• Tidak ada hasil yang ditemukan

GAMBARAN UMUM

2.5. Profil Informan Pelaku Pergaulan Bebas

2.5.1 TN (Pr, 21 tahun)

TN merupakan seorang perempuan yang berusia 21 tahun. TN tinggal atau kost di kelurahan Titi Rantai kecamatan Medan Baru. TN merupakan anak ke 2 dari 4 bersaudara. TN merupakan mahasiswa di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Medan AMIK MBP dan saat ini sudah berhenti karena mendapat surat DO (Drop Out) dari kampus. TN lahir dari keluarga yang sederhana. Kedua orang tua TN bekerja sebagai petani di Langkat. TN diberi uang saku Rp 1.500.000, setiap bulan.

TN merupakan seorang perempuan yang manis, berkulit sawo matang dan bermata bulat. Cukup sulit awalnya untuk melakukan pendekatan dan berdialog dengan salah satu informan ini. Pribadinya tertutup apalagi saat ditanyakan mengenai hal seputar perilaku seks bebas. Setelah dilakukan langkah-langkah persuasif dan menekankan bahwa segala informasi dari data yang didapatkan akan dirahasiakan latarbelakangnya, barulah kemudian gadis ini membuka diri dan bersedia menjadi informan penelitian.

Ketika dilakukan wawancara, akhirnya dapat terungkap bahwa informan telah melakukan hubungan seks ketika masih duduk di kelas 2 SMA dan berlanjut hingga kuliah dengan pasangan yang berbeda. TN memberikan keperawanannya kepada pacar pertamanya dan mereka putus setelah tamat SMA. Setelah 4 bulan di bangku kuliah dia pacaran dengan mahasiswa secara bergantian dan kesehariannya sampai saat ini kumpul-kumpul bersama temannya dan mencari pekerjaan pada saat dugem.

2.5.2 VS ( Pr, 23 tahun)

VS merupakan seorang perempuan yang berusia 23 tahun. VS tinggal atau kost di kelurahan Titi Rantai Kecamatan Medan Baru. VS merupakan anak ke 2 dari 5 bersaudara. VS merupakan mahasiswa di salah satu Universitas Swasta Medicom di Medan dan saat ini telah menyelesaikan studinya namun pergaulan bebas sangat digemarinya. Saat ini VS masih belum bekerja tetap. VS lahir dari ekonomi keluarga yang kurang mampu. Ayah VS bekerja sebagai buruh bangunan sedangkan ibunya sebagai ibu rumah tangga. Pendapatan orang tua VS tidak menetap karena gaji yang diterima ayah VS kadang keluar kadang tidak. VS jarang diberi uang saku oleh orang tuanya, kadang 3 bulan sekali hanya diberikan Rp 1.000.000,00. VS lebih sering diberi uang oleh pacarnya yang tinggal di Perbaungan.

VS merupakan seorang gadis yang terkesan kasar, cerewet dan terbuka sehingga membuat peneliti tidak sulit untuk mendapatkan informasi. Setelah ditekankan bahwa informasi dari data yang didapatkan akan dirahasiakan latarbelakangnya, informan ini secara langsung menjelaskan perihal perilaku seks bebas yang dilakukannya.VS pertama kali melakukan hubungan seks disebabkan karena dirayu terus oleh sang pacar dan terinspirasi oleh film porno yang di sewa pacarnya yang ditonton bersama ketika ia masih duduk di kelas 2 SMA dan berlanjut hingga dia kuliah dengan pasangan yang sama. Di Medan, VS tinggal satu kamar dengan adiknya yang juga kuliah di salah satu universitas swasta di Medan. Dia dan kawan-kawannya menyewa rumah kontrakan di daerah Medan Baru. Mereka mencari kost-kostan yang induk semangnya jauh dari kost, karena mereka kurang suka kost-kostan yang terlalu ketat dengan alasan susah keluar jika mau mengerjakan tugas-tugas kuliah atau belajar kelompok, karena kalau kost-kostan yang tinggal bersama ibu kost pada umumnya mempunyai peraturan dan batasan.

2.5.3. RD (Pr, 19 tahun)

RD merupakan seorang perempuan yang berusia 19 tahun. RD ini lahir di Tarutung pada tanggal 12 juni 1988. RD tinggal atau kost Kelurahan Titi Rantai kecamatan Medan Baru. RD merupakan mahasiswa di salah satu universitas negeri di medan Fakultas Sastra dan saat ini berada pada semester sepuluh. RD memiliki hubungan pertemanan dekat dengan TN yang sama-sama saling berkenalan melalui media facebook. Semasa hidup, ayah RD merupakan pegawai negeri sedangkan ibunya hanya sebagai ibu rumah tangga. RD di beri uang saku oleh orang tuanya Rp 500.000,00 per bulan.

