BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
6. Produk Layanan Indosat
Layanan multimedia GSM prabayar bagi generasi muda yang menawarkan paket layanan, telepon,SMS dan data dengan harga sangat menarik.
2. MENTARI
Layanan selular GSM prabayar bagi pelanggan dewasa yang dirancang untuk beroperasi pada Android, Blackberry, Apple iOS dan Windows untuk komunikasi optimal.
3. MATRIX
Layanan selular GSM pascabayar untuk pengguna profesional dan korporasi yang dilengkapi dengan kemampuan untuk menambahkan layanan tambahan lain-lain, layanan bernilai tambah dan layananberbasis korporasi.
4. INDOSAT SUPER 3G
Layanan super cepat sampai dengan 7,2 Mbps untuk seluruh pelanggan prabayar dan pascabayar dengan pilihan paket Quota atau paket Unlimited.
5. STARONE
Akses sambungan tetap nirkabel yang menawarkan layanan sambungan tetap, mobile voice dan
B. HASIL PENELITIAN
1. Analisis Perkembangan Penjualan
Perkembangan penjualan perusahaan berguna untuk merencanakan penjualan dimasa yang akan datang. Suatu perusahaan yang dalam keadaan normal merupakan satu kebutuhan membuat ramalan penjualan, karena ramalan
penjualan dapat digunakan atau berfungsi untuk memberikan informasi serta petunjuk bagi setiap perusahaan sebelum mengambil keputusan dalam rangka mengembangkan dan memasarkan produk dimasa yang akan datang.
Disamping itu ramalan penjualan juga berguna bagi penyusunan aktivitas rencana pemasaran yang akan dilakukan untuk meningkatkan penjualan.
Perencanaan yang dilakukan tanpa adanya suatu ramalan penjualan akan bisa berakhir buruk bagi kelangsungan hidup perusahaan. Perencanaan harus disusun baerdasarkan pertimbangan yang matang agar tujuan tidak meleset. Disini pentingnya perkiraan suatu ramalan guna meningkatkan atau mengetahui seberapa besar kenaikan penerimaan perusahaan di masa yang akan datang.
Dengan pertimbangan tersebut, maka dalam menganalisa penjualan PT.
Indosat Makassar, penulis menampilkan penjualan untuk kurun waktu 5 (Lima) tahun terakhir. Untuk dapat melihat perkembangan penjualan dari tahun 2009 hingga 2013 dapat dilihat pada label 1 berikut :
Tabel. 1
Perkembangan Penjualan PT. Indosat Makassar Tahun 2009 - 2013
Sumber : PT. Indosat Makasar.
Berdasarkan Tabel 1. tersebut, maka dapat dijelaskan bahwa pada tahun 2009 penjualan PT. Indosat Makassar sebesar Rp. 2.225.650.000,- yang mencakup penjualan dari Mentari sebesar Rp. 750.000.000,-, penjualan dari IM3 sebesar Rp. 840.550.000,- dan penjualan dari Matrix sebesar Rp. 635.100.000,-.
Pada tahun 2010 total penjualan PT. Indosat Makassar sebesar Rp.
2.435.821.000,-, yang mencakup penjualan dari Mentari sebesar Rp.
855.300.000,-, penjualan dari IM3 sebesar Rp. 895.000.000,- dan penjualan dari Matrix sebesar Rp. 685.521.000,-
Tahun
Penjualan (Dalam Jutaan Rupiah) Total (Dalam Jutaan Rupiah)
Mentari IM3 Matrix
2009 750.000 840.550 635.100 2.225.650
2010 855.300 895.000 685.521 2.435.821
2011 870.330 930.150 716.450 2.516.930
2012 918.425 960.210 780.000 2.658.635
2013 960.000 992.207 873.000 2.825.207
Pada tahun 2011 total penjualan PT. Indosat Makassar sebesar Rp.
2.516.930.000,-, yang mencakup penjualan dari Mentari sebesar Rp.
870.330.000,-, penjualan dari IM3 sebesar Rp. 930.150.000,- dan penjualan dari Matrix sebesar Rp. 716.450.000,-.
Pada tahun 2012 total penjualan PT. Indosat Makassar sebesar Rp.
2.658.635.000,-, yang mencakup penjualan dari Mentari sebesar Rp.
