GAMBAR 3.1 REGRESI BERGANDA
3.2.7.4 Rancangan Pengujian Hipotesis
Uji hipotesis regresi berganda digunakan untuk menguji signifikan ataau tidaknya hubungan lebih dari dua variabel melalui koefisien regresinya. Uji hipotesis pada penelitian ini dilakukan secara simultan dan parsial dengan rumus sebagai berikut:
a. Pengujian secara simultan
Uji secara simultan yaitu uji statistik bagi koefisien regresi yang bersama-sama mempengaruhi Y, pengujian ini mengunakan F hitung, dengan rumus:
F =
(Iqbal Hasan, 2009:107)
Keterangan
R = Nilai Korelasi;
k = Jumlah Variabel Bebas; n = Jumlah subjek (Sampel)
kriteria pengambilan keputusan untuk hipotesis yang diajukan adalah: Jika Fhitung > Ftabel maka H0 ditolak dan H1 diterima (Signifikan) Jika Fhitung < Ftabel maka H0 diterima dan H1 ditolak (tidak signifikan) Adapun hipotesis statistik yang akan di uji dalam rangka pengambilan keputusan penerimaan dan penolakan hipotesis adalah sebagai berikut:
1. H0 : Fhit = 0, artinya tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara Direct
marketing terhadap keputusan menggunakan paket wisata domestik Jackal
Holidays Tour&Travel
2. H1 : Fhit ≠ 0, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara Direct
marketing terhadap keputusan menggunakan paket wisata domestik Jackal
Holidays Tour&Travel
b. Pengujian secara parsial
Uji secara parsial yaitu uji statistik bagi koefisien regresi dengan hanya satu koefisien regresi yang mempengaruhi Y, uji ini dilakukan dengan membandingkan thitung dan ttabel yaitu dengan menggunakan rumus distribusi t sebagai berikut:
√ √
(Husein Umar, 2009:132) Keterangan:
t = t hitung yang selanjutnya dikonsultasikan dengan t tabel r = Koefisien korelasi
n = Jumlah responden
Kriteria hipotesis yang akan di uji dapat ditulis sebagai berikut: Jika thitung > ttabel maka H0 ditolak dan Ha diterima.
Jika thitung < ttabel maka H0 diterima dan Ha ditolak.
Adapun hipotesis statistik yang akan di uji dalam rangka pengambilan keputusan penerimaan dan penolakan hipotesis adalah sebagai berikut:
1. H0 : bi = 0, artinya tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara E-mail terhadap Keputusan menggunakan paket wisata domestik Jackal Holidays
Tour&Travel
Ha : bi ≠ 0, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara E-mail terhadap Keputusan menggunakan paket wisata domestik Jackal Holidays
Tour&Trave
2. H0 : bi = 0, artinya tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara
Telephone Marketing terhadap Keputusan menggunakan paket wisata
domestik Jackal Holidays Tour&Travel
Ha : bi ≠ 0, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara Telephone
Marketing terhadap Keputusan menggunakan paket wisata domestik
Jackal Holidays Tour&Travel
3. H0 : bi = 0, artinya tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara Direct ‘face to face’ Peronal Selling terhadap Keputusan menggunakan paket
wisata domestik Jackal Holidays Tour&Travel
Ha : bi ≠ 0, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara Direct ‘face to face’ Personal Selling terhadap Keputusan menggunakan paket wisata
BAB V KESIMPULAN
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif dan verifikatif dengan menggunakan regresi linier berganda antara pengaruh Direct Marketing terhadap keputusan menggunakan paket wisata di Jackal Holidays Tour & Travel, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
1. Tanggapan responden mengenai pelaksanaan Direct Marketing di Jackal Holidays Tour & Travel yang terdiri dari sub variabel Email, Telephone
Marketing, dan Direct ‘face to face’ Personal Selling memiliki kriteria
yang tinggi. Sub-variabel Direct ‘face to face’ Personal Selling merupakan
sub variabel yang mendapatkan penilaian paling tinggi dari responden. Penilaian tertinggi ini mengenai keramahan dalam menjelaskan informasi mengenai paket wisata domestik yang ditawarkan. Hal ini dikarenakan kegiatan marketing yang dilakukan secara tatap muka dan melakukan presentasi secara langsung dengan konsumen membuat konsumen itu menjadi lebih mengerti mengenai produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan. Sedangkan sub variabel email mendapatkan penilaian terendah, hal ini dikarenakan kurang lengkapnya informasi yang diberikan mengenai paket wisata domestik melalui email.
2. Tanggapan responden mengenai keputusan menggunakan paket wisata yang terdiri dari pemilihan produk dan jasa, pemilihan merek, pemilihan waktu pemesanan, pemilihan jumlah pemesanan, dan pemilihan metode pembayaran. Sub variabel yang mendapatkan nilai tertinggi adalah pemilihan merek, hal ini menunjukan bahwa Jackal Holidays Tour&Travel sudah cukup terkenal dapat dengan memberikan kualitas pelayanan yang baik sehingga pelanggan merasa lebih yakin untuk menggunakan paket wisata domestik Jackal Holidays Tour&Travel. sedangkan sub variabel terendah berhubungan dengan pemilihan jumlah pemesanan, hal ini
dikarenakan kurangnya jumlah pembelian paket wisata yang dilakukan pelanggan dalam kurun waktu satu tahun.
