(RPL 4)
H. Kegiatan :
1. Kegiatan Awal (10 menit)
Siswa diajak untuk mempersiapkan diri menerima materi. 1.1. Salam dan doa.
1.2. Menanyakan kabar siswa 1.3. Apersepsi:
1.3.1. Siapa yang pernah mengalami suatu masalah? 1.3.2. Apakah masalah itu dapat terselesaikan? 1.4. Menyampaikan tujuan layanan.
2. Kegiatan Inti (45 menit) 2.1. Eksplorasi:
A. Topik Bahasan : Tak ada yang tak mungkin B. Bidang Bimbingan : Pribadi dan Sosial
C. Jenis Layanan : Informasi
D. Fungsi layanan : Pemahaman dan Pengembangan
E. Tujuan Layanan : 1. Melalui kisah renungan, siswa dapat membuktikan bahwa semua masalah pasti ada jalan keluarnya. (Kognitif)
2. Dengan membuat cerita, siswa dapat meyakinkan kepada teman sebaya lainnya bahwa kemungkinan itu ada. (Afektif)
3. Melalui diskusi, siswa mampu merancang strategi dalam membantu teman sebayanya untuk yakin terhadap kemampuan dirinya. (Psikomotor)
F. Karakter Yang Ingin Dikembangkan
: Bersahabat/Komunikatif, Kreatif, Peduli sosial.
G. Materi : 1. Materi Layanan: Tak ada yang tak mungkin “Impossible is nothing”
2.1.1. Peneliti menyampaikan renungan pertama mengenai “tak sesulit yang anda bayangkan”.
2.1.2. Siswa menjelaskan makna dari renungan pertama.
2.1.3. Peneliti menyampaikan renungan kedua mengenai “berani mencoba”. 2.1.4. Siswa menjelaskan makna dari renungan tersebut.
2.2. Elaborasi:
2.2.1. Siswa diminta membuat cerita pribadi dengan tema “tak ada yang tak mungkin”.
2.2.2. Siswa mendiskusikan bagaimana cara meyakinkan teman sebayanya yang kurang memiliki keyakinan diri.
2.3. Konfirmasi:
2.3.1. Memberikan umpan balik positif dan penguatan terhadap keberhasilan pembimbing sebaya.
2.3.2. Memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi melalui sumber ada yang.
2.3.3. Memberi informasi untuk bereksplorasi lebih lanjut. 3. Penutup (5 menit)
3.1. Peneliti bersama siswa menyimpulkan makna dari kegiatan yang telah dilaksanakan.
3.2. Kegiatan ditutup dengan doa.
3.3. Peneliti menyampaikan terima kasih dan mengucapkan salam.
I. Sasaran Layanan : Siswa kelas VIII H (SB, F, E, SA) J. Waktu /Tanggal : 1x60 menit/ 24 Mei 2013
K. Penyelenggara Layanan : Peneliti (Yomi Raditiana) L. Pihak yang diikut sertakan : Guru BK
N. Rencana Penilaian 1. Penilaian Proses 2. Penilaian Hasil a. LAISEG b. LAIJAPEN c. LAIJAPANG : : : : : Aspek yang diobservasi Sangat Baik Baik Kurang Baik Tidak Baik 1. Antusiasme siswa 2. Partisipasi siswa 3. Aktivitas siswa 4. Respon siswa 5. Atensi siswa 6. Kelancaran layanan 7. Suasana pelaksanaan Catatan khusus:
Mengadakan evaluasi dengan pertanyaan sebagai berikut: 1. Bagaimana perasaan Anda setelah mengikuti layanan
BK?
2. Menurut anda perlukah kita mencoba sesuatu? Mengapa?
3. Bagaimana cara anda meyakinkan teman anda bahwa kemungkinan itu ada?
4. Dapatkah anda mendorong teman anda untuk yakin akan kemampuannya sendiri?
Mengamati perilaku siswa setelah satu minggu layanan diberikan terkait dengan tugas sebagai seorang pembimbing sebaya.