918.425.000,-, penjualan dari IM3 sebesar Rp. 960.210.000,- dan penjualan dari Matrix sebesar Rp. 780.000.000,-
Pada tahun 2013 total penjualan PT. Indosat Makassar sebesar Rp.
2.825.207.000,-, yang mencakup penjualan dari Mentari" sebesar Rp.
960.000.000,-, penjualan dari IM3 sebesar Rp. 992.207.000,- dan penjualan dari Matrix sebesar Rp. 873.000.000,-
Tabel 2.
Perbandingan Penjualan AntaraKartu Mentari, IM3, Matrix Dari Tahun 2009 – 2013 Di PT.Iindosat Makassar
Penjualan (Dalam Jutaan Rupiah)
Tahun Mentari % IM3 % Matrix %
2009 750000 - 840550 - 635100 -
2010 855300 14.04 895000 6.47 685521 7.93
2011 870330 2.054 930150 3.92 716450 4.51
2012 918425 5.52 960210 3.23 780000 8.87
2013 960000 4.52 992207 3.33 873000 6.41
4354055 26.134 4618117 16.95 3690071 27.72
Sumber: PT.Indosat Makassar 2014
Berdasarkan tabel 2 pada tahun 2009 penjualan Kartu Mentari Rp.
750.000, 00, penjualan Kartu IM3 Rp. 840.550,00 , penjualan Matrix Rp.
635.100,00 dan
pada tahun 2010 penjualan kartu Mentari Rp. 855.300,00 mengalami kenaikan sebesar 14.04 %, penjualan kartu IM3 Rp.895.000,00, mengalami kenaikan 6,47 %, penjualan Matrix Rp. 685.521,00, mengalami kenaikan sebesar 7,93 %,
pada tahun 2011 Kartu Mentari Rp. 870.330,00 mengalami kenaikan sebesar 2.054 %, penjualan IM3 Rp.930.150,00 mengalami kenaikan sebesar 3,92
%, Kartu Matrix Rp. 716.450,00 mengalami kenaikan 4,51 %,
pada tahun 2012, kartu mentari sebesar Rp.918425 mengalami kenaikan 5.52 %, penjualan kartu IM3 Rp.960210 mengalami kenaikan sebesar 3.25%, penjualan kartu matrix Rp.780000. mengalami kenaikan sebesar 8.87%,
pada tahun 2013 penjualan mentari Rp.960000, mengalami kenaikan sebesar 4.52%, penjualan kartu IM3, Rp.992207 mengalami kenaikan sebesar 3.33%, penjualan kartu matrix Rp.873000 mengalami kenaikan 6.41%.
2. Analisis Perkembangan Biaya Promosi
Biaya promosi yaitu biaya yang berhubungan langsung dengan pemasaran kartu atau dapat dikatakan bahwa biaya promosi mendominasi keseluruhan biaya yang dikeluarkan oleh PT. Indosat Makassar.
Untuk menganalisis pengaruh biaya promosi terhadap penjualan prabayar IM3 maka terlebih dahulu dijelaskan biaya promosi yang dikeluarkan oleh perusahaan. Atau secara jelas dapat dilihat pada Tabel 2 berikut ini :
Tabel. 3
Perkembangan Biaya Promosi PT. Indosat Makassar Tahun 2009 - 2013
Tahun
Biaya Promosi (dalam Jutaan Rupiah)
Total (Dalam Jutaan Rupiah)
Persentase
Media Cetak %
Media Elektronik
2009 7.085 6.000 13.085 0,00
2010 15.020 9.000 24.020 2,40
2011 16.431 10.500 26.931 2,69
2012 22.504 16.300 38.804 3,88
2013 26.098 18.100 44.198 4,41
Sumber : PT. Indosat Makasar.
Berdasarkan Tabel 2 tersebut, dapat dijelaskan bahwa pada tahun 2009 biaya promosi yang dikeluarkan perusahaan sebesar Rp. 13.085.000, yang mencakup biaya promosi untuk media cetak sebesar Rp. 7.085.000,- dan media elektronik sebesar Rp. 6.000.000,-. Pada tahun 2010 biaya promosi perusahaan meningkat sebesar Rp. 24.020.000 yang mencakup biaya promosi untuk media cetak Rp. 15.020.000 dan media elektronik Rp. 9.000.000,- atau kenaikannya sebesar 2,40% bila dibandingkan dengan tahun 2009.
