TANYA JAWAB
SESI IV
Nama Penyaji : Rushdan Ibrahim (FRIM Malaysia)
Uraian/judul : Producing Pulp, Paper And Chemical From Whole Rice Straw Daftar tanya-jawab
Pertanyaan :
1. Rahmawati (ITSB) Pertanyaan :
a. Apakah dalam penelitian diteliti komposisi dan ukuran diamer dari jerami padi?
b. Selain lignin dan hemi selulosa, silikat apakah ada yg bisa diteliti untuk penelitian
selanjutnya?
Jawaban :
a. Penelitian hanya melihat iber lenght tidak iber width atau cell wall thickness. Setiap proses
pulping menghasilkan iber property yang berbeda-beda, untuk penelitian ini hanya melihat iber length dari jerami padi
b. Untuk ekstraktif juga sama hanya melihat silikat, lignin, selulose, dan hemiselulosa tidak melihat komposisi kimia pulp (ekstraktif) yang lain seperti pelarutan dalam alkali. Proses pulping juga akan mempengaruhi komposisi kimia pulp
Nama Penyaji : Krisna Septiningrum (BBPK)
Uraian/judul : Hexenuronic Acid Degradine Enzymes From Paenibacillus Sp. Daftar tanya-jawab
1. Priyadi Pertanyaan :
a. Apakah enzim tersebut dapat digunakan untuk memutihkan kertas bekas ?
b. Apakah percobaan sudah diterapkan di industri? Terkait waktu dan pH, apakah di industri
bisa diselingi waktu prosesnya dan pH operasional pembuatan pulp dan kertas di atas pH
8 ?
Jawaban :
a. Tujuan penelitian adalah untuk menghilangkan Hexenuronic Acid yang dihasilkan dalam proses pulping pada proses pulping. Belum ada penelitian untuk memutihkan kertas bekas dengan menggunkan enzim ini. Apabila akan digunakan untuk memutihkan kertas bekas perlu dilihat komposisi dari kertas bekas tersebut, apabila mengandung Hexenoronic Acid enzim tersebut mungkin untuk digunakan.
b. Penelitian ini masih penelitian dasar yang berawal dari penelitian mengenai enzim-enzim yang
bisa digunakan untuk menghilangkan Hexenuronic Acid namun belum spesiik. Penelitian ini mencoba mencari enzim yang lebih sesuai dan lebih spesiik dalam menghilangkan
Hexenuronic Acid tapi belum sampai tahan karakteristik pH dan suhu. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mencari enzim yang sesuai untuk diaplikasikan di industri.
Nama Penyaji : Yeni Aprianis (BPTSTH)
Uraian/judul : Pengaruh Lama Inkubasi Phanerochaeyr Chrysosporium Daftar tanya-jawab
1. Herpin (Indo Barat Rayon) Pertanyaan :
Apakah ada perbedaan kadar alfa selulosa antara kayu pokok dan cabang-cabang kayu yang
digunakan untuk pembuatan pulp?
Jawaban :
Untuk disolving pulp diharapkan kandungan alfa yang tinggi. Penelitian ini hanya menggunakan batang pokok dengan kandungan alfa selulosa 53%. Menurut penelitian yang dilakukan Pratiwi, bahwa antara batang dengan cabang berpengaruh tidak nyata terhadap pengolahan pulp. Pada penelitian ini tidak digunakan cabang diduga juga berpengaruh tidak nyata. Pada penelitian ini digunakan batang dengan diameter 5 – 7 cm.
TANYA JAWAB
SESI V
Nama Penyaji : Sonny Kurnia Wirawan (Balai Besar Pulp dan Kertas)
Uraian/judul : Modiikasi Serat Kertas Bekas Menggunakan Lakase
Daftar tanya-jawab
1. Jarono (Bakrie Building Industri) Pertanyaan :
Apa enzim lakase bisa dipakai dengan penambahan serat panjang ?
Jawaban :
Sangat bisa tetapi percuma karena serat panjang sudah kuat. 2. Priyadi
Pertanyaan :
Kenapa digunakan pada pH 5 sementara di lapangan menggunakan pH 7 ?
Jawaban :
Karena karakteristik enzim tersebut efektif bekerja pada pH 5
Nama Penyaji : Rina Masriani (Balai Besar Pulp dan Kertas)
Uraian/judul : Pembuatan Kertas Arsip Dari Bahan Baku Cotton Linter, Daluwang, Pulp Abaka Dan Bambu
Daftar tanya-jawab 1. Priyadi
Pertanyaan :
a. PT. Indah Kiat sudah memproduksi kertas arsip.
b. Apakah tidak ada acelerate aging?
Jawaban :
a. PT. Indah Kiat memproduksi dokumen bukan kertas arsip (dokumen permanen). b. Masih menguji apakah memenuhi persyaratan SNI dan tes tersebut akan dilaksanakan.
