PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA
B. Penjepit benda kerja
1. Produk kursi kerja
a. Membuat daftar tujuan perancangan produk yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen atau pengguna.
Daftar tujuan perancangan produk kursi kerja adalah : 1. Bentuk alas kursi kerja : Persegi panjang 2. Bentuk sandaran kursi kerja : Trapesium 3. Warna rangka kursi kerja : Coklat 4. Warna alas dan sandaran : Hijau 5. Bahan rangka kursi kerja : Kayu 6. Bahan alas kursi kerja : Busa 7. Bahan sandaran kursi kerja : Busa
8. Daya tahan : 3 tahun
9. Fungsi tambahan : Tempat komponen
b. Membuat skala prioritas tujuan yaitu dengan mengurutkan tujuan perancangan di atas dari level tertinggi hingga level terendah. Langkah ini bertujuan untuk mengetahui hal yang menjadi tujuan utama dan tujuan tambahan dari perancangan produk serta memperlihatkan hubungan antara kedua tujuan tersebut. Sub tujuan dari perancangan kursi kerja adalah sebagi berikut :
1. Desain, berkaitan dengan desain dari kursi kerja secara keseluruhan seperti yang terlihat pada Gambar 5.7.
Desain
Bentuk Alas Bentuk
Sandaran Warna Rangka
Warna Alas dan Sandaran
Persegi Panjang Trapesium Coklat Hijau
2. Bahan, berkaitan dengan bahan-bahan yang digunakan untuk membuat sebuah kursi kerja seperti yang terlihat pada Gambar 5.8.
Bahan
Bahan
Rangka Bahan Alas
Bahan Sandaran
Kayu Busa Busa
Gambar 5.8. Sub Tujuan Bahan Kursi Kerja
3. Kualitas, berkaitan dengan kesesuaian antara produk kursi kerja dengan keinginan pengguna fasilitas kerja seperti yang terlihat pada Gambar 5.9.
Kualitas
Daya Tahan
3 Tahun
Gambar 5.9. Sub Tujuan Kualitas Kursi Kerja
4. Fungsi, berkaitan dengan kelebihan-kelebihan yang terdapat pada fasilitas kerja yang akan dirancang seperti yang terlihat pada Gambar 5.10.
Fungsi
Tambahan
Tempat Komponen
Gambar 5.10. Sub Tujuan Fungsi Kursi Kerja
c. Membuat suatu diagram sistematis yang menunjukkan hierarki dari setiap tujuan dan sub-sub tujuan perancangan fasilitas kerja yang ditunjukkan pada Gambar 5.11.
Kursi Kerja Desain Bahan Kualitas Bentuk Alas Bentuk Sandaran Warna Rangka
Warna Alas dan Sandaran Bahan Rangka Bahan Alas Bahan Sandaran Daya Tahan Persegi Panjang Trapesium Coklat Hijau Kayu Busa Busa 3 Tahun
Fungsi Tambahan Tempat
Komponen
How ? Why ? Gambar 5.11. Pohon Tujuan Kursi Kerja
2. Penjepit benda kerja
a. Membuat daftar tujuan perancangan produk yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen atau pengguna.
Daftar tujuan perancangan produk penjepit benda kerja adalah :
1. Bentuk pengunci : Lingkaran
2. Warna Penjepit benda kerja : Hijau
3. Warna handle pengunci : Coklat
4. Jumlah kaki Penjepit benda kerja : 4 buah 5. Bahan Penjepit benda kerja : Besi
6. Bahan Handle pengunci : Kayu
7. Daya tahan : 5 tahun
8. Fungsi tambahan : Tempat Peralatan
b. Membuat skala prioritas tujuan yaitu dengan mengurutkan tujuan perancangan di atas dari level tertinggi hingga level terendah. Langkah ini bertujuan untuk mengetahui hal yang menjadi tujuan utama dan tujuan tambahan dari perancangan produk serta memperlihatkan hubungan antara kedua tujuan tersebut. Sub tujuan dari perancangan penjepit benda kerja adalah sebagi berikut :
1. Desain, berkaitan dengan desain dari penjepit benda kerja secara keseluruhan seperti yang terlihat pada Gambar 5.12.
Desain
Bentuk
Pengunci Warna Penjepit
Warna Handle Pengunci
Jumlah Kaki Penjepit
Lingkaran Hijau Coklat 4 buah
2. Bahan, berkaitan dengan bahan-bahan yang digunakan untuk membuat sebuah penjepit benda kerja seperti yang terlihat pada Gambar 5.13.
Bahan Bahan Penjepit Bahan Handle Pengunci Besi Kayu
Gambar 5.13. Sub Tujuan Bahan Penjepit Benda Kerja
3. Kualitas, berkaitan dengan kesesuaian antara produk penjepit benda kerja dengan keinginan pengguna fasilitas kerja seperti yang terlihat pada Gambar 5.14.
