• Tidak ada hasil yang ditemukan

Periode 8 (delapan) Bulan yang Berakhir pada Tanggal 31 Agustus 2012 Dibandingkan Dengan Yang Berakhir pada Tanggal 31 Agustus 2011

M. Aset dengan nilai Material yang dikuasai oleh Perseroan

X. KEGIATAN DAN PROSPEK USAHA

7. Prospek Usaha

Produk yang disediakan oleh Telkom dan AVE adalah jasa akses internet. Alasan Perseroan membeli produk tersebut dari Telkom dan AVE adalah harga dan kualitas produk serta pelayanan paling sesuai dengan kebutuhan Perseroan. Meskipun Telkom dan AVE saat ini merupakan pemasok terbesar Perseroan untuk akses namun tingkat ketergantungan Perseroan terhadap supplier ini kecil karena Perseroan tidak terikat kontrak eksklusif dengan dua supplier ini sehingga Perseroan dapat membeli produk akses internet ke supplier lainnya bila diperlukan.

Cara Perseroan untuk mempertahankan hubungan dengan dua supplier ini adalah dengan membuat kontrak jual beli sesuai dengan tabel berikut ini:

No Nama Perjanjian Pihak Deskripsi Singkat Jangka Waktu

1. Perjanjian Kerja Sama Penyelenggaraan Jasa Internet No. PKS.014/117/CI-098/12/2009 tanggal 9 November 2009 dengan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom), dibuat di bawah tangan, sebagaimana diubah oleh Amandemen Pertama No. PKS.088/C0-098/XI/2012 tanggal 22 November 2009

Perseroan dengan Telekom

Perseroan dan Telkom sepakat untuk saling menghubungkan dan mengadakan Koneksi antara Jartap Lokal dan Jaringan Internet Telkom dengan Perangkat Layanan Internet Perseroan

9 November 2009 hingga 21 November

2015

2. Subscription Agreement No.AVE-A-001-01/IPLC/11 tanggal 27 Mei 2011 sebagaimana diubah dengan Amendment to the Agreement No. AVE-A-001-01/IPLC/11 tanggal 6 Agustus 2012

CC dan Asia Vision Engineering Ltd

CC menggunakan kapasitas transmisi untuk jaringan telekomunikasi yang menggunakan kabel fiber optic bawah laut antara Tanah Merah di Singapura dan Pantai Mutiara, Indonesia yang disediakan oleh Asia Vision Engineering Ltd

6 tahun sejak bulan Agustus 2011

6. Ketergantungan Perseroan kepada Pelanggan Tertentu.

Tidak ada pendapatan usaha kepada pelanggan Perseroan baik ritel maupun korporasi dengan jumlah pendapatan usaha kumulatif individual yang melebihi 10% dari pendapatan usaha konsolidasian untuk delapan bulan yang berakhir pada tanggal 31 Agustus 2012 dan 2011 dan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2011, 2010, 2009, 2008 dan 2007.

Sehingga dapat dikatakan bahwa Perseroan tidak mempunyai ketergantungan kepada pelanggan tertentu.

7. Prospek Usaha

Prospek usaha untuk perusahaan yang bergerak di bidang ISP di Indonesia tergantung dari beberapa faktor yang antara lain adalah

ƒ Kondisi makro Indonesia, ƒ Pertumbuhan dan tren pasar ƒ Tingkat penetrasi pasar ƒ Kompetitor

ƒ Minat masyarakat pada jejaring sosial

ƒ Pola distribusi

ƒ Pertumbuhan teknologi digital(mobile)

ƒ Harga bandwith

Kondisi Makro Indonesia

Jumlah penduduk Indonesia saat ini adalah sekitar 245 juta jiwa sehingga merupakan pangsa pasar yang sangat potensial bagi Perseroan ditambah lagi tingkat pertumbuhan GDP yang selama 1 tahun terakhir adalah 6,5 % per tahun.

Berikut adalah grafik laju pertumbuhan PDB Indonesia sejak tahun 2010:

PertumbuhanPDB20102012(%,kuartalanyoy ) 5,91% 6,26% 5,77% 6,83% 6,43% 6,45% 6,46% 6,49% 6,32% 6,37% 6,17%

I2010 II2010 III2010 IV2010 I2011 II2011 III2011 IV2011 I2012 II2012 III2012

Sumber: Web site BPS, http://www.bps.go.id/tab_sub/view.php?tabel=1&daftar=1&id_subyek=11&notab=50

Data BPS menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III-2012 bila dibandingkan triwulan III-2011 tercatat sebesar 6,17% (yoy) dan secara kumulatif mencapai sebesar 6,29% bila dibandingkan periode yang sama tahun 2011 (ctc). Besaran PDB atas dasar harga berlaku secara kumulatif pada triwulan III-2012 mencapai sebesar Rp. 6.151,6 trilyun. Bank Indonesia memperkirakan bahwa pertumbuhan pada triwulan IV-2012 akan mencapai 6,2%, sehingga pertumbuhan untuk keseluruhan tahun 2012 akan mencapai sekitar 6,3%. Pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan trend yang terus meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya. Bahkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sejak triwulan II-2012 merupakan pertumbuhan terbesar kedua di Dunia setelah China yang meskipun mencatat angka 7,7% namun trendnya menurun dibandingkan triwulan sebelumnya. Dengan demikian tingkat pertumbuhan Indonesia kembali berada di atas rata-rata tingkat pertumbuhan dunia yang pada tahun 2012 diprediksi sebesar 3,5%

(sumber: http://www.setneg.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=6765&Itemid=29).

