• Tidak ada hasil yang ditemukan

Project Blue Beam : Skenario Pemunculan Dajjal??

Dalam dokumen Apakah engkau mengasihi Aku Sebuah buku (Halaman 35-60)

PENGERTIAN

Project Blue Beam adalah proyek rahasia yang melibatkan NASA dan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Terdiri dari sebuah rencana yang

melibatkan empat langkah untuk menciptakan sandiwara-buatan mengenai "Kedatangan Kedua YESUS / ISA ALMASIH ke bumi" (second coming of JESUS / ISA ALMASIH) untuk mendirikan "satu agama dunia" yang dikendalikan oleh Tatanan Dunia Baru. Pertama kali dilaporkan ke publik pada tahun 1994 oleh Serge Monast, seorang wartawan Canada

Serge Monast dan teman wartawannya, keduanya meneliti Project Blue Beam, meninggal karena "serangan jantung" dalam selang beberapa minggu satu sama lainnya, meskipun keduanya tidak memiliki catatan memiliki penyakit jantung.

Saat itu Serge sedang berada di Kanada. Wartawan Kanada temannya sedang berkunjung Irlandia.

Sebelum kematiannya, pemerintah Kanada menculik putri Serge dalam upaya mencegahnya untuk terus melakukan penelitian Project Blue Beam. Hingga kini, putrinya tidak pernah kembali.

RINGKASAN

Project Bluebeam adalah proyek rahasia NASA, dimana dengan

menggunakan teknologi canggih seperti HAARP (High Frequency Active Auroral Research Program atau Program Penyelidikan Aurora Aktif Frekuensi Tinggi), dengan alat ini mereka akan menciptakan sandiwara yang sangat canggih untuk menipu umat dunia.

36 | P a g e

Antena HAARP di Alaska

Mereka akan mensimulasikan turunnya YESUS / ISA ALMASIH ke bumi, tapi sebelumnya mereka juga akan mensimulasikan serangan UFO ke bumi terlebih dahulu.

Awan Aneh Akibat Penggunaan HAARP

Tujuannya?

untuk membuat masyarakat ketakutan… sehingga mereka membutuhkan

penolong.. disinilah sang messiah palsu akan turun (antikris/dajjal), dan akan berpura-pura menjadi penyelamat mereka.

Antikris akan menyuruh manusia untuk bersatu menjadi satu pemerintahan (one world government).

Antikris akan mengaku sebagai Messiah, dan memproklamirkan diri

sebagai Tuhan, dan menyuruh manusia untuk menyembahnya (one world religion)

Ditambah lagi dengan teknologi HAARP yang bisa mengatur mood

manusia, sehingga seakan-akan manusia di seluruh dunia merasa sedang

berhadapan langsung dengan Tuhannya… seperti cerita fiksi ya?

Proyek Blue Beam : Norwegia - 10 Desember 2009

Memang itulah yang mereka harapkan, meyakinkan bahwa skenario itu hanya mengada-ada. Salah satu cara untuk mensukseskan semua program dan proyek dari golongan hitam selama ini adalah: membuat seakan-akan semua itu tidak mungkin dan omong kosong, baik di bidang ekonomi, politik, ideologi, sosial, budaya dan pertahanan serta keamanan. Tapi lihatlah, hampir semua program dan proyeknya sukses untuk

37 | P a g e

SEJARAH

Project Blue Beam diyakini merupakan kelanjutan dari eksperimen seperti Philadelphia dan Montauk, yang dikerjakan oleh militer Amerika Serikat di tahun 1940-an.

Blue Beam tampaknya berbasis di kompleks dengan keamanan yang tinggi yaitu di Area 51, Nevada, Amerika Serikat. Proyek ini diduga telah melakukan eksperimen berkali-kali di daerah terpencil dengan membuat gambar holografik/hologram YESUS KRISTUS dan UFO.

Proyek Rahasia Para Penyembah Setan

Bagi yang merasa heran apa hubungannya antara antikris dengan Project Bluebeam?

Project Bluebeam adalah salah satu agenda untuk pembentukan New World Order. Dimana pelaksana agenda ini adalah orang-orang yang menyembah iblis / lucifer.

