Peta 7.3. Tahapan pengembangan air limbah domestik – system offsite
B. Tantangan dan Peluang Pengembangan Sub Sektor Persampahan
6. Tersusunnya Perda Pengelolaan Persampahan tahun 2014
7.4.23. Readiness Criteria Usulan Program Sub Sektor Drainase
No Kegiatan/ Output/ Sub Output/ Paket Detail lokasi Kawasan Strategis Kabupaten/kota (KSK)
Vol Satuan Tahun
SUMBER PENDANAAN
( X Rp. 1.000,-)
READINESS CRITERIA (ketik tahun)
Dana Sharing daerah (XRp.1.000,-) Kecamatan Kelurahan/Desa APBN KESIAPAN LAHAN DED AMDAL/UKL-UPL KESESUAIAN DOK.PERENC.SEKTOR Rupiah Murni SPPIP/ RKPKP /RP2KPKP
RTBL SSK RISPAM Realisasi Komitmen Jumlah
V.
Pembangunan Sistem Pengolahan Air Limbah Skala Kota
KK
V.1 Sistem Pengolahan Air Limbah Terpusat KK
1
Pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Terpusat Kawasan Rantau baru Tapin Utara Rangda Malingkung 100 KK 2018 5,000,000
V.2 Sistem Pengolahan Air Limbah Setempat KK
1
Pembangunan IPLT
Kabupaten Tapin Tapin
Selatan Tapin Selatan 1 Kawasan 2018 5,000,000
VIII. Pembangunan Sistem Pengelolaan Drainase Kawasan/Lingkungan Ha VIII.1 Sistem pengolahan Drainase Kawasan/Lingkungan Ha 1 Pembuatan drainase lingkungan perkotaan I (Jalan Haryono,MT - Gg. At Taqwa) Tapin Utara Rantau Kanan 10 Ha 2018 4,743,000
No Kegiatan/ Output/ Sub Output/ Paket Detail lokasi Kawasan Strategis Kabupaten/kota (KSK)
Vol Satuan Tahun
SUMBER PENDANAAN
( X Rp. 1.000,-)
READINESS CRITERIA (ketik tahun)
Dana Sharing daerah (XRp.1.000,-) Kecamatan Kelurahan/Desa APBN KESIAPAN LAHAN DED AMDAL/UKL-UPL KESESUAIAN DOK.PERENC.SEKTOR Rupiah Murni SPPIP/ RKPKP /RP2KPKP
RTBL SSK RISPAM Realisasi Komitmen Jumlah
2 Pembuatan drainase lingkungan perkotaan II (Jalan Penghulu - Gang At Taqwa) Tapin Utara Rangda Malingkung 5 Ha 2018 2,740,000 3 Pembuatan drainase lingkungan perkotaan III (Jalan R.
Soeprapto & Jalan MTQ) Tapin Utara Rangda Malingkung 1 Ha 2018 1,038,000 4 Pembangunan Sistem pengolahan Drainase Kawasan/Lingkungan Tapin Utara KSK Tapin Utara 2018 2,000,000 5 Pembangunan Sistem pengolahan Drainase Kawasan/Lingkungan Perum Tatakan Tapin Utara 2019 2,000,000 X Pembangunan Sistem Penanganan Persampahan Skala Kota KK X.1 Sistem Penanganan Persampahan Skala Kota KK
No Kegiatan/ Output/ Sub Output/ Paket Detail lokasi Kawasan Strategis Kabupaten/kota (KSK)
Vol Satuan Tahun
SUMBER PENDANAAN
( X Rp. 1.000,-)
READINESS CRITERIA (ketik tahun)
Dana Sharing daerah (XRp.1.000,-) Kecamatan Kelurahan/Desa APBN KESIAPAN LAHAN DED AMDAL/UKL-UPL KESESUAIAN DOK.PERENC.SEKTOR Rupiah Murni SPPIP/ RKPKP /RP2KPKP
RTBL SSK RISPAM Realisasi Komitmen Jumlah
2 Pengadaan Buldozer 1 unit Tapin Selatan Tatakan 1000 KK 2018 2,000,000
3 Peningkatan TPA Rantau
2022 10,000,000 XI. Pembangunan Sistem Penanganan Persampahan Skala Kawasan KK XI.2 Sistem Pengurangan Sampah Berbasis Masyarakat KK 1 Pembangunan TPST 3R Perum Rangga Mustika Tapin Utara KSK Tapin Utara 2020 5,000,000 2 Pembangunan TPST 3R Perum Haur Kuning Tapin Utara KSK Tapin Utara 2021 5,000,000
Contents
7.1. RENCANA PROGRAM INVESTASI SEKTOR PENGEMBANGAN PERMUKIMAN... 1 7.1.1. Arahan Kebijakan Sektor Pengembangan Permukiman ... 1
