• Tidak ada hasil yang ditemukan

AKUNTABILITAS KINERJA

H. Realisasi Anggaran

Alokasi Jumlah anggaran dalam DIPA tahun 2021 pada Rupbasan Klas I Surakarta pada Triwulan IV menjadi Rp.2.381.102.000 dari pagu semuala Rp. 2.356.102.000,-,. Hal ini dikarenakan mendapat tambahan dalam hal pembayaran gaji tunjangan hasil dari penghitungan pagu minus sebesar Rp. 25.000.0000.Sampai dengan triwulan IV ini telah dilakukan revisi sebanyak 6 kali yangmana merupakan revisi administrasi yaitu revisi penyesuaian antara perencanaan selama trisemester IV dengan realisasi penyerapan anggaran pada periode Trisemester IV dengan rincian sebagai berikut :

SASARAN

TARGET ANGGARAN REALISASI

Penyelenggaraan Pemasyarakatan di Wilayah

Pengelolaan Basan Baran (Rp. 162.206.000,-) Pengelolaan Barang

Layanan Dukungan Manajemen Satker (Rp. 70.000.000,-)

Layanan Dukungan

Kepegawaian 27.540.000 27.540.000

KEGIATAN

ANGGARAN Program Pelayanan dan Penegakan Hukum

Penyelenggaraan Pemasyarakatan di W ilayah Rp. 2.311.102.000 Program Dukungan Manajemen

Reformasi

Birokrasi 14.760.000 14.759.557

Monitoring dan Evaluasi Internal

4.960.000

4.960.000

LAYANAN PERKANTORAN (Rp 2.123.896.000,-)

Layanan

TOTAL SEMUA 2.381.102.000,- 2.379.683.549

Analisa Pengelolaan Basan Baran : No Jenis Kegiatan Pagu

Pelaksanaan Pengelolaan Basan Baran telah dilaksanakan selesai dan telah terprogram.

Salah satu program yang berjalin adalah menjalin koordinasi dengan APH dengan bentuk produk penandatangan MoU, pengambilan Basan Baran yang dititipkan oleh APH maupun PPNS sebagai mitra sehingga penyerapan untuk pengelolaan basan baran telah dilaksanakan.

Program maupun inovasi yang dilaksanakan oleh Rupbasan Kelas I Surakarta antara lain seperti SIDAKUM, SHETAJAM, SIBERSOS dan SIJEMPOL merupakan bentuk kinerja yang dapat dipertanggungjawabkan oleh Rupbasan Kelas I Surakarta kepada masyarakat dan bentuk transparansi anggaran.

Analisa Pelaksaan Dukungan Manajemen Anggaran

Tabel diatas menggambarkan tentang capaian persentase realisasi anggaran pada kegiatan Layanan Dukungan Manajemen Satker jika diakumulasikan total persentase realisasi anggaran pada pelaksanaan Layanan Dukungan Manajemen Satker Pada TW II baru terserap 9 % dikarenakan proses administrasi keuangan belum dilaksanakan semuanya pada bulan Maret 2021.

N

Triwulan II menunjukkan kinerja realiasi dukungan manajemen yang sangat signifikan, hal ini sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat antara lain kegiatan FMD pada manajemen kepegawaian yang dilaksanakan pada Triwulan II telah dilaksanakan serta program dukungan manajemen lainnya yang telah berjalan. Triwulan III yang menunjukkan angka 87,03 % merupakan pelaksanaan realisasi yang telah melebihi dari serapan, hal ini menunjukkan proses percepatan realisasi anggaran secara global telah berjalan, namun untuk program yang masih dibawah 50% seperti pas Pos Anggaran Penyusun RKAKL dan Manajemen Keuangan Perlu dilakukan percepatan realisasi anggaran pada Triwulan Selanjutnya. Triwulan IV menunjukkan kinerja pengelolaan administrasi keuangan yang sangat baik, hal ini terlihat dari capaian realisasi yang mencapai 99,99 % dari total anggaran Rp. 70.000.000 atau terserap Rp. 69.998.557.

Analisa Pelaksaan Gaji dan Tunjangan serta Layanan Perkantoran :

No Jenis Kegiatan Pagu Anggaran

(Rp)

Realisasi TW IV (Rp)

