• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV PENGUMPULAN DATA, PENYAJIAN DATA, DAN ANALISIS

E. Analisis Data dan Penyajian Hasil Analisis

2. Penyajian Hasil Analisis

Berdasarkan data yang diperoleh pada tes diagnostik yang diberikan di kelas X MIA 1, X MIA 3, dan X MIA 4, maka hasil analisis tes diagnostik dari sampel yang memenuhi adalah sebagai berikut:

Tabel 4. 6 Analisis Tes Diagnostik N

o.

Soal Subjek Penelitian Analisis Kesalahan

1 Suatu segitiga ABC siku-siku di B dengan sudut . Tentukan perbandingan

Trigonometri untuk sudut pada segitiga ABC.

Soal Nomor 1 Subjek 1

Jenis Kesalahan: Kesalahan dalam penggunaan proses yang keliru.

Analisis Kesalahan: Subjek salah dalam menggunakan aturan matematika, dalam hal ini subjek tidak mencantumkan yang diketahui, ditanya dan dijawab.

Soal Nomor 1 Subjek 2

Jenis Kesalahan: Kesalahan dalam penggunaan proses yang keliru dan simbol. Analisis Kesalahan: Subjek salah dalam mengggunakan aturan matematika dan simbol sehingga proses yang dilakukan tidak mencapai hasil yang benar dan tepat.

2 Nyatakanlah perbandingan Trigonometri berikut menjadi perbandingan Trigonometri sudut lancip (kuadran I)!

a. b. c. d. e. f.

Soal Nomor 2 Subjek 1

Jenis Kesalahan: Kesalahan penggunaan proses yang keliru. Analisis Kesalahan: Subjek salah dalam menggunakan konsep dan aturan matematika sehingga proses yang dilakukan tidak mencapai hasil yang benar dan tepat.

Soal Nomor 2 Subjek 2

Soal Nomor 2 Subjek 3

3 Nyatakanlah perbandingan Trigonometri berikut menjadi perbandingan Trigonometri sudut pelurusnya (kuadran II)! a. b. c. d. e. f.

Soal Nomor 3 Subjek 1

Jenis Kesalahan: Kesalahan penggunaan proses yang keliru dan simbol.

Analisis Kesalahan: Subjek salah dalam menggunakan konsep dan aturan matematika sehingga proses yang yang dilakukan tidak mencapai hasil yang benar dan tepat.

Soal Nomor 3 Subjek 2

4 Nyatakanlah perbandingan Trigonometri berikut menjadi perbandingan Trigonometri sudut lancip (kuadran III)!

a. b. c. d. e. f.

Soal Nomor 4 Subjek 1

Jenis Kesalahan: Kesalahan penggunaan proses yang keliru dan simbol.

Analisis Kesalahan: Subjek salah dalam menggunakan konsep dan aturan matematika sehingga proses yang yang dilakukan tidak mencapai hasil yang benar dan tepat.

Soal Nomor 4 Subjek 2

Soal Nomor 4 Subjek 3

5 Nyatakanlah perbandingan Trigonometri berikut menjadi perbandingan Trigonometri sudut lancip (kuadran IV)!

a. b. c. d. e. f.

Soal Nomor 5 Subjek 1

Jenis Kesalahan: Kesalahan penggunaan proses yang keliru dan simbol.

Analisis Kesalahan: Subjek salah dalam menggunakan konsep dan aturan matematika sehingga proses yang yang dilakukan tidak mencapai hasil yang benar dan tepat.

Soal Nomor 5 Subjek 2

6 Jika , tentukan nilai dari bentuk-bentuk Trigonometri berikut!

a. b.

Soal Nomor 6 Subjek 1

Jenis Kesalahan: Kesalahan penggunaan proses yang keliru dan simbol.

Analisis Kesalahan: Subjek salah dalam menggunakan konsep dan aturan matematika sehingga proses yang yang dilakukan tidak mencapai hasil yang benar dan tepat. Selain itu, subjek juga mengalami kesulitan dalam menghitung nilai dari suatu bilangan dalam pembagian. Soal Nomor 6 Subjek 2

Soal Nomor 6 Subjek 3 7 Budi adalah seorang

pelari yang dapat berlari dengan kecepatan

. Budi berlari dari titik A ke arah

Soal Nomor 7 Subjek 1

Jenis Kesalahan: Kesalahan penggunaan proses yang keliru, simbol, dan perhitungan.

timur selama 30 menit, kemudian dipersimpangan jalan ia berbelok ke arah utara sebesar dan berlari mengikuti jalan tersebut selama menit hingga sampai pada titik henti. Tentukan jarak terdekat yang dapat ditempuh oleh Budi dari titik start A sampai titik henti!