3. Direct marketing yang dilakukan Jackal Holidays Tour&Travel,
mempunyai pengaruh yang cukup signifikan terhadap keputusan menggunakan paket wisata. Dari ketiga sub variabel direct marketing yang terdiri dari Email, Telephone Marketing, dan Direct ‘face to face’ Personal Selling. Secara parsial terdapat dua sub variabel yang
berpengaruh signifikan terhadap keputusan menggunakan paket wisata yaitu Telephone Marketing, dan Direct ‘face to face’ Personal Selling.
Pengaruh tertinggi terdapat pada sub-variabel Direct ‘face to face’ Personal Selling. Namun sub-variabel Email tidak mememiliki pengaruh
yang signifikan terhadap keputusaan menggunakan paket wisata domestik di Jackal Holidays Tour&Travel.
5.2 Rekomendasi
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka penulis merekomendasikan beberapa hal mengenai pengaruh direct marketing terhadap keputusan menggunakan paket wisata di Jackal Holidays Tour&Travel, yaitu:
1. Direct marketing yang dilakukan oleh Jackal Holidays Tour&Travel
secara menyeluruh berada pada kategori tinggi. Namun sebaiknya dilakukan perbaikan pada beberapa bagian yang kurang agar tidak mengalami penurunan. Hasil penelitian menunjukan bahwa sub variabel
Email menunjukan penilaian paling rendah. Oleh karena itu sebaiknya
pihak Jackal Holidays Tour&Travel membuat email yang dikirimkan agar lebih menarik dalam segi pewarnaan dan menambahkan beberapa gambar menarik seperti foto-foto mengenai tujuan wisata yang akan dikunjungi. Selain itu sebaiknya membuat penawarkan paket wisata yang dikirimkan melalui email menjadi lebih jelas dan dan mudah dimengerti oleh pelanggan, dikarenakan pada jaman era modern seperti saat ini seharusnya teknologi menjadi hal yang difokuskan oleh perusahaan untuk lebih mamanfatkan kecanggihan teknologi yang ada, oleh karena itu sudah seharusnya kegiatan marketing yang menawarkan paket wisata domestik
melalui email yang dilakukan oleh Jackal Holidays Tour&Travel lebih maksimal lagi. Pada sub variabel Telephone Marketing pihak Jackal Holidays Tour&Travel perlu memaksimalkan kegiatan marketing yang dilakukan melalui media telepon agar lebih dapat dimengerti, jelas dan dapat menarik konsumen untuk menggunakan paket wisata domestik yang ditawarkan oleh Jackal Holidays Tour&Travel. Namun untuk sub variabel
Direct ‘face to face’ Personal Selling sudah cukup baik, walaupun tidak
menutup kemungkinan untuk terus diperbaiki agar dapat meningkatkan tingkat keputusan pelanggan dalam menggunakan paket wisata domestik Jackal Holidays Tour&Travel.
2. Keputusan menggunakan paket wisata yang terdiri dari pemilihan produk dan jasa, pemilihan merek, pemilihan waktu pemesanan, pemilihan jumlah pemesanan, dan pemilihan metode pembayaran berada pada kategori sedang dan untuk nilai terendah terdapat pada sub variabel jumlah pemesanan. Walaupun sebagian besar pelanggan selalu menggunakan paket wisata domestik Jackal Holidays Tour&Travel di setiap tahunya. Namun dalam segi jumlah pembelian dalam kurun waktu satu tahun belum cukup banyak penggunaannya. Hal ini dikarenakan harga yang ditawarkan cukup tinggi walaupun memang fasilitas yang didapatkan juga sesuai dengan harga yang berikan oleh karena itu pihak Jackal Holidays
Tour&Travel harus mampu melakukan penyesuaian harga paket wisata
sesuai dengan analisa pasar. Selain itu pihak Jackal Holidays Tour&Travel juga harus melakukan strategi yang berkesinambungan, untuk lebih menarik calon pelanggan baru agar dapat meningkatkan keputusan dalam menggunakan paket wisata domestik Jackal Holidays Tour&Travel.
3. Direct marketing merupakan salah satu strategi yang diharapkan dapat
meningkatkan keputusan menggunakan paket wisata domestik di Jackal Holidays Tour&Travel. Dalam penelitian ini direct marketing yang terdiri dari Email, Telephone Marketing, dan Direct ‘face to face’ Personal Selling menunjukan pengaruh yang cukup tinggi terhadap keputusan
menggunakan paket wisata domestik. Tetapi apabila dilihat dari pengujian secara parsial sub variabel email tidak memiliki pengaruh secara
signifikan terhadap keputusan menggunakan paket wisata. Sehingga pihak Jackal Holidays Tour&Travel harus mampu melakukan perbaikan pada program email yang dilakukan dalam startegi direct marketing tersebut agar lebih menarik dan dapat mempengaruhi keputusan menggunakan paket wisata domestik Jackal Holidays Tour&Travel.
4. Penelitian ini masih terdapat banyak kekurangan dan keterbatasan. Salah satunya adalah dalam pengkajian teori direct marketing dan keputusan menggunakan paket wisata. Diharapkan agar penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih luas mengenai direct marketing terutama dari sub-variabelnya agar dapat mengukut efektifitas dari direct marketing itu sendiri. Sebagai bahan rekomendasi untuk peneliti selanjutnya di Jackal Holidays Tour&Travel, para peneliti diharapkan dapat mengkaji lebih luas mengenai sub variabel dari direct marketing yang lebih cocok atau menggunakan variabel lain yang dapat lebih mempengaruhi keputusan dalam menggunakan paket wisata domestik Jackal Holidays Tour&Travel.