PADA LINGKUNGAN
DAN KESEHATAN
Bab 4
Polusi dan Dampaknya pada
Lingkungan dan Kesehatan
A. Pengantar
Pembelajaran pada topik “Polusi dan Dampaknya terhadap Lingkungan dan Kesehatan” secara esensial membelajarkan siswa pada polusi atau pencemaran agar dapat menjelaskan definisi dari polusi, menjelaskan defnisi polutan, menjelaskan polusi air, polusi tanah dan polusi udara, memberikan contoh pencemaran dan sumber pencemarnya, menjelaskan dampak polusi udara, air dan tanah terhadap kesehatan manusia dan lingkungan, menjelaskan upaya manusia dalam mengatasi pencemaran.
Model pembelajaran yang dapat digunakan ialah model pembelajaran Direct Instruction, Cooperative Learning, Discovery
Inquiry, Problem Based Learning, dan Project Based Learning
dimana siswa diberi pengantar untuk memotivasi siswa belajar. Selanjutnya, siswa diarahkan untuk melaksanakan pembelajaran dengan melakukan berbagai aktivitas seperti observasi, eksperimen, analisis dan diskusi, serta presentasi yang disampaikan oleh Bapak/Ibu guru.
Selama proses pembelajaran diharapkan Bapak/Ibu guru dapat mendorong sikap ilmiah siswa untuk mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang lingkungan hidup, serta menerapkan sikap teliti, tekun, jujur disiplin, dan tanggung jawab dalam melakukan pengamatan/ percobaan serta dalam mewujudkan aktivitas sehari-hari. Bapak/Ibu guru dapat menggunakan fitur kolom “Ayo kita Lakukan”, “Tugas Proyek”, dan “Ide-ide Penerapan” untuk mendorong sikap ilmiah siswa dalam pembelajaran di kelas. Bapak/Ibu guru juga dapat menggunakan fitur kolom “Info penting” dan “keterampilan berpikir” untuk memotivasi siswa dalam belajar serta motivasi untuk berperilaku ilmiah dalam kehidupan sehari-hari.
B. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar
Tabel 4.1. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar
C. Pembelajaran pada Topik Polusi dan Dampaknya pada Lingkungan dan Kesehatan
1. Alokasi Waktu dan Subtopik
Pembelajaran dan penilaian materi polusi memerlukan 24 jam pelajaran atau 12x tatap muka dan 2 JP untuk tes (dengan asumsi 2 jam pelajaran/JP per minggu. Pengorganisasian JP tersebut ialah sebagai berikut:
Tabel 4.2. Alokasi Waktu dan Subtopik
Kompetensi Inti Kompetensi Dasar
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian nyata dalam kehidupan.
3.3. Memahami dampak
polusi terhadap perubahan lingkungan dan kesehatan.
4. Mencoba, mengolah dan menyajikan dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai,
memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung,
menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
4.4. Membuat rangkuman masalah lingkungan yang berkaitan dengan kesehatan yang disebabkan oleh polusi.
Tatap Muka Materi
1-2 • Definisi polusi dan polutan
• Kegiatan pengamatan polusi di lingkungan sekitar (4 JP)
3-4 Pencemaran udara: penyebab dan dampak terhadap kesehatan dan lingkungan (4 JP)
2. Pertemuan I-II: Polusi dan Polutan (4 JP)
a. Materi untuk Guru
Pertemuan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang polusi dan penyebab polusi (polutan) dan pencemaran udara. Salah satu aktivitas dalam pertemuan ini adalah mengamati kondisi lingkungan dimana siswa diminta untuk mengamati lingkungan rumah, halaman, saluran air dan menentukan bagaimana kondisinya apakah kotor, keruh, jernih dan sebagainya. Siswa diminta untuk mengidentifkasi sumber pencemarnya.