Melakukan wawancara pada siswa dan guru BK setelah satu bulan layanan diberikan dalam rangka menilai keberhasilan siswa akan tugasnya sebagai pembimbing
Salatiga, 21 Mei 2013 Mengetahui,
Guru BK Peneliti
Waskitho Asmara Adi, S.Pd. Yomi Raditiana NIP. 19820428 200604 1 010 NIM: 132009112
sebaya terkait dengan materi keyakinan diri.
O. Rencana Tindak Lanjut : Merencanakan kegiatan layanan remedial untuk siswa yang belum mampu menjadi pembimbing sebaya.
P. Q. Sumber Biaya : :
Muzaki, Andi. 2004. Motivasi Net. [email protected]. Senin, 26 Oktober 2009.
Tak ada yang tak mungkin “Impossible Is Nothing” Tak sesulit yang anda bayangkan
Di sebuah ladang terdapat sebongkah batu yang amat besar. Dan seorang petani tua selama bertahun-tahun membajak tanah yang ada di sekeliling batu besar itu. Sudah cukup banyak mata bajak yang pecah gara-gara membajak di sekitar batu itu. Padi-padi yang ditanam disekitar batu itu pun tumbuh tidak baik.
Hari ini mata bajaknya pecah lagi. Ia lalu memikirkan bahwa semua kesulitan yang dialaminya disebabkan oleh batu besar ini. Lalu ia memutuskan untuk melakukan sesuatu pada batu itu.
Lalu ia mengambil linggis dan mulai menggali lubang di bawah batu. Betapa terkejutnya ia ketika mengetahui bahwa batu itu hanya setebal sekitar 6 inchi saja. Sebanarnya batu itu bisa dengan mudah dipecahkan dengan palu biasa. Kemudian ia lalu menghancurkan batu itu sambil tersenyum gembira. Ia teringat bahwa semua kesulitan yang dialaminya selama bertahun-tahun oleh batu itu ternyata bisa diatasinya dengan mudah dan cepat.
Renungan:
Kita sering ditakuti oleh bayangan seolah permasalahan yang kita hadapi tampak besar, padahal ketika kita mau melakukan sesuatu, persoalan itu mudah sekali diatasi. Maka, atasi persoalan anda sekarang. Karena belum tentu sebesar yang anda takutkan, dan belum tentu sesulit yang anda bayangkan.
Berani mencoba
Alkisah, seorang pembuat jam tangan berkata kepada jam yang sedang dibuatnya. “Hai jam, apakah kamu sanggup untuk berdetak paling tidak 31.104.000 kali selama setahun?” “Ha?” kata jam terperanjat, “Mana sanggup saya.”
“Bagaimana kalau 3.600 kali dalam satu jam?” “Dalam satu jam harus berdetak 3.600 kali? Banyak sekali itu” tetap saja jam ragu-ragu dengan kemampuan dirinya. Tukang jam itu dengan penuh kesabaran kemudian berbicara kepada si jam. “Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak satu kali setiap detik?” “Naaaaa, kalau begitu aku sanggup!” kata jam dengan penuh antusias.
Maka, setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik. Tanpa terasa, detik demi detik terus berlalu dan jam itu sungguh luar biasa karena ternyata selama satu tahunpenuh dia telah berdetak tanpa henti. Dan itu berarti ia telah berdetak sebanyak 31.104.000 kali.
Renungan:
Ada kalanya kita ragu-ragu dengan segala tugas pekerjaan yang begitu terasa berat. Namun sebenarnya kalau kita sudah menjalankannya, kita ternyata mampu. Bahkan yang semula kita anggap impossible untuk dilakukan sekalipun.
Sumber: Andi Muzaki. 2004. Motivasi Net. [email protected]. Senin, 26 Oktober 2009.
Angket Laiseg
Nama :
Kelas :
No. Absen :
1. Bagaimana perasaan Anda setelah mengikuti layanan BK?
2. Menurut anda perlukah kita mencoba sesuatu? Mengapa?
3. Bagaimana cara anda meyakinkan teman anda bahwa kemungkinan itu ada?
RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
(RPL 5)
H. Kegiatan :
1. Kegiatan Awal (10 menit)
Siswa diajak untuk mempersiapkan diri menerima materi. 1.1. Salam dan doa.