Dan Iblis mempersiapkan rencananya dengan baik untuk menyesatkan manusia dengan bekerja sama dengan para pemujanya, yaitu dengan mempersiapkan kedatangan dajjal/ antikris di muka bumi agar semua manusia tidak menyembah TUHAN / ALLAH tapi menyembah sang dajjal.

Ini hanya ringkasannya saja, krn yg sebenarnya ulasan ini sangat panjang dan disertai gambar-gambar penunjang.

38 | P a g e

Silence

Shalom, saudaraku. Kali ini izinkan saya memberikan sedikit bocoran (spoiler) tentang film yang sangat bagus dan mendalam akan perjuangan iman karya sutradara kawakan, Martin Scorsese, yang baru rilis akhir tahun lalu. Film ini diangkat dari novel tentang penderitaan yang penuh kesunyian yang diceritakan secara sangat apik dalam buku karya Susaku Endo berjudul Sunyi (Silence).

Endo adalah seorang novelis Jepang yang bergumul dengan iman katoliknya, dan novel Sunyi adalah buah pergumulannya untuk

menjawab pertanyaan kenapa Injil tidak mudah diterima dalam "lumpur yang pekat" yaitu budaya Jepang. (Tentu cerita Endo ini mesti dimengerti pada saat itu, sekarang saya mengenal beberapa misionaris dari Jepang yang melayani di luar negeri, yang tergabung dalam persekutuan VIP).

Spoiler

Dikisahkan bahwa sekitar akhir abad 16, seorang kaisar muda yang baru naik takhta berubah sikap. Tadinya ia bersimpati pada orang-orang

Kristen di Jepang, tapi kemudian berbalik menganggap bahwa

kekristenan oleh produk impor yang dibawa oleh para misionaris dari Spanyol dan negara-negara Eropa lainnya. Akibatnya semua orang Kristen di Jepang dikejar-kejar untuk dianiaya. Jika tertangkap mereka akan dianiaya dengan berbagai cara secara kejam, bahkan mereka dimasukkan ke dalam suatu lubang, dengan tergantung secara terbalik. Pelipis mereka disobek sedikit sehingga darah menetes perlahan-lahan. Mereka

digantung seperti itu selama berhari-hari sampai mereka menyangkal iman mereka atau mati dengan cara yang amat menderita. Banyak orang kristen yang mati digantung seperti itu. (1)

39 | P a g e

Suatu kali, seorang misionaris katolik senior (Ferreira) juga tertangkap lalu ia digantung terbalik. Ia diberitahu bahwa jika ia mau menyangkal imannya, maka tidak saja ia akan dibebaskan tapi juga teman-temannya umat Kristen yang lain juga akan dibebaskan. Tapi tidak hanya

menyangkal, ia juga harus menginjak-injak gambar Yesus di depan umum. Kemudian, selama berhari-hari dalam lubang, misionaris ini bergumul dalam doa mencari kehendak Tuhan. Haruskah ia bertahan sampai mati? Atau bolehkah ia menyangkal imannya supaya orang-orang lain dibebaskan dari penderitaan tersebut? Tapi ia tidak mendengar

jawaban apapun terhadap doanya. Tuhan cenderung diam seribu bahasa. Jadi ia akhirnya menyangkal imannya (korobu).

Selanjutnya, dikisahkan bahwa dua orang romo diutus dari Vatikan untuk menemui Ferreira yang dianggap hilang. Salah satu romo ini

akhirnya tewas mempertahankan imannya. Tinggal pastor Rodrigues, dan dia akhirnya bertemu dengan Ferreira yang telah beralih menjadi

penganut Shintoisme.

Ferreira berupaya membujuk Rodrigues untuk menyangkali Yesus, karena itulah satu-satunya cara agar dapat tetap tinggal dan mulai memahami budaya asli Jepang.

Rodrigues juga akhirnya mesti menghadapi ujian untuk menginjak-injak gambar wajah Yesus. Ia pun bimbang dan galau, antara iman katoliknya atau mendengarkan argumen tokoh yang dihormatinya: Ferreira.

Sunyi

Di akhir cerita, toh akhirnya Yesus menjawab misionaris tadi. Yesus berkata: "Sangkallah, sangkallah! Aku memang datang untuk diinjak- injak."

