Berisi ringkasan RENSTRA serta langkah-langkah yang akan dilaksanakan dalam mengimplementasikan RENSTRA Dinas Kelautan dan Perikanan Tahun 2018-2023.
II. GAMBARAN PELAYANAN DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN, PROVINSI JAWA BARAT
2.1 Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi
Dinas Kelautan dan Perikanan sebagai salah satu institusi yang berada di bawah naungan Pemerintah Tingkat I Provinsi Jawa Barat Memiliki tupoksi Utama melayani dan mengayomi, dan senantiasa mencoba melakukan pembenahan dari waktu-kewaktu.
Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat mempunyai tugas pokok.
“Melaksanakan urusan pemerintahan di bidang kelautan dan perikanan, meliputi kelautan; pesisir dan pulau-pulau kecil; pengawasan sumberdaya kelautan dan perikanan; perikanan tangkap; perikanan budidaya; serta pengolahan dan pemasaran hasil perikanan yang menjadi kewenangan provinsi; melaksanakan tugas dekonsentrasi sampai dengan dibentuk Sekretariat Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat dan melaksanakan tugas pembantuan sesuai bidang tugasnya. ”
Untuk melaksanakan tugas tersebut, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat mempunyai fungsi sebagai berikut :
a. Penyelenggaraan perumusan kebijakan teknis di bidang kelautan dan perikanan.
yang menjadi kewenangan Provinsi
b. Penyelenggaraan kebijakan teknis di bidang kelautan dan perikanan. yang menjadi kewenangan Provinsi
c. Penyelenggaraan administrasi Dinas;
d. Penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan Dinas; dan
e. Penyelenggaraan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya
Jawa Barat sebagian daerah yang memiliki wilayah laut, Berdasarkan Bab V mengenai kewenangan daerah Provinsi di laut, Pasal 27 ayat 1 – 4 UU No. 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan Daerah sebagai pengganti UU No 32 Tahun 2004, secara umum mempunyai kewenangan atas wilayah laut sebagai berikut:
1. Daerah provinsi diberi kewenangan untuk mengelola sumber daya alam di laut yang ada di wilayahnya.
2. Kewenangan Daerah provinsi untuk mengelola sumber daya alam di laut sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi:
a. eksplorasi, eksploitasi, konservasi, dan pengelolaan kekayaan laut di luar minyak dan gas bumi;
b. pengaturan administratif;
c. pengaturan tata ruang;
b. ikut serta dalam memelihara keamanan di laut; dan c. ikut serta dalam mempertahankan kedaulatan negara.
3. Kewenangan Daerah provinsi untuk mengelola sumber daya alam di laut sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling jauh 12 (dua belas) mil laut diukur dari garis pantai ke arah laut lepas dan/atau ke arah perairan kepulauan.
4. Apabila wilayah laut antardua Daerah provinsi kurang dari 24 (dua puluh empat) mil, kewenangan untuk mengelola sumber daya alam di laut dibagi sama jarak atau diukur sesuai dengan prinsip garis tengah dari wilayah antardua Daerah provinsi tersebut.
Selain terkait dengan urusan pengelolaan kelautan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi juga mempunyai kewengangan dalam pengelolaan perikanan tangkap, budidaya, pengolahan dan pemasaran, dan pengawasan sumberdaya kelautan dan perikanan.
Secara lebih rinci pembagian urusan bidang kelautan dan perikanan untuk daerah provinsi sebagaimana tercantum dalam Lampiran UU No. 23 Tahun 2014 bagian Y dijabarkan sebagai berikut;
Tabel 1. Pembagian urusan bidang kelautan dan perikanan berdasarkan UU No. 23 Tahun 2014
No. Sub Urusan Daerah Provinsi 1. Kelautan, Pesisir,
dan Pulau-Pulau Kecil
a. Pengelolaan ruang laut sampai dengan 12 mil di luar minyak dan gas bumi.
b. Penerbitan izin dan pemanfaatan ruang laut di bawah 12 mil di luar minyak dan gas bumi.
c. Pemberdayaan masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil.
2. Perikanan Tangkap a. Pengelolaan penangkapan ikan di wilayah laut sampai dengan 12 mil.
b. Penerbitan izin usaha perikanan tangkap untuk kapal
No. Sub Urusan Daerah Provinsi
perikanan berukuran di atas 5 GT sampai dengan 30 GT.
c. Penetapan lokasi pembangunan serta pengelolaan pelabuhan perikanan provinsi.
d. Penerbitan izin pengadaan kapal penangkap ikan dan kapal pengangkut ikan dengan ukuran di atas 5 GT sampai dengan 30 GT.
e. Pendaftaran kapal perikanan di atas 5 GT sampai dengan 30 GT.
