• Tidak ada hasil yang ditemukan

(RPL 3)

H. Kegiatan :

1. Kegiatan Awal (10 menit)

Siswa diajak untuk mempersiapkan diri menerima materi. 1.1. Salam dan doa.

1.2. Menanyakan kabar siswa

1.3. Apersepsi: Apakah anda ingin sukses? 1.4. Menyampaikan tujuan layanan. 2. Kegiatan Inti (75 menit)

2.1. Eksplorasi:

2.1.1. Peneliti menyampaikan beberapa pertanyaan kepada para siswa.

2.1.2. Peneliti menjelaskan siapa orang yang sangat berpengaruh dalam hidup ini melalui sebuah kisah cerita.

2.2. Elaborasi:

2.2.1. Siswa diminta menyebutkan tokoh yang pantang menyerah meskipun tidak sedikit yang melakukan kesalahan.

A. Topik Bahasan : Saya pasti bisa B. Bidang Bimbingan : Pribadi dan Sosial C. Jenis Layanan : Informasi

D. Fungsi layanan : Pemahaman dan Pengembangan

E. Tujuan Layanan : 1. Melalui tanya jawab, siswa dapat menyadari bahwa tidak ada gunanya menghalangi diri sendiri untuk maju. (Kognitif)

2. Melalui diskusi, siswa dapat menunjukkan bahwa tidak ada yang perlu ditakutkan. (Afektif)

3. Melalui cerita, siswa mampu mendorong teman sebayanya supaya berani untuk mencoba. (Psikomotor) F. Karakter Yang Ingin

Dikembangkan

: Toleransi, Bersahabat/Komunikatif, Kreatif, Cinta damai, Peduli sosial.

G. Materi : 1. Materi Layanan: saya pasti bisa 2. Metode: tanya jawab, diskusi.

2.2.2. Siswa diminta mencari kesalahan yang pernah mereka lakukan. 2.2.3. Siswa mendiskusikan makna dari kesalahan.

2.3. Konfirmasi:

2.3.1. Memberikan umpan balik positif dan penguatan terhadap keberhasilan siswa.

2.3.2. Memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi melalui sumber yang ada.

2.3.3. Memberi informasi untuk bereksplorasi lebih lanjut. 3. Penutup (5 menit)

3.1. Peneliti bersama siswa menyimpulkan makna dari kegiatan yang telah dilaksanakan.

3.2. Kegiatan ditutup dengan doa.

3.3. Peneliti menyampaikan terima kasih dan mengucapkan salam.

I. Sasaran Layanan : Siswa kelas VIII H (SB, F, E, SA) J. Waktu /Tanggal : 1x90 menit/ 21 Mei 2013

K. Penyelenggara Layanan : Peneliti (Yomi Raditiana) L. Pihak yang diikut sertakan : Guru BK

M. Alat dan Perlengkapan : Kertas, bolpoin, LCD, laptop N. Rencana Penilaian 1. Penilaian Proses : : Aspek yang diobservasi Sangat Baik Baik Kurang Baik Tidak Baik 1. Antusiasme siswa 2. Partisipasi siswa 3. Aktivitas siswa 4. Respon siswa 5. Atensi siswa 6. Kelancaran layanan 7. Suasana pelaksanaan Catatan khusus:

Salatiga, 18 Mei 2013 Mengetahui,

Guru BK Peneliti

Waskitho Asmara Adi, S.Pd. Yomi Raditiana NIP. 19820428 200604 1 010 NIM: 132009112 2. Penilaian Hasil a. LAISEG b. LAIJAPEN c. LAIJAPANG : : : :

Mengadakan evaluasi dengan pertanyaan sebagai berikut: 1. Bagaimana perasaan Anda setelah mengikuti layanan

BK?

2. Adakah manfaat dari menghalangi diri sendiri? Mengapa?

3. Apakah anda adalah seseorang yang berani mencoba? 4. Bagaimana cara anda dalam mendorong teman yang

mengalami ketakutan untuk mencoba?

Mengamati perilaku siswa setelah satu minggu layanan diberikan terkait dengan tugas sebagai seorang pembimbing sebaya.

Melakukan wawancara pada siswa dan guru BK setelah satu bulan layanan diberikan dalam rangka menilai keberhasilan siswa akan tugasnya sebagai pembimbing sebaya terkait dengan materi keyakinan diri.

O. Rencana Tindak Lanjut : Merencanakan kegiatan layanan remedial untuk siswa yang belum mampu menjadi pembimbing sebaya.

P. Q. Sumber Biaya : :

Muzaki, Andi. 2004. Motivasi Net. [email protected]. Senin, 26 Oktober 2009.