40 | P a g e

Penutup

a. Lumpur pekat bernama budaya dan tradisi Jepang itu hingga kini masih sulit disapa oleh para misionaris, termasuk para pendeta yang native Jepang seperti Kosuke Koyama (alm). Novel Shusaku Endo merupakan ungkapan sastra dari rasa frustrasi yang dialaminya.

b. Kita mesti beryukur bahwa kebanyakan di antara kita tidak mengalami nasib buruk seperti yang dikisahkan Endo. Tapi di beberapa negara kita mendengar bahwa banyak orang Kristen yang dianiaya, misalnya

beberapa waktu lalu kita mendengar ada 21 orang Kristen Koptik asal Mesir yang dipenggal oleh ISIS. Di tempat lain ada juga yang disalibkan sampai mati karena tidak mau menyangkal iman mereka. Kita perlu berdoa untuk saudara-saudara kita tersebut agar mereka dapat bertahan dengan tabah dalam iman mereka.(2)

c. Menjelang datangnya berbagai kesusahan yang disebut Masa Tribulasi, mari kita saling mendoakan saudara-saudari seiman agar tahan dalam menghadapi berbagai aniaya yang akan kian berat.

Bagaimana pendapat Anda? Tuhan memberkati Anda sekalian. Jika ada komentar dan saran silakan kirim

ke [email protected] Versi 1.0: 10 mei 2015, pk. 9:46 Versi 1.1: 7 february 2017, pk. 22:36 VC Referensi: (1) http://www.seattletimes.com/entertainment/movies/silence-review-martin-scorseses- profound-film-on-faith/

41 | P a g e

(2) see for example this site on International Persecution of Christians: www.persecution.org

42 | P a g e

Perjumpaan

Teks: Matius 28:9

Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: "Salam bagimu." Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya.

Shalom, selamat siang saudaraku. Pernahkah Anda mendengar kisah dari sahabat atau mengalami sendiri perjumpaan dengan Tuhan? Perjumpaan itu bisa saja melalui mimpi, diselamatkan dari suatu bencana atau

penyakit berat, atau melalui dialog dengan orang yang tidak dikenal. Tentu ada semacam perasaan bahwa kita begitu kecil ketika mengalami Allah yang begitu dahsyat. Dan biasanya pengalaman perjumpaan itu terus kita kenang hingga akhir hayat.

Pagi ini izinkan saya berbicara tentang perjumpaan beberapa tokoh iman dalam Alkitab.

Belajar dari Gideon

Saya kira Gideon yang agak penakut tentu tidak menyangka akan disapa oleh Malaikat Tuhan dengan kalimat: "TUHAN menyertai engkau, ya pahlawan yang gagah berani!" Dan Gideon segera memberikan respon, walau awalnya ia meminta tanda lebih tegas. Dia lalu menghancurkan patung berhala di rumah ayahnya.

Belajar dari Yesaya

Mari kita lihat kisah Yesaya ketika berjumpa dengan Tuhan dalam kemuliaan-Nya:

43 | P a g e

1 Dalam tahun matinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci.

2 Para Serafim berdiri di sebelah atas-Nya, masing-masing mempunyai enam sayap; dua sayap dipakai untuk menutupi muka mereka, dua sayap dipakai untuk menutupi kaki mereka dan dua sayap dipakai untuk

melayang-layang.

3 Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya: "Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan- Nya!"

4 Maka bergoyanglah alas ambang pintu disebabkan suara orang yang berseru itu dan rumah itupun penuhlah dengan asap.

5 Lalu kataku: "Celakalah aku! aku binasa! Sebab aku ini seorang yang najis bibir, dan aku tinggal di tengah-tengah bangsa yang najis bibir, namun mataku telah melihat Sang Raja, yakni TUHAN semesta alam." 6 Tetapi seorang dari pada Serafim itu terbang mendapatkan aku; di tangannya ada bara, yang diambilnya dengan sepit dari atas mezbah. 7 Ia menyentuhkannya kepada mulutku serta berkata: "Lihat, ini telah menyentuh bibirmu, maka kesalahanmu telah dihapus dan dosamu telah diampuni."

8 Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: "Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

9 Kemudian firman-Nya: "Pergilah, dan katakanlah kepada bangsa ini: Dengarlah sungguh-sungguh, tetapi mengerti: jangan! Lihatlah sungguh- sungguh, tetapi menanggap: jangan!