Pada tahun 2011 biaya promosi perusahaan mencapai Rp. 26.931,000,- yang mencakup biaya promosi untuk media cetak sebesar Rp. 16.431.000,- dan media elektronik sebesar Rp. 10.000.000,- atau mengalami peningkatan sebesar 2,69%
bila dibandingkan dengan tahun 2011.
Biaya promosi perusahaan mencapai Rp. 38.804.000,- pada akhir tahun 2012, yang mencakup biaya promosi untuk media cetak sebesar Rp. 22.504.000,- dan media elektronik sebesar Rp. 16.300.000,- atau meningkat sebesar 3,88%.
Pada tahun 2013 biaya promosi perusahaan meningkat sebesar Rp. 44.198.000,- yang mencakup media cetak sebesar Rp. 26.098.000,- dan media elektronik sebesar Rp. 18.000.000,- atau kenaikannya sebesar 4,41%.
3. Analisis Pengaruh Biaya Promosi dalam Meningkatkan Penjualan
Untuk mengukur berapa besar pengaruh biaya promosi dalam peningkatan penjualan kartu IM3, Matrix dan Mentari pada PT. Indosat Makassar, dapat dipergunakan dengan perhitungan regresi linear dan analisis korelasi.
Sehubungan dengan maksud tersebut, maka penulis ingin menganalisa hubungan fungsional antara penjualan kartu yaitu (Y) disatu pihak sebagai variabel dependen (terikat) dengan biaya promosi yaitu (X) dipihak lain sebagai variabel indepanden (bebas).
Pengaruh biaya promosi (X), terhadap penjualan Kartu (Y), dapat dinyatakan dalam bentuk persamaan Regresi Linear dengan rumus sebagai berikut :
Y = a + bx
Dimana untuk menghitung nilai parameter a dan b digunakan rumus :
a = nilai untuk biaya promosi dan penjualan dinyatakan dalam jutaan rupiah.
Sedangkan dalam mendistribusikan nilai-nilai pada penulis diatas, maka dapat dicari dengan menggunakan daftar perhitungan Regresi Linear dan Analisis Korelasi seperti pada tabel 3 berikut:
Tabel. 4
Perhitungan Regresi Linear dan Analisis Korelasi Antara Biaya Promosi dengan Penjualan tahun 2009 - 2013
( Dalam Jutaan Rupiah )
Tahun X Y X2 Y2 XY
2009 13.085 2.225.650 171,22 4.953.517,92 29.122,63 2010 24.020 2.435.821 576,96 5.933.223,94 58.508,42 2011 26.931 2.516.930 725,28 6.334.936,62 67.783,44 2012 38.804 2.658.635 1.505,75 7.068.340,06 103.165,67 2013 44.198 2.825.207 1.953,46 7.981.794,59 124.868,50
Jumlah 147.038 12.662.243 4.932,67 32.271.813,13 383.448,66
a = 2.532.448,6 - (18,21) (29.407,6)
Antara Y dan X memiliki hubungan, maka nilai X dapat di gunakan untuk menduga atau meramal nilai Y, dalam hal ini, X disebut variabel bebas, yaitu variabel yang nilai-nilainya tidak bergantung pada variabel lain dan Y disebut variabel terikat yaitu variabel yang nilainya bergantung pada variabel lain.
Persamaan : Y = a + bx Memberikan arti jika variabel X mengeluarka satu satuan, maka variabel Y akan mengalami peningkatan sebesar 1 x b.
Selanjutnya Analisis Korelasi dapat menjelaskan hubungan antara hasil penjualan Kartu dengan jumlah biaya promosi. Untuk menghitung Analisis Korelasi dapat digunakan rumus : r
2
Y = Penjualan atau terdapat korelasi positif, artinya apabila Biaya Promosi naik maka hasil penjualan juga akan meningkat.
Apabila koefisien korelasi di kuadratkan ( ), akan menjadi koefisien diterminasi atau koefisien penentu, yang artinya penyebab perubahan pada variabel Y datang dari variabel X, sebesar atau x 100 % = ( 0.99 ) ² = 0,98 artinya pengaruh variabel X ( biaya promosi ) terhadap variabel Y ( hasil penjualan ) adalah sebesar 0,98 atau 98%.
