• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

Lampiran 2. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 1 Jekulo Kudus

Mata Pelajaran : Biologi Kelas/Semester : X/1 Pertemuan ke- : 1 dan 2

Standar Kompetensi : 3. Memahami manfaat keanekaragaman hayati Kompetensi Dasar : 3.1 Mendeskripsikan konsep keanekaragaman gen,

jenis, ekosistem melalui kegiatan pengamatan Indikator : 1. Mengidentifikasi keanekaragaman gen, jenis dan

ekosistem pada makhluk hidup Alokasi waktu : 3 x 45 menit

I. Tujuan Pembelajaran

a. Setelah melakukan observasi, siswa dapat mengidentifikasi keanekaragaman gen yang ada pada satu jenis.

b. Setelah melakukan pengamatan, siswa dapat mengidentifikasi keanekaragaman jenis dan ekosistem pada makhluk hidup.

c. Setelah mempelajari KD 3.1, siswa dapat merumuskan perbedaan antara keseragaman dan keberagaman.

Karakter siswa yang diharapkan :

Rasa Ingin Tahu Jujur

Kerja Keras Tanggung Jawab

II. Materi Ajar

Keanekaragaman hayati dapat dibedakan menjadi tiga tingkat, yaitu keanekaragaman gen, keanekaragaman jenis dan keanekaragaman ekosistem.

1. Keanekaragaman Gen

Keanekaragaman gen adalah variasi susunan gen dalam satu jenis atau spesies. Gen adalah faktor pembawa sifat yang menentukan sifat makhluk hidup.

Pada manusia, sifat rambut lurus, hidung mancung, mata lebar, warna kulit ditentukan oleh gen.

Gen adalah materi yang mengendalikan sifat atau karakter.

Sifat-sifat yang ditentukan oleh gen disebut genotipe, yang disebut juga sebagai pembawaan.

Di antara sesama tumbuhan satu jenis terdapat variasi. Variasi dalam satu jenis menghasilkan varietas.

Antar varietas dalam satu jenis masih dapat melakukan perkawinan secara alami dan menghasilkan keturunan yang fertil.

Variasi antar individu satu jenis tidak hanya terdapat pada tumbuhan tetapi juga pada hewan. Misalnya warna bulu pada berbagai ras ayam beraneka ragam. Keanekaragaman gen dapat memunculkan varietas. Misalnya ada varietas padi PB, rojolele dan varietas padi tahan wereng.

Perpaduan antara genotipe dengan lingkungan menghasilkan sifat yang tampak dari luar, yang dikenal sebagai fenotipe.

Genotipe juga dapat berubah karena perkawinan atau persilangan.

2. Keanekaragaman Jenis

Keanekaragaman jenis adalah perbedaan-perbedaan pada berbagai jenis atau spesies makhluk hidup di suatu tempat.

Di lingkungan sekitar kita dapat dijumpai berbagai jenis hewan dan tumbuhan. Di dalam satu famili rumput misalnya, dapat dijumpai rumput teki dan rumput gajah.

Di dalam golongan burung dapat dijumpai itik, ayam, bebek, angsa, merpati dan burung parkit.

Sangat mudah menentukan keanekaragaman jenis karena antar jenis terdapat perbedaan sifat yang jelas.

III. Pendekatan dan Media Pembelajaran

Media Pembelajaran: 1. Lingkungan Sekolah 2. Lembar Kerja Siswa

IV. Langkah-Langkah Pembelajaran Pertemuan ke-1 ( 2 x 45 menit)

No Kegiatan Pembelajaran Metode/

Teknik

Alokasi Waktu 1. Kegiatan Pendahuluan

- Guru memperkenalkan diri kepada siswa dan menjelaskan tentang alur pembelajaran yang akan dilaksanakan selama beberapa pertemuan. - Siswa dikondisikan untuk mengikuti pretes. - Guru menginformasikan materi yang akan

dibahas serta memberitahukan tujuan dan manfaat dari pembelajaran yang dilakukan.

Tanya jawab Mengerjakan soal Tanya jawab 3 menit 45 menit 2 menit 2. Kegiatan Inti A. Tahap Eksplorasi

- Apersepsi : “Keanekaragaman gen apa sajakah yang bisa kalian temukan di pasar?”

B. Tahap Elaborasi

- Guru mengingatkan siswa tentang tugas yang diberikan pada minggu sebelumnya

(constructivism, inquiry) :

1) Siswa yang dibagi dalam enam kelompok melakukan observasi di pasar tradisional terdekat tentang keanekaragaman gen yang telah ditentukan oleh guru, antara lain kelompok buah, sayur berupa daun, sayur berupa buah, padi, ikan dan ayam/burung.

