia maksimal 61 tahun;
3) Berpendidikan minimal strata tiga (S‐3);
4) Memiliki rekam jejak kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang memadai untuk dipandang mampu menjalankan pembinaan dan pengambilan kebijakan di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat 5) Memiliki kemampuan manajerial di bidang Sumber Daya Manusia 6) Menduduki jabatan fungsional serendah‐rendahnya Lektor Kepala.
6. Unsur Pelak sana A dminis tr as i