• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROGRAM STUDI DOKTOR FISIKA

Dalam dokumen Department of Biology Academic Guidelines (Halaman 196-200)

A. Identitas Program Studi

Nama Program Studi : Doktor Fisika

Ijin Penyelenggaraan : SKKemenristek-Dikti No. 69/KPT/I/2016, tanggal 3 Februari 2016.

Status Akreditasi : Predikat: Akreditasi Minimum

Akreditasi pertama BAN-PT: bulan Juli 2016

B. Pendahuluan

Program Studi Doktor Fisika Fakultas MIPA UB pada hakekatnya merupakan wadah para fisikawan untuk bertukar pikiran dan bekerja sama secara akademik. Oleh karena itu, program studi dapat dimanfaatkan bukan hanya untuk menghasilkan karya-karya tetapi juga mengembangkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas utamanya bidang sains dan teknologi. Dengan penelitian-penelitian yang berkualitas, program studi akan mencetak doktor-doktor yang berkompeten dan memenuhi kebutuhan SDM (level 9 KKNI) yang diakui baik secara nasional maupun internasional. Hal ini penting untuk meningkatkan daya saing bangsa terutama dalam era masyarakat ekonomi asean (MEA) ini.

Program Studi Doktor Fisika UB akan menyumbangkan pendekatan-pendekatan baru dari bidang fisika secara sistematis yang akan memperkaya khasanah ilmu pengetahuan (sains) dan teknologi baik lokal maupun global. Pendekatan-pendekatan ini pada dasarnya merupakan hasil sinergi secara terus menerus dan berkesinambungan antara kajian-kajian teoritik dan eksperimen. Hasil pengembangan sains dan teknologi pada ujungnya ditujukan untuk kepentingan umat manusia. Secara spesifik pendidikan Doktor Fisika UB didasarkan pada kegiatan penelitian dengan fokus pada pengembangan ilmu Fisika beserta aplikasinya yang dapat berguna bagi bidang Teknologi Medis, Energi, dan Lingkungan, material maju dengan kajian dari berbagai ranah pengetahuan Fisika.Basis kombinasi pengembangan melalui pengembangan teknologi energi terbarukan, teknologi sensor berbasis ilmu material dan elektronik, teknologi material fungsional, dengan dukungan kemampuan komputasi yang baik akan menjadikan keunggulan tersendiri di lingkup internasional.

Kekhasan Program Studi Doktor Fisika UB dapat dilihat dari publikasi internasional yang sudah dihasilkan dalam topik-topik laser, sensor (biosensor), material, komputasi, kebumian dan energi. Publikasi yang dihasilkan telah banyak yang terindeks dan tercitasi menunjukkan mutu publikasi dari hasil penelitian yang dilakukan. Kerjasama penelitian ditingkat internasional yang sedang aktif berjalan diantaranya dengan Shibaura Institute of Technology (Tokyo, Jepang), University of Hawai, USAID (USGS), Prime Norwegia, Metiers ParisTech (Perancis). Salah satu keunggulan Program Doktor Fisika adalah penelitian dan pengembangan ilmu yang berbasis track record kelompok-kelompok kajian yang akan menjadi pendukung utama proses pendidikan dan penelitian.

192 C. Visi, Misi, danTujuan

Visi

Menjadi program studi bertaraf internasional dalam bidang fisika dan terapannya, serta berperan aktif dalam penelitian, pengembangan dan penyebarluasan sains dan teknologi terkait khususnya dalam bidang energi dan lingkungan, sistem dan material maju, serta biofisika dan fisika medis.

Misi

1) Menyelenggarakan pendidikan untuk menghasilkan SDM yang mampu untuk mengembangkan ilmu fisika dan terapannya, mampu memecahkan masalah melalui penelitian kreatif dengan pendekatan inter, multi dan transdisipliner serta mampu mengembangkan, mengelola dan memimpin penelitian dan pengembangan yang diakui secara nasional dan internasional.

2) Melakukan penelitian dalam bidang ilmu fisika dan terapannya dalam rangka mengembangkan metode-metode baru dan/atau menghasilkan karya teknologi baru khususnya dalam bidang biofisika medis, energi dan lingkungan, serta sistem dan material maju.

3) Melakukan pengabdian kepada masyarakat berkenaan dengan hasil karya teknologi dan penelitian yang telah dilakukan.

Tujuan

1) Menghasilkan sumber daya manusia (SDM) berkualifikasi doktor dalam bidang fisika dan terapannya, yang mampu menguasai konsep-konsep fisika secara lebih baik dan mendalam untuk tujuan pendidikan, penelitian maupun aplikasinya di berbagai bidang yang relevan dan sesuai dengan bidang minatnya.

2) Mengembangkan sains dan teknologi serta temuan-temuan baru yang orisinil berdasarkan konsep ilmu-ilmu fisika untuk aplikasi di bidang energi dan lingkungan, sistem dan material maju, serta biofisika dan fisika medis, yang dipublikasikan secara ilmiah dan bermanfaat untuk membantu masyarakat.