Mari kita lihat dari teks di atas dampak perjumpaan dengan Tuhan: a. Menguduskan: Yesaya melihat Tuhan di atas Bait Suci dan ia juga melihat para serafim, lalu ia menyadari betapa ia begitu hina dan najis

44 | P a g e

bibir. Celakalah dia, pikirnya. Namun ternyata bibirnya ditahirkan, dan dosanya diampuni.

b. memulihkan: seperti dalam kisah Gideon, Musa, Abraham dan lain- lain, ketika kita berjumpa dengan Tuhan, maka kehidupan kita

dipulihkan, demikian juga hubungan kita dengan Tuhan dipulihkan. Kita akan kembali memiliki pergaulan yang karib dengan Tuhan.

c. Mengubahkan: perjumpaan dengan Tuhan senantiasa bersifat

mengubahkan. Yesaya yang hanya orang biasa, lalu diubahkan menjadi seseorang yang kudus dan utusan Tuhan.

d. Mengutus: perjumpaan dengan Tuhan senantiasa bersifat mengutus kita pada suatu tugas penting dalam hidup kita, dan seringkali jauh di luar kemampuan kita sendiri sebagai manusia. Tuhan bertanya kepada Yesaya: "Siapakah yang akan Kuutus?" Pertanyaan itu juga ditujukan kepada kita. Lalu bagaimana respon kita?

e. menguatkan: sebagaimana dengan Gideon dan Musa dan Abraham dan Yesaya dan lain-lain, ketika kita menyambut perjumpaan dan pengutusan Tuhan dengan sukacita, Ia berjanji akan menyertai kita dengan tangan- Nya yang kuat.

Belajar dari Petrus

Menurut Ortberg, banyak kisah perjalanan dalam Alkitab, misalnya perjalanan Abraham dan Sarai ke tanah perjanjian, perjalanan Musa memimpin bangsa Israel yang bandelnya nggak ketulungan. Namun mungkin perjalanan yang paling unik adalah ketika Petrus memutuskan untuk keluar dari perahu dan melangkah ke atas air yang sedang

bergelora untuk menyongsong Tuhan dan Guru yang dikasihinya.(5) Mari kita renungkan sejenak: apa yang ada di benak Petrus ketika memutuskan untuk melakukan hal itu? Yang jelas, ia tidak sedang menyombongkan diri di depan para murid lainnya, ia tahu resikonya ketika melangkah keluar dari perahu saat badai bergelora. Ia hanya mengandalkan Yesus sebagai mercusuar dalam hidupnya, sebagai pusat dari imannya. Karena itu Petrus bertanya:

45 | P a g e

Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia: "Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air." (Mat. 14:28)

Bagaimana dengan kita? Jika kita berjumpa dengan Tuhan dalam mimpi atau melalui peristiwa badai dalam hidup kita, apakah kita berdoa dan minta kepada Dia: suruhlah aku melangkah satu langkah lebih tinggi dalam perjalanan imanku, ajarlah aku lebih sungguh-sungguh percaya kepada-Mu?

Ada ungkapan yang menarik dari seorang bapak yang putusasa ketika anaknya sakit:

Segera ayah anak itu berteriak: "Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!" (Mark. 9:24)

Bukankah kita mesti mengakui bahwa kita juga kurang percaya?

Sesungguhnya kita perlu minta tolong kepada Tuhan untuk melepaskan kita dari ketidakpercayaan kita.

Kisah seorang teman lama

Hari senin yang lalu (22/5) saya bercakap-cakap dengan seorang teman SD yang ayahnya baru saja meninggal dan dalam persiapan untuk dikremasi. Kami memang sudah lama tidak berjumpa sejak lulus SD. Dia bercerita bahwa ketika remaja dulu ia sangat nakal, bahkan waktu SMA sempat tidak naik kelas. Namun suatu kali, ia tersentuh dengan sebuah pujian rohani, yaitu Mazmur 23. Ia merasakan keindahan baik melodi maupun syair lagu tersebut, dan ketika mendengarnya berulang- ulang, lalu ia mulai menjadikan lagu itu sebagai doanya. Dari sejak itulah ia mulai berubah, lalu ia mulai mendekatkan diri kepada Tuhan. Kini ia berprofesi sebagai ahli boiler di beberapa pabrik gula.*

46 | P a g e

Saya jadi teringat akan seminar yang saya ikuti beberapa minggu

sebelumnya di GKT di kota kami. Yang menjadi pembicara adalah seorang pastor senior dari Taiwan, namun namanya saya lupa.

