• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pimpinan Fakultas: Dekan dan Pembantu Dekan

Dalam dokumen KATA PENGANTAR Kata Pengantar dari Rektor (Halaman 29-35)

2) Senat Fakultas. 

Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008

3) Unsur Pelaksana akademik antara lain jurusan, laboratorium, bengkel, studio,  kelompok dosen. 

4) Unsur Pelaksana Administrasi: bagian tata usaha.  

Unsur  penunjang:  ruang  baca,  kebun  percobaan,  tambak,  taman,  ternak,  rumah  sakit,  fasilitas  kesehatan  lain,  dan  bentuk  penunjang  lainnya  yang  diperlukan  Fakultas. 

Fakultas adalah pelaksana kegiatan akademik yang meliputi kegiatan pendidikan,  penelitian  dan  pengabdian  masyarakat.  Fakultas  menyelenggarakan  kegiatan  akademik  dalam  suatu  lingkup  bidang  ilmu  tertentu.  Dalam  hal  keluasan  bidang  ilmu, dalam suatu Fakultas, penyelenggaraan kegiatan akademik dapat dilakukan  oleh jurusan. Dalam satu Fakultas dapat terdiri dari lebih dari satu Jurusan. Dalam  satu Fakultas atau satu Jurusan, dapat menyelenggarakan lebih dari satu Program  Studi (Lihat gambar 6 ). 

  Gambar 7.  Struktur Organisasi Fakultas 

 

Untuk  menjalankan  fungsi  akademiknya,  Fakultas  atau  Jurusan  memiliki  laboratorium  atau  studio  yang  merupakan  wadah  untuk  mengembangkan  ilmu,  kegiatan  pengabdian  masyarakat  serta  tempat  praktek  mahasiswa.  Sebagai  pelaksana kegiatan, Fakultas atau jurusan merupakan penjamin terselenggaranya  kegiatan  sesuai  dengan  standar  kerja  yang  telah  ditetapkan  oleh  universitas. 

Untuk  ini  di  dalam  Fakultas  ada  Gugus  Jaminan  Mutu,  dan  di  Jurusan  ada  Unit 

DEKAN Senat 

Fakultas

Pembantu Dekan/Sekretaris  Fakultas

GJM Ketua JurusanKetua JurusanKetua Jurusan

Ketua Jurusan Ketua Program Studi

Ketua Jurusan Ketua Laboratorium Ketua Program Studi

Ketua Laboratorium

UJM GJM

Pimpinan Fakultas

Organisasi Fakultas  pelaksana akademik

Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008

Jaminan  Mutu  yang  masing‐masing  bekerja  atas  nama  Dekan dan  Ketua Jurusan  untuk  melakukan  monitoring  dan  evaluasi  terhadap  pelaksanaan  kegiatan  akademik. 

Ketua  Jurusan  dan  Sekretaris  Jurusan  adalah  Pimpinan  Jurusan.  Baik  Pimpinan  fakultas  maupun  Pimpinan  Jurusan  dalam  menjalankan  kegiatan  wajib  memperhatikan  pendapat  Senat  Fakultas  yang  merupakan  lembaga  normatif  di  tingkat  Fakultas.  Dalam  satu  Fakultas  terdapat  satu  atau  lebih  Pembantu  Dekan  atau hanya seorang Sekretaris Fakultas tergantung dari kebutuhan.  

Laboratorium  adalah  wadah  bagi  sekelompok  akademisi  dalam  satu  atau  lebih  disiplin  ilmu  tertentu  untuk  menjalankan  kegiatan  akademik  (pendidikan,  penelitian  dan  pengabdian  masyarakat).  Laboratorium  dipimpin  oleh  seorang  tenaga  akademik  yang  memiliki  kompetensi  paling  tinggi  di  dalam  komunitas  akademik di laboratorium tersekait.  

Berikut adalah ketentuan‐ketentuan tentang Pimpinan Fakultas  1) Dekan adalah pemimpin dan penanggung jawab utama Fakultas. 

2) Dekan  mempunyai  tugas  mengatur  penyelenggaraan pendidikan,  penelitian,  pengabdian  kepada  masyarakat,  dan  melakukan  pembinaan  kepada  mahasiswa, dosen dan tenaga administrasi Fakultas. 