3) Melakukan upaya-upaya untuk menerapkan sains dan teknologi hasil-hasil penelitian melalui program pengabdian kepada masyarakat dan layanan kepakaran.

D. Kompetensi Lulusan

Kompetensi sikap dan ketrampilan umum, seperti disebutkan pada Bab-4. 1) Penguasaan Pengetahuan

a) Menguasai teori dan falsafah ilmu fisika yang menjadi bidang kajiannya, serta dapat menerapkan untuk mengembangkan teori/konsepsi/gagasan ilmiah baru yang memberikan kontribusi pada pengembangan serta pengamalan ilmu pengetahuan dan/atau teknologi baru, utamanya dalam bidang energi dan lingkungan, atau sistem dan material maju, atau biofisika dan fisika medis. b) Menguasai metode penelitian dalam bidang fisika dan terapannya, serta mampu

melakukan kegiatan penelitian secara sistematis dan berkelanjutan, sehingga dapat menghasilkan karya ilmiah baru yang kreatif, original, dan teruji, melalui proses ilmiah yang mandiri dan dapat dipertangung jawabkan, yang dapat dipublikasikan dalam berbagai pertemuan ilmiah internasional, dan/atau jurnal ilmiah internasional bereputasi, dan/atau paten.

193 2) Ketrampilan Khusus

a) Mampu menghasilkan karya penelitian yang tepat guna dalam bidang energi dan lingkungan, dan/atau sistem dan material maju, dan/atau biofisika dan fisika medis, yang berguna bagi masyarakat.

b) Mampu menggunakan komputer dan teknologi informasi modern sebagai sarana untuk mengolah ide, gagasan, data-data hasil riset, publikasi dan komunikasi ilmiah dengan baik dan benar.

c) Mampu mengkomunikasikan hasil-hasil penelitiannya dalam forum ilmiah nasional maupun internasional secara terstruktur dan sistematis, dengan menggunakan Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris yang baik dan benar. E. Topik-topik Kajian Riset

Saat ini, peranan fisikawan telah berkembang seiring dengan berkembangnya bidang kajian fisika secara cepat dan luas, seperti teknik pengukuran presisi, teknologi bahan, piranti skala mikro/nano, metode baru dalam fisika kebumian, fisika medis, biofisika, dan lain sebagainya. Pengembangan dan pelaksanaan pendidikan fisika lanjutan sangat diperlukan guna meningkatkan kompetensi dan profesionalisme fisikawan agar sesuai dengan tuntutan perkembangan IPTEK fisika di masyarakat, dengan tanpa mengabaikan

basic knowledge ilmu fisika serta prospek perkembangannya di masa depan. Pada prinsipnya program Doktor Fisika UB mengembangkan tiga kelompok besar bidang riset yaitu: (1) Energi & Lingkungan, (2) Sistem dan Material Maju, dan (3) Biofisika dan Fisika Medis. Ketiga bidang minat tersebut bersinergi satu dengan yang lain untuk membentuk cirri khas Program Doktor Fisika Fakultas MIPA-UB.

1) Bidang minat Energi dan Lingkungan, disusun dengan pemahaman bahwa aspek penyediaan energi yang berkelanjutan haruslah memberikan jaminan pada keberlanjutan lingkungan, sehingga pengkajian dan pengembangan iptek melalui proses penelitian yang dilakukan haruslah dapat mengkombinasikan kedua aspek tersebut denganbaik. Topik riset bidang energi terbarukan dan lingkungan antara lain:

a) Pengukuran-pengukuran partikel-partikel sisa pembakaran biomassa. b) Pengkajian pemanfaatan biomassa sebagai sumber energy terbarukan c) Energi geothermal, energi solar, energi angin, dll.

2) Bidang minat Sistem dan Material Maju, didasarkan pada peran sistem dan material cerdas dalam bidang kesehatan, energi maupun lingkungan. Topik riset bidang Sistem dan Material Maju antara lain:

a) Pengembangan teknologi dan material biosensor

b) Pengembangan dan aplikasi teknologi piranti/device pada ranah MEMS (micro-electronic mechanical system).

c) Pengembangan material dengan properti, karakteristik dan perilaku yang dirancang sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokal, terutama untuk kepentingan industri dan kesehatan.

3) Bidang minat Biofisika dan Fisika Medis, mempunyai fokus kajian yang berhubungan dengan bidang biomedik dan lingkungan ditinjau dari sudut pandang ilmu fisika. Bidang kajian Biofisika mempunyai tujuan menjembatani hubungan ilmu fisika dengan ilmu-ilmu dibidang biomedis, agro kompleks danlingkungan. Topik riset bidang ini antara lain:

a) Fisika radiologi, teknologi pencitraan medis, dan pengukuran lingkungan. b) Sistem pengukuran kelistrikan sel dan lingkungan sel, radikal bebas dan

194

c) Pengembangan perangkat-perangkat diagnostic dan instrument untuk keperluan medis dan kesehatan makanan.