Nama Penyaji : -
Uraian/judul : Pengolahan Bahan Filter Menggunakan Polimer Untuk Meningkatkan Mutu Produk Kertas
Daftar tanya-jawab 1. Priyadi
Pertanyaan :
Jawaban :
Penggunaan tamarine akan dilaksanakan tahun depan. Mengacu pada literature, tamarine susah didapat dalam bentuk murni.
2. Iwan Jaya (ITSB) Pertanyaan :
Apakah bisa menggunakan PCC untuk mengganti polimer ?
Jawaban :
Menggunakan PCC tidak bisa sendiri, harus digabung dengan polimer sedangkan GGC bisa ditambahkan hanya dengan ikatan kimia dengan serat.
TANYA JAWAB
SESI VI
Nama Penyaji : Syamsudin (Balai Besar Pulp dan Kertas)
Uraian/judul : Pirolisis Dan Gasiikasi Sludge Cake – Pulp Reject Pabrik Pulp Kraft
Untuk Produksi Bahan Bakar Gas Kalor Medium Daftar tanya-jawab
1. Kesya (ATPK) Pertanyaan :
a. Berapa suhu saat pemanasan ?
b. Panas dari luar, panas yang berasal dari mana ? Jawaban :
a. T steam yang digunakan umumnya pada P = 1 atm, T > 100o C dan bisa memanfaatkan
steam dari pabrik.
b. Panas dari luar yaitu pembakaran terhadap biomassa mentah, volatilemeter. 2. Farida (BPPT)
Pertanyaan :
a. Mekanisme gas volatile saat pirolisis bagaimana ?
b. Apakah menggunakan direct/indirect steam ?
Jawaban :
a. Pulp reject --- pirolisis : - arang
- gas volatile ---- dibakar ---- supply gasiikasi
Pirolisis ---- menggunakan gas volatile b. Steam yang digunakan ---- direct
Nama Penyaji : Prima Besty Asthary (Balai Besar Pulp dan Kertas)
Uraian/judul : Efektivitas Pupuk Organik Berbasis Residu Proses Digestasi Anaerobik Lumpur Ipal Industri Kertas Terhadap Tanaman Sengon Daftar tanya-jawab
1. Kesya (ATPK) Pertanyaan :
Apakah pupuk bisa untuk tanaman lain selain sengon ?
Jawaban :
Belum meneliti sejauh itu. 2. Yeni (KUOK)
Nama Penyaji : Taufan Hidayat (Balai Besar Pulp dan Kertas)
Uraian/judul : Validasi Kandungan Serat Daur Ulang Dalam Kertas Dan Karton Tambahan dari Ibu Liana Bratasida (APKI) :
Pasal 21 sudah dicabut dan sudah tidak dipersyaratkan untuk analisa laborat atau rekomendasi kertas bekas untuk eksport. Ada kekacauan di lapangan dimana belum ada standar uji yang ditetapkan oleh pemerintah sehingga hasil laboratorium dan rekomendasi dipertanyakan bahkan bisa dapat sanksi karena di regulasi ada tapi di dokumen tidak ada dan bisa dianggap penipuan. Sudah ada permendag baru untuk ekspor.
1. Priyadi Pertanyaan :
Menguji kertas tisse karea disaratkan oleh Australia. Apakah pengujian nutrikdown seperti pengujian pada kertas tissue yang pernah dilakukan bisa dijadikan patokan dalam menghitung kandungan serat dalam kertas bekas karena dengan menggunakan mikroskop dapat dilihat
jumlah dan persentase serat sekundernya?
Jawaban :
Sebenarnya sudah banyak penelitian untuk mencari indikasi yang signiikan untuk kandungan secondary iber dalam suatu produk dan belum ditemukan secara literatur juga tidak mungkin
untuk menguji banyaknya serat daur ulang. Metoda mikroskop berdasarkan perbedaan warna,
apabila ada zat warna yang bisa membedakan warna virgin dan waste iber maka metode tersebut
bisa digunakan. Sampai saat ini belum ada yang ada zat warna seperti itu yang ada hanya bisa membedakan serat mekanik atau kimia, softwood atau hardwood.
2. Akbar Ramadan Sambas (ITSB) Pertanyaan :
Bagaimana penjelasan bahwa potensi kertas daur ulang dari pulp mekanis lebih besar dari pulp
kimia?
Jawaban :
Kertas dari virgin pulp didaur ulang untuk pertama kali dan diuji karakteristiknya, bahannya dari pulp kimia kekuatannya akan turun drastik sedangkan pulp mekanis mengalami penurunan kekuatan yang sedikit. Pada daur ulang yang kedua dan selanjutnya penurunan kekuatan
kedua pulp tersebut tidak sesigniikan pada proses daur ulang yang pertama. Oleh karena itu
potensi daur ulang pulp mekanis lebih besar dibandingkan pulp kimia lebih. Serat kimia dibuat dengan cara menghilangkan sebagian besar komponen kayu sedangkan serat mekanik hanya menghilangkan sebagian kecil komponen kayu sehingga pada serat kimia tidak ada lagi ruang untuk didaur ulang sedangkan pada serat mekanik masih ada banyak lignin dan hemiselulosa yang memungkinkan mengalami proses daur ulang.