3. Perikanan Budidaya Penerbitan IUP di bidang pembudidayaan ikan yang usahanya lintas Daerah kabupaten/kota dalam 1 (satu) Daerah provinsi.
4. Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan
Pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan sampai dengan 12 mil
5. Pengolahan dan Pemasaran
Penerbitan izin usaha pemasaran dan pengolahan hasil perikanan lintas Daerah kabupaten/kota dalam 1 (satu) Daerah provinsi
Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 43 Tahun 2009, tentang tugas pokok, fungsi, rincian tugas, dan tata kerja Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Barat dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang secara struktural bertanggung jawab kepada Gubernur. Uraian tugas dan fungsi di Dinas Kelautan dan Perikanan sampai dengan Eselon 3 di bawah Kepala Dinas dijabarkan sebagai berikut;
1. Kepala Dinas
Kepala Dinas mempunyai tugas memimpin, mengkoordinasikan, membina, mengendalikan, dan menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kelautan dan perikanan, yang menjadi kewenangan provinsi, melaksanakan tugas dekonsentrasi sampai dengan dibentuk Sekretariat Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat serta melaksanakan tugas pembantuan sesuai bidang tugasnya.
Dalam menyelenggarakan tugas pokoknya, Kepala Dinas mempunyai fungsi:
a. penyelenggaraan perumusan kebijakan teknis di bidang kelautan dan perikanan, yang menjadi kewenangan Provinsi;
b. penyelenggaraan koordinasi, pembinaan, pengendalian, dan memimpin pelaksanaan kebijakan teknis di bidang kelautan dan perikanan, yang menjadi kewenangan Provinsi;
c. penyelenggaraan pembinaan dan pengendalian pelaksanaan administrasi Dinas;
d. penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan Dinas; dan
e. penyelenggaraan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
(3). Sekretariat
Sekretariat mempunyai tugas menyelenggarakan administrasi Dinas, meliputi perencanaan dan pelaporan, keuangan dan aset serta kepegawaian dan umum, membantu Kepala Dinas mengkoordinasikan Bidang-Bidang.
Dalam menyelenggarakan tugas pokoknya, Sekretariat mempunyai fungsi:
a. penyelenggaraan koordinasi dan menghimpun bahan kebijakan teknis di bidang kelautan dan perikanan, yang dilaksanakan oleh Bidang-Bidang;
b. penyelenggaraan perencanaan dan pelaporan, pengadministrasian keuangan dan aset, kepegawaian dan umum;
c. penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan Dinas; dan
d. penyelenggaraan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
Sekretariat membawahkan;
a. Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan
Mempunyai tugas pokok melaksanakan pengendalian kegiatan Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan, membantu Sekretaris Dinas melaksanakan koordinasi penyusunan bahan kebijakan teknis, pelayanan administrasi perencanaan dan pelaporanserta melaksanakan pemantauan, evaluasi dan pelaporan kegiatan Dinas.
b. Sub Bagian Keuangan dan Aset
Mempunyai tugas pokok melaksanakan pengendalian kegiatan Sub Bagian Keuangan dan Aset, membantu Sekretaris Dinas melaksanakan koordinasi dan penyusunan bahan kebijakan teknis pelayanan administrasi penganggaran, penatausaahan, pengelolaan sistem akuntansi dan pelaporan keuangan Dinas c. Sub Bagian Kepegawaian dan Umum
Mempunyai tugas pokok melaksanakan pengendalian kegiatan Sub Bagian Kepegawaian dan Umum, melaksanakan koordinasi dan penyusunan bahan kebijakan teknis, pelayanan administrasi kepegawaian dan administrasi umum Dinas
2. Bidang Kelautan
Bidang Kelautan mempunyai tugas pokok menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang kelautan dan perikanan aspek kelautan meliputi pendayagunaan pesisir, laut dan pulau-pulau kecil, dan konservasi dan keanekaragaman hayati
Dalam menyelenggarakan tugas pokoknya, Bidang Kelautan mempunyai fungsi:
a. penyelenggaraan koordinasi penyusunan dan menghimpun bahan kebijakan teknis kelautan;
b. penyelenggaraan urusan pemerintahan bidang kelautan dan perikanan aspek kelautan;
c. penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan Bidang; dan
d. penyelenggaraan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
3. Bidang Perikanan Tangkap
Bidang Perikanan Tangkap mempunyai tugas pokok menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang kelautan dan perikanan aspek perikanan tangkap meliputi pengelolaan sumberdaya ikan dan kenelayanan, kapal perikanan dan alat penangkapan ikan, serta pelabuhan perikanan.
