IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Profil Perusahaan
PT XYZ adalah perusahaan yang bergerak di bidang perikanan dan peternakan didirikan pada tahun 1982. Saat ini pabrik PT XYZ berlokasi di Cileungsi, Bogor. Saat ini, PT XYZ menjadi salah satu pemain utama dalam bisnis pakan ternak di Indonesia dan dikenal sebagai salah satu pemimpin pasar untuk pakan ikan air tawar dan dianugerahi kehormatan sebagai “The Pioneer in Aquaculture and Feed Industry” oleh Presiden Megawati pada acara Indo Fisheries Expo tahun 2002. PT XYZ juga memiliki 3 pabrik penghasil pakan ternak yang telah tersertifikasi ISO 9001:2008.
4.1.1 Visi Misi dan Strategi Perusahaan
Visi dan Misi perusahaan merupakan hal penting yang harus diidentifikasi sebagai informasi awal terkait dengan rencana capaian yang ingin diraih perusahaan. Jesper (2000) yang menyatakan bahwa visi misi merupakan pedoman yang dapat dimengerti setiap anggota organisasi dalam mencapai target. PT XYZ memiliki Visi yaitu “ Menjadi perusahaan terintegrasi di industri perternakan dan perikanan dengan tingkat pertumbuhan diatas rata rata perusahaan sejenis”. Adapun visi tersebut diuraikan dalam misi yaitu
1. Menghasilkan produk unggul yang memberi kepuasan dan meningkatkan kualitas hidup para stakeholder
2. Berperan aktif dalam memajukan usaha perunggasan dan perikanan di indonesia.
Perusahaan melalui para pimpinan telah merancang strategi yang ditujukan sebagai bentuk transformasi dari visi dan misi. Adapun strategi existing saat ini dari PT XYZ yaitu:
1. Melakukan diversifikasi produk, PT XYZ tahun ini selesai membangun line produksi untuk pakan benih ikan, pakan ikan hias, line produksi pakan kucing dan line produksi untuk pakan sapi. Produk pakan yang baru ini akan di lauching pada tahun 2021.
2. Efisiensi biaya, Efisiensi biaya diperlukan agar harga akhir produk pakan ternak lebih murah, dalam jangka pendek dapat menjadi keuntungan untuk strategi penetrasi pasar dalam negeri. Sedangkan untuk jangka panjang pakan ternak dapat meningkatkan daya saing dengan cara Penguatan jaringan rantai supply bahan baku lokal agar didapat kontinyuitas bahan baku lokal dengan kualitas yang baik dan harga yang bersaing. Mengurangi biaya variabel dengan melakukan perbaikan perbaikan dalam operasional
3. Peningkatan kapasitas produksi, PT XYZ menambah jenis produk pakan dan menaikkan kapasitas produksi. Salah satu usaha yang dilakukan adalah dengan menambah fedmill yang dimiliki. Fasilitas feedmill terbaru yang sedang dalam proses pembangunan adalah feedmill Kertosono yang diperkirakan akan selesai dibangun pada tahun 2022 dengan kapasitas sebesar 20.000 ton.
4. Meningkatkan Customer Loyalty Program, Untuk meningkatkan loyalitas konsumen terhadap produk pakan PT XYZ dengan memberikan hadiah berupa paket wisata keluar negeri sesuai dengan jumlah pakan ternak yang dibeli. Selain itu PT XYZ juga memberikan diskon dan tempo pembayaran
dengan jangka waktu lebih lama untuk konsumen yang membeli dalam jumlah besar.
5. Sertifikasi feed safety untuk produk pakan, untuk menjaga, meningkatkan kepercayaan konsumen dan memenuhi persyaratan yang diinginkan konsumen serta bertujuan memberikan service dan produk pakan berkualitas tinggi, PT XYZ melakukan perbaikan yang bekesinambungan demi memenuhi persyaratan dan memenuhi compliance standard dari beberapa feed safety audit seperti BAP (Best Aquaculture Practices) dan HACCP
6. Aktif membina hubungan dengan lembaga keuangan untuk mendapatkan penambahan permodalan yang digunakan untuk membiayai investasinya.