Realisasi TW IV (%) 1 Gaji dan Tunjangan 1.839.011.000,- 1.838.519.537 99,9

2 Kesehatan Pegawai 800.000,- SELESAI 100

3 Pakaian Dinas 16.000.000,- SELESAI 100

4 Pmeliharaan Gedung dan

Bangunan 40.233.000,- 40.233.000 100

5 Pmeliharaan Peralatan

Perkantoran 17.366.000,-

17.366.000 100

6 Pmeliharaan Kendaraan 31.200.000,-

31.200.000 100

7 Langganan Daya Jasa 32.652.000,-,-

32.106.185 98,3

8 Jasa Pos 1.104.000 1.103.700 99,9

9 Keperluan Perkantoran 70.683.000,- 70.682.295 99,99

10 Konsultasi dan Koordinasi 3.045.000,-

3.045.000 100

11 Jamuan Tamu 1.662.000,- 1.662.000 100

12 Honor Operasional Satker

Kerja 75.070.000,-

75.070.000 100

13 Penambah Daya Tahan

Tubuh 13.870.000,-

13.870.000 100

14 Penanganan dan Pencegahan

Covid-19 6.200.000 6.199.800 99,99

Total 2.148.896.000,- 2.147.468.517 99,94

Tabel diatas menggambarkan tentang capaian persentase realisasi anggaran pada kegiatan Belanja Pegawai dan Layanan Perkantoran jika diakumulasikan total persentase realisasi anggaran pada pelaksanaan Layanan Perkantoran per Maret 2021 atau triwulan I telah mencapai 22,4 % serapan dari yang telah dilaksanakan. Triwulan II atau periode april s.d Juni telah mencapai realisasi sebesar 55.36 % hal ini menunjukkan kinerja yang baik karena telah mencapai lebih dari separuh tahun anggaran 2021.Triwulan II dalam kegiatan Belanja Pegawai dan Layanan Perkantoran total presentase realisasi per September 2021 telah mencapai 76,2 % dari total anggaran. Masih terdapat beberapa detail anggaran yang mengalami minus anggaran pada RO Gaji, hal ini perlu diperhatikan dan diperlukan penambahan anggaran pada pos detail gaji.

Operasional pada Jamuan Tamu mengalami serapan yang rendah dikarenakan proses pemberlakuan PPKM selama pandemic Covid-19 yang menyebabkan proses pelayanan tatap muka kurang optimal. Faktor yang menyebabkan serapan yang telah terealisasi sudah sesuai dengan anggaran yang telah direncanakan pada Rupbasan Klas I Surakarta dan juga anggaran bisa dibilang kecil karena banyak yang kurang dari Standar Biaya Masukan 2021 jadi penyerapan anggaranpun cepat terserap. Triwulan IV menunjukkan kinerja Belanja Pegawai dan Layanan Perkantoran yang sangat baik, hal ini telah ditunjukkan dengan penambahan pagu belanja sebesar Rp. 25.000.000 yang dapat menutupi kekurangan pagu minus pada Triwulan III. Layanan Perkantoran juga menunjukkan performa yang sangat baik dikarenakan seluruh anggaran dapat terserap sesuai dengan perencanaan dan hanya menyisakan sisa dana dari Langganan Daya Jasa dan Jasa Pos yang tidak dapat dipastikan dikarenakan penghitungan dan batas akhir revisi pada 15 November 2021.

BAB IV PENUTUP A. KESIMPULAN

Sebagai salah satu perwujudan akuntabilitas kinerja suatu instansi pemerintah dalam mempertanggung jawabkan kegiatan dan anggarannya, Rumah Penyimpanan Benda dan Barang Sitaan Negara Klas I Surakarta telah menyusun Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) tahun 2021 Triwulan IV. LAKIP ini menyajikan informasi mengenai capaian kinerja dari Indikator Kinerja Utama (IKU) terpilih Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, kurun waktu Januari s.d Desember Tahun 2021 atau triwulan IV secara komprehensif sebagai wujud pertanggung jawaban publik (public accountability).

LAKIP ini disusun berdasarkan dokumen Perencanaan Kinerja dan dokumen Penetapan Kinerja Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Divisi Pemasyarakatan, dan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan tahun 2021 yang mengacu sepenuhnya pada Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia R.I tahun Tahun 2020-2024 dan Rencana Strategis Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Tahun 2020-2024 .Indikator yang diukur adalah capaian indikator kinerja utama (IKU) yaitu dengan membandingkan realisasi IKU dengan target IKU.

Secara umum, pencapaian kinerja pada Rumah Penyimpanan Benda dan Barang Sitaan Negara Klas I Surakarta Tahun 2021 Triwulan IV atau pada Tahun Anggaran 2021 berjalan dengan sangat baik. Hal ini tidak lepas dari peran serta seluruh elemen sub seksi yang terlibat dalam pelaksanaan tugas dan fungsi, program strategis serta partisipasi publik melalui berbagai kemitraan dengan pihak ketiga.

Selama proses pencapaian hasil, berbagai kendala dan permasalahan seringkali timbul sebagai faktor penghambat. Secara umum permasalahan yang menjadi hambatan yang berpengaruh terhadap efisiensi dan efektifitas capaian kinerja Ditjen Pemasyarakatan adalah sebagai berikut :

1. Kurangnya dukungan anggaran dalam beberapa pos operasional yang menunjang dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pada RUPBASAN Klas I Surakarta seperti kurangnya dalam pagu pemeliharaan gedung dan bangunan.