Dengan kegiatan tersebut, diharapkan dapat menumbuhkan sikap teliti, jujur, tekun, disiplin, dan tanggung jawab dalam diri siswa selama melakukan pengamatan. Sikap kagum terhadap keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan merupakan sikap yang dilatihkan dari kegiatan pengamatan tersebut.
b. Pembelajaran
1) Tujuan Pembelajaran
a) Siswa dapat menjelaskan pengertian polusi dan polutan. b) Siswa dapat mengidentifkasi sumber pencemaran
berdasarkan hasil pengamatan.
c) Siswa dapat memberikan contoh pencemaran di lingkungan sekitar.
d) Siswa dapat menganalisis data hasil pengamatan dan mengomunikasikannya di dalam kelas.
Tatap Muka Materi
5-6 Pencemaran air: penyebab dan dampak terhadap kesehatan dan lingkungan
Kegiatan: Ide-ide penerapan (4 JP)
7-9 Pencemaran tanah: penyebab dan dampak terhadap kesehatan dan lingkungan
Kegiatan penyelidikan (Ayo lakukan)
Peran manusia dalam pengelolaan lingkungan: Bioremediasi dan biokonservasi
Kegiatan: Ide-ide penerapan (Tugas mandiri) (6 JP) 10-11 Tugas Proyek (2 JP)
2) Kegiatan Pembelajaran a) Pendahuluan
Untuk memperoleh perhatian dan memotivasi siswa, bertanyalah kepada siswa tentang “Apa yang akan terjadi apabila di lingkungan sekitar kita banyak sampah yang berserakan?”. Galilah berbagai jawaban yang mungkin akan disampaikan oleh siswa, arahkan siswa untuk menjawab ke arah penyelesaian masalah lingkungan. Misalnya: siswa akan menjawab “akan banyak terdapat bibit penyakit yang tersebar dan mengakibatkan wabah”. Arahkan jawaban siswa sampai pada mengatasi masalah sampah, misalnya dengan melakukan daur ulang dan sebagainya.
b) Inti
Setelah berdiskusi dengan siswa berkaitan dengan masalah sampah (pada pendahuluan), bagilah siswa menjadi beberapa kelompok (jumlah kelompok menyesuaikan dengan jumlah siswa). Kemudian bimbinglah siswa untuk melakukan pengamatan pencemaran di lingkungan sekitar secara bekelompok. Kalau dilakukan di sekolah mintalah siswa untuk mengamati halaman sekolah, saluran air/ got, tempat sampah, jalan sekitar sekolah, ruangan kelas dan sebagainya, siswa diminta untuk mencatat segala sesuatu yang ditemukan pada saat pengamatan, misalnya kerapian, kebersihan, perawatan (dapat ditulis dengan bersih, kotor, rapi, kumuh dan lain-lain). Kemudian siswa diminta juga untuk mencatat sumber pencemarnya, misalnya sampah makanan yang dibuang sembarangan, debu, asap dan lain-lain. Mintalah siswa bertanya apabila ada hal yang tidak diketahuinya. Kemudian siswa diminta menuliskan hasil pengamatannya sebagai laporan dan diminta untuk mengomunikasikannya dalam kelas. Doronglah siswa agar berani dan santun dalam menyampaikan hasil diskusi dan pengamatannya.
Ingatkan siswa untuk melakukan pengamatan secara cermat dan bertanggungjawab berdasarkan prosedur yang diberikan. Berikanlah simpulan dari kegiatan tersebut, misalnya: 1) di lingkungan sekolah bagaimana kondisinya, 2) apa yang menyebabkan lingkungan sekolah menjadi kotor, dan sebagainya. Pembelajaran
dilanjutkan dengan meminta siswa membaca bacaan tentang polusi dan polutan. Setelah membaca mintalah siswa menyebutkan kembali polutan yang ada di lingkungan sekolah berdasarkan hasil pengamatan pada kegiatan pertama.
c) Penutup
Bersama siswa, tuliskan kesimpulan dari kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan serta lakukan refeksi untuk kembali mendorong perilaku ilmiah siswa agar diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
3) Alat dan Bahan Pembelajaran
Alat dan bahan yang digunakan untuk kegiatan “mengamati kondisi sekitar” sesuai dengan buku siswa yang dijelaskan pada fitur “Ayo Lakukan”.
