• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH

B. PROGRAM PRIORITAS MENURUT URUSAN PEMERINTAHAN

13) Program Peningkatan Kapasitas Pelayanan Pertamanan dan Pemakaman

Sudah dijelaskan pada program unggulan.

10) Program Pengelolaan RTH Pertamanan dan Pemakaman a) Pelaksanaan Penertiban Taman dan Makam

b) Pembangunan Taman Interaktif/Terpadu PKK 5 Wilayah Kota c) Pemeliharaan/ Penataan Taman dan Jalur Hijau 5 Wilayah

Kota

d) Penanganan Segera Pertamanan dan Pemakaman

e) Pembuatan Sertifikasi Tanah Aset Dinas Pertamanan dan Pemakaman Provinsi DKI Jakarta

f) Pelayanan Pemakaman

g) Pemeliharaan dan Penataan Pemakaman di 5 Wilayah Kota

11) Program Pengelolaan Sarana Keindahan Kota

a) Pembangunan dan Penataan Ornamen Keindahan Kota b) Pemeliharaan Air Mancur dan Ornamen kota, jam kota dan

lampu taman, sarana penyiraman

c) Pemeliharaan Tanaman Dekorasi, Tanaman pada Kerombong, Green Wall dan Green Column

12) Program Pemberdayaan dan Penggalangan Peran Serta

Masyarakat dalam Pengembangan Pertamanan dan

Pemakaman

Sudah dijelaskan pada program unggulan.

13) Program Peningkatan Kapasitas Pelayanan Pertamanan dan Pemakaman

Pengadaan Sarana Pemakaman Provinsi DKI Jakarta.

Adapun hasil dari pelaksanaan program dan kegiatan urusan lingkungan hidup, antara lain :

1) Terpantaunya kualitas sumber air untuk ditetapkan dan diinformasikan status mutu airnya sebanyak 80 titik pantau pada tahun 2015 di 5 wilayah kota

2) Meningkatnya pengaduan masyarakat akibat adanya dugaan pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup yang ditindaklanjuti dari 43 kasus pengaduan pada tahun 2014.menjadi 138 pada tahun 2015

3) Termonitornya 193 kegiatan usaha yang memenuhi baku mutu air limbah pada tahun 2014 menjadi 581 pada 2015 (total target pada RPJMD sebanyak 200 kegiatan usaha)

4) Meningkatnya proses Penegakan hukum lingkungan hidup yang tertangani dari 117 kasus pada tahun 2014 menjadi 510 kasus pada tahun 2015 yang terdiri dari 125 kasus penanganan sanksi administrasi, 17 kasus pidana lingkungan dan 324 lokasi Kawasan Dilarang Merokok.

5) Meningkatnya informasi kualitas udara ambient dari 24 pemantauan pada tahun 2014 menjadi 36 kali pemantauan pada tahun 2015 yang terdiri dari 9 stasiun pemantauan kualitas udara dalam 4 periode pengukuran di 5 wilayah Kota.

6) Meningkatnya pemantauan kualitas air tanah dari 150 titik lokasi pada tahun 2014 menjadi 200 titik lokasi pada tahun 2015 yang meliputi kualitas air laut/ muara teluk Jakarta dan kualitas situ/waduk

7) Meningkatnya objek baku mutu emisi sumber tidak bergerak (cerobong) yang termonitor dari 241 kegiatan usaha pada tahun 2014 menjadi 340 kegiatan usaha pada tahun 2015 (113%)

8) Terlaksananya pemantauan kualitas udara pada pelaksanaan HBKB (Hari Bebas Kendaraan Bermotor) sebanyak 78 kali pada tahun 2015 dan tahun 2014

9) Meningkatnya pengendalian pencemaran limbah B3 dari 129 kegiatan usaha pada tahun 2014 menjadi 364 kegiatan usaha pada tahun 2015

10) Meningkatnya jumlah dokumen rekomendasi lingkungan (AMDAL) yang diterbitkan dari 91 dokumen pada tahun 2014 menjadi 120 dokumen pada tahun 2015

11) Terlaksananya pengawasan implementasi dokumen Lingkungan pada tahap konstruksi dan operasi sebanyak 1.143 dokumen pada tahun 2015.