Arahan kebijakan Sektor Pengembangan Permukiman di Kabupaten Tapin mengacu pada: ... 1 7.1.2. Isu Strategis Sektor Pengembangan Permukiman ... 8 7.1.3. Kondisi Eksisting Sektor Pengembangan Permukiman ... 9 No ... 9 Perda/Pergub/Perbup/Peraturan Lainnya ... 9 Jenis Produk Pengaturan ... 9 Nomor dan Tahun ... 9 Tentang ... 9 Amanat ... 9
1 ... 9
- ... 9
Kawasan Kumuh ... 9
Kawasan kumuh di Kabupaten Tapin dibagi menjadi 3 kategori: kawasan kumuh berat, kawasan kumuh sedang dan kawasan kumuh ringan. Selain itu diamanatkan juga indikasi program penanganan kawasan kumuh tersebut ... 9 7.1.4. Permasalahan dan Tantangan Sektor Pengembangan Permukiman ... 10
Beberapa permasalahan dan tantangan sektor Bangkim, meliputi:... 10 7.1.5. Analisa Kebutuhan Sektor Pengembangan Permukiman ... 10 A. Perkiraan Kebutuhan Program Pengembangan Permukiman di Perkotaan ... 10 No ... 10 Uraian ... 10 Unit ... 10 Tahun I ... 10 Tahun II ... 10 Tahun III ... 10 Tahun IV ... 10 Tahun V ... 10 Ket ... 10
1 ... 10
Jumlah Penduduk (2013) ... 10
174.156 Jiwa ... 10
Kepadatan penduduk ... 10
80 Jiwa/km2 ... 10
Proyeksi kepadatan penduduk ... 10
Jiwa/km2 ... 10
Proyeksi persebaran penduduk miskin ... 10
Jiwa/km2 ... 10
2 ... 10
Sasaran penurunan kawasan kumuh ... 10
Ha ... 10
3 ... 11
Kebutuhan Rusunawa ... 11
TB... 11
Kebutuhan RSH ... 11
Unit ... 11
5 ... 11
Kebutuhan Pengembangan Permukiman Baru ... 11
Kws ... 11
* dokumen terkait masih dalam proses penyusunan/belum disusun ... 11 7.1.6. Usulan Program dan Pembiayaan Sektor Pengembangan Permukiman ... 13 7.1.7. Readiness Criteria Sektor Pengembangan Permukiman ... 13
Dokumen kriteria kesiapan terkait usulan pada sektor Pengembangan Permukiman Kabupaten Tapin, meliputi: ... 13
1. Kesiapan lahan yang akan dibuktikan dengan sertifikat tanah ... 13
2. Surat minat yang akan ditandatangani oleh Bupati ... 13
3. Dokumen DED telah disiapkan. ... 13
4. Dana daerah sudah dianggarkan pada tahun berjalan. ... 13
Semua usulan terkait dengan kriteria kesiapan yang diusulkan oleh Kabupaten akan mengikuti program yang sesuai dengan usulan yang disetujui dalam forum Konsultasi Regional. ... 13 7.2. RENCANA PROGRAM INVESTASI SEKTOR PENATAAN BANGUNAN DAN LINGKUNGAN ... 19 7.2.1. Arahan Kebijakan Sektor Penataan Bangungan dan Lingkungan ... 19
Gambar 7.2 Lingkup Tugas PBL... 21
Arahan kebijakan Sektor Penataan Bangungan dan Lingkungan di Kabupaten Tapin diarahkan untuk:... 22
1. Aksesibilitas bangunan gedung dan lingkungan ... 22
2. Penanggulangan kebakaran ... 22
3. Sarana dan prasarana RTH ... 22
4. Sarana dan prasarana Penataan Lingkungan Permukiman Tradisional/Bersejarah. ... 22 7.2.2. Isu Strategis Sektor Penataan Bangungan dan Lingkungan ... 22 7.2.3. Kondisi Eksisting Sektor Penataan Bangungan dan Lingkungan ... 22 A. Peraturan Terkait Penataan Bangunan dan Lingkungan ... 22
Tabel 7.1. Peraturan Terkait Penataan Bangunan dan Lingkungan ... 22 No ... 22 Perda/Pergub/Perbup/Peraturan Lainnya ... 22 Jenis Produk Pengaturan ... 22 Nomor dan Tahun ... 22 Tentang ... 22 Amanat ... 22
1 ... 22