4) Sumber Belajar a. Buku siswa
b. Sumber lain yang relevan (Internet) c. Lingkungan sekitar
3. Pertemuan III-IV: Pencemaran Udara (4 JP)
a. Materi untuk Guru
Pertemuan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang pencemaran udara. Salah satu aktivitas dalam pertemuan ini adalah mempelajari pencemaran udara dan mengidentifikasi sumber pencemarnya serta dampaknya bagi kesehatan. Dengan kegiatan tersebut, diharapkan dapat menumbuhkan sikap teliti, tekun, disiplin, dan tanggung jawab dalam diri siswa selama melakukan pengamatan. Sikap kagum terhadap keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan merupakan sikap yang dilatihkan dari kegiatan pengamatan tersebut.
b. Pembelajaran
1) Tujuan Pembelajaran
a) Siswa dapat menjelaskan pengertian pemcemaran udara. b) Siswa dapat menentukan sumber dari pencemaran udara
berdasarkan contoh kondisi lingkungan.
c) Siswa dapat menjelaskan dampak pencemaran udara terhadap lingkungan dan kesehatan.
d) Siswa dapat memberi contoh dampak pencemaran udara terhadap lingkungan dan kesehatan.
2) Kegiatan Pembelajaran a) Pendahuluan
Untuk memperoleh perhatian dan memotivasi siswa, bertanyalah kepada siswa tentang “Apa yang akan terjadi apabila di lingkungan sekitar kita banyak asap baik dari pabrik, kendaraan bermotor, atau kebakaran hutan?”. Galilah berbagai jawaban. Berikan pengantar untuk menarik perhatian dan memotivasi siswa dengan menunjukkan gambar populasi ikan yang mati di perairan. Kemudian mintalah siswa untuk menanyakan atau memberikan pendapat tentang populasi ikan yang mati tersebut.
b) Inti
Siswa diminta untuk membaca buku siswa tentang pencemaran air dan menggaris bawahi kata-kata penting mengenai pencemaran air. Setelah itu bagilah siswa dalam kelas menjadi beberapa kelompok, kemudian mintalah kelompok-kelompok tersebut melakukan pendataan di rumah atau di lingkungan sekolah untuk mengetahui macam limbah, kategori limbah, dan memberikan ide cara pemanfaatannya (proses daur ulang/tanpa daur ulang). Bimbinglah siswa untuk melakukan pengamatan sesuai prosedur yang diberikan dan mencatat seluruh informasi yang diperoleh. Setelah selesai melakukan pengamatan dan diskusi, mintalah setiap kelompok untuk mengomunikasikan hasil pekerjaannya di depan kelas.
c) Penutup
Bersama siswa, buatlah kesimpulan dan lakukan refeksi tentang kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan. 3) Alat, Bahan, dan Media Pembelajaran
Media yang digunakan berupa gambar populasi ikan yang mati. Alat dan bahan yang digunakan dalam pengamatan ialah alat tulis dan buku catatan.
4) Sumber Belajar a. Buku siswa
b. Limbah organik dan an organik yang ada di sekitar c. Sumber lain yang relevan, misalnya internet
4. Pertemuan VII-IX: Pencemaran Tanah, Penyebab dan Dampak terhadap Kesehatan dan Lingkungan; Peranan Manusia di dalam Pengelolaan Lingkungan; Kegiatan Penyelidikan (6 JP)
a. Materi untuk Guru
Pertemuan ini dimaksudkan agar siswa dapat menjelaskan pencemaran tanah, sumber pencemaran tanah, dan dampak terhadap kesehatan dan lingkungan selain itu juga mampu menjelaskan peranan manusia di dalam pengelolaan lingkungan. Peran tersebut dapat berupa bioremediasi dan konservasi.
