audiens lebih mudah untuk menyesuaikan diri sesuai dengan kebutuhan.
Interaktivitas yang ditawarkan adalah mengajak orang tua untuk bermain bersama-sama dengan anak. Selain itu, pada buku digital, terdapat link yang dapat mengarahkan kita kepada situs internet dan terdapat beberapa bagian halaman yang dapat di tekan dan akan langsung mengarahkan audiens ke gambar tertentu.
Gambar 3.27 Interaktivitas Buku Unbored Adventure Versi Digital Kekurangan buku Unbored Adventure adalah layout yang terdapat pada buku versi digital kurang rapi karena menyesuaikan dengan perangkat yang digunakan oleh audiens. Interaktivitas yang ditawarkan oleh buku digital juga masih sedikit karena hanya memanfaatkan fitur link.
3.1.6 Public Speaking bagi Mahasiswa
Menurut buku yang berjudul Public Speaking for College and Career, Gregory (2018) menyampaikan bahwa banyak lulusan mahasiswa mengatakan bahwa public speaking merupakan salah satu kursus yang paling berharga dari semua kursus yang mereka ambil. Hal ini disebabkan karena seseorang dapat memahami teknik-teknik yang dapat diimplementasikan, meningkatkan kepercayaan diri, dan menjadi sukses karena kemampuan ini sangatlah dihargai di pasar kerja.
Saat menghadapi wawancara kerja, keterampilan komunikasi lisan lebih penting dibandingkan reputasi sekolah dan nilai rata-rata (ijazah).
Walaupun pengetahuan teknis adalah faktor terpenting untuk pekerjaan di bidang sains dan teknologi, namun seorang eksekutif perusahaan
Perancangan Buku Digital…, Cheryl Tadea, Universitas Multimedia Nusantara 99
berpendapat, jika seseorang tidak dapat berkomunikasi dengan sukses dengan rekan kerja dan publik, kepintaran tidak akan berarti.
Terdapat 2 keuntungan jangka panjang bagi orang yang memiliki keterampilan public speaking (Beebe, 2013), yaitu dapat membuat seseorang terlihat lebih professional sehingga dapat membuat seseorang mencapai hal-hal yang lebih besar dalam hal kepemimpinan maupun peluang karier. Seseorang akan lebih dihargai apabila dapat berbicara dengan baik dan merupakan keterampilan yang sangat diutamakan oleh pemberi kerja. Oleh sebab itu, keterampilan public speaking merupakan kunci agar dapat sukses di seluruh bidang.
3.1.6.1 Kunci Penyampaian Pesan yang Baik
Menurut Gregory (2018), keinginan kuat untuk berkomunikasi dengan audiens merupakan kunci penyampaian yang baik. Jika seseorang tahu apa yang ingin disampaikan dan ingin audiens memahami pesannya, secara alami pembicara tersebut dapat menyampaikan pesan dengan baik secara gestur tubuh maupun cara penyampaian informasinya. Walaupun banyak tips yang dapat diikuti, namun keinginan yang kuat untuk berkomunikasi dengan audienslah yang memberikan seseorang kekuatan untuk menyampaikan informasi dengan efektif dan penuh antusiasme.
3.1.6.2 Metode Dasar Public Speaking
Untuk menjadi pembicara yang baik, perlu diketahui beberapa metode dasar public speaking, yaitu:
1) Menghafal
Beberapa pembicara menghafal dan menyampaikannya tanpa naskah atau catatan. Walaupun seseorang dapat mempersiapkan susunan kata dengan baik, namun, menghafal adalah sebuah metode yang buruk bagi mayoritas public speaker, karena seseorang harus menghabiskan banyak waktu untuk menghafal dan pada titik tertentu memungkinkan terjadinya kelupaan materi
Perancangan Buku Digital…, Cheryl Tadea, Universitas Multimedia Nusantara 100
dan menjadi panik. Setelah panik, kemungkinan besar seseorang tidak dapat mengatasinya. Selain itu, jika menggunakan cara ini, seseorang akan berbicara dari ingatan bukan dari hati. Hal ini dapat menyebabkan cara pembawaannya terdengar monoton seperti robot. Maka, tidak disarankan untuk menggunakan metode menghafal saat berbicara didepan umum.