Tanya jawab

Tanya jawab

2 menit

2) Tiap kelompok mengikuti prosedur dan menuliskan hasil pengamatan di LKS I. 3) Tiap kelompok memotret kegiatan serta

keanekaragaman gen sebagai bukti

pelaksanaan dengan menberi tanggal pada foto, kemudian di tempel pada satu buku atau album dan diberi keterangan.

4) Tugas dikumpulkan pada pertemuan ketiga. - Guru menjelaskan keanekaragaman gen, jenis

dan ekosistem.

C. Tahap Konfirmasi

- Siswa diberi kesempatan untuk bertanya dan menyimpulkan materi yang telah disampaikan oleh guru (questioning).

- Siswa membuat refleksi tentang kegiatan pembelajaran (reflection). Diskusi Tanya jawab Membuat refleksi 20 menit 5 menit 5 menit 3. Kegiatan Penutup

- Guru memberi tugas setiap kelompok untuk membuat model ekosistem 2D (dua dimensi) berupa potongan gambar komponen ekosistem tersebut dan ditempel di kertas karton. Setiap kelompok membuat model ekosistem yang berbeda dari kelompok lain (modelling). - Tugas dikumpulkan pada pertemuan keempat. - Guru menutup pembelajaran.

Pertemuan ke-2 (1 x 45 menit)

No Kegiatan Pembelajaran Metode/

Teknik

Alokasi Waktu 1. Kegiatan Pendahuluan

- Guru menginformasikan materi yang akan dibahas serta memberitahukan tujuan dan manfaat dari pembelajaran yang dilakukan.

Tanya jawab 2 menit

2. Kegiatan Inti

A. Tahap Eksplorasi

- Guru memberi arahan kepada siswa tentang pelaksanaan kegiatan pengamatan di

lingkungan sekolah.

B. Tahap Elaborasi

- Siswa bekerja dalam kelompok untuk

melakukan kegiatan seperti yang tertera dalam LKS II berupa pengamatan (constructivism, inquiry).

- Tiap kelompok diminta menemukan

keragaman jenis makhluk hidup yang ada di taman, lapangan dan sawah (inquiry).

- Tiap kelompok mengamati faktor apa sajakah yang berperan dalam kehidupan pada

ekosistem lapangan dan sawah (inquiry). - Hasil pengamatan ditulis di LKS II.

- Siswa membuat laporan sementara berdasarkan hasil kerja kelompok (constructivism).

- Siswa kembali ke dalam kelas.

C. Tahap Konfirmasi

- Siswa diberi kesempatan untuk bertanya dan menyimpulkan materi yang telah disampaikan

Tanya jawab Kerja kelompok Tanya jawab 3 menit 30 menit 7 menit

V. Sumber Pembelajaran

Buku IPA Biologi 1 SMP Kelas X, Istamar Syamsuri dkk, Erlangga, Jakarta, 2007

VI. Penilaian

Penilaian meliputi :

1. Hasil belajar berupa post test (ranah kognitif)

2. Aktivitas siswa saat proses pembelajaran (ranah psikomotor)

Kudus, September 2012 Peneliti

Arie Yuni Kurnianingrum NIM. 4401408025

oleh guru (questioning).

- Siswa membuat refleksi tentang kegiatan pembelajaran hari ini (reflection).

Membuat refleksi

7 menit

3. Kegiatan Penutup

- Guru meminta siswa mempersiapkan presentasi hasil pengamatan.

- Guru menutup pembelajaran.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SMA Negeri 1 Jekulo Kudus Mata Pelajaran : Biologi

Kelas/Semester : X/1 Pertemuan ke- : 3

Standar Kompetensi : 3. Memahami manfaat keanekaragaman hayati Kompetensi Dasar : 3.1 Mendeskripsikan konsep keanekaragaman gen,

jenis, ekosistem melalui kegiatan pengamatan Indikator : 1. Membandingkan ciri keanekaragaman hayati

pada tingkat gen, jenis dan ekosistem

2. Merumuskan konsep keseragaman dan keberagaman

3. Mendeskripsikan jenis organisme khas daerah / wilayah

Alokasi waktu : 2 x 45 menit

I. Tujuan Pembelajaran

a. Setelah melakukan pengamatan, siswa dapat menemukan perbadingan keanekaragaman pada tingkat gen, jenis dan ekosistem.

b. Setelah diskusi, siswa dapat merumuskan konsep keseragaman dan keberagaman.

c. Setelah melakukan observasi, siswa dapat mendeskripsikan jenis organisme khas daerah/wilayahnya.

Karakter siswa yang diharapkan :

Rasa Ingin Tahu Jujur

Kerja Keras Tanggung Jawab

II. Materi Ajar

Keanekaragaman hayati dapat dibedakan menjadi tiga tingkat, yaitu keanekaragaman gen, keanekaragaman jenis dan keanekaragaman ekosistem.