7. Aktif membina hubungan dengan asosiasi GPMT untuk melakukan diskusi, komunikasi untuk memecahkan permasalahan yang terkait dengan industri.
Sasaran strategis dari perusahaan XYZ dideskripsikan dengan menggunakan pendekatan balanced scorecard. Dalam balanced scorecard terdapat 4 sasaran strategis utama yaitu keuangan, konsumen, proses bisnis internal dan pemberlajaran dan pertumbuhan. Pada dasarnya sasaran strategis menjadi kunci utama sebagai dasar untuk menurunkan pada indikator pengukuran kinerja perusahaan.
4.1.2 Kegiatan Operasional dan Aktifitas Perusahaan
PT XYZ yang telah berdiri sejak tahun 1982 dan memiliki beberapa direktorat yang ditujukan untuk mendukung segala aktifitas bisnis dari awal hingga akhir. Porter (1993) menerangkan bahwa seluruh aktifitas bisnis dapat dikelompokan menjadi dua yaitu primer activity dan support activity, dimana pendekatan ini dinamakan dengan value chain. Kedua aktivitas tersebut diarahkan pada peningkatan margin keuntungan untuk perusahaan, yang ditandakan dengan tingkat efektifitas dan efisiensinya. Secara umum gambaran aktifitas bisnis dapat diinformasikan melalui Gambar 4.1.
Sumber : Data Olahan (2020)
Gambar 4.1 Deskripsi Umum Aktifitas Bisnis PT XYZ dalam Value Chain Gambar 4.1 dijabarkan perlu diperjelas dengan penjabaran secara deskriptif terkait dua kelompok aktifitas. Hal ini agar semakin mengambarkan kegiatan secara riil dari PT XYZ dalam menjalankan bisnis pakan di Indonesia.
Adapun informasi secara lengkap seperti berikut:
1. Primary Activity a. Inbound logistic
Logistik ke dalam atau inbound bagi PT XYZ merupakan aktifitas yang terkait dan berhubungan dengan peneriman, penyimpanan, dan penyebaran masukan ke produk, seperti penanganan bahan baku, pergudangan, pengendalian persediaan, penjadwalan persediaan, penjadwalan transportasi dan pengembalian kendaraan kepada pemasok.
Kegiatan ini dapat diutamakan khususnya terkait dengan penyediaan bahan baku logistic produksi utama yaitu jagung, gandum, fish meal, fish oil, CPO, dedak, meat bone meal, soy bean meal, limestone, dan Premix.
b. Pabrik
Aktifitas pabrik atau pabrikasi atau operation bagi PT XYZ yang merupakan perusahaan manufaktur berhubungan dengan persiapan produksi terkait dengan penyiapan mesin, proses produksi pakan, quality control, packaging, pemeliharaan mesin, dan pemindahan ke area gudang sebelum siap didistribusikan.
c. Logistik ke luar
Aktifitas logistik keluar atau outbond merupakan aktifitas yang terkait dengan pengumpulan, penyimpanan dan pendistribusian hasil produksi pakan kepada konsumen. Pada proses ini PT XYZ menambahkan aktifitas penjadwalan pesanan dan pengelolaan gudang agar hasil produksi memiliki kualitas yang tetap sama hingga kepada tangan konsumen (penjual atau peternak).
d. Pemasaran dan penjualan
Aktivitas yang berhubungan penyediaan sarana yang dapat digunakan oleh pembeli untuk membeli atau menarik mereka untuk membeli produk seperti promosi, tenaga penjual, penetapan budget, seleksi marketing mix yang digunakan, hubungan dengan konsumen dan penetapan harga.
Kegiatan pemasaran dan penjualan unit bisnis pakan ternak PT XYZ antara lain dengan melalui agen (poultry shop) dan direct selling.
e. Pelayanan
Pelayanan atau service merupakan serangkaian aktifitas yang dilakukan oleh PT XYZ dalam rangka menyadarkan, menjaga, mempertahankan dan meningkatkan nilai dari produk yang secara pasti dijual. Pelayanan yang dilakukan oleh PT XYZ diimplementasikan dalam bentuk informasi cara pemakaian terbaik, konsultasi dengan peternak, pelatihan, servis dan pengecekan penyakit hewan ternak. Dimana layanan yang diberikan oleh PT XYZ berfokus pada konsumen, peternak mitra dan agen (poultry shop).
