3.2.6 Pengujian Validitas dan Reliabilitas
3.2.6.1 Hasil Uji Validitas
Menurut Sugiyono (2012:176) validitas merupakan suatu derajat ketepatan antara data sesungguhnya terjadi pada objek penelitian dengan data yang dapat dilaporkan oleh peneliti. Dengan demikian data yang valid adalah data yang tidak berbeda antara data yang dilaporkan oleh peneliti dengan data yang sesungguhnya terjadi pada objek penelitian. Tipe validitas yang digunakan adalah validitas konstruk yang menentukan validitas dengan cara mengorelasikan antar skor yang diperoleh dari masing-masing item pertanyaan dengan skor totalnya. Skor total ini merupakan nilai yang diperoleh dari penjumlahan semua skor item. Berdasarkan ukuran statistik, bila ternyata skor semua item yang disusun menurut dimensi konsep berkorelasi dengan skor totalnya, maka dapat dikatakan bahwa alat ukur tersebut mempunyai validitas. Adapun rumus yang digunakan untuk menghitung kevalidan dari suatu instrumen adalah rumus Kolerasi Product Moment, yang dikemukakan oleh Pearson sebagai berikut:
r
xy=
√ –
(Sugiyono, 2012:249)
Keterangan:
rxy = Koefisien korelasi Product moment
X = Skor yang diperoleh subjek dari setiap item Y = Skor total yang diperoleh subjek dari seluruh item
∑X = Jumlah skor dalam variabel X
∑Y = Jumlah skor dalam variabel Y n = Banyaknya sampel
Setelah melakukan analisis faktor dengan cara mengkorelasikan jumlah skor faktor dengan skor total, maka langkah selanjutnya adalah melakukan perbadingan antara rhitung dengan rtabel Keputusan pengujian validitas responden
menggunakan taraf signifikansi sebagai berikut:
1. Item pertanyaan-pertanyaan responden penelitian dikatakan valid jika rhitung lebih besar dari rtabel (rhitung>rtabel).
2. Item pertanyaan-pertanyaan responden penelitian dikatakan tidak valid jika rhitung lebih kecil dari rtabel (rhitung<rtabel).
3. Pengujian kuesioner yang diuji pada sample kecil dengan tingkat
signifikansi 5% dan derajat kebebasan (dk) n-2 (30-2=28), maka akan didapat nilai r tabel sebesar 0,361.
. Penelitian ini menguji validitas dari variabel Direct marketing sebagai
instrumen variabel X dan loyalitas sebagai instrumen variabel Y besarnya koefisien korelasi diinterpretasikan dengan menggunakan Tabel 3.4 berikut akan memperlihatkan besarnya koefisien korelasi:
TABEL 3.4
INTERPRETASI KOEFISIEN KORELASI Interval Koefisien Tingkat Pengaruh
0,10 – 0,299 Sangat rendah
0,30 – 0,499 Rendah
0,70 – 0,899 Kuat 0,90 - 1,000 Sangat Kuat Sumber: Sugiyono (2012:250)
Perhitungan validitas item instrument akan dilakukan dengan bantuan program SPSS (Statistical Product for Service Solution) 18 for windows. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan aplikasi komputer SPSS 18 for
windows menunjukkan bahwa item-item pernyataan dalam kuesioner penelitian
ini, terdapat atribut yang valid dan tidak valid. Untuk lebih rincinya dapat dilihat pada Tabel 3.5 berikut.