3) Dekan  dalam  melaksanakan  tugasnya  berpedoman  pada  peraturan  atau  ketentuan yang berlaku. 

4) Dalam  melaksanakan  tugasnya,  Dekan  dibantu  oleh  beberapa  orang  Pembantu Dekan. 

5) Dekan dan Pembantu Dekan diangkat dan diberhentikan oleh Rektor melalui  pertimbangan Senat Fakultas. 

6) Masa jabatan Dekan dan Pembantu Dekan adalah 4 (empat) tahun, dan dapat  diangkat  kembali  dengan  ketentuan  tidak  boleh  lebih  dari  dua  kali  masa  jabatan berturut‐turut. 

Berikut adalah ketentuan‐ketentuan tentang Senat Fakultas 

1) Senat Fakultas merupakan badan normatif tertinggi di Fakultas. 

2) Keanggotaan  Senat  Fakultas  terdiri  atas  dosen  biasa  dengan  jabatan  guru  besar, pimpinan Fakultas, Ketua Jurusan dan 10 (sepuluh) orang wakil Dosen. 

3) Keanggotaan  Senat  Fakultas  diangkat  dan  diberhentikan  oleh  Rektor  atas  usulan Dekan selaku Ketua Senat. 

4) Ketua  Senat  Fakultas  adalah  Dekan  dan  didampingi  oleh  seorang  Sekretaris  yang dipilih dari para anggota Senat Fakultas. 

5) Dalam  melaksanakan  tugasnya,  Senat  Fakultas  dapat  membentuk  komisi‐

komisi yang beranggotakan anggota Senat Fakultas. 

6) Tata cara pengambilan keputusan dalam Rapat Senat diatur dalam tata tertib  Rapat Senat Fakultas. 

7) Senat Fakultas mempunyai tugas pokok: 

Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008

ƒ Merumuskan baku mutu pendidikan, kebijakan akademik dan  pengembangan Fakultas;  

ƒ Merumuskan kebijakan penilaian prestasi akademik, kecakapan dan  kepribadian sivitas akademika;  

ƒ Merumuskan norma, etika dan tolok ukur penyelenggaraan Fakultas;  

ƒ Menilai pertanggungjawaban dan pelaksanaan kebijakan yang telah  ditetapkan oleh Dekan;  

ƒ Memberikan pertimbangan atas dosen yang dicalonkan memangku  jabatan fungsional akademik lebih tinggi;  

ƒ Mengusulkan pemberian gelar doktor kehormatan bagi seseorang yang  memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan atau ketentuan yang  berlaku; 

ƒ Memberikan pertimbangan dan persetujuan rencana anggaran  pendapatan dan belanja Fakultas yang diajukan oleh Dekan. 

ƒ Memilih dan memberikan pertimbangan atas Dosen yang diusulkan  mendapat tugas tambahan sebagai Dekan,  

ƒ Memberikan pertimbangan untuk Dosen yang diangkat sebagai 

Pembantu Dekan, Ketua Jurusan/Bagian dan Sekretaris Jurusan/Bagian;  

ƒ Tata cara pertimbangan Senat Fakultas dalam hal pengangkatan dan  pemberhentian Dekan, Pembantu Dekan, Ketua dan Sekretaris 

Jurusan/Bagian serta pengusulan kenaikan jabatan fungsional akademik  diatur dalam Peraturan Senat Universitas. 

Berikut adalah ketentuan‐ketentuan tentang Jurusan/Bagian: 

1) Jurusan atau Bagian merupakan unit pelaksana akademik yang melaksanakan  pendidikan  akademik  pada  program  sarjana  dan  program  pascasarjana  pendidikan profesi, atau pendidikan vokasional. 

2) Jurusan  atau  Bagian  dipimpin  oleh  seorang  Ketua  dan  didampingi  seorang  Sekretaris  yang  diangkat  dan  diberhentikan  oleh  Rektor  atas  usul  Dekan,  serta bertanggung jawab langsung kepada Dekan. 

