ANALISIS KESENJANGAN PROFIL EKSTERNAL DAN PROFIL INTERNAL PADA PERUSAHAAN BENIH PADI PP KERJA
B. Audit Profil Internal Perusahaan (CAP)
Pada profil internal perusahaan (CAP), ada 3 elemen utama yang akan di audit, antara lain Strategi, Taktik, dan Nilai. Masing-masing elemen terdiri dari 3 dimensi, elemen Strategi terdiri dimensi dari Segmentation,
103 Targeting, dan Positioning. Elemen Taktik terdiri dari dimensi Differentiation, Marketing Mix, dan Selling. Elemen Nilai terdiri dari dimensi Brand, Service, dan procces.
Berbeda dengan profil eksternal (CSP), dalam melakukan audit profil internal ini, responden diberikan petunjuk untuk menentukan skor, responden diberikan pilihan-pilihan dimana nantinya responden akan memilih yang manakah dari pilihan-pilihan yang ada yang sesuai atau mendekati dengan karakter perusahaannya. Berikut ini adalah Conceptual Framework sebgai petunjuk pengisian form profil internal (CAP) yang akan digunakan responden :
104
Segmentation Geographics Demographics Psychographics Behavioral Individualized Targeting Everyone Suitable One Chosen Ones A Few Good
Ones
Someone
Positioning The only one The Better One
Value in Use Customer Satisfying pimpinan dan manajemen PP Kerja, diperoleh hasil audit profil Internal (CAP) sebagai berikut :
105 Tabel 3.4. Form Profil Internal (CAP Form) PP Kerja 2012
Komponen R1 R2 R3 R4 R5 Jmlh
Rata-rata total Strategi 2,80
Tactic
Rata-rata total Taktik 2,13
Value
Brand 3,00 3,00 3,00 3,00 3,00 15,00 3,00 0 Service 3,00 3,00 3,00 3,00 3,00 15,00 3,00 0 Procces 2,00 2,00 2,00 2,00 2,00 10,00 2,00 0
Rata-rata total Nilai 2,67
Jumlah 7,60
Rata-Rata Total CAP / Competitive Setting Indeks (CAI) 2,53 Keterangan : R1 = Pimpinan Perusahaan
R2 = Bagian Produksi R3 = Bagian Administrasi R4 = Bagian Keuangan R5 = Bagian Pemasaran
Berikut ini adalah uraian dari hasil audit profil internal (CAP) : 1. Strategy
Elemen Strategi terdiri dari 3 (tiga) dimensi, yaitu Segmentation, Targeting, dan Positioning.
1.1. Segmentation (segmentasi)
Skor rata-rata yang diperoleh dari audit segmentasi adalah 2,80.
Skor ini menunjukan bahwa segmentasi yang dilakukan PP Kerja adalah Demografi yang akan beralih menjadi Psikografi.
106 Segmentasi Demografi adalah segmentasi berdasarkan kategori tertentu yang nyata dan bisa dilihat, seperti gender, umur, profesi, agama, dan lain-lain, sedangkan segmentasi Psikografi adalah segmentasi berdasarkan kondisi psikis, seperti gaya hidup, kelas sosial, dan kepribadian, intelektualitas, dan lain-lain.
1.2. Targeting (menentukan sasaran)
Skor yang diperoleh dari audit targeting adalah 2,80. Skor ini menunjukan bahwa targeting yang dilakukan PP Kerja adalah Suitable ones yang akan beralih ke cara targeting Chosen ones.
Targeting Suitable ones adalah targeting dengan cara memilih orang yang dirasa cocok untuk membeli produk, sedangkan targeting dengan cara Chosen ones adalah targeting dengan cara memilih segmen pasar tertentu yang paling efektif untuk dilayani.
1.3. Positioning (menentukan posisi)
Skor yang diperoleh dari audit positioning adalah 2,80. Skor ini menunjukan bahwa positioning yang dilakukan PP Kerja adalah The better one yang akan beralih ke One statement. The better one adalah positioning yang dilakukan untuk menjadi lebih baik dari pesaing, sedangkan One statement adalah positioning yang dilakukan untuk menjadi berbeda dari pesaing, tidak hanya sekedar lebih baik.
107 2. Tactic
Elemen Taktik terdiri dari 3 (tiga) dimensi, yaitu Differentiation, Marketing mix, dan Selling.