Bioremediasi: penggunaan mikroba untuk menyelesaikan masalah-masalah lingkungan atau untuk menghilangkan senyawa yang tidak diinginkan dari tanah, lumpur, air tanah atau air permukaan sehingga lingkungan tersebut kembali bersih dan alamiah.
Konservasi: pengelolaan sumber daya alam hayati yang pemanfaatannya dilakukan secara bijaksana untuk menjamin kesinambungan persediaannya dengan tetap memelihara dan meningkatkan kualitas keanekaragaman dan nilainya.
Pada pertemuan ini siswa juga diminta melakukan kegiatan percobaan pengaruh deterjen terhadap perkecambahan biji kacang hijau. Dalam kegiatan tersebut diharapkan siswa dapat belajar mengenai metode ilmiah (mengamati, mengisi data dalam tabel, menganalisis, menyimpulkan dan mengomunikasikan), dan sikap ilmiah.
b. Pembelajaran
1) Tujuan Pembelajaran
a) Siswa dapat mendefinisikan pencemaran tanah.
b) Siswa dapat menjelaskan sumber pencemaran tanah. c) Siswa dapat menjelaskan dampak pencemaran tanah
terhadap kesehatan dan lingkungan.
d) Siswa dapat memberikan contoh dampak pencemaran tanah terhadap kesehatan dan lingkungan.
e) Siswa dapat menjelaskan peranan manusia di dalam pengelolaan lingkungan.
f) Siswa dapat memberikan contoh berbagai bentuk peranan manusia di dalam pengelolaan lingkungan.
g) Siswa dapat melakukan penyelidikan pengaruh deterjen terhadap perkecambahan biji.
pengaruh deterjen terhadap perkecambahan biji. 2) Kegiatan Pembelajaran
a) Pendahuluan
Berikan pengantar untuk memotivasi siswa dengan bertanya “Berdasarkan pengamatan dari kegiatan yang lalu berasal dari manakah sumber pencemaran tanah?”. Galilah berbagai jawaban yang muncul dari siswa dan arahkan jawaban-jawaban tersebut pada definisi pencemaran tanah dan dampak yang ditimbulkan terutama pada lahan pertanian.
b) Inti
Setelah siswa mengetahui pengertian dari pencemaran tanah dan berbagai penyebabnya, maka lakukan tanya jawab dengan siswa mengenai dampak pencemaran tanah terhadap lingkungan, kesehatan dan organisme lain khususnya tumbuhan. Pembelajaran berikutnya adalah melakukan kegiatan penyelidikan. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok. Siapkanlah alat dan bahan yang diperlukan. Bila perlu larutan deterjen dengan 6 konsentrasi sudah disiapkan oleh guru. Mintalah kelompok-kelompok tersebut melakukan penyelidikan mengenai pengaruh deterjen terhadap perkecambahan biji kacang hijau. Dalam kegiatan tersebut diharapkan siswa dapat belajar mengenai metode ilmiah (mengamati, mengisi data dalam tabel, menganalisis, menyimpulkan dan mengomunikasikan), dan sikap ilmiah. Pada kegiatan penyelidikan siswa dibimbing untuk dapat:
• Merumuskan masalah: Apakah ada pengaruh deterjen dengan berbagai konsentrasi/kadar terhadap perkecambahan biji kacang hijau?
• Merumuskan hipotesis: 1) ada pengaruh deterjen dengan berbagai konsentrasi/kadar terhadap perkecambahan biji kacang hijau, atau 2) semakin tinggi kadar deterjen maka semakin terhambat perkecambahan biji kacang hijau.