3) Ketua Jurusan/Bagian mengkoordinasikan semua program studi terkait untuk  menjamin baku mutu pendidikan. 

4) Jurusan  atau  Bagian  dalam  melaksanakan  tugasnya  membentuk  bengkel,  laboratorium/studio,  program  studi  akademik,  profesi  dan  vokasional,  serta  bentuk  lain  yang  dianggap  perlu  untuk  menyelenggarakan  pendidikan  oleh  Fakultas. 

5) Tata cara pembentukan bengkel, laboratorium/studio, program studi reguler  dan ekstensi, serta bentuk‐bentuk lain yang dianggap perlu seperti dimaksud  pada Ayat (4) dalam pasal ini diatur melalui keputusan Rektor. 

Berikut adalah ketentuan‐ketentuan tentang Program Studi: 

Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008

1) Program  Studi  merupakan  penyelenggaraan  program‐program  pendidikan  tinggi yang diselenggarakan atas dasar suatu kurikulum. 

2) Program‐program  pendidikan  tinggi  berupa:  program  studi  diploma,  sarjana  dan  pascasarjana  serta  profesi,  dapat  diselenggarakan  di  Fakultas/Jurusan  yang memenuhi syarat. 

Berikut adalah ketentuan‐ketentuan tentang Laboratorium/Studio: 

1) Laboratorium  atau  studio  adalah  wadah  bagi  sivitas  akademika  melakukan  pengembangan ilmu melalui penelitian dan melakukan praktik belajar. 

2) Laboratorium  atau  studio  dipimpin  oleh  seorang  ketua  laboratorium/studio  yang  ditunjuk  atas  dasar  kompetensi  bidang  ilmunya  serta  kemampuannya  melakukan pengembangan ilmu. 

3) Tugas seorang ketua laboratorium atau studio adalah melakukan pengelolaan  laboratorium  atau  studio,  melakukan  koordinasi  serta  memimpin  pengembangan ilmu pada bidang kajian tertentu melalui kegiatan penelitian. 

4) Laboratorium beranggotakan kelompok dosen. 

5) Dalam satu laboratorium dapat dibentuk lebih dari satu kelompok dosen. 

6) Laboratorium  didukung  oleh  tenaga  penunjang  akademik  yang  terdiri  dari  peneliti, teknisi, laboran, dan tenaga administrasi. 

Berikut adalah ketentuan‐ketentuan tentang Kelompok Dosen: 

1) Kelompok  Dosen  adalah  sekelompok  Dosen  yang  mempunyai  kompetensi  pada bidang ilmu/kajian tertentu di dalam satu laboratorium/studio/Jurusan/ 

Fakultas. 

2) Kelompok  Dosen  dipimpin  oleh  seorang  ketua  kelompok  yang  bertugas  melakukan  koordinasi  dan  memimpin  aktivitas  pendidikan,  penelitian,  dan  pengabdian kepada masyarakat. 

Standar Kompetensi 

1) Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa; 

2) Berusia maksimal 61 tahun pada saat dicalonkan; 

3) Berpendidikan minimal Strata Tiga (S3); 

4) Memiliki kepangkatan akademik serendah‐rendahnya Lektor; 

5) Bersedia dicalonkan, dan mencalonkan diri menjadi Dekan secara tertulis; 

6) Memiliki  wawasan  kependidikan,  komitmen pada  kualitas  tinggi  lulusan  dan  hasil  penelitian  dan  pengabdian  masyarakat,  kemampuan  manajerial  yang  efektif, dan integritas akademik maupun pribadi; 

7) Memiliki visi, misi dan program yang jelas dan dapat diterapkan, diantaranya  meliputi : 

ƒ Peningkatan  mutu hasil  Tri  Dharma  Perguruan Tinggi  di  Fakultas  selama  periode kepemimpinannya kedepan; 

ƒ Peningkatan  kualitas,  kreativitas,  prestasi,  dan  akhlak  mulia  sivitas  akademika; 

Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008

ƒ Pelaksanaan program yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. 

b) Direktur Program Pascasarjana 

1) Program  Pascasarjana berfungsi  mengkoordinasikan  administrasi  pendidikan  semua program studi Pascasarjana. 