Draft Peraturan Daerah ... 22
- ... 22
Bangunan Gedung ... 22
1. Fungsi dan klasifikasi bangunan gedung ... 22
2. Persyaratan bangunan gedung ... 22
3. Tim Ahli Bangunan Gedung ... 23
4. Peran Masyarakat ... 23
5. Pembinaan dalam penyelenggaraan bangunan gedung ... 23
6. Sanksi administratif... 23 7. Penyidikan ... 23 8. Pidana ... 23 9. Peralihan... 23 2 ... 23 Peraturan Daerah ... 23 04 tahun 2014 ... 23
Ruang Terbuka Hijau ... 23
1. 30% dari luas kawasan kota dalam RTRW adalah RTH ... 23
2. Luas RTH Publik 20% ... 23
3. Luas RTH Privat 10% ... 23
4. Relokasi RTH Publik setelah ada lahan pengganti, hasil kajian ilmiah yang dipublikasikan dan telah direncanakan secara matang, akuntabel dan dapat dilaksanakan ... 23
3 ... 23
Peraturan Bupati ... 23
33 tahun 2013 ... 23
RTBL Kawasan Koridor Hasan Basry ... 23
4 ... 23
Peraturan Daerah ... 23
10 tahun 2014 ... 23
Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Tapin ... 23
5 ... 24
Peraturan Daerah ... 24
Bangunan dan Izin Mendirikan Bangunan ... 24
7.2.4. Permasalahan dan Tantangan Sektor Penataan Bangungan dan Lingkungan ... 25
Permasalahan dan tantangan sektor Penataan Bangunan dan Lingkungan di Kabupaten Tapin dapat dilihat pada tabel berikut: ... 25
Tabel 7.2. Permasalahan dan tantangan sektor Penataan Bangunan dan Lingkungan ... 25
7.2.5. Analisis Kebutuhan Sektor Penataan Bangungan dan Lingkungan ... 26
Tabel 7.3. Analisis SEktor PBL ... 26
No ... 26
Jenis Pelayanan Dasar ... 26
Standar Pelayanan Minimal ... 26
Waktu Pencapaian ... 26
Keterangan ... 26
Indikator ... 26
Nilai ... 26
1 ... 26
Penataan Bangunan dan Lingkungan ... 26
Terlayaninya masyarakat dalam pengurusan IMB di Kabupaten Tapin ... 26
100% ... 26
2014 ... 26
Harga Standar Bangunan Gedung Negara (HSBGN) ... 26
tersedianya pedoman Harga Standar Bangunan Gedung Negara (HSBGN) di Kabupaten Tapin... 26
100% ... 26
2014 ... 26
2 ... 27
Penataan Ruang ... 27
Penyediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Publik ... 27
tersedianya luasan RTH Publik sebesar 20% dari luas wilayah ... 27
2014 ... 27
7.2.6. Usulan Kegiatan dan Pembiayaan Sektor Penataan Bangunan dan Lingkungan ... 28
7.2.7. Readiness Criteria Sektor Penataan Bangunan dan Lingkungan ... 31
7.3. RENCANA PROGRAM INVESTASI SEKTOR PENGEMBANGAN AIR MINUM ... 33
SPAM dapat dilakukan melalui sistem jaringan perpipaan dan/atau bukan jaringan perpipaan. SPAM dengan jaringan perpipaan dapat meliputi unit air baku, unit produksi, unit distribusi, unit pelayanan, dan unit pengelolaan. Sedangkan SPAM bukan jaringan perpipaan dapat meliputi sumur dangkal, sumur pompa tangan, bak penampungan air hujan, terminal air, mobil tangki air, instalasi air kemasan, atau bangunan perlindungan mata air. Pengembangan SPAM menjadi kewenangan/ tanggung jawab Pemerintah dan Pemerintah Daerah untuk menjamin hak setiap orang dalam mendapatkan air minum bagi kebutuhan pokok minimal sehari-hari guna memenuhi kehidupan yang sehat, bersih, dan produktif sesuai dengan
peraturan perundangundangan, seperti yang diamanatkan dalam PP No. 16 Tahun 2005. ... 34
