a. Rasio Tenaga Dokter Spesialis
Dokter spesialis adalah dokter yang mengkhususkan diri dalam suatu bidang ilmu kedokteran tertentu. Seorang dokter harus menjalani pendidikan dokter paska sarjana (spesialisi) untuk dapat menjadi dokter spesialis. Pendidikan dokter spesialis merupakan program pendidikan lanjutan dari program pendidikan dokter setelah dokter menyelesaikan wajib kerja sarjananya dan atau langsung setelah menyelesaikan pendidikan dokter umum dasar.
II -20
ANALISIS P'ENANGANAN ~ASALAtf KESEttATAN 1<.A13Uf'ATfN]EPA'RA
2008 2009 2010 2011 WHO
• Rasio Dr. Spesialis
Gambar 2.4 Rasio Dokter Spesialis di Kabupaten Jepara Jumlah dokter spesialis di Kabupaten Jepara tahun 2011 sebesar 72 orang terdiri dari 50 laki-laki dan 22 perempuan.
Rasio dokter spesialis per 100.000 penduduk adalah 6,4.
Bila mengacu standar WHO, diharapkan rasio per 100.000 penduduk adalah 6 orang. Ini telah memenuhi standar yang ditetapkan.
b. Rasio Tenaga Dolder Umum
Rasia tenaga dokter umum dilihat dari jumlah dokter yang memberikan pelayanan kesehatan di suatu wilayah per jumlah penduduk di wilayah dan pada tahun yang sama dikalikan dengan 100.000.
L
ANALISIS PCNANGANAN HASALAH KfSEHATAN KA'BUPAITN]EPA'RA
2008 2009 2010 2011 WHO
• Rasio Dokter
Gambar 2.5 Rasio Dolder Umum di Kabupaten lepara
Tahun 2011 yaitu jumlah dokter sebanyak 222 dokter terdiri dari 97 laki-laki dan 99 perempuan dengan tasio per
100.000 sebesar 19.2.
Jika mengacu pada standar WHO rasio yang diminta adalah 40 orang. Data terekapitulasi adalah di tingkat puskesmas dan Ru mah sakit ( dokter PNS dan PTT) sedangkan dokter yang diluar itu tidak terekapitulasi.
c. Rasio Tenaga Dokter Gigi
Rasio tenaga dokter gigi dilihat dari jumlah dokter gigi yang memberikan pelayanan kesehatan di suatu wilayah per jumlah penduduk di wilayah dan pada tahun yang sama dikalikan dengan 100.000.
II -22
ANALISIS PENANGANAN ~ASALA1f K..ESEtf.ATAN KA13UPATENJf:PA'RA
2008 2009 2010 2011 WHO
• Rasia Dokter Gigi
Gambar 2.6 Rasio Dokter Gigi di Kabupaten Jepara
Jumlah dokter gigi di Kabupaten Jepara Tahun 2011 sebesar 16 terdiri dari 2 laki-laki dan 14 perempuan orang dengan rasio per 100.000 penduduk sebesar 1,4.
Tidak semua puskesmas mempunyai dokter gigi, sehingga ada puskesmas tidak menyelenggarakan poli gigi. Di Kabupaten Jepara hanya ada 14 dokter gigi tersebar di puskesmas.
d. Rasio Tenaga Kefarmasian
Apoteker adalah seseorang yang mempunyai keahlian dan kewenangan di bidang kefarmasian baik di apotek, rumah sakit, industri, pendidikan, dan bidang lain yang masih berkaitan dengan bidang kefarmasian. Pendidikan apoteker dimulai dari pendidikan sarjana, kurang lebih empat tahun, ditambah satu tahun untuk pendidikan profesi apoteker.
Tenaga kefarmasian terdiri dari Apoteker, S-1 Farmasi, D-Iil Farmasi, dan Asisten Apoteker. Jumlah tenaga kefarmasian
ANALISIS PENANGANAN f..1ASALAH J<.fS£HATAN J<.A'BU'PATEN]EPA'RA
apoteker dan 5-1 Farmasi 71 orang, D-111 Farmasi dan Asisten Apoteker 97 orang.
2008 2009 2010 2011 WHO
• Raslo Tenaga Farmasi
Gambar 2.7 Rasio Tenaga Kefannasian di Kabupaten Jepara
Rasio per 100.000 penduduk tenaga kefarmasian di Kabupaten Jepara Tahun 2011 sebesar 14.
e. Rasio Tenaga Keperawatan
Jumlah tenaga keperawatan di Kabupaten Jepara sebesar 599 orang yang terdiri dari 237 laki-laki dan 362 perempuan.
Dilihat dari perkembangan empat tahun terakhir.
II -24
ANALISIS PENANGANAN MASALAH KESERATAN KA'BUPAltN]tPA'RA
117.S
2008 2009 2010 2011 WHO
• Rasio Tenaga Keperawatan
Gambar 2.8 Rasio Tenaga Keperawatan di Kabupaten Jepara Rasio tenaga keperawatan per 100.000 penduduk sebesar 52 mengalami kenaikan dibanding tahun 2010 sebesar 51,22. Meskipun demikian bila melihat Standar WHO rasio yang diharapkan adalah 117,5.
f. Rasio Tenaga Kesehatan Masyarakat
Tenaga kesehatan masyarakat terdiri dari 5-1 kesehatan masyarakat dan D-111 kesehatan masyarakat.
