Kinerja jaringan jalan berdasarkan kondisi terdiri atas terminologi baik, sedang, rusak dan rusak berat, dimana terminologi tersebut didasarkan pada besarnya persentase tingkat kerusakan jalan. Pada jalan kondisi baik (tingkat kerusakan ≤ 6%) merupakan kondisi jalan yang mendukung arus lalu lintas dapat berjalan lancar sesuai dengan kecepatan desain dan tidak ada hambatan yang disebabkan oleh kondisi jalan, jalan kondisi sedang (tingkat kerusakan 6-10%) merupakan kondisi dimana belum (atau sedikit saja) menimbulkan gangguan terhadap kelancaran arus pergerakan lalu lintas. Selanjutnya, pada kondisi jalan rusak sudah sangat menghambat kelancaran pergerakan lalu lintas yang mengakibatkan kendaraan harus berjalan secara perlahan-lahan, mengurangi kecepatannya, dan kadangkala harus menghentikan kendaraannya akibat adanya kerusakan dan atau hambatan pada permukaan perkerasan. Pada jalan dengan kondisi rusak berat, kondisi kerusakan jalan yang ada sudah sangat parah dan nyaris tidak dapat lagi dilewati oleh kendaraan roda empat dan atau hanya dapat dilewati dengan kecepatan yang sangat rendah.
Tabel 2.74
Panjang Jaringan Jalan Berdasarkan Kondisi Tahun 2012-2016 Provinsi Kalimantan Utara
No Kondisi Jalan 2012 2013 Panjang Jalan (km) 2014 2015 2016 1. Kondisi Baik 1.432,457 1.555,530 1.767,475 1.605 1.378,02 2. Kondisi Sedang 1.567,537 1.939,683 1.945,218 865 1.577,51 3. Kondisi Rusak 308,746 308,738 201,634 1.346 1.697,95 4. Kondisi Rusak Berat 138,247 63,017 140,887 86 86,52 5. Jalan secara keseluruhan 3.446,987 3.866,968 4.055,214 4.740 4.740
Sumber: Kabupaten/Kota Dalam Angka Tahun 2012-2016
Jaringan jalan dengan kondisi baik di Provinsi Kalimantan Utara memiliki kecenderungan fluktuatif. Mulai tahun 2012 sampai dengan
RKPD Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2019 II-98 2014 mengalami peningkatan dari 1.432457 km menjadi 1.767,475 km pada Tahun 2014. Namun mulai tahun 2015 memiliki kecenderungan menurun yaitu dari 1.605 km pada menjadi 1.378,02 km Tahun 2016.
Sementara itu, jaringan jalan kondisi sedang dalam kurun waktu yang sama (Tahun 2012-2016) memiliki kecenderungan meningkat, hanya pada Tahun 2015 mengalami penurunan namun tahun 2016 kembali meningkat menjadi 1.577,51. Jaringan jalan dengan kondisi rusak memiliki kecenderungan menurun dalam kurun waktu tahun 2012-2014 yaitu dari 308,746 km menjadi 201,634 km. Namun pada Tahun 2015 dan 2016 mengalami peningkatan masing-masing menjadi 1.346 km dan 1.697,95 km. Kondisi ini menunjukkan bahwa jalan yang ada di Kalimantan Utara semakin banyak yang mengalami kerusakan dan membutuhkan perbaikan.
Proporsi panjang jaringan jalan dalam kondisi baik merupakan hasil perbandingan antara panjang jalan kondisi baik dengan panjang jalan seluruhnya. Indikator proporsi jaringan jalan dalam kondisi baik ini mengindikasikan kualitas jalan dari keseluruhan panjang jalan. Infrastruktur jalan yang baik adalah modal sosial masyarakat dalam menjalani roda perekonomian, sehingga pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak mungkin dicapai tanpa ketersediaan infrastruktur jalan yang baik dan memadai.
Tabel 2.75
Proporsi Panjang Jaringan Jalan Dalam Kondisi Baik Tahun 2012-2016 di Provinsi Kalimantan Utara
Uraian 2012 2013 2014 2015 2016 Panjang jalan kondisi baik (km) 1.432,46 1.555,53 1.767,475 1.605 1.378,02 Panjang jalan seluruhnya (km) 3.446,99 3.866,97 4.055,214 4.740 4.740 Proporsi panjang jaringan jalan dalam kondisi baik
0,416 0,402 0,436 0,339 0,291 Persentase panjang
jaringan jalan dalam kondisi baik
41,56 40,23 43,59 33,86 29,07
RKPD Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2019 II-99 Data menunjukkan terjadi penurunan persentase panjang jaringan jalan dalam kondisi baik di Kalimantan Utara selama 5 (lima) tahun terakhir. Pada Tahun 2012 terdapat 41,56% jalan dalam kondisi baik, namun menurun ke 29,07% pada Tahun 2016.
Tabel 2.76
Panjang Jaringan Jalan Berdasarkan Kondisi Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2016
NO Kabupaten/Kota
Kondisi Jalan (km) Jalan secara keseluruha
n Baik Sedang Rusak Rusak Berat
1 Bulungan 280,6 174,25 1.057,98 16,18 1.529,01 2 Malinau 298,58 1.148,72 327,45 68 1.842,75 3 Nunukan 392,82 208,76 26,20 627,78 4 Tana Tidung 220,80 9,20 276 506 5 Tarakan 185,22 36,58 10,32 2,340 234,46 Jumlah 1.378,02 1.577,51 1.697,95 86,52 4.740
Sumber: Dinas PUPR Perkim, 2017
Kondisi panjang jaringan jalan di kabupaten/kota lingkup Provinsi Kalimantan Utara umumnya didominasi oleh kondisi jalan baik, kecuali Kabupaten Malinau yang jaringan jalannya didominasi oleh kondisi jalan sedang (74,98%). Di wilayah Kabupaten Bulungan, masih didominasi dengan jalan dalam konidisi rusak yaitu 1.057,98 km. Secara keseluruhan, jaringan jalan didominasi oleh kondisi jalan sedang (47,97%) dan kondisi jalan sedang (43,59%), sedangkan hanya sebagian kecil saja kondisi jalan yang rusak dan rusak berat, yakni 4,97% untuk kondisi jalan rusak dan 3,47% untuk kondisi jalan rusak.
Tabel 2.77
Persentase Tingkat Kondisi Jalan Baik dan Sedang Tahun 2012 – 2016 di Provinsi Kalimantan Utara
Uraian 2012 2013 2014 2015 2016
Panjang jalan kondisi
baik dan sedang 2.999,99 3.495,21 3.712,69 2.470 2.955,53 Panjang jalan
seluruhnya (km) 3.446,99 3.866,97 4.055,21 4.740 4.740 Persentase tingkat
kondisi jalan baik dan sedang
87,03 90,39 91,55 52,11 62,35
RKPD Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2019
II-1 0 0 2. Rasio Tempat Ibadah per Satuan Penduduk
Indikator tempat ibadah per satuan penduduk didapatkan dari perbandingan jumlah tempat ibadah dengan jumlah penduduk per 1000 penduduk. Berkaitan dengan tempat ibadah, indikator rasio tempat ibadah per satuan penduduk ini akan lebih tepat apabila pembanding yang digunakan dalam penghitungan indikator tersebut menggunakan jumlah pemeluk agama. Dengan demikian, indikator ini berganti menjadi rasio tempat ibadah per satuan pemeluk agama.
Tabel 2.78
Jumlah Tempat Ibadah Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012-2016 di Provinsi Kalimantan Utara
Uraian Kabupaten/Kota 2012 2013 2014 2015 2016 Masjid/Musholla Bulungan 233 241 253 253 282 Malinau 43 43 35 35 47 Nunukan 204 219 208 208 209 Tana Tidung 30 30 39 39 44 Tarakan 189 158 195 195 190 Kalimantan Utara 699 691 730 730 772
Gereja Katolik Bulungan 28 35 35 35 35
Malinau 33 33 33 33 33
Nunukan 30 30 39 39 40
Tana Tidung 15 15 15 15 15
Tarakan 6 6 6 6 6
Kalimantan Utara 112 119 128 128 129
Gereja Protestan Bulungan 82 116 116 116 129
Malinau 176 176 157 157 163 Nunukan 130 128 74 74 113 Tana Tidung 8 8 8 8 15 Tarakan 50 45 50 50 88 Kalimantan Utara 446 473 405 405 508 Pura Bulungan 1 1 1 1 1 Malinau 0 0 0 0 1 Nunukan 0 0 0 0 0 Tana Tidung 0 0 0 0 0 Tarakan 1 1 1 1 1 Kalimantan Utara 2 2 2 2 3 Vihara Bulungan 1 1 1 1 1 Malinau 1 1 1 1 1 Nunukan 1 1 - - - Tana Tidung 0 0 1 1 1 Tarakan 6 4 4 4 4 Kalimantan Utara 9 7 7 7 7
Sumber: Kabupaten/Kota Dalam Angka Tahun 2013-2017 dengan Hasil Olahan
Jumlah tempat ibadah di Provinsi Kalimantan Utara secara umum memiliki kecenderungan meningkat dalam kurun waktu tahun 2012
RKPD Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2019
II-1 0 1 hingga tahun 2016. Jumlah masjid dan mushola hingga tahun 2016 tercatat sebannyak 772 unit dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 4,98% per tahun.
Secara umum, jumlah pemeluk agama pada masing-masing agama memiliki kecenderungan meningkat, kecuali pada pemeluk agama Protestan, Hindu, dan Budha yang memiliki kecenderungan menurun dalam kurun waktu tahun 2012 hingga tahun 2016.
Tabel 2.79
Jumlah Pemeluk Agama Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012-2016 di Provinsi Kalimantan Utara
Uraian Kabupaten/ Kota 2012 2013 2014 2015 2016
Islam Bulungan 105.342 112.924 118.325 97.036 93.529 Malinau 26.520 28.327 23.565 25.675 29.377 Nunukan 106.406 106.406 124.646 136.206 135.377 Tana Tidung 16.847 18.163 Tarakan 157.653 157.653 172.469 na na Kalimantan Utara 395.921 405.310 439.005 Katolik Bulungan 8.773 9.212 9.661 8.006 8.191 Malinau 6.441 6.608 5.916 5.850 105 Nunukan 10.815 10.615 11.930 14.917 15.842 Tana Tidung 3.188 1.863 Tarakan 6.458 6.458 5.727 na na Kalimantan Utara 32.487 32.893 33.234 Protestan Bulungan 31.251 32.613 33.706 29.253 30.032 Malinau 46.080 47.965 42.130 45.775 51.120 Nunukan 43.995 43.995 31.521 34.477 33.891 Tana Tidung 1.728 3.438 Tarakan 19.886 19.886 27.868 Na na Kalimantan Utara 141.212 144.459 135.225 Hindu Bulungan 88 96 96 76 93 Malinau 75 84 60 65 8 Nunukan 415 415 98 101 111 Tana Tidung 1 na Tarakan 1.100 1.100 103 na na Kalimantan Utara 1.678 1.695 357 Budha Bulungan 741 758 768 651 689 Malinau 305 293 241 265 na Nunukan 687 687 280 279 186 Tana Tidung 29 31 Tarakan 9.600 9.600 3.238 na na Kalimantan Utara 11.333 11.338 4.527
Sumber: Kabupaten/Kota Dalam Angka Tahun 2012-2017 dengan Hasil Olahan
Rasio tempat ibadah per satuan pemeluk agama memiliki kecenderungan meningkat dalam kurun waktu tahun 2012 hingga tahun
RKPD Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2019
II-1 0 2 2016, kecuali pada rasio gereja Protestan per satuan pemeluk agama Protestan yang memiliki kecenderungan menurun.
RKPD Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2019
II-1 0 3 3. Persentase Rumah Tinggal Bersanitasi
Rumah tinggal bersanitasi merupakan salah satu faktor yang menjadi sebuah indikator dalam penilaian kriteria rumah layak huni. Rumah tinggal berakses sanitasi sekurang-kurangnya mempunyai akses untuk memperoleh layanan sanitasi, diantaranya adalah fasilitas air bersih, pembuangan tinja, pembuangan air limbah (air bekas), dan pembuangan sampah. Indikator persentase rumah tinggal bersanitasi didapatkan dari perbandingan antara jumlah rumah tinggal berakses sanitasi dengan jumlah rumah tinggal dikalikan dengan bilangan 100. Data yang tersedia tidak dapat menjelaskan mengenai kondisi rumah tinggal bersanitasi di Provinsi Kalimantan Utara, hal ini dikarenakan tidak setiap kabupaten/kota didapatkan datanya.
Tabel 2.80
Persentase Rumah Tinggal Bersanitasi Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2012-2016 di Provinsi Kalimantan Utara
Uraian Kabupaten/ Kota 2012 2013 2014 2015 2016
Jumlah rumah tinggal berakses sanitasi
Bulungan 19.789 n/a n/a 21.659 24.314
Malinau 9.684 n/a n/a 10.437 14.154
Nunukan n/a n/a n/a 18.431 22.468
Tana Tidung - n/a n/a 1.609 1.609
Tarakan 36.798 n/a n/a 7.141 7.436
Kalimantan Utara 66.271 n/a n/a 59.277 69.981 Jumlah
rumah tinggal
Bulungan 26.719 n/a n/a 30.578 30.578
Malinau 11.015 n/a n/a 15.365 15.365
Nunukan 1.661 n/a n/a 35.207 35.207
Tana Tidung 2.560 n/a n/a 4.060 4.060
Tarakan 82.815 n/a n/a 38.043 38.043
Kalimantan Utara 124.770 n/a n/a 123.253 123.253 Persentase
rumah tinggal bersanitasi
Bulungan 74,063 n/a n/a 70,83 79,51
Malinau 87,916 n/a n/a 67,93 92,15
Nunukan 0 n/a n/a 52,35 63,82
Tana Tidung 0 n/a n/a 39,63 39,63
Tarakan 44,434 n/a n/a 18,77 19,55
Kalimantan Utara 53,115 n/a n/a 48,09 56,78 Sumber: Data RPJPD Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2005-2025