Peningkatan pertumbuhan ekonomi Indonesia terutama dapat dilihat dari peningkatan kinerja industri-industri berskala besar di Indonesia. Peningkatan pertumbuhan tersebut juga didukung oleh peningkatan investasi yang meningkatkan kapasitas ekonomi terutama melalui Penanaman Modal Asing (PMA) dan juga oleh peningkatan peringkat kredit Indonesia. Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi di Indonesia pada kuartal III tahun 2012 adalah sebesar Rp81,8 triliun, atau meningkat sekitar 6,4% dari kuartal II tahun 2012 yang sebesar Rp 76,9 triliun, atau sebesar 25,1% dari kuartal III tahun 2011 yang sebesar Rp 65,4 triliun. Sedangkan realisasi investasi untuk periode bulan Januari hingga September 2012 adalah sebesar Rp 229,9 triliun, yang meningkat sebesar 27,0% dari realisasi

untuk periode yang sama di tahun 2011. (sumber: http://www.bkpm.go.id/contents/p16/statistics/17)

Selain itu tingkat inflasi Indonesia juga terkendali, dimana tingkat inflasi tahun kalender (Januari– Desember) 2012 dan dan tingkat inflasi year on year (Desember 2012 terhadap Desember 2011)masing-masing sebesar 4,30 persen. Sedangkan tingkat inflasi pada periode yang sama tahun kalender 2010 dan 2011 dan Tingkat inflasi year on year untuk Desember 2010 terhadap Desember 2009 dan Desember 2011 terhadap Desember 2010 masing-masing 6,96 persen dan 3,79 persen.

(sumber: http://www.bps.go.id/brs_file/inflasi_02jan13.pdf)

Tingkat Penetrasi Pengguna Internet

Sebuah survei yang diselenggarakan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mengungkapkan bahwa jumlah pengguna internet di Indonesia tahun 2012 mencapai 63 juta orang atau 24,23 persen dari total populasi Indonesia.Tahun depan, angka itu diprediksi naik

sekitar 30 persen menjadi 82 juta pengguna dan terus tumbuh menjadi 107 juta pada 2014 dan 139 juta atau 50 persen total populasi pada 2015

Sedangkan berdasarkan statistik yang dikeluarkan oleh Internet World Stats, saat ini Indonesia menjadi negara pengguna internet terbesar kedelapan di dunia, tetapi dari peringkat 10 besar tersebut, Indonesia memiliki penetrasi internet terendah kedua, sebagaimana dapat dilihat dalam tabel berikut ini:

Peringkat Negara Penduduk Jumlah Pengguna Internet Penetrasi % dari Penduduk Dunia

1 China 1.336.718.015 513.100.000 38,39% 22,51% 2 Amerika Serikat 313.232.044 245.203.319 78,28% 10,76% 3 India 1.189.172.906 121.000.000 10,18% 5,31% 4 Jepang 126.475.664 101.228.736 80,04% 4,44% 5 Brazil 194.037.075 81.798.000 42,16% 3,59% 6 Jerman 81.471.834 67.364.898 82,68% 2,95% 7 Rusia 138.739.892 61.472.011 44,31% 2,70% 8 Indonesia 245.613.043 55.000.000 22,39% 2,41% 9 Inggris 62.698.362 52.731.209 84,10% 2,31% 10 Perancis 65.102.719 50.290.226 77,25% 2,21%

Sumber: Internet World Stats, http://www.internetworldstats.com/list2.htm

Melihat statistik diatas maka dapat dilihat bahwa ruang pertumbuhan pengguna internet di Indonesia masih sangat besar. Rendahnya tingkat penetrasi dan besarnya jumlah calon pengguna internet di Indonesia membuka peluang bagi perusahaan ISP untuk mengembangkan usaha lebih jauh.

Minat Masyarakat Indonesia Pada Jejaring Sosial

Minat masyarakat Indonesia dalam menggunakan jejaring sosial yang populer dalam internet sangat tinggi dimana per Desember 2012 Indonesia merupakan pengguna situs Facebook terbesar ke lima di dunia dan berada pada peringkat ke tiga di dunia dalam persentase pengguna situs Twitter. Jumlah pengguna jejaring sosial yang besar ini dapat mendukung kegiatan usaha dari perusahaan ISP.

Besarnya minat masyarakat Indonesia dalam menggunakan jejaring sosial yang populer dapat dilihat pada ilustrasi di bawah ini.

Sumber: http//www.checkfacebook.com Sumber: http://www.greyreview.com/twitter-in-asia

Sumber: http://www.socialbakers.com/facebook-statistics/?interval=last-month&orderBy=users&orderDir=desc#chart-intervals dan

http://www.comscoredatamine.com/2011/02/the-netherlands-leads-global-markets-in-twitter-reach/ JumlahPenggunaFacebookdi Dunia



(jutaorang) 156,0 41,0 31,0 30,0 30,0

AS Indonesia Inggris Turki India

JumlahPenggunaTwitterdiAsia

(jutaorang)

16,1

6,4 6,2

2,1 2,0

Kebijakan Pemerintah

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Informasi mempunyai visi dan misi ke depan untuk membuat Indonesia menjadi negara yang berbasis teknologi komunikasi dan informasi (ICT based nation) melalui program dari Menkominfo yang bertujuan untuk menyediakan layanan elektronik untuk publik di seluruh kota dan kabupaten. Hal ini mendukung rencana pengembangan dari perusahaan penyedia layanan internet (ISP).