Beliau antara lain mengatakan bahwa banyak orang Kristen yang

membiasakan diri untuk membaca Alkitab setiap hari, misalnya 3-5 pasal. Meskipun itu tidak keliru, namun seringkali kita membacanya terburu- buru, dan pasal-pasal tersebut kurang meresap dalam hati.

Beliau menganjurkan untuk memulai metode yang meskipun kuno

namun jauh lebih efektif, dan metode ini sudah dikenal sejak zaman para biarawan abad pertengahan.

Metode untuk saat teduh yang efektif kira-kira begini menurut beliau: - mulailah dengan puji-pujian rohani dengan bebas dan rileks, ulangi bagian-bagian yang syairnya menyentuh hati Anda.

- lalu lakukan pembacaan Alkitab dengan satu dari 3 cara ini;

(a) memilih perikop yang dikotbahkan minggu ini, lalu renungkan lagi (b) dari perikop yang dikotbahkan, carilah dengan apps Anda beberapa ayat yang memiliki kata atau frase yang sama, misalnya "persembahkan tubuhmu..." dll.

(c) pilih perikop tertentu yang Anda temukan dari renungan harian - bacalah 4-5 kali perikop tersebut, sampai Anda merasa nyaman - berdoalah berdasarkan perikop itu, hubungkan dengan situasi Anda saat itu. Misalnya Anda membaca Mazmur 23, berdoalah misalnya: "Tuhan, saya percaya bahwa bersama-Mu aku tidak akan kekurangan. Engkau adalah sandaran hidupku, gunung batuku. Engkau akan memimpinku dalam rapat di kantor hari ini, Engkau juga akan melindungi keluargaku." dst

- belajarlah peka mendengar suara Tuhan.

- ulangi dan resapkan ayat-ayat penting dalam perikop itu dan jadikan itu bahan perenungan Anda sepanjang hari

47 | P a g e

Jika Anda melakukan hal ini terus-menerus, niscaya kehidupan iman Anda akan bertumbuh, dan Anda akan mengalami pengalaman

perjumpaan yang intens dengan Tuhan setiap hari.

Penutup

Kiranya artikel ini membantu Anda mengalami perjumpaan dengan Tuhan secara spiritual. Sebagai ayat penutup, izinkan saya mengutip pemazmur:

"Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!" (Mazmur 34:8)

versi 1.0: 24 mei 2017, pk. 11:36

VC

*Note: terimakasih kepada Hadi Tjahjono.

Referensi: (1) http://gkmiimanuelcipayung.blogspot.co.id/2013/08/renungan-perjumpaan-dengan- tuhan.html (2) http://mujizatitunyata3.blogspot.co.id/2010/08/percakapan-yesus-dengan- perempuan.html (3) http://whitedodo.blogspot.co.id/2012/03/perjumpaan-dengan-tuhan-yang-membuat.html (4) John Ortberg. If you want to walk on water...,

url: http://www.zumbrolutheran.org/uploads/worship/sermons/2011-worship/3.9.11- walkonwater1.pdf

(5) John Ortberg. Jika anda ingin berjalan di atas air, keluarlah dari perahu. Surabaya: Literatur Perkantas, 2016

48 | P a g e

Prepper

Teks: Matius 24:23

"Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: Lihat, Mesias ada di sini, atau Mesias ada di sana, jangan kamu percaya."

Shalom, selamat pagi saudaraku. Tahukah Anda apa yang dimaksud dengan kata "prepper"? Prep artinya: yang berhubungan dengan

persiapan. Jadi prepper maksudnya adalah sekelompok orang yang sangat antusias untuk melakukan berbagai persiapan untuk menyongsong segala macam bentuk bencana. Bencana yang dimaksud agak bervariasi, ada yang mengkhawatirkan bencana nuklir, bencana finansial, kelaparan, virus, banjir dsb. Bahkan beberapa waktu lalu ada serial khusus, kalau tidak salah di NatGeo TV, tentang para prepper ini.