2) Program Pascasarjana berfungsi untuk menjamin baku mutu pendidikan. 

3) Penyelenggaraan  Program  Pascasarjana  dapat  dilaksanakan  pada  Jurusan  yang memenuhi syarat. 

4) Program  Pascasarjana  yang  bersifat  lintas  jurusan  dapat  berada  di  bawah  Fakultas  yang  memiliki  sumber  daya  terbanyak  yang  digunakan  dalam  penyelenggaraannya. 

5) Program Pascasarjana dipimpin oleh seorang Direktur. 

6) Direktur  Pascasarjana  diangkat  dan  diberhentikan  oleh  Rektor  untuk  masa  jabatan  4  (empat)  tahun  dan  dapat  diangkat  kembali  untuk  sebanyak‐

banyaknya dua kali masa jabatan. 

Standar Kompetensi 

1) Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa; 

2) Berusia maksimal 61 tahun pada saat dicalonkan; 

3) Berpendidikan minimal Strata Tiga (S3); 

4) Memiliki kepangkatan akademik serendah‐rendahnya Lektor; 

5) Bersedia dicalonkan, dan mencalonkan diri menjadi Dekan secara tertulis; 

6) Memiliki  wawasan  kependidikan,  komitmen pada  kualitas  tinggi  lulusan  dan  hasil  penelitian  dan  pengabdian  masyarakat,  kemampuan  manajerial  yang  efektif, dan integritas akademik maupun pribadi; 

7) Memiliki visi, misi dan program yang jelas dan dapat diterapkan, diantaranya  meliputi : 

Peningkatan mutu hasil Tri Dharma Perguruan Tinggi di Fakultas selama  periode kepemimpinannya kedepan; 

Peningkatan  kualitas,  kreativitas,  prestasi,  dan  akhlak  mulia  sivitas  akademika; 

Pelaksanaan program yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. 

5. Lembaga 

Lembaga terdiri atas: 

(a) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) dan   (b) Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan (LP3) 

Lembaga  Penelitian  dan  Pengabdian  kepada  Masyarakat  terdiri  atas  2  (dua)  bidang: 

Bidang Penelitian dan Bidang Pengabdian kepada Masyarakat. 

Lembaga  merupakan  unsur  pelaksana  akademis  di  Universitas  yang  bertugas  melakukan  koordinasi,  memantau,  dan  menilai  pelaksanaan  kegiatan  Tri  Dharma 

Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008

perguruan tinggi yang dilaksanakan oleh pusat‐pusat pengkajian, penelitian, dan atau  pusat  pelayanan  serta  ikut  serta  mengusahakan  dan  mengendalikan  administrasi  sumber daya yang diperlukan. 

Lembaga  dapat  membentuk  pusat‐pusat  kajian  secara  fungsional  sesuai  dengan  kebutuhan. 

Lembaga dipimpin oleh seorang Kepala dan dibantu oleh seorang Sekretaris. 

Direktur  Lembaga  diangkat  dan  diberhentikan  oleh  Rektor  berdasarkan  atas  pertimbangan Senat Universitas. 

Sekretaris,  Ketua  Bidang,  dan  Kepala  Pusat  diangkat  dan  diberhentikan  oleh  Rektor  atas usul Direktur Lembaga. 

Pimpinan lembaga diangkat untuk masa 4 (empat) tahun dan dapat diangkat kembali  untuk sebanyak‐banyaknya 2 (dua) kali masa jabatan. 

Standar Kompetensi 

1) Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa; 

2) Berusia maksimal 61 tahun; 

3) Berpendidikan minimal strata tiga (S‐3); 

4) Memiliki  rekam  jejak  kegiatan  penelitian  dan  pengabdian  masyarakat  yang  memadai  untuk  dipandang  mampu  menjalankan  pembinaan  dan  pengambilan kebijakan di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat  5) Memiliki kemampuan manajerial di bidang Sumber Daya Manusia  6) Menduduki jabatan fungsional serendah‐rendahnya Lektor Kepala. 

 

6. Unsur  Pelak sana A dminis tr as i 

Dalam dokumen KATA PENGANTAR Kata Pengantar dari Rektor (Halaman 29-35)