Soal Nomor 7 Subjek 2

Subjek salah dalam menggunakan konsep dan aturan matematika sehingga proses yang yang dilakukan tidak mencapai hasil yang benar dan tepat. Subjek kesulitan dalam menerjemahakan soal cerita ke dalam kalimat matematika sehingga proses yang dilakukan belum benar dan tepat. Soal Nomor 7 Subjek 3

Gambar 4. 1 Hasil Analisis Pekerjaan Siswa

b. Wawancara Guru Bidang Studi

Wawancara yang dilakukan oleh peneliti dengan guru bidang studi matematika dalam penelitian ini sangat membantu peneliti dalam melihat permasalahan yang sering dihadapi oleh guru terhadap kesulitan belajar siswa. Guru bidang studi matematika memiliki peranan penting di kelas dalam mencapai tujuan pembelajaran.

Informasi-informasi yang diperoleh oleh peneliti dalam wawancara dangan guru bidang studi matematika sebagai berikut:

1) Siswa kesulitan dalam menerjemahkan soal cerita ke dalam kalimat matematika. Siswa masih kesulitan dalam memahami maksud soal sehingga dalam proses pengerjaannya masih belum tepat atau bahkan salah.

2) Siswa juga kurang teliti dalam mengerjakan soal. Proses yang dilakukan oleh siswa sudah sesuai dengan kaidah atau aturan matematika, tetapi dalam perhitungan siswa kurang teliti sehingga hasil yang diperoleh belum benar dan tepat.

3) Siswa yang memiliki kecenderungan nilai kurang disebabkan oleh beberapa hal, faktor yang menonjol adalah faktor keluarga. Beberapa siswa memiliki permasalahan dengan keadaan dan situasi keluarga semisal pertengkaran orang tua, tekanan dari orang tua, bahkan perceraian orang tua.

4) Guru sebagai orang tua di sekolah dalam hal ini bertanggungjawab atas bidang studi matematika berusaha untuk mendekati siswa yang dirasa menunjukkan perubahan sikap atau perilaku tidak seperti biasanya yang cenderung berakibat pada menurunnya prestasi belajar siswa. Guru berusaha untuk tidak melabeli siswa dengan kata-kata bodoh, atau nakal yang dapat berakibat pada keadaan psikologis siswa.

Berdasarkan informasi-informasi tersebut guru bidang studi matematika juga turut ambil bagian dalam mengetahui kesulitan belajar yang dihadapi siswa.

c. Wawancara dengan Subjek Penelitian

Wawancara yang dilakukan oleh peneliti dalam penelitian ini sangat berpengaruh dan penting sehingga informasi-informasi yang didapat oleh peneliti dalam wawancara dengan subjek penelitian dapat terlaksana secara baik dan mendalam. Peneliti dalam melaksanakan wawancara dapat membentuk raport, dimana subjek peneliti percaya penuh kepada peneliti dan mampu memberikan informasi yang penting dan mendalam.

Peneliti menjumpai bahwa subjek penelitian:

1) Tidak mengetahui peranan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Mereka belajar Trigonometri bukan merupakan suatu kebutuhan tetapi kewajiban yang harus mereka jalani bahkan ada pula yang tidak suka dengan matematika. Oleh karena itu, peneliti dapat menarik kesimpulan bahwa faktor internal yang mempengaruhi kesulitan belajar siswa adalah ranah rasa. Dimana subjek penelitian masih memiliki kelabilan dalam emosi dan sikap.

2) Subjek penelitian kurang mementingkan apa yang menjadi kebutuhan subjek sebagai pelaajar yaitu belajar sehingga subjek cenderung menunda-nunda waktu belajar. Subjek

penelitian cenderung malas untuk belajar, jarang belajar, dan jarang berlatih soal akibatnya hasil yang diperoleh tidak memuaskan atau tuntas.

3) Subjek penelitian juga mendapatkan tekanan dari orang tua, dimana orang tua menaruh harapan tinggi kepada subjek. Orang tua menginginkan anak menjadi orang yang sukses tetapi dengan cara yang kurang tepat. Orang tua terlalu memaksakan kehendaknya pada anak semisal menginginkan anak menjalani suatu pilihan dimana anak tidak menyukai atau tidak menginginkannya.

4) Peneliti juga menjumpai kehidupan sosial di sekolah yang dilalui oleh subjek penelitian sangat berpengaruh. Sekolah yang saat ini mereka pilih bukan merupakan pilihan pertama. 5) Keseharian subjek cukup baik dalam berinteraksi dengan siswa

lain. Mereka dapat berbaur dan bahkan merasa nyaman berteman dengan siswa lain. Tetapi subjek juga merasakan bahwa kompetisi yang mereka jalani tidak sehat, masih ada beberapa siswa yang berlaku kurang baik seperti menyontek. Hal ini jugalah yang mengakibatkan siswa merasa malas dan kesal karena usaha yang mereka lakukan yaitu belajar dengan giat terkalahkan oleh siswa lain yang bertindak curang karena memperoleh hasil yang lebih baik daripada subjek penelitian.

Dokumen terkait