TABEL 3.5
HASIL UJI VALIDITAS INSTRUMEN PENELITIAN
No. Item R
Hitung R Tabel Keterangan
Direct Marketing Email (X1)
1 Kemenarikan penawaran paket wisata yang
diberikan melalui email 0,614 0,361 Valid
2 Kemudahan bahasa dalam penawaran untuk
dimengerti yang dikirimkan melalui email 0,620 0,361 Valid 3 Kejelasan informasi yang terdapat pada
penawaran yang dikirimkan melalui email 0,602 0,361 Valid 4 Kesesuaian penawaran melalui email dengan
kenyataan yang didapatkan 0,630 0,361 Valid
Telephone Marketing (X2)
5 Kejelasan penyampaian informasi mengenai
paket wisata domestik melalui telepon 0,749 0,361 Valid
6
Penggunaan tutur bahasa yang digunakan dalam menjelaskan informasi mengenai paket wisata domestik melalui telepon
0,794 0,361 Valid
7
Penguasaan product knowledge karyawan dalam menjelaskan paket wisata yang ditawarkan melalui telepon
0,787 0,361 Valid
Direct 'face to face' Personal Selling (X3)
8 Kejelasan informasi yang disampaikan
9
Kehandalan sales&marketing dalam
berkomunikasi secara verbal dalam menjawab pertanyaan mengenai paket wisata
0,399 0,361 Valid
10
Keramahan dalam menjelaskan informasi mengenai paket wisata domestik yang ditawarkan
0,651 0,361 Valid
11
Kemampuan sales&marketing dalam
memberikan problem solving mengenai paket wisata yang diinginkan
0,642 0,361 Valid
12
Kemampuan sales&marketing dalam closing presentasi untuk menciptakan keputusan menggunakan paket wisata domestik
0,002 0,361 Tidak Valid
Keputusan Berkunjung (Y) Pemilihan Produk
13 Keberagaman paket wisata domestik yang
ditawarkan 0,709 0,361 Valid
14 Keunggulan paket wisata domestik yang
ditawarkan dibanding travel lain 0,682 0,361 Valid
Pemilihan Merek
15 Kepopuleran paket wisata domestik di Jackal
Holidays Tour&Travel 0,724 0,361 Valid
16 Ketertarikan pemilihan paket wisata berdasarkan citra perusahaan Jackal Holidays Tour&Travel
0,702 0,361 Valid
Pemilihan Waktu Pemesanan
17 Keinginan dalam menggunakan Paket wisata
domestik pada saat weekday 0,598 0,361 Valid
18 Keinginan dalam menggunakan Paket wisata
domestik pada saat weekend 0,892 0,361 Valid
Jumlah Pemesanan
19 Frekuensi menggunakan paket wisata
domestik dalam kurun waktu satu tahun 0,661 0,361 Valid
Metode Pembayaran
20
Keberagaman metode pembayaran yang
disediakan 0,433 0,361 Valid
21 Kemudahan pembayaran dengan uang tunai 0,889 0,361 Valid 22
Kemudahan pembayaran dengan cara transfer
melalui bank 0,676 0,361 Valid
Berdasarkan hasil pengolahan data pada Tabel 3.5 pengukuran validitas pada 12 item pertanyaan untuk variabel (X) Direct Marketing terdapat satu item pertanyaan yang tidak valid. Item tersebut terdapat pada dimensi Direct 'face to
face' Personal Selling pada item pertanyaan ke 12 dengan rHitung sebesar 0,002
yang berarti lebih kecil dari rTabel yaitu 0,361, maka dapat dikatakan bahwa Item pertanyaan tersebut tidak valid. Sedangkan dari variabel (Y) Keputusan Menggunakan Paket Wisata tidak terdapat item yang tidak valid dengan kata lain semua item pertanyaan pada variabel keputusan menggunakan paket wisata dinyatakan valid. Dilihat dari hasil Tabel 3.5 tersebut, maka diperlukan pengujian kembali dengan menghilangkan item pertanyaan yang tidak valid. Berikut Tabel 3.6 menunjukan Hasil Uji Validitas setelah menghilangkan item yang tidak vaild.
TABEL 3.6
HASIL UJI VALIDITAS
INSTRUMEN PENELITIAN SETELAH PROSES MENGHILANGKAN
No. Item R
Hitung R Tabel Keterangan
Direct Marketing Email (X1)
1 Kemenarikan penawaran paket wisata yang
diberikan melalui email 0,614 0,361 Valid
2 Kemudahan bahasa dalam penawaran untuk
dimengerti yang dikirimkan melalui email 0,628 0,361 Valid 3 Kejelasan informasi yang terdapat pada
penawaran yang dikirimkan melalui email 0,558 0,361 Valid 4 Kesesuaian penawaran melalui email dengan
kenyataan yang didapatkan 0,655 0,361 Valid
Telephone Marketing (X2)
5 Kejelasan penyampaian informasi mengenai
paket wisata domestik melalui telepon 0,769 0,361 Valid
6
Penggunaan tutur bahasa yang digunakan dalam menjelaskan informasi mengenai paket wisata domestik melalui telepon