F. Kurikulum

Program Doktor Fisika FMIPA-UB pada dasarnya adalah program pendidikan yang berorientasi pada penelitian (by research). Namun demikian, untuk melakukan riset yang baik tentu diperlukan penguasaan teori berkenaan dengan tema riset yang akan dilakukan. Untuk itu Program Doktor Fisika UB mewajibkan mahasiswanya menempuh beberapa mata kuliah dalam suatu perkuliahan. Sifat perkuliahan adalah memberikan dukungan riset, sehingga matakuliah yang ditawarkan sifatnya adalah matakuliah penunjang disertasi.

Beban SKS dan Masa Belajar Program Doktor Fisika FMIPA-UB

a) Mahasiswa yang berlatar belakang pendidikan magister (S-2) sebidang, beban belajarnya adalah (42-45) sks, yang terdiri atas matakuliah wajib (3 sks), matakuliah penunjang disertasi (9-12) sks, dan desertasi (30 sks), yang dijadwalkan ditempuh dalam waktu 6 (enam) semester dan dapat ditempuh kurang dari 6 (enam) semester dan maksimal 14 (empat belas) semester.

b) Mahasiswa yang berlatar belakang pendidikan magister (S-2) tidak sebidang, beban belajarnya adalah sama dengan poin (a) dan ditambah dengan matakuliah difiesiensi/matrikulasi sebesar (9-12) sks, yang dijadwalkan ditempuh dalam waktu 7 (tujuh) semester dan dapat ditempuh kurang dari 7 (tujuh) semester dan maksimal 14 (empat belas) semester.

Dalam hal melakukan matrikulasi, mahasiswa yang bersangkutan diwajibkan menempuh beberapa matakuliah dasar pengetahuan yang dipandang masih kurang sebagai prasyarat menempuh program Doktor Fisika UB. Pelaksanaan matrikulasi dilakukan pada semester satu. Selama mengikuti program matrikulasi tersebut, mahasiswa tidak diperkenankan mengambil matakuliah tambahan yang merupakan core dari program Doktor Fisika. Hasil evaluasi akhir matrikulasi adalah peserta akan dinyatakan lulus atau tidak lulus. Bagi yang tidak lulus akan diberikan kesempatan inhal perbaikan. Beban sks dan jenis mata kuliah matrikulasi ditentukanoleh Tim Seleksi Program Doktor Fisika FMIPA-UB.

Struktur kurikulum dan beban studi Program Doktor Fisika Fakultas MIPA-UB adalah sebagaimana diberikan pada table 13.1: Sedangkan daftar mata kuliah pendukung disertasi diantaranya diberikan pada tabel 13.2. Mata Kuliah Pendukung Disertasi tidak terbatas pada daftar di tabel 13.2 tersebut, mahasiswa boleh mengambil mata kuliah lain di luar program studi dengan pertimbangan dari calon promotor dan KPS S3 Fisika. Mata Kuliah Pendukung Disertasi minimal 9 sks sesuai dengan bidang minatnya.

Penjabaran kurikulum dan rencana kegiatan tiap semester beserta kompetensi yang diharapkan, diberikan pada Tabel 13.3.

195

Tabel 13.1. Struktur Kurikulum Program Doktor Fisika

Kelompok Mata Kuliah / Disertasi Beban SKS 1. Matakuliah Wajib Program

Filsafat Ilmu & Metode Penelitian Fisika (MAP8001)

3

2. Matakuliah Pendukung Disertasi • Lihat table 13.2

9-12

3. Disertasi (MAP9001)

a. Ujian Proposal Disertasi (4 sks)

b. Pelaksanaan Penelitian Disertasi (8 sks)

c. Seminar Ilmiah Internasional, minimum 2 kali (3 sks) d. Publikasi dalam Jurnal, minimum 2 paper (6 sks) e. Seminar Hasil Penelitian Disertasi (3 sks) f. Ujian Disertasi Tertutup (6 sks)

30

Total SKS 42-45

Tabel 13.2. Daftar Mata Kuliah Pendukung Disertasi

No. Kode MK Mata Kuliah SKS

1 MAP8001 Filsafat Ilmu & Metode Penelitian 3 2 MAP8011 Energi Terbarukan & Lingkungan 3

3 MAP8012 Global Seismologi 3

4 MAP8013 Geofisika Medan Potensial 3

5 MAP8021 Fisika Plasma 3

6 MAP8022 Rekayasa Bahan 3

7 MAP8023 Protein Fungsional 3

8 MAP8031 Biofisika Molekuler 3

9 MAP8032 Fisika Radiodiagnosis & Radioterapi 3

10 MAP8033 Fisika Pencitraan Medis 3

11 MAP8041 Teknologi Sensor Modern 3

12 MAP8042 Sistem Akuisisi Data Modern 3

13 MAP8043 Teknik Komputasi Cerdas 3

14 MAP8051 Termodinamika Terapan 3

15 MAP8052 Dinamika Fluida 3

16 MAP8053 Aerosol 3

Dalam dokumen Department of Biology Academic Guidelines (Halaman 196-200)