C. Pembahasan
Berdasarkan hasil perhitungan Korelasi menunjukkan bahwa biaya promosi yang dikeluarkan oleh PT. Indosat Tbk. Makassar mempunyai hubungan yang kuat dan positif terhadap peningkatan penjualan Kartu IM3, Mentari dan Matrix.
Terbukti dari hasil perhitungan nilai koefisien korelasi sebesar 0,99 atau mendekati positif1.
Nilai dari koefisien korelasi (r) terletak antara : -1 dan + 1(- 1 ≤ r ≤ + 1 )
1. Jika r = + 1, terjadi korelasi positif sempurna antara variabel X dan Y.
2. Jika r = - 1, terjadi korelasi negatif sempurna antara variabel X dan Y.
3. Jika r = 0.tidak terdapat korelasi antara variabel X dan Y.
4. Jika 0 < r < + 1, terjadi korelasi positif korelasi antara variabel X dan Y.
5. Jika – 1 < r< 0, terjadi korelasi negatif korelasi antara variabel X dan Y.
Dengan demikian dapat dikatakan bahwa hubungan antara biaya promosi dan penjualan Kartu Im3, Mentari, Martix menunjukkan hubungan yang kuat dan searah. Searah artinya bahwa yang meningkatkan biaya promosi akan diikuti pula dengan peningkatan pada penjualan ini menyatakan bahwa semakin giat perusahaan menjalanka promosi semakin meningkat pula Volume penjualan.
Selanjutnya, untuk mengetahui pengaruh biaya promosi terhadap peningkatan penjualan Kartu Im3, Mentari, Matrix pada PT. Indosat Makassar dapat dihitung koefisien determinasi sebagai berikut :
= (r)² = (0,99)² = 0,98 atau 98%
Dengan demikian, dapat diketahui bahwa pengaruh biaya promosi terhadap peningkatan penjualan kartu Im3, Mentari , Matrix.
sebesar 98%. Ini berarti 2% lainnya dipegaruhi oleh faktor-faktor lain, misalnya pelayanan fasilitas lainnya yang dapat mendukung peningkatan pemasaran dan mutu produk.
Berdasarkan hasil analisa di atas dapat disimpulkan bahwa promosi mempunyai pengaruh yang positif terhadap peningkatan penjualan IM3, Mentari, matrix yaitu sebesar 98%.
Oleh karena itu hipotesis yang diajukan dalam pembahasan skripsi ini terbukti atau dapat diterima.
BAB V
SIMPULAN DAN SARAN
A. SIMPULAN
Dari hasil analisis dan pembahasan yang telah dikemukakan, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan dari keseluruhan hasil analisis yang dapat diuraikan sebagai berikut:
1. Dari hasil analisa regresi linear antara jumlah penjualan kartu pra bayar Im3 dengan biaya promosi pada PT. Indosat Makassar, maka diperoleh persamaan regresi sebagai berikut :
a. Hasil perhitungan ini berarti bahwa biaya promosi mempunyai pengaruh terhadap peningkatan atau penurunan penjualan kartu IM3, Mentari, Matrix.
b. Koefisien regresi adalah positif, bahwa jika biaya promosi mengalami peningkatan, maka penjualan juga meningkat.
2. Perhitungan analisa korelasi menunjukkan angka r = 0,99 mendekati positif 1, yang berarti bahwa hubungan antara biaya promosi dan penjualan kartu Im3, Mentari, Matrix menunjukkan hubungan yang kuat dan searah, jika biaya promosi mengalami peningkatan maka penjualan juga meningkat.
3. Perhitungan analisa determinasi menunjukkan r = 0,98 atau 98% yang berarti pengaruh biaya promosi terhadap peningkatan penjualan kartu Im3, Mentari, Matrix sebesar 98% dan 2% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain, misalnya pelayanan fasilitas lainnya yang dapat mendukung peningkatan penjualan kartu dan mutu produk.