RD merupakan gadis yang terkesan pendiam dan tertutup namun karena RD merupakan teman peneliti sehingga dia cukup terbuka. RD mulai melakukan seks bebas ketika ia kuliah pada semester 5. Kos yang ditempati RD sekarang termasuk kos yang bebas karena laki-laki bisa keluar masuk kapan saja. dia juga pernah mengajak pacarnya menginap jika kakak RD tidak di kos.

2.5.4 ST (Pr, 21 tahun)

ST merupakan seorang perempuan yang berusia 21 tahun. ST ini lahir di Tarutung pada tanggal 15 April 1993. ST tinggal atau kost di kelurahan Titi Rante kecamatan Medan Baru. ST merupakan mahasiswa di salah satu universitas negeri di Medan fakultas Ekonomi dan saat ini berada pada semester enam. Kedua orang tua ST bekerja sebagai petani. Setiap bulannya ST diberi uang saku oleh orang tuanya sebesar Rp 700.000,00.

ST merupakan gadis yang terkesan bersahabat, murah senyum dan terbuka. Dia merupakan teman peneliti sehingga ia sangat terbuka ketika dilakukan wawancara mengenai perilaku seks bebas yang dilakukannya. Bahkan ketika peneliti memberitahu judul skripsi peneliti, salah satu informan ini secara langsung menawarkan untuk menjadi informan. ST melakukan seks bebas ketika masih duduk di bangku kelas 2 dan berlanjut hingga ia kuliah

dengan pasangan yang berbeda. Dia melakukan seks bebas awalnya karena dirayu oleh pacarnya. Namun setelah keperawanannya hilang, dia semakin sering berhubungan intim dengan setiap pacarnya karena menganggap tidak ada hal yang penting untuk di jaga. Mereka melakukan hubungan seks tanpa harus takut ketahuan ibu kos.

2.5.5 KN (Pr, 21 tahun)

KN merupakan seorang perempuan berusia 21 tahun. HL ini lahir di Tarutung pada tanggal 23 Juni 1993. KN tinggal di kelurahan Titi Rantai kecamatan Medan Baru. KN adalah anak pertama dari 4 bersaudara. Kedua orang tuanya berprofesi sebagai guru. KN mendapat kiriman uang belanja sebesar Rp 1.000.000,00 per bulan. Saat ini KN semester dua di salah satu universitas swasta di Medan. Informan yang satu ini merupakan seorang gadis yang ramah namun awalnya cukup sulit melakukan pendekatan dan berdialog. Namun setelah di tekankan bahwa segala informasi yang didapatkan akan di rahasiakan latar belakangnya, barulah informan ini membuka diri dan bersedia menjadi informan penelitian. Ketika dilakukan wawancara, akhirnya terungkap bahwa informan melakukan hubungan seks pertama kali ketika ia kuliah pada semester 1.

2.5.6 AS (Lk, 21 tahun)

AS merupakan seorang laki-laki yang berusia 21 tahun. AS ini lahir di Rantau Prapat pada tanggal 7 pebruari 1990. AS tinggal atau kos di kelurahan Titi Rante kecamatan Medan Baru. AS merupakan anak ke 4 dari 5 bersaudara. Ayah AS bekerja sebagai petani sedangkan ibunya seorang pedagang. AS mendapat uang bulanan dari orang tuanya Rp 1000.000,00 setiap bulannya. AS merupakan mahasiswa di salah satu

universitas negeri di Medan fakultas Teknik dan saat ini berada pada semester enam. AS merupakan seorang pria yang ramah, murah senyum dan merupakan teman peneliti sehingga

membuat peneliti tidak sulit untuk menggali informasi namun dengan syarat utama adalah jangan sampai di bocorkan segala hal yang diperoleh kepada keluarga besarnya. AS pertama kali melakukan hubungan seks sejak kuliah pada semester 1 di Medan. Sering mengakses media berbau porno yang menayangkan hubungan seks menjadi faktor pendorong bagi AS untuk melakukan hubungan seks dengan pacarnya. Selain itu AS juga terlibat dalam perilaku pergaulan bebas lainnya yaitu clubbing dan minum-minuman keras.