7.3.2. Isu Strategis Sektor Pengembangan Air Minum ... 36
Isu Strategis Sektor Pengembangan Air Minum di Kabupaten Tapin meliputi: ... 36
1) Akses penduduk terhadap air minum masih rendah ... 36
2) Rumah tangga (RT) yang menggunakan air bersih masih rendah ... 36
4) peningkatkan jumlah dan cakupan pelayanan air bersih... 36
5) Meningkatnya kebutuhan air terutama oleh sektor swasta, di lain sisi tidak meratanya penyebaran sumberdaya air, dan menurunnya ketersediaan air. 37 6) Sumber air baku yang terbatas sebarannya sehingga membutuhkan investasi yang besar untuk pengembangan pelayanan ketersediaan air bersih. 37 7) Banyak sebaran kawasan permukiman perdesaan yang membutuhkan penanganan system jaringan yang terpisah ... 37
8) Potensi konflik pemanfaatan air baku antara pemanfaatan untuk irigasi Dan air minum ... 37
7.3.3. Kondisi Eksisting Sektor Pengembangan Air Minum ... 37
B. Air Permukaan ... 38
• Ketinggian lokasi bendungan relatif lebih tinggi dibandingkan dengan daerah permukiman atau pusat perkotaan. Dengan beda tinggi keduanya mencapai ± 200 m dari sisi teknis sangat baik sekali sehingga air dapat dialirkan secara gravitasi yang sangat menguntungkan dari sisi operasional pembiayaan (tanpa penggunaan pompa distribusi). ... 40
• Mengingat lokasi di daerah hulu dan berbentuk bendungan, memungkinkan kualitas air baku relatif lebih baik sehingga dalam operasional pengolahan relatif lebih ekonomis... 40
C. Danau \Rawa \ Waduk ... 41
D. Potensi Sumber Air Baku ... 42
• Wilayah Akuifer Produktif Tinggi dengan Penyebaran Luas ... 43
• Wilayah Akuifer Produktif Sedang dengan Penyebaran Agak Luas ... 43
• Endapan Aluvial ... 43
• Endapan Talus ... 43
Siklus Hidrogeologi di wilayah proyek ... 44
E. Zonasi Sumber Air Baku Potensial... 44
c. IPA paket baru 20 l/d di lokasi IPA Hatungun, sumber S, Mangkaok ... 44
Tabel 7.4. Pemanfaatan Air Baku Eksisting ... 45
Sumber Air Baku ... 45
Debit Pengaliran Minimum m3/d ... 45
SPAM Eksisting ... 45 dibangun Tahun ... 45 Q Terpasang l/d... 45 1 ... 45 Sungai Tapin ... 45 0,400 ... 45 BNA Rantau ... 45 1982-1983 ... 45 90... 45 2 ... 45 Sungai Tapin ... 45 0,400 ... 45 IPA Bakarangan ... 45 1996-1997 ... 45
10 ... 45 3 ... 45 Sungai Binuang ... 45 0,050 ... 45 IPA Binuang ... 45 1988 ... 45 20 ... 45 4 ... 45 Sungai Muning ... 45 0,800 ... 45
IKK Taping Tengah ... 45
1993-1994 ... 45
7,5 ... 45
5 ... 45
Sungai Mangkauk ... 45
IKK Batu Hapu ... 45 1995-1997 ... 45 15... 45 6 ... 45 Sungai Tatakan ... 45 0,040 ... 45
IKK Tapin Selatan ... 45
1993-1994 ... 45
10 ... 45
7 ... 45
Sungai Nagara-Rutas ... 45
1,200 ... 45
IPA Candi Laras Selatan ... 45
1993-1994 ... 45
5 ... 45
Sungai Nagara ... 45
1,200 ... 45
IPA Candi Laras Utara ... 45
1993-1994 ... 45
5 ... 45
Kapasitas Pengolahan Eksisting ... 45
162,5... 45
Sumber: RISPAM Kab. Tapin 2010 ... 45
Tabel 7.5. Kapasitas Produksi PDAM Tapin Akhir tahun 2010 ... 45
No ... 45
Sumber Air Baku ... 45
Debit Pengaliran Minimum m3/d ... 45
SPAM Eksisting ... 45
dibangun Tahun ... 45
Q Terpasang l/d... 45