Dalam menyelenggarakan tugas pokoknya, Bidang Perikanan Tangkap mempunyai fungsi:
a. penyelenggaraan koordinasi penyusunan dan menghimpun bahan kebijakan teknis
perikanan tangkap;
b. penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang kelautan dan perikanan aspek perikanan tangkap;
d. penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan Bidang; dan
e. penyelenggaraan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya Bidang Perikanan Tangkap, membawahkan:
a. Seksi Pengelolaan Sumberdaya Ikan dan Kenelayanan
Mempunyai tugas pokok melaksanakan pengelolaan sumberdaya ikan dan kenelayanan meliputi penyusunan bahan kebijakan teknis dan fasilitasi pengelolaan sumberdaya ikan, serta perlindungan dan pemberdayaan nelayan b. Seksi Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan
Mempunyai tugas pokok melaksanakan pengelolaan kapal perikanan dan alat penangkapan ikan meliputi penyusunan bahan kebijakan teknis dan fasilitasi pengembangan, pengendalian dan pendayagunaan kapal perikanan dan alat penangkapan ikan
c. Seksi Pelabuhan Perikanan
Mempunyai tugas pokok melaksanakan pengelolaan pelabuhan perikanan meliputi penyusunan bahan kebijakan dan fasilitasi pengembangan, pembangunan dan tata operasional pelabuhan perikanan
4. Bidang Pembudidayaan Ikan, Pemasaran dan Pengolahan Hasil Perikanan Bidang Pembudidayaan Ikan, Pemasaran dan Pengolahan Hasil Perikanan mempunyai tugas pokok menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang kelautan dan perikanan aspek Pembudidayaan Ikan, Pemasaran dan Pengolahan Hasil Perikanan meliputi pembudidayaan ikan, pemasaran, dan pengolahan hasil perikanan Dalam menyelenggarakan tugas pokoknya, Bidang Pembudidayaan Ikan, Pemasaran dan Pengolahan Hasil Perikanan mempunyai fungsi;
a. penyelenggaraan koordinasi penyusunan dan menghimpun bahan kebijakan teknis pembudidayaan ikan, pemasaran dan pengolahan hasil perikanan;
b. penyelenggaraan urusan pemerintahan bidang kelautan dan perikanan aspek pembudidayaan ikan, pemasaran dan pengolahan hasil perikanan;
c. penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan Bidang; dan penyelenggaraan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya
Bidang Pembudidayaan Ikan, Pemasaran dan Pengolahan Hasil Perikanan membawahkan:
a. Seksi Pembudidayaan Ikan
Mempunyai tugas pokok melaksanakan pembudidayaan ikan meliputi penyusunan bahan kebijakan teknis dan fasilitasi produksi dan usaha pembudidayaan ikan b. Seksi Pemasaran
Mempunyai tugas pokok melaksanakan pemasaran meliputi penyusunan bahan kebijakan teknis dan fasilitasi pemasaran dan sistem logistik
c. Seksi Pengolahan Hasil Perikanan
Mempunyai tugas pokok melaksanakan pengolahan hasil perikanan meliputi penyusunan bahan kebijakan teknis dan fasilitasi pengolahan hasil perikanan 5. Bidang Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan
Bidang Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan mempunyai tugas pokok menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang kelautan dan perikanan, aspek pengawasan pengelolaan sumberdaya kelautan dan perikanan meliputi pengawasan pengelolaan sumberdaya kelautan dan perikanan, pemantauan dan operasi armada, dan penanganan pelanggaran
Dalam menyelenggarakan tugas pokoknya, Bidang Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan mempunyai fungsi:
a. penyelenggaraan koordinasi penyusunan dan menghimpun bahan kebijakan teknis pengawasan sumberdaya kelautan dan perikanan;
b. penyelenggaraan urusan pemerintahan bidang kelautan dan perikanan aspek pengawasan sumberdaya kelautan dan perikanan;
c. penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan Bidang; dan
d. penyelenggaraan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
Bidang Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan membawahkan a. Seksi Pengawasan Pengelolaan Sumberdaya Kelautandan Perikanan
Mempunyai tugas pokok melaksanakan pengawasan pengelolaan sumberdaya kelautan dan perikanan, meliputi penyusunan bahan kebijakan teknis dan fasilitasi pengawasan pengelolaan sumberdaya kelautan dan perikanan