2. Kurangnya sarana dan prasarana yang mendukung pelaksanaan tugas Rupbasan.

3. Belum berjalan seluruhnya proses Penyimpanan atupun Penitipan Basan Baran dari pihak terkait dikarenakan permasalahan teknis dan komunikasi dengan APH

4. Adanya Basan Baran yang dititipkan terlalu lama dikarenakan terhentinya proses Pengadilan, seperti adanya kendaraan roda-4 dan peralatan mekanik yang dititipkan sudah lebih dari 5 tahun dikarenakan terhentinya proses peradilan

B. Saran

Untuk mengatasi permasalahan-permasalahan di atas maka guna meningkatkan kinerja Rumah Penyimpanan Benda dan Barang Sitaan Negara Klas I Surakarta khususnya dalam pencapaian sasaran perlu dilakukan langkah-langkah sebagai berikut :

1. Menguatkan koordinasi antara Ditjen Pemasyarakatan, Kantor Wilayah (Divisi Pemasyarakatan), UPT Pemasyarakatan, serta pihak lain yang terkait dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan;

2. Meningkatkan kapasitas SDM Pemasyarakatan melalui kegiatan bimbingan teknis, pelatihan, maupun diklat teknis pemasyarakatan;

3. Mengusulkan peningakatan alokasi anggaran operasional dalam rangka memenuhi kebutuhan standar kegiatan-kegiatan baik di UPT Pemasyarakatan, Divisi Pemasyarakatan, Maupun Ditjen Pemasyarakatan;

4. Memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana yang mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan;

5. Melaksanakan revisi anggaran pada pos – pos yang tidak terserap secara optimal dan mengalihkan pas pos anggaran yang dirasa masih kurang

6. Mengadakan dan mengusulkan Pos Belanja Modal untuk Pagu 2022

7. Meningkatkan dan menguatkan sistem pengawasan baik terhadap Benda dan Barang sitaan Negara maupun terhadap petugas pemasyarakatan.

8. Meningkatkan koordinasi dengan APH terkait pengelolaan Basan Baran

Demikian laporan yang disampaikan untuk dapat dipergunakan sebagai bahan evaluasi dan penyusunan rencana kerja dan peningkatan kinerja pada tahun yang akan datang.

Surakarta, 29 Desember 2021 Kepala

RATNA DWI LESTARI NIP. 198201192001122001

LAMPIRAN

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2021

KEPALA RUMAH PENYIMPANAN BENDA SITAAN NEGARA KELAS I SURAKARTA DENGAN KEPALA DIVISI PEMASYARAKATAN

KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM RI JAWA TENGAH

Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, kami yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama : RATNA DWI LESTARI

Jabatan : Kepala Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara Kelas I Surakarta Selanjutnya disebut pihak pertama

Nama : A. YUSPAHRUDDIN

Jabatan : Kepala Kantor Wilayah Jawa Tengah

Selaku atasan pihak pertama, selanjutnya disebut pihak kedua

Pihak pertama berjanji akan mewujudkan target kinerja yang seharusnya, sesuai lampiran perjanjian ini, dalam rangka mencapai target kinerja jangka menengah seperti yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan. Keberhasilan dan kegagalan pencapaian target kinerja tersebut menjadi tanggung jawab kami.

Pihak kedua akan melakukan supervisi yang diperlukan serta akan melakukan evaluasi terhadap capaian kinerja dari perjanjian ini dan mengambil tindakan yang diperlukan dalam rangka pemberian penghargaan dan sanksi.

Pihak Kedua, Kepala Kantor Wilayah

Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah

A. Yuspahruddin NIP. 1963052819850310021

Semarang, 10 Maret 2021

Pihak Pertama,

Kepala Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara Kelas I Surakarta

RATNA DWI LESTARI NIP 198201192001122001

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2021

KEPALA RUMAH PENYIMPANAN BENDA SITAAN NEGARA KELAS I SURAKARTA DENGAN KEPALA DIVISI PEMASYARAKATAN

KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM RI JAWA TENGAH

NO SASARAN KEGIATAN INDIKATOR KINERJA TARGET

1. Meningkatnya Pelayanan Pengelolaan Basan Baran

Persentase Benda Sitaan Dan Barang Rampasan Yang Terjaga Kualitas Dan Kuantitasnya

60%

Persentase Benda Sitaan Dan Barang Rampasan Yang Dikeluarkan

Berdasarkan Putusan Yang Berkuatan Hukum Tetap

40%

2. Meningkatnya Pelayanan Keamanan Dan Ketertiban Pasca Gangguan Kamtib Secara Tuntas

60%

3 Meningkatnya Dukungan Layanan Manajemen Satker

Tersusunnya dokumen rencana kerja, anggaran UPT Pemasyarakatan dan pelaporan yang akuntabel tepat waktu