1.2. Menanyakan kabar siswa
1.3. Apersepsi: siapa ingin menjadi yang terbaik atau yang lebih baik? 1.4. Menyampaikan tujuan layanan.
2. Kegiatan Inti (45 menit) 2.1. Eksplorasi:
2.1.1. Peneliti menyampaikan kisah “cangkir yang cantik” dengan power poin. 2.1.2. Siswa menjelaskan makna dari kisah cerita tersebut.
2.2. Elaborasi:
A. Topik Bahasan : Pantang menyerah B. Bidang Bimbingan : Pribadi dan Sosial C. Jenis Layanan : Informasi
D. Fungsi layanan : Pemahaman dan Pengembangan
E. Tujuan Layanan : 1. Dengan mendengarkan kisah “cangkir yang cantik”, siswa dapat menyadari bahwa untuk menjadi yang lebih baik sangat memerlukan ketekunan. (Kognitif) 2. Dengan membuat naskah drama, siswa dapat
menunjukkan bahwa dengan ketekunan dirinya dapat sukses. (Afektif)
3. Dengan bermain peran, siswa mampu melatih dirinya dalam membantu teman sebayanya membangun ketekunan. (Psikomotor)
F. Karakter Yang Ingin Dikembangkan
: Toleransi, Bersahabat/Komunikatif, Kreatif, Peduli sosial.
G. Materi : 1. Materi Layanan: Pantang menyerah 2. Metode: ceramah, diskusi, bermain peran
2.2.1. Siswa berdiskusi untuk merancang naskah drama dengan tema “pantang menyerah”.
2.2.2. Siswa diminta memainkan drama yang telah dirancang. 2.3. Konfirmasi:
2.3.1. Memberikan umpan balik positif dan penguatan terhadap keberhasilan siswa.
2.3.2. Memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi melalui sumber yang ada.
2.3.3. Memberi informasi untuk bereksplorasi lebih lanjut. 3. Penutup (5 menit)
3.1. Peneliti bersama siswa menyimpulkan makna dari kegiatan yang telah dilaksanakan.
3.2. Kegiatan ditutup dengan doa.
3.3. Peneliti menyampaikan terima kasih dan mengucapkan salam.
I. Sasaran Layanan : Siswa kelas VIII H (SB, F, E, SA) J. Waktu /Tanggal : 1x60 menit/ 27 Mei 2013
K. Penyelenggara Layanan : Peneliti (Yomi Raditiana) L. Pihak yang diikut sertakan : Guru BK
N. Rencana Penilaian 1. Penilaian Proses 2. Penilaian Hasil a. LAISEG b. LAIJAPEN c. LAIJAPANG : : : : : Aspek yang diobservasi Sangat Baik Baik Kurang Baik Tidak Baik 1. Antusiasme siswa 2. Partisipasi siswa 3. Aktivitas siswa 4. Respon siswa 5. Atensi siswa 6. Kelancaran layanan 7. Suasana pelaksanaan Catatan khusus:
Mengadakan evaluasi dengan pertanyaan sebagai berikut: 1. Bagaimana perasaan Anda setelah mengikuti layanan
BK?
2. Bagimana peran ketekunan dalam hidup ini? 3. Bagaimana manusia bisa sukses?
4. Mengapa kita butuh/tidak butuh suatu ketekunan?
Mengamati perilaku siswa setelah satu minggu layanan diberikan terkait dengan tugas sebagai seorang pembimbing sebaya.
Melakukan wawancara pada siswa dan guru BK setelah satu bulan layanan diberikan dalam rangka menilai keberhasilan siswa akan tugasnya sebagai pembimbing sebaya terkait dengan materi keyakinan diri.
Salatiga, 24 Mei 2013 Mengetahui,
Guru BK Peneliti
Waskitho Asmara Adi, S.Pd. Yomi Raditiana NIP. 19820428 200604 1 010 NIM: 132009112
O. Rencana Tindak Lanjut : Merencanakan kegiatan layanan remedial untuk siswa yang belum mampu menjadi pembimbing sebaya.
