• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II PROFIL LEMBAGA

A. Profil Masjid Asmaul Husna Lingkungan

1. Letak Geografis

Masjid Asmaul Husna terletak di Desa Seganteng Lingkungan Seganteng Karang Monjok Jl. Brawijaya, Kelurahan Cakra Selatan Baru, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Secara geografis lokasi ini berbatasan dengan :

a. Sebelah Utara : Kelurahan cakra selatan b. Sebelah Selatan Kelurahan Babakan c. Sebelah Barat : Kelurahan Karang seraya d. Sebelah Timur Kelurahan Sweta

2. Sejarah Berdirinya Masjid Asmaul Husna Lingkungan Seganteng Karang Monjok

Sejarah berdirinya masjid Asmaul Husna di Lingkungan Seganteng Karang Monjok berawal dari mimpi pemilik masjid yaitu Bapak H. Katon yang di arahkan atau diberikan petunjuk untuk membangun masjid di Lingkungan Seganteng Karang Monjok tepatnya di tanah bekas gudang dekat rumahnya.41 Berdasarkan dari hasil wawancara istirnya juga yaitu Ibu Widi Astuti atau yang biasa dikenal dengan nama Ibu Hj. Dewi, masjid Asmaul Husna ini dibangun karena belum adanya masjid besar di Lingkungan Seganteng Karang Monjok yang bisa menampung banyak jama’ah dengan vasilitas-vasilitas yang cukup memadai.

Akhirnya seiring berjalannya waktu, dengan mengucap bismillah dan atas izin Allah masjid Asmaul Husna bisa di didirikan di Lingkungan Seganteng Karang Monjok walaupun sebelumya banyak sekali hambatan-hambatan yang dilalui. Selain itu, salah satu hal yang memotivasi Bapak H. Katon dan Ibu Hj. Dewi untuk membangun masjid tersebut yaitu, pemikiran mereka yang

41Katon Aji Susono, Wawancara, Seganteng Karang Monjok, 8 Desember 2022

28

mengatakan bahwa, bagaimana cara menyalurkan hartanya di jalan Allah agar pahalanya tetap mengalir. Akhirnya Allah memberi petunjuk untuk membangun masjid. Pembangunan masjid tersebut tentunya bisa terselesaikan karena kehendak dari Allah Swt.

Karena segala sesuatu juga tidak bisa terjadi jika Allah Swt tidak menghendaki.42

Masjid Asmaul Husna awalnya akan di bangun di BIL (Bandara Internasional Lombok) di Desa Ungge Kabupaten Lombok Tengah. Pembangunan masjid ini bertujuan untuk memberi ruang atau wadah kepada musafir-musafir yang melakukan perjalanan jauh agar mudah dan tetap melakukan ibadah. Pada waktu itu pemilik atau yang membangun masjid tersebut sudah melakukan peletakkan batu pertama yang dihadiri oleh masyarakat sekitar. Tetapi, Qadarullah pembangunan masjid tersebut tidak bisa diselesaikan karena ada beberapa kendala.

Masjid Asmaul Husna di Lingkungan Seganteng Karang Monjok dibangun pada awal tahun 2020 bulan Januari tepat di masa Covid-19, dan selesai pembangunan pada awal tahun 2021 di bulan Januari juga, dengan jarak pembangunan kurang lebih satu tahun. Jika di hitung di tahun 2022 ini, maka masjid Asmaul Husna sudah berusia 2 tahun dan akan memasuki usia 3 tahun di tahun 2023 mendatang. Pada tanggal 10 Januari 2020, masjid Asmaul Husna sudah digunakan untuk shalat berjama’ah. Di tahun itu juga pendiri dan pengurus membuat program program dan belajar cara-cara bagaimana memakmurkan masjid. Program-program yang dibuat seperti, kegiatan TPQ, tahsin dan tahfizh al-Qur’an untuk ibu-ibu, pengajian umum khusus ibu-ibu, dan salah satunya kegiatan sujud tilawah ini.43 Masjid Asmaul Husna masih tergolong sangat baru jika dibandingkan dengan masjid-masjid sekitarnya. Walaupun demikian, biidznillah kegiatan-kegiatan di atas masih berjalan sampai sekarang bahkan jama’ahnya semakin bertambah.

42Widi Astuti, Wawancara, Seganteng Karang Monjok, 12 Desember 2022.