3. Keanekaragaman Ekosistem

Keanekaragaman ekosistem adalah keanekaragaman yang muncul akibat adanya interaksi antara lingkungan abiotik tertentu dengan sekumpulan jenis-jenis makhluk hidup.

Antara makhluk hidup yang satu dengan yang lain terjadi interaksi yang disebut interaksi biotik. Antara makhluk hidup dengan lingkungan fisik (suhu, cahaya) dan lingkungan kimiawi (air, mineral, derajat keasaman) juga terjadi interaksi yang dikenal sebagai interaksi biotik-abiotik.

Di Indonesia diperkirakan terdapat 47 macam ekosistem, beberapa di antaranya : a. Ekosistem hutan bakau, terdapat di daerah pantai, didominasi tumbuhan bakau

yang hidup di air laut daerah pantai.

b. Ekosistem hutan hujan tropik, terdapat di sebagian besar kepulauan Indonesia. Berupa hutan belantara yang memiliki berbagai spesies tumbuhan dan hewan. c. Ekosistem padang rumput (sabana) terdapat di NTT dan Papua. Didominasi

rumput yang dikelilingi semak-semak. Di dalam ekosistem ini hidup mamalia besar, herbivor dan karnivor. Keanekaragamannya lebih rendah dibandingkan dengan hutan hujan tropik.

d. Ekosistem sawah terdapat di daerah pertanian yang merupakan ekosistem binaan dengan adanya tanaman sejenis, misalnya tanaman padi saja, jagung saja atau kedelai saja. Ekosistem ini tidak stabil atau tidak mantap. Buktinya, manusia perlu ikut mengelola dengan jalan mengairi, memupuk, menyiangi rumput pengganggu dan menyemprotkan pestisida. Jika terkena serangan hama, populasi hama akan meledak, mengakibatkan tanaman mati. e. Ekosistem kota, terdapat di perkotaan. Ekosistem kota juga merupakan

ekosistem binaan yang terdiri dari berbagai komponen biotik yang didominasi oleh manusia dan komponen abiotik yang sangat dipengaruhi manusia.

III. Pendekatan dan Media Pembelajaran

Pendekatan Pembelajaran: Contextual Teaching and Learning Media Pembelajaran:

3. Lingkungan Sekolah 4. Lembar Kerja Siswa

IV. Langkah-Langkah Pembelajaran Pertemuan ke-3 ( 2 x 45 menit)

No Kegiatan Pembelajaran Metode/

Teknik

Alokasi Waktu 1. Kegiatan Pendahuluan

- Guru menginformasikan kegiatan yang akan dilaksanakan serta memberitahukan tujuan dan manfaat dari pembelajaran yang dilakukan. - Guru mengondisikan siswa untuk

mempersiapkan presentasi kelompok.

Tanya jawab 5 menit

2. Kegiatan Inti

A. Tahap Eksplorasi

- Apersepsi : “Apakah hubungan yang terjadi antara faktor abiotik dan biotik di ekosistem yang kalian temui?”

B. Tahap Elaborasi

- Setiap kelompok mempresentasikan hasil pengamatan di pasar dan pengamatan

keanekaragaman jenis dan ekosistem (learning community).

- Masing-masing kelompok diberi waktu 10 menit untuk presentasi dan diskusi (learning community, authentic assesment).

C. Tahap Konfirmasi

- Siswa diberi kesempatan untuk bertanya kepada guru dan menyimpulkan materi yang telah disampaikan (questioning).

- Siswa membuat refleksi tentang kegiatan pembelajaran hari ini (reflection).

Tanya jawab Diskusi Tanya jawab Membuat refleksi 3 menit 60 menit 10 menit 7 menit

V. Sumber Pembelajaran

Buku IPA Biologi 1 untuk SMP Kelas X, Istamar Syamsuri dkk, Erlangga, Jakarta, 2007

VI. Penilaian

Penilaian meliputi :

1. Hasil belajar berupa post test (ranah kognitif)

2. Aktivitas siswa saat proses pembelajaran (ranah psikomotor)

Kudus, September 2012 Peneliti

Arie Yuni Kurnianingrum NIM. 4401408025

3. Kegiatan Penutup

- Siswa diminta untuk menyiapkan model ekosistem 2D (dua dimensi) untuk pertemuan keempat (modelling).