12) Termonitornya pemanfaatan air tanah pada 85 sumur pantau /AWLR, 4.447 pelanggan air tanah, pada tahun 2014 (Dinas Tata Air) menjadi 97 sumur pantau/AWLR, 4.473 pelanggan air tanah pada tahun 2015 di 41 lokasi pemboran, dan 150 lokasi sumur eksisting

13) Terlaksananya peran serta masyarakat, dunia pendidikan dan instansi dalam pengelolaan lingkungan hidup sebanyak 3 kelompok (5 Kota Administrasi Peserta Adipura, 16 sekolah peserta Adiwiyata dan 7 peserta Kalpataru) pada tahun 2015 14) Terlaksananya peran serta dunia usaha dalam ketaatan

pengelolaan lingkungan melalui Program Peringkat Perusahaan (PROPER) sebanyak 104 kegiatan usaha pada tahun 2015

15) Meningkatnya pemantauan pengelolaan limbah lingkungan terhadap 19 Usaha Skala Kecil (USK) pada tahun 2014 menjadi 143 USK pada tahun 2015.

16) Meningkatnya sarana laboratorium lingkungan dengan kondisi pengadaan 10 peralatan laboratorium, 92 jenis reagen dan tertanganinya IPAL dan Limbah B3 Laboratorium BPLHD pada tahun 2014 menjadi 10 peralatan laboratorium, 100 jenis reagen dan tertanganinya IPAL dan Limbah B3 Laboratorium BPLHD pada tahun 2015

17) Pelaksanaan Pengamanan Taman di 5 Wilayah Kota Administrasi (Jakarta Barat, Timur, Pusat, Selatan dan Utara),

18) Pelaksanaan Patroli Penertiban Taman dan Makam di Provinsi DKI Jakarta dan Pelaksanaan Penertiban TPU di Wilayah Jakarta Timur (TPU Pengiilingan dan TPU Prumpung)

a) Taman hadiah utama jakbar, b) Kali sekretaris, latumenten, jakbar, c) Penertiban JH Jl. Kramat Jati, d) JH Hijau Jl. UKA.

20) Pembangunan Taman Interaktif/Terpadu PKK 5 Wilayah Kota sebagai berikut:

a) Pembangunan RTH Baru sebagai berikut Jl. Bina Warga, Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan (6,578 m2), Jl. Danau Sunter Selatan RT 017/05 Kelurahan Sunter Agung Kecamatan Tj. Priok, Jakarta Utara (1,989 m2), Jl. Manunggal II Komp. Kodam Jaya Kelurahan Cipinang Kecamatan Makassar, Jakarta Timur (1.524,88 m2), Jl. Menteng RW 06 Kel. Lenteng Agung Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan (2,428 m2), Jl. Pondok Kelapa Raya (Palem Indah Raya) Kelurahan Pondok Kelapa Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur (1,626 m2), Jl. PPA Depsos I Bambu Apus (3,428 m2) dan Jl. TB Simatupang TJ. Barat (2,106 m2)

b) Pembangunan Taman Interaktif Jagakarsa, Jakarta Selatan (8,533 m2) dan Jl. Kalibaru Timur VI Kelurahan Utan Panjang Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat (511,81 m2) c) Pembangunan Taman RTH Jl. Centex Kelurahan Ciracas,

Jakarta Timur (544 m'), Jl. Giri Kencana Kelurahan Cilangkap, Jakarta Timur (620 m'), Jl. Gunung Balong Kelurahan Lebak Bulus, Jakarta Selatan (169 m'), Jl. Jati Murni, Jakarta Selatan (179 m'), Jl. Kahfi II, Jakarta Selatan (294 m'), Jl. Kampung Dukuh Kelurahan Dukuh, Jakarta Timur (213 m'), Jl. Kramat Kelurahan Jagakarsa, Jakarta Selatan (239,50 m'), Jl. Madrasah Bawah Kelurahan Bintaro, Jakarta Selatan (195,00 m'), Jl. Raya Jembatan Tiga Kelurahan Pejagalan, Jakarta Utara (1.250 m'), Jl. Tol Lingkar Luar (133 m'), Kampung Cipedak, Jakarta Selatan (205 m') dan Kelurahan Cipedak RT 012 RW 01, Jakarta

Selatan (418 m')

d) Peningkatan Taman Duri Pulo, Jakarta Pusat (2.252 m2), Peningkatan Taman Sena Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara (6.617 m2) dan Peningkatan Taman Walang Baru Kecamatan Koja, Jakarta Utara (3.375 m2)

21) Pemeliharaan/Penataan Taman dan Jalur Hijau 5 Wilayah Kota, sebagai berikut :

a) Pemeliharaan Taman seluas 1.628.181,47 m2

b) Pengadaan Tanaman sebanyak 68.678 pot jenis palm kuning, palm camedoria, bromelia, sirih gading dan bougenville.