43Katon Aji Susono, Wawancara, Seganteng, 8 Desember 2022

29

3. Struktur Kepengurusan Masjid Asmaul Husna Lingkungan Seganteng Karang Monjok

Masjid Asmaul Husna Lingkungan Seganteng Karang Monjok berada di bawah yayasan yang dinamai dengan Yayasan Asmaul Husna. Dan di bawah yayasan tersebut, ada kepengurusan-kepengurusan masjidnya di setiap bidang.44 Adapun Struktur kepengurusan tersebut sebagai berikut :

Pelindung : 1) Yayasan Asmaul Husna 2) Ketua RT 05

Pengawas : Drs. H. Sahrul Aini

Penasehat : 1) TGH. Zulkarnain Adnani 2) TGH. Husnul Hadi 3) H. Katon Aji Susono 4) Baihaki Syakbana

Ketua : Zaini Rahman

Sekretaris : Hudian Yusfil Hazmi Bendahara : Hj. Widi Astuti Wakil Bendahara : H. Tugiono a. Bidang Pendidikan dan Dakwah

Koordinator : Ir. Imran Anggota : 1) Mas’ud 2) Reni Alviana

b. Bidang Pengembangan Sarana dan Prasarana Koordinator : Nursan

Anggota : 1) Sahari 2) Burhanudin c. Bidang Pemberdayaan Remaja

Koordinator : Muhammad Subki Anggota : 1) Safa

2) Apit

d. Bidang Pemberdayaan Ummat

44Hudian Yusfil Hazmi, Wawancara, Seganteng Karang Monjok, 1 Desember 2022

30 Koordinator : Zubaddin Anggota : Abunandar

e. Bidang Kemitraan, Informasi dan Komunikasi Koordinator : Muhammad Khairul Umam Anggota : Saefuddin

f. Bidang Keamanan dan Ketertiban Koordinator : Asmadi

Anggota : Sapari

4. Kegiatan-Kegiatan Keagamaan pada Masjid Asmaul Husna a. Tahsin dan tahfizh al-Qur’an

Istilah tahsin sering kali dikaitkan dengan aktivitas membaca al-Qur’an. Istilah ini muncul sebagai sinonim dari istilah yang sudah dikenal akrab oleh kaum muslimin, yaitu Tajwi>d yang sering difahami sebagai ilmu yang membahas tentang tata cara membaca al-Qur’an dengan baik dan benar.45 Adapun tahfizh Qur’an merupakan salah satu istilah yang sering disebut bagi orang yang menghafal al-Qur’an. Kata tahfizh memiliki arti menghafal yang berarti berusaha meresapkan ke dalam pikiran agar selalu diingat.46

Kegiatan tahsin dan tahfizh al-Qur’an di masjid Asmaul Husna Lingkungan Seganteng Karang Monjok di bagi menjadi beberapa golongan. Pertama, golongan anak-anak yaitu TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur’an) Asmaul Husna dilaksanakan di sore hari ba’da asar setiap hari selasa sampai hari sabtu. TPQ ini di bagi menjadi tiga kelas yaitu, kelas iqro’, kelas tahsin, dan kelas tahfizh. Kedua, golongan remaja dilaksanakan ba’da magrib setiap malam senin sampai malam kamis dan malam sabtu. Kelompok ini dibagi menjadi dua kelas, yaitu kelas tahsin dan kelas tahfizh. Dan terakhir yaitu tahsin dan tahfizh al-Qur’an khusus ibu-ibu. Kegiatan ini dilakukan satu kali dalam seminggu setiap senin sore. Malam jum’at dan malam

45Suwarno, Tuntunan Tahsin Al-Qur’an, (Yogyakarta: Deepublish 2016), hlm. 1.

46Sucipto, Tahfidz Al-Qur’an Melejitkan Prestasi, (Jakarta: Guepedia 2020), hlm. 13.

31

ahad diliburkan, karena khusus di malam jum’at diadakan kegiatan yasinan bersama untuk semua jama’ah masjid Asmaul Husna.47

b. Pengajian Umum khusus ibu-ibu

Pengajian umum ini merupakan kegiatan ceramah dan tanya jawab atau diskusi antara jama’ah dan penceramah.

Dalam hal ini, pemilik atau pendiri masjid Asmaul Husna biasanya mengundang ustadz dan ustadzah yang sudah berpengalaman dalam menyampaikan dakwah. Kegiatan ini dikhususkan untuk ibu-ibu dan dilaksanakan satu kali dalam sebulan dihari jum’at.

a. Kegiatan Sujud tilawah

Salah satu kegiatan yang cukup menarik di Masjid Asmaul Husna yaitu kegiatan sujud tilawah. Dikatakan menarik, karena belum pernah ada bahkan sangat jarang diadakan dikalangan masyarakat. Kegiatan ini dilakukan setiap hari jum’at pada shalat jama’ah subuh. Kegiatan inilah yang penulis jadikan sebagai bahan penelitian.

47Nursan, Wawancara, Seganteng Karang Monjok, 26 November 2022.

32

Dokumen terkait