- Guru menutup pembelajaran.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SMA Negeri 1 Jekulo Kudus Mata Pelajaran : Biologi

Kelas/Semester : X/1 Pertemuan ke- : 4 dan 5

Standar Kompetensi : 3. Memahami manfaat keanekaragaman hayati Kompetensi Dasar : 3.1 Mendeskripsikan konsep keanekaragaman gen,

jenis, ekosistem melalui kegiatan pengamatan Indikator : 1. Menjelaskan faktor-faktor yang menentukan

keanekaragaman ekosistem

2. Menjelaskan peran keanekaragaman terhadap kestabilan lingkungan.

Alokasi waktu : 3 x 45 menit

I. Tujuan Pembelajaran

a. Setelah melakukan diskusi, siswa dapat menjelaskan faktor apa saja yang menentukan keanekaragaman pada tingkat ekosistem.

b. Setelah mempelajari KD 3.1, siswa dapat menyebutkan manfaat keanekaragaman hayati terhadap kehidupan.

Karakter siswa yang diharapkan :

Rasa Ingin Tahu Jujur

Kerja Keras Tanggung Jawab

II. Materi Ajar

Untuk mendapatkan manfaat sebesar-besarnya dari keanekaragaman hayati secara berkelanjutan, manusia harus terus mempelajari keanekaragaman hayati. Manfaat yang diperoleh dalam mempelajari keanekaragaman hayati, antara lain :

1. mengetahui manfaat setiap jenis organisme,

2. mengetahui adanya saling ketergantungan di antara organisme satu dengan lainnya,

3. memahami ciri-ciri dan sifat setiap organisme,

5. memahami manfaat keanekaragaman hayati.

III. Pendekatan dan Media Pembelajaran

Pendekatan Pembelajaran: Contextual Teaching and Learning Media Pembelajaran:

1. Lingkungan Sekolah 2. Lembar Kerja Siswa

IV. Langkah-Langkah Pembelajaran Pertemuan ke-4 ( 1 x 45 menit)

No Kegiatan Pembelajaran Metode/

Teknik

Alokasi Waktu 1. Kegiatan Pendahuluan

- Guru menginformasikan kegiatan yang akan dilaksanakan serta memberitahukan tujuan dan manfaat dari pembelajaran yang dilakukan. - Guru meminta siswa mengumpulkan tugas

model ekosistem 2D (dua dimensi) (authentic assesment).

Tanya jawab 2 menit

2. Kegiatan Inti

A. Tahap Eksplorasi

- Apersepsi : “Ekosistem apa saja yang kalian jumpai di Indonesia?”

B. Tahap Elaborasi

- Setiap kelompok menjelaskan model ekosistem 2D (dua dimensi) yang telah dibuat

(modelling).

- Setiap kelompok mengemukakan pendapat tentang peran keanekaragaman hayati dan akibat yang terjadi jika keseimbangannya berkurang (learning community).

- Tiap kelompok diberi waktu 5 menit.

Tanya jawab

Diskusi

3 menit

Pertemuan ke-5 ( 2 x 45 menit)

- Kelompok lain memberi tanggapan berupa pertanyaan dan saran (learning community).

C. Tahap Konfirmasi

- Siswa diberi kesempatan untuk bertanya kepada guru dan menyimpulkan materi yang telah disampaikan (questioning).

- Siswa membuat refleksi tentang kegiatan pembelajaran hari ini (reflection).

Tanya jawab Membuat refleksi 3 menit 5 menit 3. Kegiatan Penutup

- Siswa diminta untuk mempelajari kembali materi serta hasil diskusi yang telah dilaksanakan.

- Guru menutup pembelajaran.

Tanya jawab 2 menit

No Kegiatan Pembelajaran Metode/

Teknik

Alokasi Waktu 1. Kegiatan Pendahuluan

- Guru menginformasikan kegiatan yang akan dilaksanakan serta memberitahukan tujuan dan manfaat dari kegiatan yang akan dilakukan.

Tanya jawab 5 menit

2. Kegiatan Inti

A. Tahap Eksplorasi

- Mengingat kembali tentang materi dan hasil diskusi pada pertemuan sebelumnya.

B. Tahap Elaborasi

- Siswa melaksanakan postes.

C. Tahap Konfirmasi

- Siswa diberi kesempatan untuk bertanya. - Siswa diminta mengisi angket untuk

Tanya jawab Mengerjakan soal Tanya jawab Mengisi 15 menit 45 menit 20 menit

V. Sumber Pembelajaran

Buku IPA Biologi 1 untuk SMP Kelas X, Istamar Syamsuri dkk, Erlangga, Jakarta, 2007

VI. Penilaian

Penilaian meliputi :

1. Hasil belajar berupa post test (ranah kognitif)

2. Aktivitas siswa saat proses pembelajaran (ranah psikomotor)

Kudus, September 2012 Peneliti

Arie Yuni Kurnianingrum NIM. 4401408025

mengetahui tanggapan terhadap pembelajaran yang telah dilakukan pada empat kali

pertemuan sebelumnya.

angket

3. Kegiatan Penutup

- Guru menyampaikan terimakasih atas bantuan para siswa serta membagikan hadiah.

- Guru mengakhiri pembelajaran.

Dokumen terkait