INTERNAL PROCESS PERSPECTIVE
IKU 20: Persentase Kepatuhan terhadap SAP Lingkup BBPPBL (%)
5. Pusat Unggulan IPTEK Perbenihan Ikan Laut
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) T.A. 2016 4. Kunjungan Tamu
Dalam tahun 2016, BBPPBL Gondol melayani sebanyak 99 kali kunjungan, dengan total 1.452 orang. Sebagian besar kunjungan berasal dari Universitas Swasta maupun Negeri. Tujuan kunjungan adalah studi banding, kuliah lapang dan penjajakan kemungkinan untuk melakukan kegiatan Magang, Praktek Kerja Lapangan maupun kegiatan mahasiswa penelitian.
Kunjungan lainnya berasal dari Instansi Pemerintah maupun Swasta, dalam dan luar negeri, tujuan kunjungan antara lain: studi banding, inisisasi kerjasama litbang, belajar/training tentang identifikasi penyakit, kultur pakan alami, pembenihan/budidaya beberapa jenis komoditas. Diantaranya :
Kunjungan Tim Gabungan Indonesia dan Jepang Dalam rangka kerjasama MARITEP-SATREPS antara Pusat Penelitian Pengembangan Perikanan dengan Future University Hokodate, Jepang, Indonesia dan Jepang
Kunjungan Mahasiswa Trengganu STIU, Malaysia pada 25 Januari
Kunjungan Tamu dari Balai Pengembangan Budidaya Laut Payau Wilayah Selatan Kabupaten Pangandaran, pada tanggal 1 April 2016, sebanyak 18 orang dengan tujuan study banding dan pendampingan teknologi
5. Pusat Unggulan IPTEK Perbenihan Ikan Laut
Untuk meningkatkan kredibilitas sebagai insitusi penelitian, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Budidaya Laut mengajukan proposal sebagai Pusat Unggulan IPTEK (PUI), yang diselenggarakan oleh Kemenristek Dikti. Pada tanggal 22 Desember 2106 telah dilakukan Deklarasi PUI di Jakarta, dan BBPPBL ditetapkan sebagai salah satu lembaga penelitian untuk dibina untuk menjadi PUI dengan SK Menteri Ristek DIKTI No. 365/M/KPT/2016 tentang penetapan lembaga litbang sebagai Pusat Unggulan IPTEK Tahun 2016 dan lembaga litbang yang dibina menjadi Pusat Unggulan IPTEK 2016-2019. Selama tiga tahun kedepan, BBPPBL akan mengembangkan kapasitas institusi untuk menjadi „Pusat Unggulan IPTEK Perbenihan Ikan Laut‟, dengan komoditas unggulan Ikan Kerapu dan Bandeng.
Gambar 3.13. Tim Pusat Unggulan IPTEK BBPPBL melakukan presentasi Masterplan di Gedung BPPT pada tanggal 3 November 2016
Gambar 3.10. Kunjungan Tim Gabungan Indonesia dan Jepang Dalam rangka kerjasama MARITEP-SATREPS
Gambar 3.11. Kunjungan Mahasiswa Trengganu STIU, Malaysia pada 25 Januari
Gambar 3.12. Kunjungan Tamu dari Balai Pengembangan Budidaya Laut Payau Wilayah Selatan Kabupaten Pangandaran
59
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) T.A. 2016
4,82 10,97 17,95 28,41 41,07 45,13 59,98 67,59 77,46 85,75 92,61 100,00 4,7210,51 16,26 23,5 30,49 39,86 47,95 62,99 72,0879,39 91,02 97,71 7,30 13,71 20,01 29,5737,17 43,92 55,64 61,89 73,1580,87 92,1899,8 Jan Feb Mar Ap r Me i Ju n Ju l Ags Sep Ok t N o v De s Target (%) TA 2016 Realisasi (%) TA 2016 Realisasi (%) TA 2015 6. Akuntabilitas Keuangan
6.1. Capaian Realisasi Anggaran
Kegiatan penelitian di BBPPBL pada tahun 2016 menggunakan anggaran yang bersumber dari APBN Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Hibah PHLN ACIAR.. Realisasi Anggaran Penelititan dan Pengembangan Iptek Perikanna Budidaya tahun anggaran 2016 seperti terlihat pada Grafik 1.
Gambar 3.14. Grafik realisasi anggaran TA 2016 dan 2014 serta target realisasi TA 2016
Pagu Anggaran BBPPBL tahun 2016 hingga bulan Desember telah terealisasi sebesar Rp. 38.351.162.000,- (97,71%). Dari data tolak ukur DIPA per bidang/kegiatan terlihat bahwa kegiatan non litbang seperti kegiatan kegiatan KTI terealisasi sebesar 79,22% pelayanan dan pengelolaan sarana dan jasa litbang terealisasi sebesar 98,94%, perencanaan dan penganggaran litbang perikanan terealisasi sebesar 99,87%, pengendalian dan pelaporan litbang perikanan terealisasi sebesar 99,92%, penatausahaan keuangan, BMN dan rumah tangga litbang perikanan terealisasi sebesar 99,95%, pengembangan SDM dan penataan organisasi litbang perikanan terealisasi sebesar 99,93%, pengelolaan data, informasi dan publikasi hasil litbang perikanan sebesar 99,95%, pengembangan kerjasama litbang perikanan terealisasi sebesar 97,40%, sarana dan prasarana iptek perikanan 98%, layanan perkantoran terealisasi sebesar 97,37%, perangkat pengolah data dan komunikasi sebesar 99%, gedung dan bangunan sebesar 95,14%. Dari kegiatan litbang terdapat realisasi anggaran per output yaitu : sebesar 96,10% pada kegiatan litbang dengan output data dan informasi, 99,98% pada kegiatan litbang dengan output inovasi teknologi perikanan, 99,89% pada kegiatan litbang dengan output komponen teknologi.