Kualitas
Daya Tahan
5 Tahun
Gambar 5.14. Sub Tujuan Kualitas Penjepit Benda Kerja
4. Fungsi, berkaitan dengan kelebihan-kelebihan yang terdapat pada fasilitas kerja yang akan dirancang seperti yang terlihat pada Gambar 5.15.
Fungsi
Tambahan
Tempat Peralatan
Gambar 5.15. Sub Tujuan Fungsi Penjepit Benda Kerja
c. Membuat suatu diagram sistematis yang menunjukkan hierarki dari setiap tujuan dan sub-sub tujuan perancangan fasilitas kerja yang ditunjukkan pada Gambar 5.16.
Penjepit Benda Kerja Desain Bahan Kualitas Bentuk Pengunci Warna Penjepit Warna Handle Pengunci Jumlah Kaki Penjepit Bahan Penjepit Bahan Handle Pengunci Daya Tahan Lingkaran Hijau Coklat 4 buah Besi Kayu 5 Tahun
Fungsi Tambahan Tempat
Peralatan
How ? Why ? Gambar 5.16. Pohon Tujuan Penjepit Benda Kerja
5.2.6.2. Penetapan Fungsi
Langkah ini dilakukan untuk menentukan fungsi-fungsi yang timbul dalam perancangan produk yang meliputi fungsi-fungsi yang dibutuhkan dan batasan- batasan dari perancangan produk tersebut. Untuk itu digunakan Metode Analisis Fungsi (Analysis Function Method) yang menggambarkan System input-output
dari proses pembuatan produk kursi kerja dan penjepit benda kerja dengan prinsip Black Box.
1. Produk kursi kerja
Adapun tahap-tahap dalam penggunaan Metode Analisis Fungsi ini adalah:
1. Menyusun fungsi sistem secara keseluruhan dalam bentuk transformasi input-output. Langkah ini digambarkan melalui suatu diagram transformasi
input-output (Black Box) yang memperlihatkan proses pertambahan nilai
suatu input menjadi output yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen yang dapat dilihat pada Gambar 5.17.
1. 2. 3.
Gambar 5.17. Sistem Input Output Produk Kursi Kerja
2. Membagi fungsi keseluruhan menjadi sub-sub fungsi yang esensial.
Dalam hal ini fungsi perancangan produk kursi kerja dibagi menjadi empat
sub fungsi yaitu : 1. Bahan baku - Kayu - Paku - Busa - Cat - Kain 2. Peralatan/Mesin - Gergaji - Palu - Meteran - Pensil - Ketam 3. Modal 4. Tenaga kerja 5. Informasi 6. Manajerial 7. Energi 8. Metode Kerja
Proses Transformasi Nilai Tambah
Kursi Kerja OUTPUT
Input
Mengukur Kayu, Busa, Kain dan Karet
Memotong bahan- bahan tersebut
sesuai ukuran
Merakit bahan-bahan yang telah dipotong tadi sesuai
dengan fungsinya Finishing dan melakukan pengecatan Kursi Kerja a. Fungsi Pengukuran
Fungsi pengukuran yang terdapat dalam pembuatan kursi kerja adalah pengukuran kayu untuk rangka, luas alas, serta busa alas dan sandaran kursi.
b. Fungsi Pemotongan
Fungsi pemotongan yang terdapat dalam pembuatan kursi kerja ini adalah pemotongan rangka, alas, serta busa yang telah diukur tersebut.
c. Fungsi Perakitan
Fungsi perakitan yang terdapat dalam pembuatan kursi kerja ini adalah perakitan antara alas dan rangka kursi, serta busa kain menjadi satu sehingga menjadi kursi kerja.
d. Fungsi Finishing
Fungsi finishing dalam hal ini yaitu penghalusan dari permukaan kaki dan alas kursi dengan menggunakan kertas pasir dan ketam dan melakukan pengecatan.
3. Menggambarkan sistem pembatas (Boundary System)
Pada Boundary System ini sistem digambarkan secara terpisah sehingga dapat terlihat jelas input, proses transformasi produk dan output yang dihasilkan. Secara jelas, Boundary System ini dapat dilihat pada Gambar 5.18.
4. Mencari komponen yang sesuai untuk menghasilkan sub – sub fungsi dan interaksi diantara sub – sub fungsi tersebut.
a. Komponen sub fungsi pengukuran : meteran dan pensil b. Komponen sub fungsi pemotongan : gergaji
c. Komponen sub fungsi perakitan : paku dan martil
d. Komponen sub fungsi finishing : kertas pasir, alat ketam, dan cat