• Tidak ada hasil yang ditemukan

Risiko and Capital Budgeting

Dalam dokumen LECTURE NOTE BISNIS INTERNASIONAL EKM 40 (Halaman 33-38)

SISTEM MONETER INTERNASIONAL

D. Risiko and Capital Budgeting

Untuk menganalisa kesempatan investasi luar negeri, resiko tambahan lokasi ini bisa diatasi dengan dua cara:

 Memperlakukan semua resiko sama dengan suatu masalah dengan meningkatkan

discount rate dalam proyek luar negeri dalam suatu negara. Dimana resiko politik dan ekonomi tinggi.

 Menyesuaikan discount rate sesuai dengan resiko suatu lokasi.

2. Keputusan Finansial Pembiayaan

Keputusan pembiayaan ini dilakukan dengan menimbang opsi-opsi untuk membiayai investasi luar negeri bisnis internasional harus memikirkan dua faktor:

 Bagaimana investasi luar negeri akan dibiayai. Jika dibutuhkan pembiayaan dari luar perusahaan harus memutuskan dimana akan meminjam dana tersebut di negara tersebut.

 Bagaimana struktur keuangan harus perhatikan. a. Sumber dana

Jika perusahaan mencari dana dari luar, mereka dapat meminjam dana dari sumber biaya dari negara yang tersedia. Tetapi terdapat halangan baru, pemeritah membutuhkan atau paling tidak perusahaan multinasional asing untuk membiayai proyek negara mereka dan menggunakan lokal debt financing.

b. Struktur keuangan

Struktur keuangan berbeda-beda pada setiap perusahaan dan berbeda-beda pula pada setiap negara. Struktur keuangan yang dimaksud disini adalah campuran dan

gabungan dari ekuitas untuk membiayai suatu usaha. Tidak jelas kenapa struktur itu berbeda-beda, tapi suatu kemungkinan yang pasti adalah karena perbedaan pajak.

3. Manajemen Keuangan Global

a. Efisiensi. Keputusan Manajemen keuangan berusaha untuk mengelola sumber- sumber kas perusahaan global (modal kerjanya) dengan cara yang paling efisien. Kegiatan ini meliputi meminimalkan cash balances dan mengurangi transaksi biaya.

b. Pajak. Tiap-tiap Negara memiliki aturan pajak yang berbeda, dari itu sebelum memasuki pasarr internasional perlu dipelajarai aturan dan undang-undang perpajakan yang berlaku di negara tersebut.

4. Moving Money Across Borders

Untuk mengejar tujuan pemanfaatan sumber daya kas perusahaan yang paling efisien dan meminimalkan kewajiban pajak global perusahaan, membutuhkan perusahaan untuk dapat mentransfer dana dari satu lokasi ke lokasi lain di seluruh dunia. Bisnis internasional menggunakan sejumlah teknik untuk mentransfer dana cair lintas batas. Ini termasuk kiriman uang dividen, pembayaran royalti dan biaya, harga transfer, dan

fronting loans.

a. Dividend Remittances, Pembayaran dividen mungkin merupakan metode yang paling umum yang mana perusahaan mentransfer dana dari anak perusahaan asing ke perusahaan induk. Kebijakan dividen biasanya bervariasi dengan masing-

masing anak perusahaan tergantung pada faktor-faktor seperti peraturan pajak, risiko nilai tukar, usia anak perusahaan, dan tingkat partisipasi ekuitas lokal. b. Pembayaran dan Biaya Royalti. Royalti merupakan remunerasi yang

dibayarkan kepada pemilik teknologi, atau nama dagang untuk penggunaan teknologi atau hak untuk memproduksi dan / atau menjual produk yang menggunakan nama dagang atau hak paten. Royalti dapat dikenakan sebagai jumlah moneter tetap per unit produk anak perusahaan menjual atau sebagai persentase pendapatan kotor anak perusahaan.

c. Harga Transfer. Transfer harga dapat digunakan untuk dana posisi dalam contoh bisnis internasional, dana dapat keluar dari negara tertentu dengan menetapkan harga transfer yang tinggi untuk barang dan jasa yang disalurkan kepada anak perusahaan di negara itu dan dengan menetapkan harga transfer rendah untuk barang dan layanan yang bersumber dari kegiatan tambahan.

d. Fronting Loans, adalah pinjaman antara perusahaan induk dan pinjaman pada sumber financial.