6.2. Perkembangan Realisasi Anggaran Satker Per Belanja
Penyelenggaraan kegiatan berdasarkan jenis belanja yang terdiri dari belanja pegawai, belanja barang dan belanja modal untuk bulan Desember tahun 2016, BBPPBL dapat dilihat dalam Grafik 2 berikut ini :
60
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) T.A. 2016
Belanja Pegawai Belanja Barang Belanja Modal
18.765.831.000 19.698.779.000 785.823.000 18.765.831.000 19.698.779.000 785.823.000 18.224.123.000 19.362.718.000 764.321.000 Pagu Target Realisasi
Gambar 3.15. Grafik perbandingan target dan realisasi berdasarkan jenis belanja satker BBPPBL Gondol akhir T.A. 2016
Dari grafik di atas terlihat bahwa realisasi Triwulan IV pada belanja pegawai sebesar Rp. 18.244.123.000 (97,11%) dari target sebesar Rp. 18.765.831.000 (100%) dengan deviasi sebesar Rp. 521.708.000 (2,78%) lebih besar dari target yang ditentukan pada bulan yang sama dan dari Pagu Rp. 18.765.831.000. Sedangkan pada belanja barang terealisasi lebih rendah dari target bulan Desember yaitu sebesar Rp.19.362.718.000 (98,29%) dari target sebesar Rp. 19.698.779.000 (100%) dengan deviasi sebesar Rp. 336.061.000 (1,71%) dari Pagu Rp. 19.698.779.000; dan pada belanja modal sampai dengan bulan Desember terealisasi sebesar Rp. 764.321.000 (97,26%) dari target sebesar Rp. 785.823.000 (100%) dengan deviasi sebesar Rp. 21.502.000 (2,74%) dari Pagu Rp. 785.823.000.
6.3. Perkembangan Realisasi Keuangan Setiap Satker Per Sumber Dana
Untuk perkembangan realisasi per sumber dana dari BBPPBL Gondol, total anggaran PAGU tahun 2016 sebesar Rp 39.250.433.000,- dengan realisasi keuangan untuk Triwulan IV tahun 2016 adalah belanja pegawai 97,11%, belanja barang 98,29%, dan belanja modal 97,26%. Untuk PNBP PAGU anggarannya Rp 330.000.000, realisasi PNBP Triwulan IV 2016 sebesar Rp. 279.009.000 (84,55%), sedangkan HLN sampai dengan Triwulan IV telah terealisasi sebesar Rp. 133.339.000. Perkembangan realisasi keuangan selama Triwulan IV dapat dilihat pada Tabel 3.65.
Tabel 3.66. Perkembangan Realisasi keuangan Satker BBPPBL Gondol.
RM (Rp) PNBP (Rp) HLN (Rp) B.PEGAWAI B.BARANG B.MODAL B.BARANG B.MODAL B.BARANG B.MODAL PAGU 18.765.831.000 19.698.779.000 785.823.000 205.000.000 125.000.000 1.266.745.000 0 REALISASI 18.244.123.000 19.362.718.000 764.321.000 204.913.000 123.752.000 1.138.745.000 0 % 97,11 98,29 97,26 99,96 99 89,89 0 TOTAL PAGU 39.250.433.000 330.000.000 1.266.745.000 TOTAL REALISASI 38.351.162.000 (97,71%) 328.665.000 (99,59%) 1.138.745.000 (89,89)
Berdasarkan Tabel di atas terlihat bahwa penyerapan Triwulan IV Tahun 2016 berdasarkan sumber dana per tanggal 31 Desember 2016 adalah sebagai berikut :
61
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) T.A. 2016
Realisasi Rupiah Murni (RM) bulan Desember pada belanja pegawai sebesar Rp. 18.244.123.000 (97,11%) dari target sebesar Rp. 18.765.831.000 (100%) dengan deviasi sebesar Rp. 521.708.000 (2,78%) lebih besar dari target yang ditentukan pada bulan yang sama dan dari Pagu Rp. 18.765.831.000. Sedangkan pada belanja barang terealisasi lebih rendah dari target bulan Desember yaitu sebesar Rp. 19.362.718.000 (98,29%) dari target sebesar Rp. 19.698.779.000 (100%) dengan deviasi sebesar Rp. 336.061.000 (1,71%) dari Pagu Rp. 19.698.779.000 ; dan pada belanja modal sampai dengan bulan Desember terealisasi sebesar Rp. 764.321.000 (97,26%) dari target sebesar Rp. 785.823.000 (100%) dengan deviasi sebesar Rp. 21.502.000 (2,74%) dari Pagu Rp. 785.823.000.
Realisasi PNBP bulan Desember pada belanja barang sebesar Rp. 204.913.000 (99,96%) dari target Rp. 205.000.000 (100%) dengan deviasi sabesar Rp. 87.000 (0,04%) dari Pagu Rp. 205.000.000 ; sedangkan pada belanja modal telah terealisasi sebesar Rp. 123.752.000 (98,86%) dari target Rp. 125.000.000 dengan deviasi sebesar Rp. 1.248.000 (1%) dari pagu sebesar Rp.125.000.000.
Realisasi HLN sampai dengan bulan Desember telah terealisasi sebesar Rp. 1.138.745.000 (89,89%) dari target sebesar Rp. 1.266.745.000 (100%) dengan deviasi sebesar Rp. 128.000.000 (10,10%) dari pagu sebesar Rp. 1.266.745.000 (100%).