22) Penanganan Segera Pertamanan dan Pemakaman berupa a) Pemberdayaan Asuransi Akibat Bencana sebanyak 29 klaim b) Pembuatan Dekorasi Umum untuk Acara Gubernur, Acara

Kepala Negara, Hari Raya Nasional, Apel Karyawan, Acara Dharma Wanita di 4 lokasi

c) Penopingan/Pemangkasan/Perawatan Pohon dan

Penanganan Pohon Tumbang sebanyak 3.340 pohon

d) Perbaikan dan Peningkatan Kerombong, Green Wall dan Green Column sebanyak 4 jenis

e) Perbaikan dan Peningkatan Ornamen Kota, Air Mancur, Sarana Penyiraman, Jam Kota dan Lampu Taman sebanyak 5 jenis

f) Perbaikan/Penggantian Tanaman dan Sarana Kelengkapan Jalur Hijau Kota di 23 lokasi

g) Perbaikan/Penggantian Tanaman dan Sarana Kelengkapan Taman Kota di 18 lokasi

h) Penopingan Pohon Bidang Taman di 32 lokasi i) Penanganan Segera Taman Kota di 13 lokasi

23) Pembuatan Sertifikasi Tanah Aset Dinas Pertamanan dan Pemakaman Provinsi DKI Jakarta

Lokasi pensertifikatan aset tanah sebanyak 7 bidang:

Utara seluas 8.878 m²

- 1 Bidang Tanah RTH Jl. Mangga XIV Kel. Duri Kepa seluas 3.009 m²

- 3 Bidang Tanah TPU Tegal Alur seluas 16.219 m² 24) Pelayanan Pemakaman

a) Pengukuran dan pembuatan peta lokasi perpetakan tanah makam di TPU Semper, Jakarta Utara seluas 1.5 Ha

b) Pelayanan Angkutan dan Perawatan Jenazah Terlantar / Tunawan dari TKP ke RSCM , Panti, RSCM dan RSUD ke TPU kepada 215 orang

c) Penyediaan Konsumsi Piket Pelayanan Pemulasaraan dan Angkutan Jenazah Terlantar sebanyak 2.196 boks

d) Penyediaan Upah/Jasa Petugas Pelayanan Angkutan dan Perawatan Jenazah Terlantar kepada 48 orang

e) Penyediaan Upah/Jasa Operasional Pengemudi dan Pembantu Pengemudi Kendaraan Jenazah Ke Luar Kota sejauh 5.989 km

25) Pemeliharaan dan Penataan Pemakaman di 5 Wilayah Kota yang terdiri dari :

a) Pembangunan Jalan seluas 906 m2 dan Saluran Air sepanjang 135 m di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat

b) Penataan RTH Makam Area TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur seluas 394 m2

c) Peningkatan Sarana dan Prasarana TPU Penggilingan, Jakarta Timur berupa jalan beton seluas 235 m2, jalan interblok seluas 357 m2, pagar seluas 54 m2, saluran box culvert sepanjang 16 m dan saluran u ditch sepanjang 60 m d) Pembangunan Saluran Air di TPU Tegal Alur Unit Kristen,

Jakarta Barat sepanjang 500 m

e) Plaketisasi petak makam di TPU Karet Pasar Baru Barat, Jakarta Pusat sebanyak 602 unit dan TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan sebanyak 545 unit

26) Pembangunan dan Penataan Ornamen Keindahan Kota yang terdiri dari :

a) Pembangunan Kerombong di Jalan Panjang sebanyak 1 unit b) Pembangunan Lampu Taman di Jakarta sebanyak 152 unit

terdiri dari Jakarta Pusat (18 unit), Jakarta Utara (2 unit), Jakarta Selatan (92 unit) dan Jakarta Timur (40 unit)

c) Pembangunan 3 lokasi vertical garden di wilayah DKI Jakarta pada FO Matraman, Pramuka dan Suprapto

d) Rehabilitasi Air Mancur sebanyak 9 unit terdiri dari Taman Ayodia (1 unit), Taman Kodok (2 unit), TPU Kampung Kandang (3 unit), TPU Tegal Alur (1 unit), TPU Pondok Rangon (1 unit) dan TPU Karet Bivak (1 unit)

27) Pemeliharaan Air Mancur dan Ornamen kota, jam kota dan lampu taman, sarana penyiraman terdiri dari :

a) Pemeliharaan Patung di 27 lokasi sebanyak 27 patung b) Pemeliharaan Jam Kota di 19 lokasi sebanyak 19 unit

c) Pemeliharaan Lampu Taman di 5 wilayah kota sebanyak 2492 lampu

d) Pemeliharaan Sarana Penyiraman di 35 lokasi sebanyak 8744 unit

e) Pemeliharaan Air Mancur di 17 lokasi sebanyak 35 air mancur

28) Pemeliharaan Tanaman Dekorasi, Tanaman pada Kerombong, Green Wall dan Green Column terdiri dari :

a) Pemeliharaan Kerombong sebanyak 15 unit b) Pemeliharaan Green Column sebanyak 27 unit c) Pemeliharaan Green Wall sebanyak 5 unit

d) Pemeliharaan Pot Tanaman di 7 lokasi sebanyak 121 pot 29) Jumlah RTH yang dikembangkan oleh masyarakat terdiri dari

a) Penataan & Pemeliharaan Taman oleh PT. GA Tiga Belas d/a Gunung Agung (Taman Gunung Agung, Jl. Kwitang Raya) dan PT. Binara Guna Mediktama d/a RS. Pondok Indah Group (Taman Puspita Indah)

b) Pembuatan Taman Interaktif oleh PT. Arion Indonesia Transport (Pegangsaan Dua),

c) Pemasangan Sarana Internet (Wifi) oleh PT. Supra Primatama Nusantara d/a Biznet (Taman Kodok, Taman Situlembang, Taman Mataram, Taman Menteng, Taman Suropati, Taman Blok E RW 13, Taman Komplek Setneg, Taman Blok B Komplek DKI, Taman Blok G RW 13, Taman Langsat, Taman Bumi Perkemahan Ragunan, Taman Lapangan Banteng, Taman Melawai, Taman Stasiun Kota, Taman Ayodia, Taman Tebet, Karet Bivak ls, Karet Pasar Baru ls, Tanah Kusir Utara, dan Jeruk Purut ls),

d) Peningkatan Fungsi oleh Workout Embassy (Taman Mataram),

e) Sumbangan dan Penaman Pohon oleh Ranch Market (Taman Cattleya, Taman GOR Cengkareng, Taman Bluntas, Taman Bambu, Taman Kumis Kucing, Taman Langsat, Mataram, Taman Rawa Badak, Taman Danau Damplas, Taman Tanah Abang Timur, Taman Tanah Abang III, Taman Rusun Marunda, JH Jalan Cipeucang, THKP, Pinggir Kali Cengkareng, Pinggir Kali Daan Mogot dan Pemakaman Tegal Alur),

f) Pembangunan Sarana Olahraga Luar Ruang dan Lap. Bulutangkis oleh PT. Coca Cola Indonesia (Taman Tebet, Taman Buni, Taman Gandaria Tengah, Taman Kaliandra, Taman Amir Hamzah, Taman Langsat dan Taman Kembang Sepatu) dan Pembuatan Perpustakaan Mini dan Ornamen Taman oleh Ikatan Arsitek Indonesia Jakarta dan Holcim (Taman Ayodya)

30) Luas tanah RTH pertanaman dan pemakaman yang dikelola 10.18 ha pada tahun 2015

31) Meningkatnya luas tanah RTH Taman dan makam yang dibebaskan 13,75 ha pada tahun 2014 menjadi 50,49 ha pada tahun 2015