2.1. Differentiation (diferensiasi)
Skor yang diperoleh dari audit diferensiasi adalah 2,40. Skor ini menunjukan bahwa diferensiasi yang dilakukan PP Kerja adalah Better than competitor yang mulai beralih menjadi Preferred by costumer. Better than competitor adalah diferensiasi yang bertujuan untuk menjadikan produk perusahaan lebih baik dari pesaing, sedangkan Preferred by customer adalah diferensiasi yang bertujuan memberikan sesuatu yang disukai konsumen.
2.2. Marketing Mix (bauran pemasaran)
Skor yang diperoleh dari audit bauran pemasaran adalah 3,00.
Skor ini menunjukan bahwa bauran pemasaran yang dilakukan PP Kerja adalah 4P, lebih jelasnya tentang 4P yang diterapkan PP Kerja sebagai berikut :
Product : PP Kerja berusaha menghasilkan produk benih dengan varietas yang dibutuhkan oleh petani.
Price : PP Kerja berusaha menetapkan harga yang kompetitif di pasaran.
Place : PP Kerja berusaha mendistribusikan produknya ke lokasi yang mudah dijangkau konsumennya.
108
Promotion : PP Kerja berusaha melakukan promosi yang
efektif dan seimbang baik itu kepada konsumen maupun distributor.
2.3. Selling (penjualan)
Skor yang diperoleh dari audit selling adalah 1,00. Skor ini menunjukan bahwa selling yang dilakukan PP Kerja adalah Informing about product. Selling dengan cara Informing about product adalah dengan mempublikasikan atau mengumumkan kepada konsumen bahwa produk telah tersedia / ready stock.
3. Value
3.1. Brand (merek)
Skor yang diperoleh dari audit brand adalah 3,00. Skor ini menunjukan bahwa branding yang dilakukan PP Kerja adalah Brand Assosiation, yaitu berusaha untuk menjadikan mereknya memiliki asosiasi tertentu dibenak konsumennya.
3.2. Service (pelayanan)
Skor yang diperoleh dari audit pelayanan adalah 3,00. Skor ini menunjukan bahwa service yang dilakukan PP Kerja adalah
“Value in use business”, yaitu pelayanan yang bertujuan untuk memberikan nilai tambah bagi konsumen.
109 3.3. Process (proses)
Skor yang diperoleh dari audit proses adalah 2,00. Skor ini menunjukan bahwa process yang dilakukan PP Kerja adalah
“Interfuncional teamwork”, yaitu masing-masing fungsi yang ada di perusahaan saling bekerjasama.
4. Indeks Profil Internal (CAI)
Dari hasil audit profil internal (CAP), akan diperoleh indeks profil internal atau yang disebut juga dengan CAI (Competitive Alignment Indeks).
Pada tabel 3.4 yang merupakan hasil audit profil internal, dikolom paling bawah bisa kita lihat CAI yang diperoleh adalah sebesar 2,53. Dengan CAI, kita bisa menggunakannya sebagai acuan untuk mengetahui tipe atau bentuk dari perusahaan PP Kerja berdasarkan konsep “The Strategic Marketing Plus 2000”. Dibawah ini adalah tipe atau bentuk perusahaan PP Kerja :
Tabel 3.5. Tipe perusahaan PP Kerja
1 2 3 4 5
Company Producer Seller Marketer Specialist Service Provider Type Of bentuk perusahaan PP Kerja adalah “Selling Oriented” yang mulai beralih menjadi “Marketing Oriented” (bisa dilihat pada tabel 3.5).
110 Tipe perusahaan “Selling Oriented” menitik beratkan pada cara penjualan yang persuasif, perbaikan produk, dan promosi masal. Perusahaan dengan tipe seperti ini bisa sukses apabila kondisi persaingan masih lemah, dan perubahan lingkungan masih jarang sekali terjadi, kalaupun ada, bisa dengan mudah dihadapi.
Tipe Perusahaan “Marketing Oriented” menitik beratkan pada segmen pasar yang efektif untuk dilayani, menciptakan diferensiasi produk, dan melakukan promosi yang seimbang. Perusahaan tipe seperti ini sangat cocok menghadapi kondisi persaingan yang sudah kuat, dan perubahan lingkungan yang sudah berkelanjutan.