1 Layanan

Anggaran dan laporan keuangan yang akuntabel dan tepat waktu

1 Layanan

Jumlah Layanan Perkantoran 1 Layanan

Nilai IKPA 100

Nilai SMART 100

KEGIATAN ANGGARAN

Program Pelayanan dan Penegakan Hukum

Penyelenggaraan Pemasyarakatan di Wilayah Rp. 2.286.102.000

Program Dukungan Manajemen

Dukungan Manajemen dan Teknis Lainnya UPT Pemasyarakatan

Rp. 70.000.000

Total Rp. 2.356.102.000

Pihak Kedua, Kepala Kantor Wilayah

Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah

A. Yuspahruddin NIP. 1963052819850310021

Semarang, 10 Maret 2021 Pihak Pertama,

Kepala Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara Kelas I Surakarta

RATNA DWI LESTARI NIP 198201192001122001

3/15/2021 cetak laporan

INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU)

RUMAH PENYIMPANAN BENDA SITAAN NEGARA SURAKARTA

NO SASARAN STRATEGIS NO INDIKATOR KINERJA PROGRAM

1. Meningkatnya Pelayanan Pengelolaan Basan Baran

1 Persentase Benda Sitaan Dan Barang Rampasan Yang Terjaga Kualitas Dan Kuantitasnya

Persentase Benda Sitaan Dan Barang Rampasan Yang Terjaga Kualitas Dan Kuantitasnya sehingga meminimalisir pengurangan nilai Basan Baran selama disimpan

2 Persentase Benda Sitaan Dan Barang Rampasan Yang Dikeluarkan Berdasarkan Putusan Yang Berkuatan Hukum Tetap

Jumlah Benda Sitaan Dan Barang Rampasan Yang Dikeluarkan Berdasarkan Putusan Yang Berkuatan Hukum Tetap dikeluarkan sesuai dengan putusan

2. Meningkatnya Pelayanan Keamanan Dan Ketertiban

1 Persentase Pengaduan Yang Ditindaklanjuti Sesuai Standar

Pengaduan Yang Ditindaklanjuti Sesuai Standar dan dapat terselesaikan

2 Persentase Gangguan Kamtib Yang Dapat Dicegah

Gangguan Kamtib Dapat Dicegah

3 Persentase Pemulihan Kondisi Keamanan Pasca Gangguan Kamtib Secara Tuntas

Pemulihan Kondisi Keamanan Pasca Gangguan Kamtib Secara Tuntas dan menjaga kondusitas

3. Meningkatnya Dukungan Layanan Manajemen Satker

1 Tersusunnya dokumen rencana kerja, anggaran UPT Pemasyarakatan dan pelaporan yang akuntabel tepat waktu

dokumen rencana kerja, anggaran UPT Pemasyarakatan dan pelaporan yang akuntabel tepat waktu

2 Tersusunnya dokumen pengelolaan BMN dan Kerumah tanggaan

terdapat dokumen pengelolaan BMN dan Kerumah tanggaan

3 Terpenuhinya data dan peningkatan kompetensi pegawai pemasyarakatan

data dan peningkatan kompetensi pegawai pemasyarakatan terjaga keakuratannya

4 Tersusunnya Dokumen Pelaksanaan Anggaran dan laporan keuangan yang akuntabel dan tepat waktu

Dokumen Pelaksanaan Anggaran dan laporan keuangan yang akuntabel dan tepat waktu

5 Layanan Perkantoran Terpenuhinya Layanan Perkantoran

6 INDIKATOR NILAI IKPA DAN SMART NILAI IKPA DAN SMART MENDAPAT NILAI 100

4. Peningkatan Pelayanan Publik dan Kegiatan Anti Korupsi

1 Persentase pengisian survey IKM dan IKU meningkat

pengisian survey IKM dan IKU meningkat dari tahun lalu dan pelaksanaan rekapitulasi pelayanan publik tersusun dengan baik

2 pemberian penghargaan pegawai yang menerapkan gerakan anti korupsi

pemberian penghargaan setiap bulan sekali dengan indikator

1. Ketepatan dalam melaksanakan absensi datang dan pulang

2. Ketepatan dalam mengisi jurnal harian 3. Ketepatan dalam melaksanakan tugas yang diberikan secara tepat waktu 4. Penerapan gerakan 0 rupiah di dalam melaksanakan layanan

e-performance.kemenkumham.go.id/iku_print.php?d_tahun=&tahun_sd=&unit_kerja=341154&excel=0 1/1

Dokumen terkait