Rasio tenaga kesehatan masyarakat dilihat dari jumlah tenaga kesehatan masyarakat yang memberikan pelayanan kesehatan di suatu wilayah per jumlah penduduk di wilayah dan pada tahun yang sama dikalikan dengan 100.000.
ANALISIS PENANGANAN MASALAti 1<..fSfll.ATAN 1<.A'BUPATfNJEPA'RA
2008 2009 2010 2011 WHO
• Rasio Tenaga Kesh Masy
Gambar 2.9 Rasio Tenaga Kesehatan Masyarakat di Kabupaten Jepara
Jumlah di Kabupaten Jepara Tahun 2011 tenaga kesehatan masyarakat sebesar 30 orang. Rasio per 100.000 penduduk tahun 2011 sebesar 1,8 adalah jumlah tenaga kesehatan masyarakat yang ada di pelayanan kesehatan berjumlah 20 orang tersebar di puskesmas, rumah sakit dan pelayanan kesehatan lainnya yang dirasiokan. Bila sesuai standar WHO adalah 40 per 100.000 penduduk.
g.
Rasio Tenaga GiziTenaga Gizi dari D-IV/ 5-1 Gizi, D-111 Gizi dan D-1 Gizi.
Jumlah tenaga Gizi di Kabupaten Jepara sebesar 40 orang, terdiri dari 8 orang D-IV/5-1 Gizi, 32 orang D-111 Gizi dan D-I Gizi.
11-26
ANALLSIS PENANGANAN ~ASALA1t KESE1tATAN KA13UPATfN]EPA'R.A
2008 2009 2010 2011 WHO
• Rasio Tenaga Gizi
Gambar 2.10 Rasio Tenaga Gizi di Kabupaten lepara
Rasio per jumlah penduduk 100.000 tenaga gizi sebesar 3,2. Ini kita bandingkan kebutuhan ideal sesuai dengan standar WHO masih jauh, dimana kebutuhan yang ideal tenaga gizi adalah 22 per 100.000 penduduk.
h. Rasio Tenaga Bidan
Tenaga yang tercakup dalam tenaga bidan adalah D-111 Kebidanan dan D-1 Kebidanan.
Rasio tenaga bidan dilihat dari jumlah bidan yang memberikan pelayanan kesehatan di suatu wilayah per jumlah penduduk di wilayah dan pada tahun yang sama dikalikan dengan 100.000.
ANALISIS P'ENANGANAN MASALAtl K.ESHMTAN KA'BUPATENJEPA'R.A
2008 2009 2010 2011 WHO
• Rasio Tenaga Bidan
Gambar 2.11 Rasio Tenaga Bidan di Kabupaten .Jepara
Jumlah keseluruhan tenaga bidan Tahun 2011 di Kabupaten Jepara 406 bidan terdiri dari D IV Kebidanan 79 orang, D-III kebidanan 317 orang dan 0-I kebidanan 789 orang.
Rasia tenaga bidan menurut Standar WHO dituntut sebesar 100 per 100.000 penduduk. Di Kabupaten Jepara tenaga bidan tahun 2011 yang tersedia rasio per 100.000 penduduk sebesar 36.
i. Rasio Tenaga Sanitasi
Tenaga yang tercakup dalam tenaga sanitasi adalah 0-111 sanitasi dan D-1 Sanitasi.
II -28
ANALISIS PENAN<?ANAN f.-IASALAtl KESEtlATAN KA'BUPAITN ]fPA'R.A
2008 2009 2010 2011 WHO
• Rasio Tenaga Sanitasi
Gambar 2.12 Rasio Tenaga Sanitasi di Kabupaten Jepara
Tahun 2011 jumlah tenaga sanitasi adalah 37 yang terdiri dari 22 tenaga sanitasi laki-laki orang dan 15 perempuan dengan rasio per 100.000 penduduk sebesar 3,2.
Rasia ini masih dibawah target Indonesia Sehat 2010 dan Standar WHO sebesar 40 per 100.000.
j. Rasio Tenaga Teknisi Medis
Tenaga Teknisi Medis yang dimaksud adalah analisis laboratorium, teknis elektromedik, penata rontgent, penata anastesi. Sedangkan Fisioterapis masuk kategori tersendiri.
Tenaga yang ada di Kabupaten Jepara sebesar 71 orang yang terdiri dari tenaga teknisi medis 59 orang, fisioterapis 12 orang.
ANALISIS PENANGANAN MASALAH K.ESnf.ATAN 1<A'BUPATENJEPARA
9 8 7 6
s
4 3 2 1 0
2008 2009 2010 2011
• Rasio Tenaga Teknisi Medis
Gambar 2.13 Rasio Tenaga Teknisi Medis di Kabupaten Jepara Rasia per 100.000 penduduk adalah 6,4 dimana rasio tenaga teknisi medis 5,3 dan fisiterapis 1,1.
II -30
ANALISIS f'fNANGANAN MASALAtl KESEtlATAN KABUPATEN]EPA'RA