Saya Pasti Bisa

Orang yang menghalangi anda

Bagaimana bila ada seseorang sedemikian ngotot menghalangi anda mencapai sukses? Bagaimana bila orang itu juga yang selalu merintangi anda di setiap usaha? Bagaimana perasaan anda terhadap orang itu? Bagaimana kalau orang itu selalu muncul sambil membawa segudang alasan untuk menghalangi anda bertindak?

Bagaimana kalau ternyata orang itu adalah anda sendiri? Boleh jadi. Ada kemungkinan, diri sendiri adalah musuh terbesar anda dalam menghalangi sukses dan kegemilangan.

Pernahkah anda memergoki diri anda sendiri berkata “aku tidak mungkin melakukan itu”…? Tidakkah suara kecil itu juga yang selalu merintangi tujuan anda, dan membawa berjubel-jubel alasan bahwa ini-itu adalah mustahil?

Keterbatasan yang anda miliki memang meminta anda untuk membatasi diri. Tetapi keputusan tetap di tangan anda. Suara kecil itu silakan bicara apa saja.

Relakah anda dipenjara oleh keterbatasan? Tentu tidak. Bayangkan apa yang dapat anda capai bila anda 100% mendukung diri anda sendiri.

Nah silahkan berhenti berkhayal, dan mulailah kehidupan.

Hidup adalah pilihan

Ada dua buah bibit tanaman yang terhampar di sebuah ladang yang subur. Bibit pertama berkata, “Aku ingin tumbuh besar. Aku ingin menjejakkan akarku dalam-dalam di tanah ini, dan menjulangkan tunas-tunasku di atas kerasnya tanah ini. Aku ingin membentangkan semua tunasku, untuk menyampaikan salam musim semi. Aku ingin merasakan kehangatan matahari, dan kelembutan embun pagi di pucuk-pucuk daunku.” Dan bibit itu tumbuh, makin menjulang.

Bibit yang kedua bergumam, “Aku takut. Jika kutanamkan akarku ke dalam tanah ini, aku tak tahu, apa yng akan kutemui di bawah sana. Bukankah di sana sangat gelap? Dan jika kuteroboskan tunasku ke atas, bukankah nanti keindahan tunasku-tunasku akan hilang? Tunasku ini pasti akan terkoyak. Apa yang akan terjadi jika tunasku terbuka, dan siput-siput mencoba untuk memakannya? Dan pasti, jika aku tumbuh dan merekah, semua anak kecil akan berusaha untuk mencabutku dari

tanah. Tidak, akan lebih baik jika aku menunggu sampai semuanya aman.” Dan bibit itupun menunggu, dalam kesendirian.

Beberapa pekan kemudian, seekor ayam mengais tanah itu, menemukan bibit yang kedua tadi, dan mencaploknya segera.

Renungan:

Memang, selalu saja ada pilihan dalam hidup. Selalu saja ada lakon-lakon yang harus kita jalani. Namun, seringkali kita berada dalam kepesimisan, kengerian, keraguan, dan kebimbangan-kebimbangan yang kita ciptakan sendiri. Kita kerap terbuai dengan alasan-alasan untuk tak mau melangkah, tak mau menatap hidup. Karena hidup adalah pilihan, maka hadapilah itu dengan gagah. Dan karena hidup adalah pilihan, maka pilihlah dengan bijak.

Kesempatan yang tersembunyi

Bila anda tak pernah melakukan kesalahan, ada baiknya anda melihat lagi langkah anda. Jangan-jangan anda tak melangkah setapak pun. Kesalahan memang tak mengenakkan, namun seorang optimis lebih banyak belajar dari kesalahan daripada dari keberhasilan.

Kesalahan menuntut anda untuk mempelajari kembali sesuatu yang terjadi. Bukan hanya itu, kesalahan memimpin anda untuk mengambil tindakan yang lebih baik.

Kesalahan adalah kawan baik yang mengatakan secara samar apa yang harus anda kerjakan. Lihatlah kesalahan apa adanya. Jauhkan prasangka, kesedihan dan ratapan bila kesalahan menimpa anda. Karena, dibalik kesalahan tersimpan kesempatan yang tersembunyi.

Colombus melakukan “kesalahan” yang besar dalam perjalanannya mencari jalur ke India, yaitu menemukan benua Amerika. Namun bertahun-tahun kemudian, jutaan orang mengikuti “kesalahan” tersebut untuk menuai kemakmuran hidup mereka. Masihkah anda menganggapnya sebagai kesalahan?

Sumber: Andi Muzaki. 2004. Motivasi Net. [email protected]. Senin, 26 Oktober 2009.

Angket Laiseg

Nama :

Kelas :

No. Absen :

1. Bagaimana perasaan Anda setelah mengikuti layanan BK?

2. Adakah manfaat dari menghalangi diri sendiri? Mengapa?

3. Apakah anda adalah seseorang yang berani mencoba?

RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN

Dokumen terkait