BAB III AKUNTABILITAS KINERJA
3.2 Realisasi Anggaran
) Tahun ( ) 2019 hanya menerbitkan rekomendasi dan 2020 hanya Non OSS
* Izin Lingkungan mulai tahun 2019 ditangani oleh DPMPTSP
3.2. REALISASI ANGGARAN 1. Pendapatan
Pendapatan berupa penerimaan dari parkir khusus di RTH Gergunung dengan target murni Rp. 12.000.000,- dan di revisi karena terkendala Pandemi Covid 19 menjadi Rp. 6.000.000,- Adapun realisasi penerimaan di tahun 2020 sebesar Rp.
7.800.000,- (130 %) melebihi target yang telah ditetapkan.
2. Belanja
Anggaran Belanja setelah perubahan Tahun 2020 pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Daerah Kabupaten Klaten adalah sebesar Rp. 10.015.778.367,-
Izin Lingkungan Tahun
2015 2016 2017 2018 2019 2020
Izin Amdal 0 - - - 2
Izin UKL /UPL 90 52 53 54 82 106
Izin SPPL 701 832 546 554 667 586
Izin Perlindungan lingkungan
Tahun
2015 2016 2017 2018 2019* 2020*
Izin Pembuangan Air limbah (IPAL) (Rekomendasi)
4 1 3 1 1 2
Izin Penyimpanan Sementara Limbah B3 (Rekomendasi)
4 9 6 9 10
Izin Lingkungan 50 52 53 78 - 14
sedangkan realisasinya adalah sebesar Rp. 9.026.797.268,- atau sebesar 90,12 %.
Belanja langsung target setelah perubahan Rp. 7.869.769.367,- realisasinya sebesar Rp. 7.046.489.648,- (89,53 %) dan belanja tidak langsung Rp. 2.146.009.000,- realisasinya sebesar Rp 1.980.307.620,- (92,28 %) yang terdiri dari gaji dan tambahan penghasilan ASN berdasarkan beban kerja dalam upaya meningkatkan kesejahteraan.
Belanja langsung diperuntukan untuk membiayai progam/kegiatan pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk mencapai sasaran strategis DLHK dimana tahun 2020 terdiri dari 6 program utama sesuai tupoksi dan 3 progam pendukung serta terdiri dari 23 kegiatan utama dan 20 kegiatan pendukung.
Jika dilihat dari realisasi anggaran per program/kegiatan, penyerapan anggaran terbesar pada program/kegiatan di Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur (99%) dan Program yang sesuai dengan tupoksi DLHK yaitu Program di Program Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (95,2%). Sedangkan program/kegiatan yang penyerapannya terkecil pada Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup sebesar (68,73). Namun secara fisik realisasi seluruh kegiatan 100
%. Kedepan diharapkan Program tersebut dapat dilaksananakan pada awal tahun sehingga tidak mengganggu jalannya pelaksanaan kegiatan pada bidang dimana SDM nya yang terbatas dan juga menghindari adanya rasionalisasi anggaran.
Realisasi pelaksanaan program/kegiatan sesuai tupoksi dan pendukung tercapainya sasaran dapat dilihat pada tabel berikut :
REALISASI KINERJA DAN ANGGARAN
DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN TA. 2020 Tabel. 3.2.1
Sasaran Indikator Sasaran
Kinerja
Nama Program
Keuangan
Target Realisasi %Realisasi Pagu Realisasi %Realisasi
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 Meningkatnya kualitas dan kuantitas infrastruktur publik dan sarana
prasarana dasar masyarakat
Luasan RTH Publik sebesar 20 % dari wilayah luas kota/kawasan perkotaan
0,125 0,125 100 % Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau
981.866.367 934.713.463 95,2 % ,31%
Volume sampah yang tertangani (m3)
2400 8238,21 343,25 % Program Pengembangan Kinerja
Pengelolaan Persampahan
4.134.043.800 3.722.711.535 90,05 %
2 Terjaganya Kualitas Lingkungan hidup
Indeks kualitas air 38,02 36,15 95,08 % Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup
685.424.200 478.495.476 69,81%
Indeks kualitas udara 82,02 76,82 93,66 %
Program
Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam
503.870.000 464.309.750 92,14 %
Program Pengembangan Kapasitas Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup
424.325.000
374.049.350 88,15 %
Program Peningkatan Kualitas dan Akses Informasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup
245.000.000 224.613.500 91,68 %
ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN SUMBER DAYA DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN TA. 2020
Tabel. 3.2.2
No Sasaran Indikator Kinerja
% Capaian Kinerja
% Penyerapan Anggaran
Tingkat Efisiensi (Indikator Kinerja yang ≥
100%)
1 2 3 4 5 6
1. Meningkatnya kualitas dan kuantitas infrastruktur publik dan sarana prasarana dasar masyarakat
Luasan RTH Publik sebesar 20 % dari wilayah luas kota/kawasan perkotaan
100 % 95,2 % 4,8 %
Volume sampah yang tertangani (m3) 343,25 % 90,05 % 9,95 %
2. Terjaganyanya Kualitas Lingkungan hidup
Indeks kualitas air 95,92 % 69,81% 30,19 %
Indeks kualitas udara 93,66 % 92,14 % 7,86 %
LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LKjIP) Tingkat efisiensi terdapat pada sasaran meningkatnya kualitas dan kuantitas infrastruktur publik dan sarana prasarana dasar masyarakat. Hal ini disebabkan karena dalam pelaksanaannya dikerjakan dengan beberapa instansi / pihak. Pada indicator kinerja volume sampan tertangani terdapat 2 (dua) OPD yang menangani yaitu TPA Troketon ditangani oleh DPU dan yang TPS3R dan Bank Sampah ditangani Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Sedangkan efisiensi anggaran pada pencapaian sasaran lainnya rata – rata disebabkan adanya penghematan anggaran pada saat pengadaan barang/jasa menggunakan sistem lelang dan pengadaan langsung, penghematan dalam perjalanan dinas khususnya perjalanan dinas luar daerah. Konsultasi dan permintaan data dapat menggunakan surat elektronik dan fasilitas teknologi lainnya sehingga menghemat anggaran perjalanan dinas.
BAB IV PENUTUP
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Daerah Kabupaten Klaten merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan tahun anggaran 2020. Berdasarkan sasaran yang telah ditetapkan, sesuai dengan VISI, MISI dan Tujuan, Sasaran dan Cara Pencapaian Tujuan dan Sasaran pada Renstra 2016-2021, maka dari 6 sasaran yang ditetapkan secara umum dapat tercapai dengan baik meski ada beberapa hal yang harus ditingkatkan. Target kinerja yang ada pada indikator kinerja semua sudah baik, semua berada pada angka lebih dari 90% bahkan ada 2 (dua) indicator yang lebida dari 100%.
Disamping itu adanya perbedaan target kinerja antara RKT dan PK disebabkan anggaran yang dialokasikan pada masing – masing program/kegiatan tahun 2020 berbeda dengan target pada RPJMD/Renja sehingga mempengaruhi pula dalam target pencapaian kinerja. Adanya beberapa kali pemotongan anggaran / rasionalisasi akibat adanya pandemic Covid 19 yang membuat pelaksana agak ekstra kerja keras.
Strategi yang diperlukan guna meningkatkan kinerja Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan di masa mendatang antara lain :
1. Memprioritaskan program/kegiatan sesuai dengan tupoksi dan sasaran strategis yang ingin dicapai Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan
2. Menjadikan LKjIP dan hasil evaluasi/monitoring capaian kegiatan setiap bulan sebagai bahan pengambilan kebijakan agar meningkatkan kinerja dan capaian realisasi kegiatan
3. Kegiatan yang realisasi penyerapan anggaran sangat rendah akan dievaluasi ulang dengan pertanggungjawaban pelaksana kegiatan sehingga kedepan dapat ditingkatkan dan kinerja dapat dimaksimalkan.
4. Lebih memaksimalkan tim pengendali inter OPD dalam pemantauan dan pengawasan pelaksanaan program/kegiatan dan rutin menyelenggarakan rakor pelaksanaan kegiatan sehingga dapat segera diatasi jika terdapat masalah dan mencapai hasil yang diharapkan/ditargetkan.
Demikian laporan akuntabilitas kinerja Instansi pemerintah Tahun 2020 untuk OPD Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, semoga dapat menjadi bahan pertimbangan/evaluasi untuk kegiatan/ kinerja yang akan datang.
Sekian dan terima kasih.
LAMPIRAN
RENCANA KINERJA TAHUNAN
SKPD : Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Klaten TAHUN : 2020
No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target
1 2 3 4
1 Menurunnya jumlah sampah yang masuk ke TPA melalui program 3R (reduce, reuse, recycle)
Volume sampah yang tertangani 3R (m³)
2400
2 Meningkatnya kualitas lingkungan hidup
Indeks kualitas air 38,02
Indeks kualitas udara 82,02
Cakupan pengawasan terhadap pelaksanaan AMDAL
100%
Penegakan hukum lingkungan 100%
3 Meningkatnya perlindungan dan konservasi sumber daya alam (SDA)
Cakupan penghijauan wilayah rawan longsor dan sumber mata air
3 ha
4 Terpenuhinya kebutuhan ruang terbuka hijau
Jumlah taman kota yang tertata dan terpelihara dengan baik
3 titik/lokasi
5 Meningkatkan kapasitas dalam pengelolaan lingkungan hidup dalam segala aspek kehidupan dan menjadi budaya dalam bermasyarakat
Jumlah kelompok yang peduli terhadap lingkungan hidup
4
6 Meningkatnya kualitas informasi lingkungan
Tersedianya data dan informasi tentang lingkungan hidup di kawasan Kabupaten Klaten
2 jenis informasi
BUPATI KLATEN
Hj. SRI MULYANI
INDIKATOR KINERJA UTAMA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH ( IKU - SKPD ) TAHUN 2016 - 2021
1. Nama Organisasi : Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan
2. Tugas dan Kewajiban : Membantu dan menunjang kelancaran tugas Bupati dalam menyelenggarakan Pemerintah Daerah di bidang lingkungan 3. Fungsi : 1) Pelaksanaan perumusan kebijakan teknis di bidang pengendalian lingkungan hidup:
2) Pelaksanaan pelayanan penunjang dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di bidang pengendalian lingkungan;
3) Pelaksanaan penyusunan rencana dan program pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan bidang pengendalian;