0,801 0,361 Valid
7
Penguasaan product knowledge karyawan dalam menjelaskan paket wisata yang ditawarkan melalui telepon
0,788 0,361 Valid
8 Kejelasan informasi yang disampaikan
sales&marketing melalui presentasi langsung 0,788 0,361 Valid
9
Kehandalan sales&marketing dalam
berkomunikasi secara verbal dalam menjawab pertanyaan mengenai paket wisata
0,384 0,361 Valid
10
Keramahan dalam menjelaskan informasi mengenai paket wisata domestik yang ditawarkan
0,685 0,361 Valid
11
Kemampuan sales&marketing dalam closing presentasi untuk menciptakan keputusan menggunakan paket wisata domestik
0,692 0,361 Valid
Keputusan Berkunjung (Y) Pemilihan Produk
12 Keberagaman paket wisata domestik yang
ditawarkan 0,709 0,361 Valid
13 Keunggulan paket wisata domestik yang
ditawarkan dibanding travel lain 0,682 0,361 Valid
Pemilihan Merek
14 Kepopuleran paket wisata domestik di Jackal
Holidays Tour&Travel 0,724 0,361 Valid
15 Ketertarikan pemilihan paket wisata berdasarkan citra perusahaan Jackal Holidays Tour&Travel
0,702 0,361 Valid
Pemilihan Waktu Pemesanan
16 Keinginan dalam menggunakan Paket wisata
domestik pada saat weekday 0,598 0,361 Valid
17 Keinginan dalam menggunakan Paket wisata
domestik pada saat weekend 0,892 0,361 Valid
Jumlah Pemesanan
18 Frekuensi menggunakan paket wisata
domestik dalam kurun waktu satu tahun 0,661 0,361 Valid
Metode Pembayaran
19
Keberagaman metode pembayaran yang
disediakan 0,433 0,361 Valid
20 Kemudahan pembayaran dengan uang tunai 0,889 0,361 Valid 21
Kemudahan pembayaran dengan cara transfer
melalui bank 0,676 0,361 Valid
Setelah melakukan pengujian kembali pada data pada Tabel 3.7 mengenai pengukuran validitas, dapat diketahui pada variabel Email menunjukan nilai tertinggi sebesar 0,655 pada item ke-4 untuk pertanyaan kesesuaian penawaran melalui email dengan kenyataan yang didapatkan dan nilai terendah adalah sebesar 0,558 untuk item pertanyaan ke-3 mengenai kejelasan informasi yang terdapat pada penawaran yang dikirimkan melalui email. Pada variabel Telephone
marketing nilai tertinggi sebesar 0,801 pada item pertanyaan ke-6 mengenai
penggunaan tutur bahasa yang digunakan dalam menjelaskan informasi mengenai paket wisata domestik melalui telepon dan nilai terendah sebesar 0,769 pada item ke 5 mengenai kejelasan penyampaian informasi mengenai paket wisata domestik melalui telepon. Sedangkan untuk variabel Direct 'face to face' Personal Selling memiliki nilai tertinggi sebesar 0,788 pada item ke 8 mengenai kejelasan informasi yang disampaikan sales&marketing melalui presentasi langsung dan nilai terendah sebesar 0,384 pada item ke 9 mengenai kehandalan
sales&marketing dalam berkomunikasi secara verbal dalam menjawab pertanyaan
mengenai paket wisata.
Pada pengolahan data mengenai pengekuran validitas untuk variabel keputusan menggunakan paket wisata, pemilihan produk dan jasa yang memiliki nilai tertinggi adalah keberagaman paket wisata domestik yang ditawarkan dengan skor 0,709 dan nilai skor mengenai Keunggulan paket wisata domestik yang ditawarkan dibanding travel lain sebesar 0,682. Untuk sub variabel pemilihan merek memperoleh skor tertinggi sebesar 0,724 mengenai kepopuleran paket wisata domestik di Jackal Holidays Tour&Travel dan skor terendah sebesar 0,702 mengenai ketertarikan pemilihan paket wisata berdasarkan citra perusahaan Jackal Holidays Tour&Travel. Selanjutnya untuk sub variabel pemilihan waktu pemesanan mendapatkan skor tertinggi sebesar 0,892 mengenai keinginan dalam menggunakan Paket wisata domestik pada saat weekend dan skor 0,598 untuk keinginan dalam menggunakan Paket wisata domestik pada saat weekday. Pemilihan jumlah pemesanan mendapatkan skor sebesar 0,661 mengenai frekuensi menggunakan paket wisata domestik dalam kurun waktu satu tahun, dan untuk sub variabel pemilihan metode pembayaran mendapatkan skor tertinggi
0,889 untuk kemudahan pembayaran dengan uang tunai dan skor terendah 0,433 mengenai keberagaman metode pembayaran yang disediakan.