B. SARAN
Berdasarkan hasil penelitian pada PT. Indosat Makassar, maka penulis mengemukakan saran-saran untuk dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam menemukan kebijaksanaan perusahaan khususnya dari segi peningkatan penjualan dimasa yang akan datang. Adapun saran-sarannya sebagai berikut :
1. Disarankan kepada perusahaan untuk lebih meningkatkan promosi guna meningkatkan penjualan dengan memperhatikan efektivitas dan efisien dalam hal penggunaandana maupun media-media promosi.
2. Disarankan pula kepada pihak manajemen perusahaan agar melakukan pengawasan yang lebih intensif terhadap finansial perusahaan.
Daftar Pustaka
Abdullah Thamrin dan Tantri Francis, 2014, Manajemen Pemasaran’ Edisi Pertama Cetakan Penerbit: Rajawali Pers
Assauri, Sofyan, SE, MBA, 2001, Manajemen Pemasaran, Dasar, Konsep, dan Anton Dajan, 2000, Pengantar Metode Statistik, Jilid I, LP3ES, Jakarta.
Basu Swastha, 2002, Pengantar Bisnis Modern. Edisi Keenam, Yogyakarta:
Liberty.
Faud, M, 2007, Pengantar Bisnis Modern, Edisi Kedua, Cetakan Penerbit : BPFE, Yogyakarta
Gitosudarmo, Indriyo, 2008, Manajemen Pemasaran, edisi kedua, cetakan keenam, Penerbit : BPFE – Yogyakarta
Hasan Ali, 2008, Marketing, edisi pertama, cetakan pertama, Penerbit : MedPress, Yogyakarta
Kotler, Philip dan Keller, Kevin Lane, 2008, Manajemen Pemasaran, edisi ketiga belas, jilid dua, Penerbit : Erlangga, Jakarta
Kasmir dan Jakfar, 2008, Studi Kelayakan Bisnis, edisi pertama, cetakan pertama, Penerbit : Prenada Media, Jakarta
Machfoedz Mahmud, 2010, Komunikasi Pemasaran, edisi pertama, cetakan pertama, Penerbit : Cakra Ilmu, Yogyakarta
McCharthy, E Jerome, William D Porreault, 2002, Dasar-dasar Pemasaran. 5 th Edition, Erlangga. Jakarta
Soemarsono, SR, 2001, Analisa Laporan Keuangan, Edisi Kedua, Cetakan Kedua, Penerbit Liberty, Jakarata.
Stanton, 2000, Strategi Pemasaran, Edisi Kedua, Cetakan Ketujuh, Penerbit Erlangga, Yogyakarta.
Winardi, 2003, Manajemen Pemasaran, Edisi Ketiga, CV Intermedia , Jakarta.
Daftar Pustaka
Abdullah Thamrin dan Tantri Francis, 2014, Manajemen Pemasaran’ Edisi Pertama Cetakan Penerbit: Rajawali Pers
Assauri, Sofyan, SE, MBA, 2001, Manajemen Pemasaran, Dasar, Konsep, dan Anton Dajan, 2000, Pengantar Metode Statistik, Jilid I, LP3ES, Jakarta.
Basu Swastha, 2002, Pengantar Bisnis Modern. Edisi Keenam, Yogyakarta:
Liberty.
Faud, M, 2007, Pengantar Bisnis Modern, Edisi Kedua, Cetakan Penerbit : BPFE, Yogyakarta
Gitosudarmo, Indriyo, 2008, Manajemen Pemasaran, edisi kedua, cetakan keenam, Penerbit : BPFE – Yogyakarta
Hasan Ali, 2008, Marketing, edisi pertama, cetakan pertama, Penerbit : MedPress, Yogyakarta
Kotler, Philip dan Keller, Kevin Lane, 2008, Manajemen Pemasaran, edisi ketiga belas, jilid dua, Penerbit : Erlangga, Jakarta
Kasmir dan Jakfar, 2008, Studi Kelayakan Bisnis, edisi pertama, cetakan pertama, Penerbit : Prenada Media, Jakarta
Machfoedz Mahmud, 2010, Komunikasi Pemasaran, edisi pertama, cetakan pertama, Penerbit : Cakra Ilmu, Yogyakarta
McCharthy, E Jerome, William D Porreault, 2002, Dasar-dasar Pemasaran. 5 th Edition, Erlangga. Jakarta
Soemarsono, SR, 2001, Analisa Laporan Keuangan, Edisi Kedua, Cetakan Kedua, Penerbit Liberty, Jakarata.
Stanton, 2000, Strategi Pemasaran, Edisi Kedua, Cetakan Ketujuh, Penerbit Erlangga, Yogyakarta.
Winardi, 2003, Manajemen Pemasaran, Edisi Ketiga, CV Intermedia , Jakarta.
Lampiran I
Data Penjualan Kartu Layanan PT. Indosat Makassar Tahun 2009
Penjualan Dalam (Jutaan rupiah) Total
Tahun 2009 Mentari IM3 Matrix (Dalam Jutaan rupiah)
Januari 30150 40061 32550 102761
Februar 33250 44265 39100 116615
Maret 40150 53000 40184 133334
April 46400 58600 45750 150750
Mei 58541 61560 48390 168491
Juni 58361 66620 50000 174981
Juli 60250 71000 53760 185010
Agustus 62269 77202 55482 194953
September 76590 80504 59350 216444
Oktober 89359 90560 60480 240399
November 96000 94640 74110 264750
Desember 98680 102538 75944 277162
Jumlah 750000 840550 635100 2225650
Lampiran II
Data Penjualan Kartu Layanan PT.Indosat Tbk. Makassar 2010
Penjualan Dalam (Jutaan rupiah) Total
Tahun 2010 Mentari IM3 Matrix (Dalam Jutaan rupiah)
Januari 40200 49500 34100 123800
Februar 48500 55200 38410 142110
Maret 55000 60185 42000 157185
April 59344 67000 45620 171964
Mei 60450 74250 50210 184910
Juni 67136 79330 55430 201896
Juli 71220 82400 60411 214031
Agustus 75000 86300 65300 226600
September 80100 90000 68120 238220
Oktober 92150 95250 70440 257840
November 98500 99100 75300 272900
Desember 107700 105985 80180 293865
Jumlah 855300 895000 685521 2435821
Lampiran III
Data Penjualan Kartu Layanan PT.Indosat Tbkk, Makassar Tahun 2011
Penjualan Dalam (Jutaan rupiah) Total
Tahun 2011 Mentari IM3 Matrix (Dalam Jutaan rupiah)
Januari 45220 50000 35550 130770
Februari 50000 55100 40580 145680
Maret 54240 60320 45110 159670
April 58110 65110 50440 173660
Mei 64410 71320 53810 189540
Juni 60240 75000 56310 191550
Juli 75240 80220 60420 215880
Agustus 83350 85240 65000 233590
September 86000 90200 70350 246550
Oktober 90250 94300 75000 259550
November 95150 97230 80450 272830
Desember 108120 106110 83430 297660
Jumlah 870330 930150 716450 2516930
Lampiran VI
Data Penjualan Kartu Layanan PT.Indosat Tbkk, Makassar Tahun 2012
Penjualan Dalam (Jutaan rupiah) Total
Tahun 2012 Mentari IM3 Matrix (Dalam Jutaan rupiah)
Januari 52550 56000 40000 148550
Februari 55230 60000 44200 159430
Maret 59620 65000 48100 172720
April 63000 70200 52100 185300
Mei 68450 73300 55000 196750
Juni 72210 79000 58100 209310
Juli 76420 82100 72000 230520
Agustus 81750 85000 75000 241750
September 86265 89000 79000 254265
Oktober 94330 95000 83000 272330
November 98650 99000 85000 282650
Desember 109950 106610 88500 305060
Jumlah 918425 960210 780000 2658635
Lampiran V
Data Penjualan Kartu layanan PT.Indosat Tbkk, Makassar Tahun 2013
Penjualan Dalam (Jutaan rupiah) Total
Tahun 2011 Mentari IM3 Matrix (Dalam Jutaan rupiah)
Januari 57000 60000 49210 166210
Februari 60000 64210 53200 177410
Maret 64000 67130 57150 188280
April 70200 71201 61100 202501
Mei 74300 75250 66000 215550
Juni 77000 79110 70500 226610
Juli 83100 84100 74000 241200
Agustus 86000 89240 79000 254240
September 88000 95300 83000 266300
Oktober 96000 98000 88000 282000
November 98000 103210 93510 294720
Desember 106400 105456 98330 310186
Jumlah 960000 992207 873000 2825207