b. Seksi Pemantauan dan Operasi Armada
Mempunyai tugas pokok melaksanakan pemantauan dan operasi armada meliputi penyusunan bahan kebijakan teknis dan fasilitasi pemantauan dan operasi armada c. Seksi Penanganan Pelanggaran
Mempunyai tugas pokok melaksanakan penanganan pelanggaran meliputi penyusunan bahan kebijakan teknis dan fasilitasi penanganan pelanggaran
6. Cabang Dinas Kelautan Perikanan Wilayah Selatan
Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Wilayah Selatan mempunyai tugas pokok menyelenggarakan sebagian urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah provinsi di bidang kelautan, meliputi pendayagunaan pesisir, laut dan pulau-pulau kecil, serta konservasi dan keanekaragaman hayati di Wilayah Selatan, serta mengendalikan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Wilayah Selatan
Dalam menyelenggarakan tugas pokoknya, Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Wilayah Selatan mempunyai fungsi:
a. penyelenggaraan pengkajian bahan kebijakan teknis di bidang kelautan dan perikanan di wilayah selatan;
b. penyelenggaraan kelautan dan perikanan di wilayah selatan;
c. penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan Cabang Dinas; dan penyelenggaraan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
7. Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Wilayah Utara
Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Wilayah Utara mempunyai tugas pokok menyelenggarakan sebagian urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah
provinsi di bidang kelautan, meliputi pendayagunaan pesisir, laut dan pulau-pulau kecil, serta konservasi dan keanekaragaman hayati di Wilayah Utara, serta mengendalikan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Wilayah Utara.
Dalam menyelenggarakan tugas pokoknya, Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Wilayah Utara mempunyai fungsi:
a. penyelenggaraan pengkajian bahan kebijakan teknis di bidang kelautan dan perikanan wilayah utara;
b. penyelenggaraan kelautan dan perikanan di wilayah utara;
c. penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan Cabang Dinas; dan penyelenggaraan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
8. UPTD Pelabuhan Perikanan Cilauteureun
UPTD Pelabuhan Perikanan Cilauteureun mempunyai tugas pokok menyelenggarakan sebagian tugas teknis operasional di bidang pelabuhan perikanan, meliputi operasional pelabuhan dan kesyahbandaran, tata kelola dan pelayanan usaha, serta mengendalikan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi UPTD Pelabuhan Perikanan Cilauteureun.
Dalam menyelenggarakan tugas pokoknya, UPTD Pelabuhan Perikanan Cilauteureun mempunyai fungsi:
a. penyelenggaraan pengkajian bahan kebijakan teknis di bidang pelabuhan perikanan
b. penyelenggaraan pelabuhan perikanan
c. penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan UPTD; dan penyelenggaraan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya
9. UPTD Pelabuhan Perikanan Muara Ciasem
UPTD Pelabuhan Perikanan Muara Ciasem mempunyai tugas pokok menyelenggarakan sebagian tugas teknis operasional di bidang pelabuhan perikanan, meliputi operasional pelabuhan dan kesyahbandaran, tata kelola dan pelayanan usaha, serta mengendalikan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi UPTD Pelabuhan Perikanan Muara Ciasem.
Dalam menyelenggarakan tugas pokoknya, UPTD Pelabuhan Perikanan Muara Ciasem mempunyai fungsi:
a. penyelenggaraan pengkajian bahan kebijakan teknis di bidang pelabuhan perikanan;
b. penyelenggaraan pelabuhan perikanan;
c. penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan UPTD; dan penyelenggaraan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya
10. UPTD Pengujian dan Penerapan Mutu Produk Perikanan
UPTD Pengujian dan Penerapan Mutu Produk Perikanan mempunyai tugas pokok menyelenggarakan sebagian tugas teknis operasional di bidang pengujian dan penerapan mutu produk perikanan, meliputi pengujian, penerapan mutu, serta mengendalikan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi UPTD Pengujian dan Penerapan Mutu Produk Perikanan.
Dalam menyelenggarakan tugas pokoknya, UPTD Pengujian dan Penerapan Mutu Produk Perikanan mempunyai fungsi:
a. penyelenggaraan penyusunan bahan kebijakan teknis di bidang pengujian dan penerapan mutu produk perikanan;
b. penyelenggaraan pengujian dan penerapan mutu produk perikanan;
c. penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan UPTD; dan penyelenggaraan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya
11. UPTD Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Wilayah Selatan
UPTD Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Wilayah Selatan mempunyai tugas pokok menyelenggarakan sebagian tugas teknis operasional di bidang pengawasan sumberdaya kelautan dan perikanan wilayah selatan, meliputi pengawasan sumberdaya kelautan, pengawasan sumberdaya perikanan serta mengendalikan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi UPTD Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Wilayah Selatan.
Dalam menyelenggarakan tugas pokoknya, UPTD Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Wilayah Selatan mempunyai fungsi:
a. penyelenggaraan pengkajian bahan kebijakan teknis di bidang pengawasan sumberdaya kelautan dan perikanan wilayah selatan;
b. penyelenggaraan pengawasan sumberdaya kelautan dan perikanan wilayah selatan;
c. penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan UPTD; dan penyelenggaraan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
12. UPTD Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Wilayah Utara
UPTD Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Wilayah Utara mempunyai tugas pokok menyelenggarakan sebagian tugas teknis operasional di bidang pengawasan sumberdaya kelautan dan perikanan wilayah utara, meliputi pengawasan sumberdaya kelautan, pengawasan sumberdaya perikanan serta mengendalikan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi UPTD Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Wilayah Utara.
Dalam menyelenggarakan tugas pokoknya, UPTD Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Wilayah Utara mempunyai fungsi:
a. penyelenggaraan pengkajian bahan kebijakan teknis di bidang pengawasan sumberdaya kelautan dan perikanan wilayah utara;
b. penyelenggaraan pengawasan sumberdaya kelautan dan perikanan wilayah utara;
c. penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan UPTD; dan penyelenggaraan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya
13. UPTD Perikanan Air Payau dan Laut Wilayah Selatan
UPTD Perikanan Air Payau dan Laut Wilayah Selatan mempunyai tugas pokok menyelenggarakan sebagian tugas teknis operasional di bidang perikanan air payau dan laut wilayah Selatan, meliputi pelayanan jasa teknologi, dan aplikasi teknologi, serta mengendalikan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi UPTD Perikanan Air Payau dan Laut Wilayah Selatan.
Dalam menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1), UPTD Perikanan Air Payau dan Laut Wilayah Selatan mempunyai fungsi:
a. penyelenggaraan pengkajian bahan kebijakan teknis di bidang perikanan air payau dan laut;
b. penyelenggaraan perikanan air payau dan laut;
c. penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan UPTD; dan penyelenggaraan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
14. UPTD Perikanan Air Payau dan Laut Wilayah Utara
UPTD Perikanan Air Payau dan Laut Wilayah Utara mempunyai tugas pokok menyelenggarakan sebagian tugas teknis operasional di bidang perikanan air payau dan laut wilayah Utara, meliputi pelayanan teknologi, dan aplikasi teknologi, serta mengendalikan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi UPTD Perikanan Air Payau dan Laut Wilayah Utara.
Dalam menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1), UPTD Perikanan Air Payau dan Laut Wilayah Utara mempunyai fungsi:
a. penyelenggaraan pengkajian bahan kebijakan teknis di bidang perikanan air payau dan laut wilayah utara;
b. penyelenggaraan perikanan air payau dan laut wilayah utara;
c. penyelenggaraan evaluasi dan pelaporan UPTD; dan penyelenggaraan fungsi lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya
Struktur Organisasi Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat ditetapkan berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Barat No. 57 /2017 Tentang Kedudukan dan Susunan Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Jawa Barat, sebagaimana dapat dilihat pada Gambar 1.
Gambar 1. Struktur Organisasi Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Barat
Berdasarkan struktur organisasi tersebut, Dinas Kelautan dan Perikanan dipimpin oleh Kepala Dinas dengan pangkat golongan Eselon II, sedangkan untuk pejabat Eselon III mencakup empat kepala bidang, dua cabang dinas dan tujuh Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD). Selain itu terdapat juga kepala sub bagian dan kepala seksi yang membantu dalam teknis pelaksanaan dinas. Sebaran lokasi Cabang Dinas dan UPTD serta beberapa fokus kegiatannya ditunjukkan pada Gambar 3. Dalam gambar tersebut ditunjukkan bahwa UPTD dan Cabang Dinas tersebar di beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat, baik bagian selatan maupun bagian utara. Penyebaran Cabang Dinas dan UPTD ini dimaksudakan untuk memudahkan kinerja dari Dinas Kelautan dan Perikanan agar pembangunan kelautan dan perikanan di Provinsi Jawa Barat dapat dilakukan secara optimal.