2) Manuscript
Beberapa public speaker membacakan sebuah naskah kepada audiens. Namun, hal ini adalah metode yang buruk. Walaupun beberapa orang dapat membaca secara efektif, hal ini menyebabkan hilangnya unsur spontanitas dan antusiasme sehingga tidak memandang audiens, ekspresi yang tidak sesuai, dan membawakan materi dengan terlalu cepat. Namun, terdapat beberapa situasi yang membuat metode ini merupakan metode yang tepat, seperti pada saat:
a) Situasi yang sangat emosional, seperti menyampaikan pidato di pemakaman. Naskah dapat memberi pembicara stabilitas dan kepastian bahwa pembicara tidak menjadi down atau bertele-tele.
b) Audiens merupakan pemerintah atau konferensi ilmiah, naskah lebih tepat karena teks lengkap setiap pembicara dicetak atau diposting secara online.
Jika menggunakan metode manuscript, hal-hal yang dapat dilakukan dan perlu diperhatikan adalah:
a) Cetak dokumen dalam ukuran teks yang besar dan berikan jarak antar baris yang lebar untuk kemudahan membaca.
b) Cetak hanya di sepertiga bagian atas halaman sehingga gerakan kepala tidak terlalu banyak.
c) Gunakan highlight untuk menandai kata kunci dan frase.
Perancangan Buku Digital…, Cheryl Tadea, Universitas Multimedia Nusantara 101
d) Garis bawahi kata-kata yang ingin ditekankan.
e) Menambahkan garis miring untuk menunjukkan jeda.
f) Berlatihlah membaca dokumen berkali-kali sampai terbiasa.
3) Impromptu
Jika berbicara secara mendadak atau tanpa persiapan, tidak jarang membuat seseorang panik. Namun, terdapat beberapa tips yang dapat dilakukan ketika ditunjuk secara tiba-tiba:
a) Menentukan kesimpulan terlebih dahulu untuk mencegah terjadinya pembicaraan yang tidak perlu dan berlarut-larut.
b) Atur kata-kata dengan memberikan latar situasi, alasan, contoh, dan kesimpulan.
c) Jangan terburu-buru dan berbicaralah dengan menggunakan nada yang stabil dan tenang.
d) Bila memungkinkan, hubungkan komentar pribadi dengan pembicara lain atau pembicara sebelumnya untuk membantu meningkatkan relasi dan mempertahankan perhatian audiens.
e) Jangan pura-pura tahu. Jika diminta untuk langsung mengomentari suatu hal yang tidak diketahui, katakan dengan jujur jika tidak mengetahuinya dan meminta izin untuk mencari tahunya terlebih dahulu. Beberapa orang berpikir bahwa mengakui ketidaktahuan akan merusak kredibilitas, tetapi jika seseorang gagal mengakui ketidaktahuannya dan mencoba menyembunyikannya di balik kata-kata, hal ini membuat seseorang terlihat tidak tulus dan bodoh.
f) Jangan berbicara terlalu lama, mengulangi ide yang sama, atau memikirkan hal-hal yang tidak relevan.
4) Extemporaneous
Hampir serupa dengan impromptu, tujuan metode ini adalah untuk terdengar seolah-olah berbicara secara spontan, tetapi telah berlatih untuk menyajikan pidato yang terorganisir dengan baik.
Perancangan Buku Digital…, Cheryl Tadea, Universitas Multimedia Nusantara 102
Dalam metode ini, dapat menggunakan catatan, namun tidak menuliskan seluruh isi pembicaraan, melainkan hanya ide-ide utama atau kata kunci, sehingga ketika berbicara seseorang dapat membuat kata-kata yang tepat seiring berjalannya waktu.
Pembicara dapat sesekali melihat catatan, namun sebagian besar melihat ke arah audiens dengan nada percakapan yang alami agar mudah didengar, dipahami, dan diingat oleh audiens. Metode ini fleksibel karena dapat dengan mudah menyesuaikan kebutuhan audiens. Namun, metode ini dapat gagal jika dilakukan dengan tidak tepat, contohnya ketika menguraikan kata kunci dengan panjang dan lupa waktu atau membawakannya dengan ragu-ragu karena belum berlatih. Untuk menghindari kesalahan seperti itu, siapkan kata kunci pada catatan serta melatih pidato dengan alat pengukur waktu agar tidak berbicara terlalu lama.
3.1.6.3 Jenis-Jenis Public Speaking
Terdapat jenis-jenis public speaking berdasarkan tujuannya, yaitu: