FORMULIR LAMPIRAN PERJANJIAN KINERJA TINGKAT SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH
AKUNTABILITAS KINERJA
B. REALISASI ANGGARAN TA 2015
98,17
%
B. REALISASI ANGGARAN TA 2015
No Uraian Anggaran
2015 Realisasi
2015 %
I Program Pelayanan Adm Perkantoran
1.146.005.000 1.073.730.669 93,69 1 Penyediaan Jasa Surat
Menyurat
6.000.000 4.380.000 73,00
2 Penyediaan Jasa Komunikasi, sumberdaya air dan listrik
173.000.000 146.361.221 84,60
3 Penyediaan Jasa Adm Keuangan
23.600.000 21.262.550 90,10
4 Penyediaan Jasa Perbaikan dan peralatan Kerja
67.600.000 67.597.000 100,00 5 Penyediaan Alat Tulis Kantor 27.000.000 26.192.150 97,01 6 Penyediaan Barang cetakan
dan penggandaan
20.000.000 19.630.000 98,15
7 Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor
9 Penyediaan makanan dan minuman
111.000.000 105.128.500 94,71 10 Perjalanan Dinas 295.000.000 284.524.668 96,45 11 Tapin Expo 25.000.000 23.000.000 92,00 12 Penyelesaian Laporan E-Audit 5.000.000 3.014.400 60,29 13 Pembuatan Buku Profil PNS
2015
48.500.000 47.708.250 98,37 14 Pemutakhiran data PNS 32.500.000 28.663.400 88,20 15 Perbaikan data PNS dan
Penyelesaian Konversi NIP
26.500.000 26.498.000 99,99
LKIP BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN TAPIN TAHUN 2015 Page 42
Penyediaan Instalasi Listrik &
Komponen Penerangan Bangunan Kantor
10.000.000 9.995.000 99,95
17 Peningkatan Manajemen Aset / Barang Daerah
511.930.000 157.666.200 95,03 18 Pemeliharaan rutin/berkala
gedung kantor
50.000.000 48.575.000 97,15
19 Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional
31.500.000 31.289.727 99,33
20 Pemeliharaan rutin/berkala perlengkapan gedung kantor
21.000.000 14.985.000 71,36
21 Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor
32.000.000 32.000.000 100,00 Manajemen Formasi Online Kabuapten Tapin Kinerja dan Ihtisar Realisasi Kinerja SKPD
4.687.500 4.678.450 99,81
27 Penyusunan Pelaporan Keuangan
3.000.000 2.494.500 83,15
IV Program Pendidikan Kedinasan
3.602.677.000 1.526.742.833 42,38 28 Diklat Prajabatan 1.646.000.000 1.101.880.000 66,94 29 Diklatpim IV 1.086.350.000 25.650.000 2,36 30 Diklatpim III 538.500.000 229.368.900 42,59
LKIP BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN TAPIN TAHUN 2015 Page 43
No Uraian Anggaran
2015 Realisasi
2015 %
31 Diklatpim II 248.327.000 113.673.233 45,78 32 Pemberian bantuan tugas
belajar dan ikatan dinas
83.500.000 56.170.700 67,27
V Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatur
1.153.568.400 946.924.728 82,09 33 Penyelesaian administrasi Ijin
Belajar dan Tugas Belajar
5.500.000 1.825.500 33,19
34 Pemberian Penghargaan Bagi PNS yang berprestasi
36 Penyelenggaraan Penerimaan Praja IPDN
49.000.000 - 0,00
37 Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan
82.500.000 72.707.450 88,13 38 Pengambilan sumpah PNS 16.000.000 15.940.000 99,63 39 Kegiatan Baperjakat 200.400.000 194.948.900 97,28 40 Seleksi penerimaan CPNS 20.000.000 14.009.918 70,05 41 Penyelesaian kenaikan
pangkat PNS
64.000.000 62.031.910 96,92
42 Penyelesaian Kenaikan Gaji Berkala
18.000.000 17.317.300 96,21 43 Pembekalan CPNS Daerah 30.118.400 30.118.400 100,00 44 Penyelesaian SK Mutasi 10.000.000 9.748.000 97,48 45 Ujian Dinas Tk.ITk.II dan
UKPPI 48 Peninjauan/Perbaikan Masa
Kerja PNS
LKIP BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN TAPIN TAHUN 2015 Page 44
No Uraian Anggaran
2015 Realisasi
2015 %
Pembuatan Cuti-cuti PNS 53 Rapat Koordinasi
Kepegawaian
48.000.000 43.612.000 90,86
54 Peningkatan Kapasitas Aparatur
75.500.000 74.916.000 99,23
55
Pemetaan Potensi &
Kompetensi Bagi Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemkab Tapin
75.000.000 11.845.100 15,79
56 Pelaksanaan e-PUPNS 2.500.000 2.490.000 99,96
VI Program Peningkatan Kapasitas SDM
1.046.009.600 917.762.200 87,74
57 Updating Data SAPK 74.030.000 52.690.750 71,17 58 Pendidikan dan pelatihan
teknis dan fungsional
352.079.600 274.823.800 78,06 59 Sosialisasi Ke Taspenan 15.000.000 2.164.650 14,43 60 Diklat Pranata Komputer 604.900.000 588.083.000 97,22
JUMLAH 7.467.877.500 4.958.825.152
66,40
Pada dasarnya kegagalan yang terjadi adalah faktor eksternal, bukan faktor internal dari BKD Kab. Tapin. Antara lain karena adanya perubahan peraturan.
Sehingga realisasi dari kegiatan kediklatan sangat jauh dari target. Dengan rincian antara lain kegiatan Diklatpim IV yang telah di anggarkan 41 calon peserta ternyata hanya dipanggil 1 orang oleh Bandiklatda Prov.Kal-Sel di Banjarbaru. Diklatpim III dari 18 peserta yang diusulkan hanya 10 peserta yang dipanggil. Dan Diklatpim II dari 10 peserta yang diusulkan hanya 3 yang dipanggil untuk mengikuti kegiatan tersebut di Bandiklat Prov.Jawa Timur, Surabaya.
Karena kegiatan Kediklatan menggunakan sistem kontribusi atau penyertaan sehingga sangat tergantung pada panggilan dari Bandiklatda Prov.Kal-Sel untuk Diklatpim IV & Diklatpim III, dan LAN RI untuk Diklatpim II. Untuk solusi pada tahun 2016 adalah dengan menyelenggarakan kegiatan secara mandiri, yaitu menyelenggarakan kegiatan Diklatpim IV di Gedung Diklat Hammy, Rantau. Untuk
LKIP BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN TAPIN TAHUN 2015 Page 45 Diklat Prajabatan, Diklatpim III, dan Diklatpim II, masih dengan sistem penyertaan karena tidak boleh menyelenggarakan secara mandiri.
Untuk penggunaan sumber daya, BKD Tapin menggunakannya se-efisien mungkin,terutama untuk sumber daya manusia. Sehingga setiap Aparatur yang ada pada BKD bekerja sesuai tupoksinya & memiliki beban kerja yang cukup banyak.
LKIP BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN TAPIN TAHUN 2015 Page 46 BAB IV
Penutup
A. KESIMPULAN
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah BKD Kabupaten Tapin tahun 2015 ini merupakan bagian dari laporan pertanggungjawaban atas pelaksanaan RPJMD Kabupaten Tapin Tahun 2003 – 2017. Penyusunan LKIP ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana pencapaian Tujuan dan Sasaran Strategis melalui pelaksanaan program dan kegiatan yang dilaksanakan pada tahun 2015 dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Tingkat capaian kinerja yang harus dipertanggungjawabkan oleh BKD Kabupaten Tapin melalui indikator kinerja sebagaimana ditetapkan dalam dokumen Perjanjian Kinerja Tahun 2015 adalah 4 (empat) sasaran berkategori Berhasil, 1 (satu) sasaran berkategori Kurang Berhasil, dan 1 (satu) sasaran tidak dapat dinilai karena belum ada kegiatannya pada tahun 2015 tersebut.
Dan kami menyadari bahwa dengan tingkat capaian tersebut di atas, masih terdapat banyak hal yang memerlukan penyempurnaan lebih lanjut di tahun mendatang. Kita semua berharap LKIP ini dapat dijadikan sebagai acuan bagi peningkatan kinerja di masa yang akan datang, serta dapat dijadikan bahan masukan (umpan balik) bagi perumusan strategi pencapaian sasaran yang lebih baik pada masa yang akan datang.
Dan kami menyadari bahwa masih terdapat banyak hal yang memerlukan penyempurnaan lebih lanjut di tahun mendatang. Kita semua berharap LKIP ini dapat dijadikan sebagai acuan bagi peningkatan kinerja di masa yang akan datang, serta dapat dijadikan bahan masukan (umpan balik) bagi perumusan strategi pencapaian sasaran yang lebih baik pada masa yang akan datang.
LKIP BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN TAPIN TAHUN 2015 Page 47 B. STRATEGI PENINGKATAN KINERJA
Secara ringkas keseluruhan capaian kinerja tersebut di atas, baik yang berhasil maupun yang masih belum berhasil, telah memberikan masukan yang sangat berharga untuk peningkatan kinerja di masa mendatang. Sesuai hasil analisis capaian kinerja pada tahun 2015, dapat dirumuskan beberapa langkah penting sebagai strategi pemecahan masalah yang akan dijadikan masukan atau sebagai bahan pertimbangan bagi peningkatan kinerja BKD Kabupaten Tapin pada tahun 2016, yaitu sebagai berikut : 1. Perlu peningkatan upaya pengendalian dari Bagian Program & Pelaporan agar
pemilihan program maupun kegiatan SKPD tetap fokus dan berorientasi kepada pencapaian target kinerja sebagaimana tertuang dalam dokumen Penetapan Kinerja di tingkat SKPD.
2. Perlu dirumuskan sistem pengumpulan data kinerjanya yang dapat menjamin ketersediaan data kinerja yang merujuk pada dokumen Perjanjian Kinerja di tingkat Kabupaten, serta perlunya dilakukan review / evaluasi secara berkala atas capaian kinerja dari masing-masing SKPD.
3. Melaksanakan dan memantapkan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi program seluruh unit kerja dengan pihak-pihak terkait lainnya untuk meningkatkan efektifitas dalam pencapaian target kinerja sebagaimana tertuang dalam dokumen Perjanjian Kinerja di tingkat Kabupaten.