• Melakukan percobaan: menimbang bahan, mengukur dan membuat larutan, menghitung, melakukan kegiatan perendaman dan perkecambahan. Setelah itu siswa diminta menutup gelas mineral yang berisi biji kacang hijau dan berbagai kadar larutan deterjen, dan diletakkan di ruang kelas atau di laboratorium. Siswa diminta mengamati perkecambahan biji setiap hari selama dua hari. • Mengamati: Biji yang berkecambah adalah jika muncul
calon akar (radikula) sepanjang 2 mm. Siswa diminta mengamati selama 24 jam dan 48 jam, dan diminta menuliskan jumlah biji yang berkecambah pada tabel. Selain itu siswa diminta mengukur panjang akar kecambah dengan mistar dan menuliskan hasilnya pada tabel. Pengamatan oleh siswa dengan bimbingan dari guru.
• Mengisi data dalam tabel: Jumlah biji yang berkecambah dan hasil pengukuran akar kecambah dituliskan dalam tabel.
• Menganalisis: Hasil pengamatan seharusnya menunjukkan 1) Biji kacang hijau yang berkecambah terbanyak terdapat pada kontrol dan perlakuan kadar deterjen yang paling rendah yaitu 3,10%, 2) Semakin besar kadar deterjen maka semakin sedikit biji yang berkecambah, 3) Panjang akar kecambah yang terpanjang terdapat pada kontrol atau deterjen 3,10% dan yang terpendek terdapat pada kadar deterjen 100%, dan 4) Biji kacang hijau yang mati bisa terdapat pada kadar deterjen 50% dan 100%.
• Menyimpulkan: Simpulan harus menjawab rumusan masalah yaitu: 1) Ada pengaruh deterjen dengan berbagai konsentrasi/kadar terhadap perkecambahan biji kacang hijau, atau 2) Semakin tinggi kadar deterjen maka semakin terhambat perkecambahan biji kacang hijau.
• Mengomunikasikan: Siswa diminta untuk membuat laporan kegiatan dan mengomunikasikan hasil pekerjaannya di depan kelas.
Pembelajaran dilanjutkan dengan presentasi guru mengenai peranan manusia di dalam pengelolaan lingkungan (bioremediasi dan biokonservasi), kemudian mintalah siswa untuk memberikan contoh tindakan yang mencerminkan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan. Berilah poin untuk siswa yang berani menjawab dan berilah poin yang lebih tinggi bagi siswa yang berani menjawab dengan jawaban yang benar. Hal tersebut dimaksudkan untuk mendorong siswa memiliki sikap berani dan santun dalam berpendapat.
c) Penutup
Buatlah kesimpulan bersama siswa serta refleksikan mengenai segala sesuatu yang terjadi selama pembelajaran. Mintalah siswa mengerjakan tugas mandiri seperti yang tercantum pada uji pengetahuan dan keterampilan berpikir, serta tugas mandiri untuk membuat desain pemanfaatan limbah menjadi barang yang bernilai guna dan bernilai jual.
3) Alat, Bahan, dan Media Pembelajaran
Media yang digunakan dalam pertemuan ini berupa gambar mengenai pencemaran tanah. Alat dan bahan yang digunakan adalah alat dan bahan untuk praktikum pengaruh deterjen terhadap perkecambahan.
4) Sumber Belajar a. Buku siswa
b. Sumber lain yang relevan, misalnya internet
5. Pertemuan 10-11: Tugas Proyek dan Evaluasi (4 JP)
a. Materi untuk Guru
Pertemuan ini dimaksudkan untuk membimbing siswa melakukan tugas proyek dalam membuat rangkuman mengenai masalah lingkungan yang berkaitan dengan kesehatan yang disebabkan oleh polusi. Selain itu dalam pertemuan IV ini dilakukan pula evaluasi (tes harian).
b. Pembelajaran
1) Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat membuat tulisan atau rangkuman berdasarkan kajian literatur.