Bagaimana dengan negeri ini? Sepertinya tidak banyak orang di sini yang sibuk menimbun bahan makanan karena memang tidak ada alasan untuk mengkhawatirkan hal-hal yang tidak jelas. Dan akan hal ini saya sangat setuju, seperti kalimat Yesus yang sangat terkenal:

"Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari." (Mat. 6:34)

Elenin atau ISON?

Di antara video-video setengah ilmiah yang beredar di youtube, ada yang membahas tentang kemungkinan komet sebesar patung Liberty menabrak lokasi tertentu di bumi sekitar bulan september. Di antaranya disebut tentang komet Elenin yang ditemukan oleh astronom Rusia, Leonid

49 | P a g e

Elenin.(4)

Tidak hanya itu saja, ada lagi ramalan tentang komet ISON atau bahkan planet misterius yang kerap disebut Nibiru. Lihat (5).

Barangkali para peramal dadakan itu lalu menghubungkan kemungkinan bencana dari luar orbit bumi tersebut dengan pengangkatan umat pilihan. Bahkan seorang teman memberikan tautan Youtube yang berisi pesan dari Yusak Elisha yang mengabarkan bahwa pengangkatan akan terjadi tgl 23 september. Dan pesan itu menjadi viral dan menghebohkan banyak umat Tuhan di gereja tertentu.

Kalau Anda mau percaya akan hal itu ya terserah saja, namun yang jelas NASA telah mengkonfirmasi bahwa tidak akan ada peristiwa kataklismik apapun pada bulan september dan oktober tahun ini. (1)

Jika Anda memang punya teleskop dan berniat mengamati benda-benda langit, cobalah lacak sendiri komet-komet yang baru ditemukan sejak 2015. (6)

Sebagai catatan, ada beberapa belas ramalan yang beredar di internet sejak 2007-2015 yang bahkan berani menyebut tanggal terjadinya kiamat, namun semuanya itu meleset.(2)

Sekte Mormon juga percaya bahwa kiamat akan terjadi tgl 28 september tahun ini, dan mereka melakukan persiapan khusus untuk itu.(7) Memang tahun 2017 ini bertepatan dengan tahun 5777 dalam kalender Yahudi dan memang akan terjadi banyak perubahan besar, tapi bukan dalam artian karaklismik.

Hal-hal yang dinubuatkan akan berubah

Tahun ini adalah 2017, seperti yang dinubuatkan oleh Cindy Jacobs angka 17 berarti kemenangan yang lengkap (8). Termasuk perubahan dalam gereja, dalam keluarga, dalam masyarakat, bangsa maupun hubungan internasional.

50 | P a g e

Berikut kutipan nubuat dari Cindy Jacobs:

"This John 17 move will extend to families as well as there is a "focus on the family" where longstanding breaches between siblings, and between parents and their children are healed. God is calling for families to pray together and "light" the family altar. Strongholds in family systems are going to be broken in powerful and supernatural ways. This will even extend to strongholds of poverty, disease, alcoholism, and drug abuse. The John 17 movements will align against injustice and religious

strongholds as they decide together that they want a new move of the Holy Spirit.

We are hearing the words, New Wine, New Wine!"

Ada beberapa hal yang jelas dinyatakan oleh Tuhan kepada saya hari ini setelah saya berdoa memohon petunjuk Tuhan, dan saya kira hal-hal ini selaras dengan nubuat yang disampaikan oleh hamba-hamba Tuhan yang memiliki karunia itu seperti Cindy Jacobs:(8)

a. Tahun ini bertepatan dengan peringatan 500 tahun gerakan Reformasi yang dipimpin oleh Martin Luther, dan telah ada yang menulis buku bahwa setiap 500 tahun gereja sebagai Tubuh Kristus akan mengalami pembaharuan secara dramatis

b. Tahun ini memang akan terjadi perubahan besar namun lebih ke arah sistem finansial. Dalam artikel Cindy Jacobs: "There will be many, many changes in this coming year. Changes in locations, houses, buildings, and the breaking off of generational systems of debt."(8)

c. Tahun ini anak-anak Tuhan akan dinyatakan. Lihat juga (3). d. Tahun ini kuasa-kuasa gelap akan dipatahkan.

e. Tahun ini Injil akan diberitakan kepada segala makhluk tanpa halangan

Dalam dokumen Apakah engkau mengasihi Aku Sebuah buku (Halaman 35-60)