2. Support Activity a. Pembelian.
Aktifitas pembelian atau pengadaan (procurement), aktifitas ini sangat terkait dengan pembelian produk utama dan pendukung produksi seperti bahan baku sumber energi, sumber protein, sumber mineral, vitamin dan premix. Disisi lain pada aktifitas ini terkait dengan pengadaan seluruh pendukung produksi yang dibutukan oleh tiap direktori dalam rangka mendukung kegiatan bisnis mencapai sasaran yang ditetapkan.
b. Pengembangan teknologi.
Pengembangan teknologi merupakan aktifitas yang berhubungan dengan pengetahuan, prosedur atau teknologi yang terkandung dalam proses yang digunakan dalam suatu peralatan. PT XYZ menerangkan bahwa pada aktifitas ini juga mencakup dengan proses penambahan nilai untuk produk dan layanan. Implementasi dari aktifitas yang berhubungan dengan teknologi dilakukan melalui
ERP system yang terintegrasi antar semua proses bisnis.
Penyimpanan bahan baku yang terkontrol dengan menggunakan silo dengan automatic blower dan sensor suhu serta kontrol kelembaban.
Proses pengecekan mutu bahan baku digunakan teknologi NIR (Near Infrared) dan pengecekan laboratorium untuk pemeriksaan sampel bahan baku.
Formulasi pakan menggunakan salah satu software least cost formulation untuk mendapatkan kombinasi paling efektif dari bahan baku sehingga didapatkan kualitas pakan terbaik dengan harga termurah.
Pengembangan teknologi juga dilakukan pada proses produksi yaitu melalui automatisasi mesin produksi menggunakan integrated SCADA control system dari Buhler.
Manajemen perawatan mesin dan persediaan sparepart menggunakan computerized maintenance management system yang terintegrasi antar pabrik.
Proses pengemasan digunakan teknologi automatic packaging machine.
Proses penyimpanan pakan jadi di dalam gudang menggunakan pallet dan pergudangan dengan temperatur terkontrol.
c. Manajemen sumber daya manusia
Pengelolaan sumberdaya manusia bagi PT XYZ merupakan hal penting dimana hal ini dikaitkan dengan upaya untuk tepat resource, anggaran dan waktu. Pada sumberdaya manusia diketahui bahwa berfokus pada 3 aspek besar yaitu skill, people, roles dan rules. Implementasi yang dilakukan melibatkan beberapa aktifitas susksesi human resource diantaranya Career planing, performance management, learning management, Succesion planning, Compesation and benefit, workforce planning.
Seluruh implementasi tersebut ditujukan agar PT XYZ memiliki sumberdaya manusia yang sesuai dan tepat untuk mendukung mencapai visi, selain itu diharapkan memiliki integritas, jujur dan memiliki keinginan untuk terus berkembang. PT XYZ menyadari bahwa hal tersebut perlu didukung dengan memberikan sistem reward yang baik, serta jenjang karier yang panjang untuk meningkatkan loyalitas karyawan.
d. Infrastruktur perusahaan
Infrastruktur perusahaan merupakan aktifitas yang diimplementasikan oleh PT XYZ pada manajemen umum perusahaan, perencanaan, keuangan, akuntansi, hukum, urusan pemerintah dan manajemen mutu.
Konsep dasar dari aktifitas pengelolaan infrastruktur terkait dengan
perannya yang mampu mendukung keseluruhan kegiatan kerja dalam suatu rantai tata nilai, bukan hanya sebuah aktivitas individu
PT XYZ merupakan perusahaan yang telah terdiversifikasi, dimana membagi aktivitas infrastruktur dibagi menjadi infrastruktur pada level korporasi dan unit bisnis.
Infrastruktur unit bisnis pakan ternak PT XYZ terdiri atas sarana dan prasarana pergudangan yang memadai, mesin mesin pabrik yang canggih dan update dengan perkembangan tehnologi terkini, fasilitas transportasi berupa truk milik sendiri untuk mengangkut pakan jadi dari pabrik ke konsumen.