32) Luas Tanah Hutan Kota yang dikembangkan yaitu 5 lokasi pada tahun 2015

33) Jumlah Pohon yang Ditanam Pada Kawasan Hutan Mangrove, Hutan Kota, Pesisir dan Permukiman sebanyak 45.420 pohon pada tahun 2015

34) Jumlah Lokasi RTH Kebun yang dikembangkan sebagai Agrowisata yaitu 10 lokasi pada tahun 2015

35) Jumlah lokasi hutan kota dan hutan mangrove yang dikembangkan sebagai Ekowisata/ Interaksi Publik yaitu 21 lokasi pada tahun 2015

36) Jumlah spesies / jenis flora dan fauna yang dikonservasi dalam kawasan hutan dan hutan kota yaitu 150 flora dan 113 fauna pada tahun 2015

37) Luas kawasan yang dapat direhabilitasi dan dikonservasi yaitu 140,34 ha pada tahun 2015 yang terdiri dari:

a) Transplantasi karang dengan media PVC berbentuk piramida dengan ukuran 1 m x 1 m x 0,7 m sebanyak 6 unit dengan jumlah bibit 34 buah (Dinas)

b) Transplantasi karang dengan media rak besi sebanyak 2200 rak dengan ukuran 1 m x 1 m x 0,5 m dengan jumlah bibit 20 / rak (marinir TNI AL)

c) Transplantasi karang dengan media rak besi sebanyak 86 rak dengan ukuran 1 m x 1 m x 0,5 m dengan jumlah bibit 20 / rak ( PT. Kharisma Surya Lestari)

d) Pengadaan bibit transplantasi karang sebanyak 7500 batang yang penanamnya bekerjasama dengan TNI AL (Sudin) 38) Pemeliharaan Hutan Kota dan Hutan Mangrove berupa 30 PHL di

21 lokasi

39) Pembebasan Lahan untuk Pengembangan Hutan Kota seluas 4,83 Ha terdiri dari :

a) Interaktif di Jl. Kav DKI I RT 007 RW 01 Kel. Cipayung, Kec. Cipayung Jakarta Timur luas 1,3267 Ha

Timur luas tanah 1,3147 Ha

c) Pedongkelan RT 002 RW 09 Kel. Cilicing Kec. Cilincing Jakarta Utara Luas tanah 1,0039 Ha,

d) Jl. Pulogebang RT 003 RW 04 Kel. Pulogebang Kec. Cakung Jakarta Timur luas tanah 1,1809 Ha

40) Pembangunan Sarana dan Prasarana Hutan Kota dan Hutan Mangrove berupa paving blok seluas 500 m2, 3 pos jaga seluas 15 m2, 3 bangunan sanitasi seluas 24 m2, pagar sepanjang 500 m’, perahu karet dan motor tempel sebanyak 2 unit

41) Peningkatan Penghijauan RTH dalam rangka Asean Games berupa tertanamnya venue Asian Games di 2 Lokasi

42) Pengadaan Lahan untuk Hutan Kota di Jakarta seluas 2 Ha. 43) Perencanaan Penurapan dan Pengerukan Danau Hutan Kota

Srengseng Jakarta Barat yang akan dilaksanakan di 2016 seluas 2 Ha

44) Perencanaan Perluasan Hutan Kota Rawa Buaya yang akan dilaksanakan di 2016 seluas 2 Ha

45) Perencanaan Pagar Pengamanan dan Gapura Hutan Kota Kel. Cipayung yang akan diilaksanakan di 2016 seluas 2 Ha

46) Pembangunan Pengamanan Sampah di Ecomarine berupa terbangunnya jaring penahan sampah yang terbuat dari kawat harmonika sepanjang 210 m dan dibangunnya saluran inlet sepanjang 170 m dari laut di Muara Angke

c. Permasalahan dan Solusi

1) Permasalahan

Pembayaran Hutang Pihak ke-3 Tahun 2014 untuk Kegiatan Perbaikan Pagar Taman Tebet Sisi Utara dan Sisi Selatan, Jakarta Selatan tidak dapat dilaksanakan

2) Solusi

Pembayaran hutang dimaksud belum masuk ke dalam neraca Keuangan Dinas Pertamanan dan Pemakaman, Setelah masuk dalam neraca, maka dilaporkan ke BPKAD dan masuk dalam

Hutang Pihak ke-3

9. URUSAN KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL

Dokumen terkait