Sungai Tapin ... 45 0,400 ... 45 BNA Rantau ... 45 1982-1983 ... 45 90+50 ... 45 2 ... 45 Sungai Tapin ... 45 0,400 ... 45 IPA Bakarangan ... 45 1996-1997 ... 45 10+10 ... 45 3 ... 45 Sungai Binuang ... 45 0,050 ... 45 IPA Binuang ... 45 1988 ... 45
20 ... 45
4 ... 45
Sungai Muning ... 45
0,800 ... 45
IKK Taping Tengah ... 45
1993-1994 ... 45
7,5 ... 45
5 ... 45
Sungai Mangkauk ... 45
0,500 ... 45
IKK Batu Hapu ... 45
1995-1997 ... 45
10+20 ... 45
6 ... 46
Sungai Tatakan ... 46
IKK Tapin Selatan ... 46 1993-1994 ... 46 10 ... 46 7 ... 46 Sungai Nagara-Rutas ... 46 1,200 ... 46
IPA Candi Laras Selatan ... 46
1993-1994 ... 46
5 ... 46
8 ... 46
Sungai Nagara ... 46
1,200 ... 46
IPA Candi Laras Utara ... 46
1993-1994 ... 46
5 ... 46
Sungai Rampai ... 46
0,200... 46
IPA Salam Babaris ... 46
2009... 46
10 ... 46
Kapasitas Pengolahan Eksisting ... 46
247,5 ... 46
Sumber: RISPAM Kab. Tapin 2010 ... 46
F. Kondisi SPAM Eksisting ... 47
• Kinerja SIMPAM bidang keuangan serta infrastruktur manajerialnya sehingga mampu menurunkan periode penagihan (Average Collection Period). 49 • Menunjang konsolidasi dan mensinergikan kinerja antar sektor terkait terutama Dinkes, Bappeda, Dinas Kimpraswil, Satker PKPAM, PU Cipta Karya dan PU-SDA. ... 49
7.3.4. Permasalahan dan Tantangan Sektor Pengembangan Air Minum ... 49
A. Permasalahan Pengembangan SPAM ... 50
No ... 50
Permasalahan ... 50
Tindakan ... 50
Yang Sudah Dilakukan ... 50
Yang Sedang Dilakukan... 50
A. ... 50
Kelembagaan ... 50
1.... 50
Organisasi SPAM ... 50
2. ... 50
Tata Laksana (SOP, koordinasi, dll) ... 50
3. ... 50
SDM ... 50
B. ... 50
Teknis Operasional ... 50
1.... 50
2. ... 50
Bangunan intake ... 50
3. ... 50
IPA ... 50
4.. ... 50
Reservoir dan Pompa Distribusi ... 50
5. ... 50 jaringan Transmisi ... 50 6. ... 50 jaringan Distribusi ... 50 7. ... 50 Sambungan rumah ... 50 8. ... 50 Meter Pelanggan ... 50 C. ... 50 Pembiayaan ... 50
1.... 50
Sumber-sumber pembiayaan ... 50
2. ... 50
Tarif Retribusi ... 50
3. ... 50
Mekanisme Penarikan Retribusi ... 50
4. ... 50
Realisasi Penerimaan Retribusi ... 50
D. ... 50
Peran Serta Masyarakat ... 50
1.... 50
Penyuluhan ... 50
2. ... 50
Kemampuan Membayar retribusi ... 50
3. ... 51
B. Tantangan ... 51
1) Tantangan Internal ... 51
2) Tantangan Eksternal ... 51
7.3.5. Analisa Kebutuhan Sektor Pengembangan Air Minum ... 52
Tabel 7.6. Prakiraan Pertumbuhan Penduduk dan Kebutuhan Air Bersih di Kab. Tapin 2010 s.d. 2030 ... 52
Sumber : Hasil Analisis, 2010 ... 52
7.3.6. Usulan Program dan Pembiayaan Sektor Pengembangan Air Minum ... 53
7.3.7. Readiness Criteria Sektor Pengembangan Air Minum ... 58
7.4. RENCANA PROGRAM INVESTASI SEKTOR PENYEHATAN LINGKUNGAN PERMUKIMAN ... 63
7.4.1. Arahan Kebijakan Sub Sektor Air Limbah ... 63
7.4.2. Isu Strategis Sektor Penyehatan Lingkungan Permukiman... 64
Isu-isu Strategis Sektor Penyehatan Lingkungan Permukiman di Kabupaten Tapin yaitu: ... 64
7.4.3. Kondisi Eksisting Sektor Penyehatan Lingkungan Permukiman ... 64
Peta 7.1. Sebaran Kepadatan Penduduk Kabupaten Tapin ... 68
7.4.4. Tahapan Pengembangan Subsektor Air Limbah ... 69
Peta 7.3. Tahapan pengembangan air limbah domestik – system offsite ... 70