4) Pemberian rekomendasi perizinan bidang lingkungan hidup;
5) Penyelidikan dan penyelesaian kasus di bidang lingkungan hidup;
6) Koordinasi kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan hidup;
7) Pemantauan dan evaluasi
4. Indikator Kinerja Utama :
No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja Penjelasan
1 2 3 4
1 Menurunnya jumlah sampah yang masuk ke TPA melalui program 3R (reduce, reuse, recycle)
Volume sampah yang tertangani (m3)
Tipe indikator kinerja : Kuantitas absolut
Sumber data : Data volume sampah yang dapat ditangani oleh kegiatan bank sampah di Kabupaten Klaten dalam pengelolaan persampahan
2 Meningkatnya kualitas lingkungan hidup
Indeks kualitas air Tipe indikator kinerja : Tipe indeks (IKA = li + lj +lk + lm)
Sumber data : hasil pemantauan air sungai/hasil uji laboratorium terhadap status pencemaran air sungai
Indeks kualitas udara Tipe indikator kinerja : Tipe indeks (IKUd = 100 - ((50/0,9) x (leu - 0,1)))
Sumber data : hasil pemantauan udara/hasil uji laboratorium terhadap status pencemaran udara
Tabel CASCADING 2020
DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN KABUPATEN KLATEN
No TUJUAN INDIKATOR TUJUAN
SASARAN INDIKATOR SASARAN
PROGRAM INDIKATOR PROGRAM KEGIATAN INDIKATOR
KEGIATAN 1 Meningkatkan
kelestarian
Nilai capaian Adipura
Indeks kualitas
Jumlah sampling titik pantau kualitas
di terbitkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, lokasi usaha dan dampaknya di daerah
kabupaten/kota
Pengelolaan B3 dan Limbah B3
dan pengawasan terkait ketaatan penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan yang diawasi ketaatannya terhadap izin lingkungan , AMDAL
< UKL_UPL oleh Pemerintah Daerah
Pembinaan Pelaku Usaha/Kegiatan
jumlah pemantauan dokumen lingkungan dan pembinaan bagi pelaku
usaha/kegiatan
Pengaduan masyarakat
terkait izin lingkungan
Operasional air limbah yang terbangun wilayah rawan longsor dan Sumber mata air
Konservasi Sumber Daya Air dan Pengendalian Kerusakan Sumber - Sumber Air
Cakupan luasan area penghijauan sekitar mata air
Pengendalian Dampak
Perubahan Iklim
Jumlah kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim
Penghijauan Jalan
Dalam Kota
Panjang ruas jalan yeng ditanami turus jalan kota
Meningkatkan
Luasan RTH publik sebesar 20 % dari luas wilayah kota / kawasan perkotaan
Penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH)
jumlah penataan taman kota/RTH
Pemeliharaan Ruang
Terbuka Hijau (RTH)
Jumlah taman kota yang dipeliharadi RTH Kab. Klaten
Volume sampah
wilayah rawan longsor dan Sumber mata air
Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Pengelolaan Persampahan
Jumlah kelompok 3R yang mendapat pendampingan
Prosentase turus jalan
yang tertanami
berbagai jenis tanaman bunga
Pembinaan Bank Sampah
Jumlah bank sampah aktif dan 3R
Jumlah kelompok 3R beserta fasilitasnya
Persentase
ketersediaan data informasi lingkungan yang dapat diakses masyarakat
Pengadaan Tempat Sampah Terpilah (bankeu)
Jumlah tempat sampah terpilah 3
Program
Gerakan Desa Ramah Lingkungan
Jumlah siswa dan sekolah peduli dan berwawasan yang dapat diakses masyarakat
Penyusunan Buku Laporan Menuju Indonesia Hijau
Jumlah Buku Menuju Indonesia Hijau yang tersusun
Inventarisasi Gas
Rumah Kaca
Jumlah buku peningkatan upaya penurunan emisi dan data gas rumah kaca flora dan fauna di Kab. Klaten
Penyusunan Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah
Jumlah buku IKPLHD yang tersusun
Penyusunan Kajian
Lahan Kritis
Jumlah dokumen kajian lahan kritis yang disusun
Meningkatnya
kualitas dan kuantitas infrastruktur publik dan sarana prasarana dasar
masyarakat
Program Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH)
Luasan RTH publik sebesar 20 % dari luas wilayah kota / kawasan perkotaan
Penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH)
Jumlah penataan taman kota/RTH
Pemeliharaan Ruang
Terbuka Hijau (RTH)
Jumlah taman kota yang dipelihara di RTH Kab. Klaten