Kuliah ke : X

Mata Kuliah : Bisnis internasional

Dosen : Toti Srimulyati

Sumber Bacaan : Hill

Tujuan : Memahami bagaimana strategi untuk memasuki pasar asing

Judul : Strategi Memasuki Pasar Asing

Pokok Bahasan : 1. keputusan dalam menentukan pasar asing yang akan di masuki, kapan akan memasuki dan berapa besar skala pasar tersebut

2. memilih metoda yang akan digunakan dalam memasuki pasar global.

3. pokok pokok dalam aliansi strategis Uraian:

Keputusan Yang Mendasari Sebuah Perusahaan Memasuki Pasar Asing

Terdapat tiga keputusan dasar yang harus di lakukan sebuah perusahaan sebelum measuki pasar asing: memilih pasar mana yang dimasuki, kapan waktu yang tepat untuk entry dan berapa besar skala kekuatan yang di gunakan.

1. Pasar mana yang akan dimasuki

Secara garis besar perusahaan harus mampu memilih Negara mana yang menghasilkan keuntungan potensial dalam jangka waktu yang lama. Sebagai catatan daya tarik sebuah Negara yang mampu menghadirkan keuntungan potensial adalah berdasarakan keseimbangannya dalam memberikan keuntungan dan meminimalkan resiko saat perusahaan melakukan bisnis di Negara tersebut.

2. Waktu Yang Tepat Untuk memasuki pasar

Setelah kita mampu mengidentifikasi daya tarik dari sebuah pasar, maka yang paling penting adalah menentukan waktu yang tepat untuk memasukinya. Dikatakan sebuah perusahaan terlalu dini memasuki pasar asing apabila masuk lebih dulu di bandingkan perusahaan asing lainnya, dan di katakannya terlambat apabila memasuki pasar setelah perusahaan lain. Keuntungan memasuki pasar lebih dulu akan mendapatkan keuntungan penuh sebagai kekuatan pertama, yaitu:

 Salah satunya adalah kemampuan untuk memprkecil masuknya kekuatan pesaing dan membangun nama besar yang kuat atas perusahaan.

 Kemampuan untuk membangun volume penjualan di Negara tersebut dan membuat pesaing sulit menembus penjualan tersebut.

 Kemampuan untuk membentuk rentang harga yang dapat mengikat pelanggan, karena beberapa rentan harga tertentu mampu membuat pelaku bisnis yang masuk berikutnya tidak mampu menyaingi.

Kelemahan apabila perusahaan memasuki pasar sebelum perusahaan lain, yaitu:

 Hal ini sering terjdi terhadap perusahaan pelopor. Kelemahanya dapat berupa terbentuknya biaya percobaan untuk memasuki pasar (pioneering cost). adalah

biaya yang terbentuk akibat memasuki pasr yang masih kosong untuk meninjau hambatan di pasar yang dapat di hindari apabila memasuki pasar belakangan. Pioneering cost termasuk di dalamnya biaya untuk kegagalan perusahaan dalam mempraktekan strateginya, biaya promosi dan pengukuhan produk, bahkan biaya untuk mendidik konsumen atas produk kita. Biaya ini akan sangat besar bila produk tersebut benar-benar produk baru di pasaran.

3. Skala pasar yang akan di masuki dan keputusan strategis.

Memasuki pasar yang berskala besar akan memberikan sumber daya yang besar pula. Konsekuensi memasuki pasar yang bersakala besar sangat erat kaitannya dengan keputusan strategis yang berdampak pada jangka panjang dan sulit untuk di ubah. Memasuki pasar yang besar harus memiliki keputusan strategis yang besar pula. Nilai dari keputusan strategis yang diambil dari sebuah pasar yang besar harus memberikan keseimbangan resiko. Pasar dengan skala yang lebih kecil dapat membuat perusahaan belajar dalam pasar yang terbatas. Pasar dengan skala kecil dapat menjadi pasar pembelajaran sebelum benar-benar memasuki pasar asing secara menyeluruh. Pasar yang lebih kecil dapat memberikan informasi cara apa yang terbaik di gunakan dalam memasuki pasar asing sehingga dapat memperkecil resiko yang ada pada pasar asing dengan skala yang lebih besar.

Dalam dokumen LECTURE NOTE BISNIS INTERNASIONAL EKM 40 (Halaman 33-38)

Dokumen terkait