Tabel 7.7. Tahapan Pengembangan Air Limbah Domestik Kabupaten Tapin ... 71
Tabel 7.8. Sistem pengelolaan air limbah yang ada di Kabupaten Tapin ... 72
7.4.5. Pengelolaan Air Limbah Industri Rumah Tangga ... 73
f. Meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan air limbah pemukiman. ... 73
7.4.6. Permasalahan dan Tantangan Sektor Penyehatan Lingkungan Permukiman ... 74
7.4.7. Tantangan Air Limbah ... 78
Tabel 7.9. Tahapan Pengembangan Air Limbah Domestik Kabupaten Tapin ... 80
Tabel 7.10. Proyeksi Jumlah Penduduk Kabupaten Tapin ... 80
7.4.8. Usulan Program dan Pembiayaan Sub Sektor Air Limbah ... 82
7.4.9. Readiness Criteria Sub Sektor Air Limbah ... 86
7.4.10. Arahan Kebijakan Sub Sektor Persampahan... 93
7.4.11. Isu Strategis Sub Sektor Persampahan ... 95
7.4.12. Kondisi Eksisting Pelayanan Persampahan ... 95
A. Kondisi Pengelolaan Persampahan ... 95
Tabel 7.12. ... 97
Tabel 7.13. ... 99
Tabel 7.14. ... 102
Tabel 7.15. ... 102
Tabel 7.16. Karakteristik Sampah Berdasarkan Sumber Sampah Di Kabupaten Tapin Tahun 2009 ... 104
Tabel 7.17. ... 106
Tabel 7.18. Diagram Sistem Sanitasi pengelolaan sampah ... 109
Tabel 7.19. Sistem Pengelolaan Persampahan yang ada di Kabupaten/Kota Tapin... 109
Tabel 7.20. Pengelolaan persampahan di tingkat kelurahan/kecamatan ... 110
Tabel 7.21. Pengelolaan persampahan di tingkat kabupaten/kota Tapin ... 110
Tabel 7.22. Program/Proyek Layanan Yang Berbasis Masyarakat ... 110
7.4.13. Permasalahan dan Tantangan Sub Sektor Persampahan... 111
A. Permasalahan Sub Sektor Persampahan ... 111
B. Tantangan dan Peluang Pengembangan Sub Sektor Persampahan ... 114
Tantangan Pengembangan Sub Sektor Persampahan di Kabupaten Tapin yaitu: ... 114
Peluang Pengembangan Sub Sektor Persampahan di Kabupaten Tapin yaitu: ... 114
4. Berkurangnya timbulan sampah dari sumbernya sebesar 5% di tahun 2017 melalui pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST /TPS 3R) yang didukung oleh program 3R... 114
5. Tercapainya penangan sistem pengolahan persampahan secara komprehensif. ... 114
6. Tersusunnya Perda Pengelolaan Persampahan tahun 2014 ... 114
7.4.14. Analisis Pengelolaan Persampahan ... 115
Tabel 7.23. Tahapan Pengembangan Persampahan Kabupaten Tapin ... 116
7.4.15. Usulan Kegiatan Sub Sektor Persampahan ... 117
7.4.16. Readiness Criteria Sub Sektor Persampahan ... 120
7.4.17. Arahan Kebijakan Sub Sektor Drainase ... 123
7.4.18. Isu Strategis Sub Sektor Drainase ... 123
Isu Strategis Sub Sektor Drainase di Kabupaten Tapin, yaitu: ... 123
7.4.19. Kondisi Eksisting Sub Sektor Drainase ... 124
Tabel 7.24. ... 126
Tipikal Rencana Saluran Sekunder dan Saluran Tersier ... 126
Tabel 7.25... 128
Tabel 7.27. Sistem pengelolaan drainase yang ada di Kabupaten/Kota Tapin ... 130
Tabel 7.28. Kondisi drainase lingkungan di tingkat kecamatan/kelurahan ... 130
Tabel 7.29. Daftar Program/Proyek Layanan Yang Berbasis Masyarakat ... 131
7.4.20. Permasalahan dan Tantangan Sub Sektor Drainase ... 134
7.4.21. Analisis Jaringan Drainase ... 137
7.4.22. Usulan Program Sub Sektor Drainase ... 140