Infrastruktur korporasi berfokus pada bangunan pabrik. Diketahui bahwa PT XYZ memiliki 3 buah pabrik dengan penggunaan 85 % dari kapasitas terpasang. Hal ini perlu dioptimalisasi dalam rangka mendukung jaringan distribusi tersebar di seluruh Indonesia melalui pengambilan langsung di pabrik, agen (poultry shop) dan distribution center. Selain itu terdapat infrastruktur lainnya yang mendukung yaitu fasilitas perolehan air bersih menggunakan sumur artesis dan menggunakan reverse osmosis di setiap pabrik, mesin mesin utility untuk mensupport pabrik seperti boiler untuk membangkitkan tenaga uap, air compressor yang digunakan untuk mesin mesin pneumatic dan generator untuk membangkitkan listrik.
Disisi lain diketahui bahwa aktifitas bisnis perlu diperjelas dengan flowchart dari gambaran teknis dalam proses kegiatan produksi pakan yang dipasarkan oleh perusahaan seperti pada Gambar 4.2, Gambar 4.3 dan Gambar 4.4.
Sumber : Data Internal (2019) Gambar 4.2 Alur Proses Pakan Unggas
Sumber : Data Internal (2019) Gambar 4.3 Alur Proses Pakan Tenggelam
Sumber : Data Internal (2019)
Gambar 4.4 Alur Proses Pakan Terapung
Adapun perkembangan PT XYZ terkait dengan pengembangan kapasitas dan teknologi produksi disajikan pada Gambar 4.5
Sumber : Data Internal (2019)
Gambar 4.5 Pengembangan Kapasistas dan Teknologi Produksi PT XYZ Saat ini PT XYZ telah menggunakan teknologi informasi yang baik untuk menjaga kegiatan bisnis sesuai dengan target yang ditentukan. Teknologi yang digunakan dapat mengetahui kesesuaian dan adanya kemungkinan kesalahan dalam aktifitas produksi. Adapun informasi deskripsi kegiatan disajikan pada Gambar 4.6
Sumber : Data Internal (2019)
Gambar 4.6 Kegiatan dan Penggunaan Teknologi PT XYZ 4.1.3 Struktur Organisasi Perusahaan
Struktur organisasi menjadi hal penting yang perlu diketahui, hal ini disebabkan struktur organisasi mampu memberikan gambaran terkait dengan besaran organisasi serta memperjelas hubungan dari setiap fungsi organisasi.
Fairfield (2016) menerangkan bahwa struktur organisasi memberikan peran besar untuk mengambarkan keputusan organisasi. Adapun pengambaran struktur organisasi pada PT XYZ disajikan pada Gambar 4.7.
Sumber : Data Internal (2019)
Gambar 4.7 Struktur Organisasi
Gambar 4.7 memberikan deskripsi bahwa PT XYZ didukung oleh 5 direktorat besar yang memiliki fungsi bisnis tersendiri, adapun fungsi dari tiap direktorat secara umum seperti berikut :
1. Direktorat marketing
Direktorat marketing bertanggung jawab untuk keseluruhan fungsi pemasaran pada PT XYZ. Direktorat marketing bertanggung jawab untuk penawaran, penjualan dan layanan purna jual.
2. Direktorat Feed Technology
Direktorat feed technology bertangung jawab terhadap formulasi dan pengembangan dari produk yang diproduksi. Direktorat feed tech memiliki beberapa kegiatan yaitu 1) aktifitas logistik (pembelian bahan baku), 2) membuat formulasi pakan, 3) pengembangan pakan dan 4) menjaga kualitas produk.
3. Direktorat Factory
Direktorat Factory bertanggung jawab terkait dengan aktifitas produksi, perbaikan aset produksi, optimalisasi penggunaan aset dan pergudangan.
4. Direktorat Finance
Direktorat finance bertanggung jawab terhadap mengelola keuangan (arus kas), menyimpan informasi transaksi, menganlisis aktifitas transaksi dan memberikan informasi keuangan dari kegiatan bisnis yang dilakukan.
5. Direktorat Human Resource
Direktorat human resource berfungsi untuk mengelola tenaga kerja diseluruh direktorat terkait dengan manajemen talenta, pelatihan, pembinaan, pengelolaan kebutuhan dan saran hokum.