P. Q. Sumber Biaya : :
Muzaki, Andi. 2004. Motivasi Net. [email protected]. Senin, 26 Oktober 2009.
Cangkir yang cantik
Sepasang kakek dan nenek pergi belanja di sebuah toko suvenir untuk mencari hadiah buat cucu mereka. Kemudian mata mereka tertuju kepada sebuah cangkir yang cantik. “Lihat cangkir itu,” kata si nenek kepada suaminya. “Kau benar, inilah cangkir tercantik yang pernah aku lihat,” ujar si kakek.
Saat mereka mendekati cangkir itu, tiba-tiba cangkir yang dimaksud berbicara “Terima kasih untuk perhatiannya, perlu diketahui bahwa aku dulunya tidak cantik. Sebelum menjadi cangkir yang dikagumi, aku hanyalah seonggok tanah liat yang tidak berguna. Namun suatu hari ada seorang pengrajin dengan tangan kotor melempar aku ke sebuah roda berputar.
Kemudian ia mulai memutar-mutar aku hingga aku merasa pusing. Stop! Stop! Aku berteriak, tetapi orang itu berkata “belum!” lalu ia mulai menyodok dan meninjuku berulang-ulang. Stop! Stop! teriakku lagi. Tapi orang ini masih saja meninjuku, tanpa menghiraukan teriakanku. Bahkan lebih buruk lagi ia memasukkan aku ke dalam perapian. Panas! Panas! Teriakku dengan keras. Stop! Cukup! Teriakku lagi. Tapi orang ini berkata “belum!”
Akhirnya ia mengangkat aku dari perapian itu dan membiarkan aku sampai dingin. Aku pikir, selesailah penderitaanku. Oh ternyata belum. Setelah dingin aku diberikan kepada seorang wanita muda dan ia mulai mewarnai aku. Asapnya begitu memualkan. Stop! Stop! aku berteriak.
Wanita itu berkata “belum!” lalu ia memberikan aku kepadaseorang pria dan ia memasukkan aku lagi ke perapian yang lebih panas dari sebelumnya. Tolong! Hentikan penyiksaan ini! Sambil menangis aku berteriak sekuat-kuatnya. Tapi orang ini tidak peduli dengan teriakanku. Ia terus mebakarku. Setelah puas “menyiksaku” kini aku dibiarkan dingin.
Setelah benar-benar dingin, seorang wanita cantik mengangkatku dan menempatkan akat kaca. Aku melihat diriku. Aku terkejut sekali. Aku hampir tidak percaya, karena dihadapanku berdiri sebuah cangkir yang begitu cantik. Semua kesakitan dan penderitaanku yang lalu menjadi sirna tatkala kulihat diriku.
Renungan
Seperti inilah Tuhan membentuk kita. Pada saat Tuhan membentuk kita, tidaklah menyenangkan, sakit, penuh penderitaan, dan banyak air mata. Tetapi inilah satu-satunya cara bagi-Nya untuk mengubah kita supaya menjadi cantik dan memancarkan kemuliaan_Nya.
“Anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila anda jatuh ke dalam berbagai cobaan, sebab anda tahu bahwa ujian terhadap kita menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang supaya anda menjadi sempurna dan utuh serta tak kekurangan suatu apapun.”
Apabila anda sedang menghadapi ujian hidup, jangan kecil hati, karena Dia sedang membentuk anda. Bentukan-bentukan ini memang menyakitkan tetapi setelah semua proses itu selesai, anda akan melihat betapa cantiknya Tuhan membentuk anda.
Sumber: Andi Muzaki. 2004. Motivasi Net. [email protected]. Senin, 26 Oktober 2009.
Angket Laiseg
Nama :
Kelas :
No. Absen :
1. Bagaimana perasaan Anda setelah mengikuti layanan BK?
2. Bagimana peran ketekunan dalam hidup ini?
3. Bagaimana manusia bisa sukses?