• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV PAPARAN DATA DAN ANALISIS

A. Paparan Data

3. Profil Subjek Penelitian

Ibu RM berumur 39 tahun. beliau merupakan penduduk asli di daerah Doplang krajan Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang. Ibu RM mempunyai suami yang bernama bapak PJ yang kini berumur 49 tahun mereka dikaruniai dua anak, anak pertama laki-laki yang bernama RY yang telah berumur 19 tahun. Anak kedua mereka perempuan yang bernama TK berumur 11 tahun.

Pendidikan terakhir ibu RM adalah SMP, sedangkan bapak PJ lulusan SMA. Pendidikan terakhir anak pertama RY yaitu SMP, keseharian yaitu menjadi buruh bangunan. Sedangkan anak kedua TK sekarang berada di bangku sekolah dasar tepatnya kelas 5 SD. Keseharian ibu RM yaitu berjualan mie ayam dan bakso. Bapak PJ sehari-harinya berjualan asongan menjual mainan anak-anak. Setelah mereka memutuskan untuk bercerai, kini hak asuh anak jatuh pada Ibu RM dan

55

beliau menjadi tulang punggung keluarga untuk menghidupi kedua anaknya.

b. Keluarga Ibu AR

Keluarga Ibu AR terdapat berapa orang anggota keluarga Ayah, Ibu, Nenek (orangtua Ibu) kedua anaknya. merupakan pendatang di Desa Doplang. Beliau merupakan asli daerah Kandangan, Kecamataan Bawen, Kabupaten Semarang. Keluarga tersebut sudah menjadi penduduk di desa Doplang sudah 7 tahun. Dikeluarga ini terdapat kepala rumah tangga dan serta menjadi suami dari Ibu AR yaitu Bapak SJ berusia 35 tahun. Mereka mempunyai dua anak perempuan, Anak yang pertama DV berusia 17 tahun yang kini menempati Sekolah Menengah Kejuruan di SMKN 1 Bawen tepanya kelas 2 SMK mengambil jurusan perhotelan.Sedangkan anak kedua bernama VG berusia 9 tahun dan tinkat pendidikan MI tepatnya kelas 3.

Keseharian Ibu AR adalah sebagai pegawai swasta disalah satu pabrik di daerah Karangjati. Tingkat pendidikan beliau adalah SMP. Begitupula suamiya, beliau sehari-hari bekerja di kayu lapis di salah satu pabrik. Tingkat pendidikannya sama seperti bu AR yaitu SMP.

Ibu AR merupakan sosok pekerja keras belia selalu bekerja siang dan malam, ketika beliau pergi pagi-pagi buta maka akan pulang kembali ke rumah pada malam hari tidak pernah mengenal lelah apalagi libur bekerja. Berbeda dengan Bapak SJ yang selalu senaknya sendiri padahal beliau sebagai kepala keluarga seharusnya bekerja keras untuk keluarga

56

dan masa depan anaknya, tetapi keadaan tersebut terbalik sehingga tugas mencari nafkah yang sesungguhnya berpihak pada seorang istteri. Keadaan tersebut sudah berlangsung lama hingga pada akhirya Bapak SJ memutuskan untuk pegi dari rumah dan tidak lagi mau mengurus anak-anaknya. Sehingga merekapun pisah ranjang, tanpa status yang jelas. Tetapi dari pihak Ibu AR ingin meminta bercerai tetap belum juga mendapat respon yang pasti..

c. Keluarga Ibu AT

Ibu AT adalah pendudukan asli Doplang beliau berusia 28 tahun mempuyai seorang suami yang bernama WG berusia 24 tahun. Usia diantara keduanya berbeda dan selisih empat tahun lebih muda dari perempuan. Dlam kelurga ini telah dikaruniai seorang anak perempuan yang bernama CH yang kini berumur 5 tahun.

Keseharian Ibu AR adalah sebagai karyawan swasta disalah satu pabrik didaerah Ungaran. Pendiikan terakhir yaiu SMA. Sedangkan suaminya Bapak WG seari-hari beliau berkeliing desa ke desa berjualan bakso, sebenarnya beliau mempunyai usaha bakso rumahan tetapi masih milik orangtuanya, dan akhirnya Bapak WG berdiri sendiri dengan perjualan Keliling.

Mereka menikah belum lama, tetapi mereka sudah memutuskan untuk bercerai dan hak asuh anak pun berada ditangan Ibu AT. Saat itu anak mereka berusia 3 tahun. Tanpa memikirkan anaknya Bapak WG memutuskan pergi tanpa peduli lagi terhadap anaknya.

57 d. Bapak QZ

Bapak QZ berumur 37 tahun beliau mempunyai istri bernama TN berusia 30 tahun dikaruniai anak yang bernama RF yang berusia 18 tahun. Keseharian Bapak QZ adalah sebagai penjual cilok keliling, berjualan ketika siang sampai petang. Sedangkan Ibu TN bekerja diluar Negeri menjadi TKW di Singapura.

Pendidikan terakhir Bapak QZ adalah SD sedangkan Ibu TN adalah SMA. Bapak QZ merupakan orang yang baik di Desa Doplang beliau pernah berkedudukan sebagai RT. Beliau hidup bahagia dengan anak dan isterinya tetapi beberapa tahun kemudian beliau digugat cerai oleh pihak istri. Setelah itu hak asuh Anak pun berada di Bapak QZ.

e. Keluarga Ibu US

Ibu US berumur 46 tahun merupakan penduduk asli Doplang. Beliau menikah dengan Bapak ST berumur 56 tahun, dan mempunyai satu anak perempuan NS. yang kini berumur 18 tahun yang kini berada dibangku kelas 3 MAN di Salatiga. Pendidikan akhir Ibu US adalah SMA sedangkan Bapak ST juga SMA.

Keseharian Ibu US adalah sebagai Ibu rumah tangga, sedangkan Bapak ST adalah sebagai Satpam. Semenjak itu mereka hidup bahagia, tetapi setelah datang seorang wanita yang mengaku sebagai istri pertamanya, Ibu US dan Bapak ST menjadi uring-uringan. Saat itu NS

58

masih berada dalam kandungan. Setelah NS lahir, Ibu US memutuskan untuk bercerai dengan Bapak ST. Kemudian kembali ke rumah orang tuanya dan hak asuh NS sebagai anaknya berada di pihak Ibu US. Setelah itu Ibu US memutuskan untuk pergi keluar Negeri menjadi TKW di Arab, lalu NS diserahkan seutuhnya pada nenek dan kakeknya. Nenek SO berumur 69 tahun sedangkan Kakek MU berummur 74 tahun. Kakek MU meninggal pada tahun 2015 saat itu berumur 74 tahun. Beliau meninggal dikarenakan sakit strok. Riwayat hidupnya pernah menjabat sebagai kepala sekolah di MIN Doplang Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang. Selain itu juga sebagai tokoh masyarakat yang mempunyai pengetahuan Agama yang tinggi.

f. Keluarga Ibu AY

Ibu AY berumur 50 tahun, beliau mempunyai suami bernama KO berusia 55 tahun mereka mempunyai dua anak perempuan. Anak yang pertama bernama RH yang berusia 26 tahun yang kini statusnya sudah berkeluarga. Sedangkan anak kedua mereka bernama IN berusia 17 tahun tepatnya kini berada di bangku kelas 3 SMK di Salatiga.

Ibu AY pernah bekerja diluar negeri yaitu di Arab sedangkan Bapak KO tidak bekerja. Saat IN berumur 8 tahun, Ibu AY sudah menetap di Arab sebagai tulang punggung keluarga. Setelah itu Bapak KO juga memutuskan untuk pergi bekerja di Sulawesi Selatan. IN selama ditinggal oleh kedua orangtuanya bekerja, diasuh oleh kakak kandungnya, apapun kebutuhannya dipenuhi. Disana Bapak KO mempunyai bengkel sendiri.

59

Seiring berjalannya waktu Bapak KO mempunyai istri lagi dan anak. Beliau dapat menikah lagi karena telah memalsukan data kependudukan. Setelah IN kelas 2 SMA Ibu AY kembali ke Indonesia karena umurnya yang sudah tidak muda lagi.

g. Bapak MD

Bapak MD merupakan penduduk asli di Doplang beliau berumur 52 tahun. Ibu SK adalah istrinya berumur 40 tahun. Mereka dikaruiai anak perempuan. FR berusia 14 tahun kelas 2 SMP.

Keseharian Bapak MD adalah sebagai karyawan swata di pabrik pendidikan terakhir beliau adalah SMK sedangkan Ibu SK sebagai Guru pegawai Negeri tingkat pendidikan beliau adalah S-1 Sarjana Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Bapak MD ditinggal oleh istrinya karena penyakit kanker payudara yang telah dideritanya. Ibu SK meninggal dunia dan meninggalkan kedua anaknya. Dan Bapak MD sendirian mengurus anaknya dan mencari nafkah.

h. Ibu SP

Ibu SP berumur 46 tahun beliau mempunyai sorang suami yang bernama NG berumur 52 tahun. Mereka mempunyai satu anak perempuan yang bernama SM berusia 18 tahun tepatnya kelas 2 SMA. Pendidikan terakhir Ibu SP adalah SD dab Bapak NG pendidikan terakhir SD.

Keseharian Ibu SP adalah sebagai Ibu rumah tangga, tetapi setelah kepergian suaminya yang telah menderita penyakit Liver beberapa tahun

60

lalu, kini Ibu SP bekerja sebagai buruh tani di sawah. Beliau bekerja pagi hingga sore hari untuk menghidupi keluarganya teruma anaknya.

Dokumen terkait