2) Kegiatan Pembelajaran
1 jam pertama berkaitan dengan tugas proyek
a) Pendahuluan
Berikan pengantar kepada siswa untuk memotivasi siswa dalam belajar dengan menunjukkan gambar atau video contoh tentang dampak polusi dari internet.
b) Inti
Buatlah kelompok untuk mengerjakan tugas proyek dampak polusi terhadap kesehatan. Bagilah masing-masing kelompok dalam tiga kategori yaitu polusi air, tanah, dan udara. Bimbinglah siswa dalam mencari pustaka yang sesuai melalui internet atau bahan bacaan.
Mintalah siswa mencari bahan bacaan minimal tiga bahan bacaan untuk setiap topik yang dicari. Bimbinglah siswa untuk menulis rangkuman dan mengomunikasikan hasil laporan tersebut ke teman-temannya.
1 jam kedua berkaitan dengan evaluasi. Siswa diminta mengerjakan ulangan harian (evaluasi) yang sudah disiapkan.
c) Penutup
Buatlah kesimpulan dan refleksi bersama dengan siswa dan tekankan kembali agar siswa selalu berani dan santun dalam bertanya atau berpendapat, serta berikan dorongan terhadap siswa untuk selalu menjaga kelestarian lingkungan sebagai wujud rasa syukur terhadap ciptaan dan karunia Tuhan Yang Maha Esa, terutama terhadap Tanah Indonesia yang kaya akan sumber daya alam. 3) Alat, Bahan, dan Media Pembelajaran
Media yang digunakan pertemuan ini adalah media gambar atau video contoh dampak polusi terhadap kesehatan dan lingkungan dan internet.
4) Sumber Belajar a. Buku siswa
b. Sumber belajar lain yang relevan (Internet)
6. Pertemuan 12: Ulangan Harian (2 JP)
Tabel 4.3. Penilaian oleh Guru
KD Indikator Esensial Teknik
KD pada KI 3
Mendefinisikan mengenai polusi dan polutan.
Tes tulis Mendefinisikan pencemaran udara.
Menjelaskan penyebab atau sumber dari pencemaran udara.
Menjelaskan dampak pencemaran udara terhadap kesehatan dan lingkungan.
KD Indikator Esensial Teknik
KD pada KI 3
Mendefinisikan mengenai polusi dan polutan.
Tes tulis Mendefinisikan pencemaran udara.
Menjelaskan penyebab atau sumber dari pencemaran udara.
Menjelaskan dampak pencemaran udara terhadap kesehatan dan lingkungan.
KD pada KI 4
Melakukan kegiatan pengamatan
polusi di sekitar kita. Penilaian kerja Menyajikan data hasil pengamatan
dan mengomunikasikannya di dalam kelas.
Penilaian produk Melakukan penyelidikan,
menganalisis data, menyimpulkan, mengomunikasikan hasil
pengamatan, membuat rangkuman hasil penelusuran pustaka.
Penilaian kerja
Bentuk Komunikasi dengan Orangtua
Bentuk komunikasi dengan orang tua/ wali dibangun dengan pemberian kolom tanda tangan orang/wali dalam setiap tugas atau bentuk panilaian yang lain. Apabila ada permasalahan yang perlu segera diketahui orang tua/wali dari siswa, maka Bapak/Ibu guru dapat menyampaikannya melalui komunikasi maya seperti telepon, pesan singkat, media sosial, maupun dengan memberikan surat pemberitahuan.
KUNCI JAWABAN UJI KOMPETENSI
Pilihan Ganda 1. D 2. B 3. C 4. C 5. A1. Pencemaran adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya. 2. Pencemaran udara, contoh: asap kendaraan bermotor.
Pencemaran air, contoh timbulnya blooming algae atau eutrofikasi atau banyaknya busa deterjen di sungai. Pencemaran tanah, contoh menumpuknya sampah organik dan anorganik di tanah.
3. Kerusakan ozon. Gas CFC (Chloro Fluoro Carbon) mencapai stratosfer dan mengenai ozon dan terjadi reaksi antara CFC dan ozon, sehingga lapisan ozon akan berlubang.
4. Dampak positif: penanaman pohon pada hutan kota, karena merupakan usaha konservasi yang bertujuan untuk menjamin keserasian dan keberadaan sumber daya alam fisik dan hayati serta ekosistem, dari penurunan kualitas dan kuantitas serta penurunan pemanfaatan, dan dari kerusakan lingkungan. Dampak negatifnya adalah penggunaan pupuk sintetis secara terus menerus karena penggunaan mengakibatkan blooming sehingga
cahaya matahari tidak dapat masuk ke dalam perairan dan tumbuhan air di bawahnya tidak dapat berfotosintesis dan kemudian mati.
5. Pencemaran air. Alasan: Limbah yang banyak mengandung bahan kimia seperti deterjen, limbah industri, dan tumpahan minyak bumi dapat mematikan organisme air maupun organisme darat yang ada di sekitarnya.
1 Penanaman pohon
2. Ada, karena merupakan usaha konservasi yang bertujuan untuk menjamin keserasian dan keberadaan sumber daya alam fisik dan hayati serta ekosistem, dari penurunan kualitas dan kuantitas serta penurunan pemanfaatan, dan dari kerusakan lingkungan.
Daftar Pustaka
Biggs Alton, Withney Crispen Hagins, Chris Kapicka, Linda Lundgren, Peter Rillero, Kathleen G. Tallman, Dinah Zike, National Geographic. 2004. Biology - The Dynamic
of Life. New York: McGraw–Hill Companies.
Biggs Alton, Withney Crispen Hagins, Chris Kapicka, Linda Lundgren, Peter Rillero, Kathleen G. Tallman, Dinah Zike, National Geographic. 2008. Biology. New York: McGraw– Hill Companies.
Briggs, J.G.R. 2002. Chemistry Insight. Singapore: Longman. Pearson Education Asia Pte. Ltd.
Briggs, J.G.R. 2002. Science in Focus Chemistry for GCE “0”
Level. Singapore: Longman. Pearson Education Asia Pte.
Ltd.
Buthelezi, Thandi, Laurel Dangrando, Nicholas Hainen Cheryl Wistrom, Dinah Zike. 2008. Glenco Science Chemistry
Matter and Change. New York: McGraw-Hill.
Campbell, Neil.A., Jane B Reece, Lawrence G. Mitchell. 1999.
Biologi. Benjamin cummings.
Charles Beecroft, et al. 2007. Focus and Life Science. New York: McGraw–Hill Companies.
Giancoli, Douglas. 2001. Fisika Jilid 2 (terjemahan). Jakarta: Erlangga.
Giancoli, Douglas. 2001. Fisika Jilid 1 (terjemahan). Jakarta: Erlangga.
Halliday dan Resnick, 1991. Fisika Jilid 1 (Terjemahan). Jakarta: Penerbit Erlangga.
Dra. Herlina Fitrihidajati, M.Si. 031-8296427
[email protected] Pengajar Jurusan Biologi FMIPA UNESA Keahlian: Biologi/Ilmu Lingkungan Buku: • Biologi Umum (2007) Miseri, M.Pd. 031-8913370 [email protected] Pengajar IPA SMALB SLB Negeri Gedangan
Keahlian: Tunarungu Buku:
Dr. Fida Rachmadiarti, M.Kes. 031-8296427
[email protected] Pengajar Jurusan Biologi FMIPA UNESA
Keahlian: Biologi/Ekologi Buku:
• Biologi Umum (2007) • Buku Teks Pelajaran IPA
untuk SMP Kelas VII (2007) • Buku Teks IPA K-13 Kelas VII
(2015)
Dr. Wahono Widodo, M.Si. 031-8296427
[email protected] Pengajar Jurusan Pendidikan IPA UNESA
Keahlian: Pendidikan IPA Buku:
• BSE IPA untuk SMP Kelas VIII (2008)
• Buku Siswa dan Buku Guru IPA SMP Kelas VII K-13 (2014)
• Fisika Umum berorientasi KKNI (2015)