Gambar 2. Sebaran lokasi Cabang Dinas Perikanan dan Unit Pelaksana Teknis Daerah Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat.
Rincian struktur organisasi dan penjelasan singkat untuk masing-masing cabang dinas dan UPTD terkait di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat dijabarkan sebagai berikut;
1. Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Wilayah Selatan, Kelas A, meliputi wilayah kerja Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabuaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Pangandaran, membawahkan:
1) Sub Bagian Tata Usaha;
2) Seksi Pendayagunaan Pesisir, Laut dan Pulau-pulau Kecil;
3) Seksi Konservasi dan Keanekaragaman Hayati.
dengan Sub Unit:
a) Sub Unit Pelayanan Taman Pesisir Penyu Pantai Pangumbahan;
b) Sub Unit Pelayanan Pelestarian Perairan Daerah Ciherang;
c) Sub Unit Pelayanan Pelestarian Perairan Daerah Ciranjang; dan d) Sub Unit Pelayanan Pelestarian Perairan Daerah Pamarican.
2. Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Wilayah Utara, Kelas A, meliputi wilayah kerja Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, Kota Cirebon, dan Kabupaten Cirebon, membawahkan:
1) Sub Bagian Tata Usaha;
2) Seksi Pendayagunaan Pesisir, Laut dan Pulau-pulau Kecil;
3) Seksi Konservasi dan Keanekaragaman Hayati.
dengan Sub Unit:
a) Sub Unit Pelayanan Pelestarian Perairan Daerah Jatisari;
b) Sub Unit Pelayanan Produksi Garam Kapetakan; dan
c) Sub Unit Pelayanan Pelestarian Perairan Daerah Wanayasa.
3. UPTD Pelabuhan Perikanan Cilauteureun, Kelas A, meliputi wilayah kerja Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabuaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Pangandaran, membawahkan:
1) Sub Bagian Tata Usaha;
2) Seksi Operasional Pelabuhan dan Kesyahbandaran;
3) Seksi Tata Kelola dan Pelayanan Usaha.
dengan Sub Unit:
Sub Unit Pelayanan Pelabuhan Perikanan Rancabuaya.
4. UPTD Pelabuhan Perikanan Muara Ciasem, Kelas A, meliputi wilayah kerja Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, Kota Cirebon, dan Kabupaten Cirebon, membawahkan:
1) Sub Bagian Tata Usaha;
2) Seksi Operasional Pelabuhan dan Kesyahbandaran;
3) Seksi Tata Kelola dan Pelayanan Usaha.
dengan Sub Unit :
a) Sub Unit Pelayanan Pelabuhan Perikanan Ciparage;
b) Sub Unit Pelayanan Pelabuhan Perikanan Blanakan;
c) Sub Unit Pelayanan Pelabuhan Perikanan Eretan; dan d) Sub Unit Pelayanan Pelabuhan Perikanan Bondet.
5. UPTD Pengujian dan Penerapan Mutu Produk Perikanan, Kelas A, membawahkan:
1) Sub Bagian Tata Usaha;
2) Seksi Pengujian;
3) Seksi Penerapan Mutu.
dengan Sub Unit :
a) Sub Unit Pelayanan Pengujian dan Penerapan Mutu Produk Perikanan Palabuhanratu; dan
b) Sub Unit Penyimpanan dan Pembekuan Ikan Karangsong.
6. UPTD Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Wilayah Selatan, Kelas A, meliputi wilayah kerja Kota Depok, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kabupaten bandung, Kota Bandung, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, dan Kabupaten Pangandaran, membawahkan:
1) Sub Bagian Tata Usaha;
2) Seksi Pengawasan Sumberdaya Kelautan;
3) Seksi Pengawasan Sumberdaya Perikanan.
dengan Sub Unit :
a) Sub Unit Pelayanan Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Cigadog;
b) Sub Unit Pelayanan Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Maleber;
dan
c) Sub Unit Pelayanan Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Cijeungjing.
7. UPTD Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Wilayah Utara, Kelas A, meliputi wilayah kerja Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten
7. UPTD Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Wilayah Utara, Kelas A, meliputi wilayah kerja Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten