Semester III : Mata Ajaran Wajib Minat
Jumlah 8 Jumlah Beban Studi Minat Parasitologi 43
2. Roit, 1994. Essential Immunology
Tabel 5.15. Deskripsi Mata Ajar Patobiologi Kedokteran
Program Studi Ilmu Kedokteran Dasar Jenjang Magister FK UNAIR 1. Nama Mata Ajar Patobiologi Kedokteran
2. Kode mata Ajar KDK627 3. Beban Studi 2 sks 4. Semester Semester 1 5. Prasyarat -
6. Kompetensi Setelah menyelesaikan Mata Ajaran ini, mahasiswa: M memahami konsep sehat sakit, etiologi, patogenesis dan
klinis serta mampu menganalisis perubahan secara patobiologi tingkat seluler dan jaringan dalam kaitanya dengan reaksi tubuh terhadap jejas, kemudian dapat menggunakan berbagai konsep patobiologik sebagai konsep solusi di bidang kedokteran
7. Jenis Kompetensi Utama 8. Elemen Kompetensi MKK
9. Silabus Mata kuliah ini dirancang untuk mahasiswa Program Studi Ilmu Kedokteran Dasar jenjang Magister, menyajikan materi bahasan tentang konsep sehat-sakit, etiologi, patogenesis dan tampilan klinis penyakit dalam hubunganya dengan perubahan morfologik dan fungsi
47 molekul, seluler, jaringan dan organ tubuh manusia. Diberikan secara tatap muka dan dengan topik: 1. Konsep sehat-sakit, etiologi, patogenesis dan klinis penyakit
2. Respon seluler terhadap jejas dan stimulus yang merugikan
3. Mekanisme jejas sel 4. Jejas dan kematian sel 5. Proses penuaan sel
10. Atribut Soft Skills Disiplin, percaya diri dan Kerjasama 11. Metode
Pembelajaran A. Kuliah, Demonstrasi, Diskusi, Tugas 12. Media Pembelajaran LCD, Literatur
13. Penilaian Hasil Belajar
Ujian (60%), tugas (30%), soft skill (10%) 14. Dosen PJMA : Prof. Dr. Suhartono Taat Putra, dr., M.S
Dosen : - Prof. Dr. Suhartono Taat Putra, dr., M.S - Dr. I Ketut Sudiana, Drs., M.S.
- Dr. Gondo Mastuti, drh.,M.Kes
15. Referensi Wajib 1. Constantinides P, 1994. General Pathobiology. London Appleton & Lange, Prentice Hall International.
2. Hill RB, LaVia MF, 1980. Principles of
Pathobiology, 3rd ed. New York: Oxford University.
3. Kumar VK, Contrans RS, Robins SL, 2009.
Pathology Basic of Disease, 8th ed. Philadelphia: WB Saunders Co.
4. Journal Human of Pathology
Tabel 5.16. Deskripsi Mata Ajar Instrumentasi & Teknologi Laboratorium Program Studi Ilmu Kedokteran Dasar Jenjang Magister FK UNAIR 1. Nama Mata Ajar Instrumentasi & Pemantapan Mutu Laboratorium 2. Kode mata Ajar FIA602
3. Beban Studi 2 sks 4. Semester Semester 1 5. Prasyarat -
6. Kompetensi Setelah menyelesaikan Mata Ajaran ini, mahasiswa mampu menerapkan aspek instrumentasi dan pemantapan mutu laboratorium untuk semua pemeriksaan laboratorium yang menunjang diagnosis, patogenesis, prognosis, dan terapi beberapa penyakit atau kelainan klinik
7. Jenis Kompetensi Pendukung 8. Elemen
9. Silabus Mata kuliah ini dirancang untuk mahasiswa Program Studi Ilmu Kedokteran Dasar jenjang Magister FK UNAIR, menyajikan materi yang membahas aspek instrumentasi dan pemantapan mutu laboratorium untuk semua pemeriksaan laboratorium yang menunjang diagnosis, patogenesis, prognosis, dan terapi beberapa penyakit atau kelainan klinik Diberikan secara tatap muka dan dengan topik:
1. Spectrophotometer. 7. Pemeriksaan Radikal Bebas
2. Enzimologi 8. Teknik Kromatografi
3. Kultur Bakteri dan Jaringan 9. Teknik Elektoforesis 4. Immunochemistry 10. Mikroskop & Elektron Mikroskop
5. Teknik Immunoassay 11.Teknik Biologi Molekuler
6. Teknik Immunohistochemistry 12. Pemantapan Mutu Laboratorium
10. Atribut Soft Skills Disiplin dan Kerjasama 11. Metode
Pembelajaran
Kuliah, Diskusi, Tugas 12. Media
Pembelajaran LCD, Literatur 13. Penilaian Hasil
Belajar
Ujian (60%), tugas (30%), soft skill (10%) 14. Dosen PJMA : Prof. Dr. Harianto Notopuro, dr, MS
Dosen : 1. Prof. Dr. Harianto Notopuro, dr, MS 2. Prof. Retno Handajani, dr, MS,
15. Referensi Wajib 2. Brewer J.M., 1993. Electrophoresis and Densitometry. In Principles of Laboratory Instruments, 1993.
Copyright. 165-181. L.E.Schoeff and R.H.Williams. Mosby, St. Louis Baltimore Boston Chicago London Philadelphia Sydney Toronto.
3. Mayne P.D., 1994. Plasma Protein. In Clinical Chemistry, 1994. Sixth edition. 313-335. Edward Arnold, London Boston Melbourne Auckland. 4. Sambrook J., Russel David W., 2001. Gel
Electrophoresis of DNA and pulsed-field Agarose Gel Electrofoteresis 5.1-5.17. Third Edition. Cold Spring Harbor Laboratory Press.
5. Pherson, M. J. Mc, P. Quirke, and Taylor G. R., 1993. Polymerase chain reaction: basic principles and automation, in PCR:. A practical Approach. 1-49. Reprinted with correction 1993. Information Press. 6. Internet
49 Tabel 5.17. Deskripsi Mata Ajar Biologi Molekuler
Program Studi Ilmu Kedokteran Dasar Jenjang Magister FK UNAIR 1. Nama Mata Ajar Biologi Molekuler
2. Kode mata Ajar BIS604 3. Beban Studi 2 sks 4. Semester Semester 1 5. Prasyarat -
6. Kompetensi Setelah menyelesaikan Mata Ajaran ini, mahasiswa Program Studi Ilmu Kedokteran Dasar jenjang Magister mampu menganalisis perubahan fungsi dan struktur sel pada tingkat molekul, Utamanya peran biomolekul dalam mempertahankan kehidupan sel.
7. Jenis Kompetensi Utama 8. Elemen
Kompetensi MKK
9. Silabus mampu menganalisis dasar-dasar molekuler berbagai aktivitas untuk mempertahankan kehidupan sel.
diberikan secara tatap muka dan dengan topik: 1. Pendahuluan
1.1 konsep-konsep dasar orgaanisme; 1.2 ciri-ciri organisme; fungsi kehidupan; 1.3 biomolekul DNA, RNA, protein; 1.4 interaksi antar molekul.
2. Gen dan ekspresi gen 2.1 pengertian gen;
2.2 organisasi gen pada prokariota dan eukariota; 2.3 konsep dogma sentral ekspresi gen;
2.4 gen dan ekspresi gen;
2.5 replikasi, transkripsi, translasi; 2.6 ekspresi gen pada virus;
3. Pengendalian ekspresi gen ( konsep dasar, pengendalian pada prokariota; pengendalian pada eukariota).
4. Proliferasi sel 5. Diferensiasai sel
6. Mutasi, mutagenesis, dan sistemperbaikan DNA 7. Komunikasi sel
7.1 konsep-konsep dasar;
7.2 mekanisme molekuler komomunikasi sel; 7.3 jenis-jenis transduksi sinyal.
8. Karsiogenesis 9.Reaksi imun
10. Atribut Soft Skills Disiplin dan Kerjasama 11. Metode
Pembelajaran Kuliah, Diskusi, Tugas 12. Media
Pembelajaran
13. Penilaian Hasil
Belajar Ujian (60%), tugas (30%), soft skill (10%) 14. Dosen PJMA : Prof. Dr. Indri Safitri,dr,MS.
Dosen : Prof. Dr Indri Safitri, dr, MS.
Prof. dr. Purnomo Suryohudoyo, SpBK.
15. Referensi Wajib 1. Mc Gilvery & Goldstein, Biokimia, Suatu pendekatan Fungsional.
2. Lodish, et al. Molecular cell Biology. 3. Watson, et al. Recombinant DNA. Tabel 5.18. Deskripsi Mata Ajar Proposal Tesis
Program Studi Ilmu Kedokteran Dasar Jenjang Magister FK UNAIR 1. Nama Mata Ajar Proposal Tesis
2. Kode mata Ajar PNK698 3. Beban Studi 2 sks 4. Semester Semester 4
5. Prasyarat Prasyarat Ujian Proposal Tesis:
1. Menyelesaikan perkuliahan di Semester I dan II, dengan nilai sekurang-kurangnya BC dan IPK minimal 3 2. Telah melaksanakan Seminar terkait teori dan / atau
teknologi bidang tesis yang dipilih minimal sekali dan di forum departemen terkait.
3. Telah melaksanakan Seminar Proposal Penelitian Tesis minimal di forum departemen terkait.
4. Menyerahkan naskah usulan penelitian untuk tesis yang telah disetujui oleh Tim Pembimbing dan diketahui oleh KPS.
5. Memenuhi kewajiban administrasi yang telah ditentukan. 6. Kompetensi Setelah menyelesaikan Ujian Proposal Tesis, mahasiswa
mampu:
Melakukan penelitian dengan menggunakan bidang ilmu di Minat Studi masing-masing sebagai konsep - konsep di bidang Ilmu Kedokteran Dasar atau ilmu-ilmu lain yang terkait.
7. Jenis Kompetensi Kompetensi Utama 8. Elemen
Kompetensi MKB
9. Silabus Mata Ajaran yang merupakan tugas akhir ini dirancang untuk mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Kedokteran Dasar semester 4 dalam bimbingan Tim Pembimbing (Pembimbing Ketua dan pembimbing), dengan langkah-langkah:
1. Pemilihan bidang penelitian yang dilanjutkan dengan memperdalam teori dan / atau teknologi pada semester 3. 2. Melaksanakan Seminar terkait teori dan / atau teknologi
51 terkait.
3. Menyusun naskah usulan (proposal) penelitian. 4. Melaksanakan Seminar Proposal Penelitian Tesis
minimal di forum departemen terkait.
10. Atribut Soft Skills 1. Disiplin 5. Bijak 2. Kerjasama 6. Pengendalian
diri
3. Komunikasi 7. Etika 4. Keberanian mengemukakan pendapat
11. Metode
Pembelajaran
Pembimbingan, diskusi, oleh pembimbing serta Seminar di Departemen terkait Minat Studi, di Fakultas Kedokteran Unair.
12. Media
Pembelajaran
LCD, Literatur & Mikrofon + Loudspeaker 13. Penilaian Hasil
Belajar
Ujian Proposal Tesis 100% 14. Dosen Tim Pembimbing dan Penguji
15. Referensi Wajib Menyesuaikan dengan judul Penelitian
Tabel 5.19. Deskripsi Mata Ajar Tesis
Program Studi Ilmu Kedokteran Dasar Jenjang Magister FK UNAIR 1. Nama Mata Ajar TESIS
2. Kode mata Ajar PNK699 3. Beban Studi 8 sks 4. Semester Semester 4
5. Prasyarat Prasyarat Ujian Tesis:
1. Telah berkonsultasi mengenai penelitian dan penulisan laporan penelitian tesis minimal 5 kali dengan pembimbing 2. Hasil penelitian untuk tesis telah mendapat persetujuan dari
Tim Pembimbing Tesis dan diketahui oleh Ketua Program Studi (KPS).
3. Telah melaksanakan Seminar Hasil Penelitian Tesis minimal di forum departemen terkait.
4. Memenuhi persyaratan akademik, yaitu : Nilai mata kuliah minimal BC dan IPK min 3
5. Memiliki kemampuan berbahasa Inggris setara dengan skor Toefl lebih besar atau sama dengan 500
6. Memenuhi kewajiban administrasi yang berlaku. 6. Kompetensi Setelah menyelesaikan Ujian Tesis, mahasiswa mampu:
menganalisis dan menggunakan bidang ilmu di Minat Studi Anatomi Histologi sebagai konsep - konsep di bidang Ilmu Kedokteran Dasar atau ilmu-ilmu lain yang terkait, serta mampu merancang penelitian dan atau perluasan wawasan keilmuannya dengan tepat serta berhak menyandang gelar Magister Sain (M.Si.)
7. Jenis Kompetensi Kompetensi Utama 8. Elemen Kompetensi MKB
9. Silabus Mata Ajaran yang merupakan tugas akhir ini dirancang untuk mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Kedokteran Dasar Minat Studi Anatomi-Histologi semester 4 dalam bimbingan Tim Pembimbing (Pembimbing Ketua dan pembimbing), dengan langkah-langkah:
1. Sebelum penelitian dilaksanakan, dilakukan uji kelayakan etik dari Proposal Penelitian Tesis oleh Tim Bioetik dari Fakultas Kedokteran Unair
2. Melaksanakan Penelitian Tesis
3. Menyerahkan daftar hadir minimal 5 kali kehadiran
konsultasi penelitian dan penulisan laporan penelitian tesis yang ditanda tangani pembimbing
4. Melaksanakan Seminar Hasil Penelitian Tesis minimal di forum departemen terkait.
5. Menyerahkan Laporan Penelitian dalam bentuk Tesis dan persyaratan ujian Tesis sesuai ketentuan yang berlaku. 6. Melaksanakan Ujian Penelitian Tesis sesuai ketentuan yang
berlaku.
10. Atribut Soft Skills 1. Disiplin 5. Bijak 2. Kerjasama 6. Pengendalian
diri
3. Komunikasi 7. Etika 4. Keberanian mengemukakan pendapat
11. Metode
Pembelajaran
Pembimbingan, diskusi, monitoring dan supervisi oleh
pembimbing serta Seminar di Departemen terkait Minat Studi, di Fakultas Kedokteran Unair.
12. Media Pembelajaran LCD, Literatur & Mikrofon + Loudspeaker 13. Penilaian Hasil
Belajar
Ujian Tesis 100%
14. Dosen Tim Pembimbing dan Penguji
15. Referensi Wajib Menyesuaikan dengan judul Penelitian
Tabel 5.20. Deskripsi Mata Ajar Antropologi Ragawi
Mata Ajaran Pilihan Prodi Ilmu Kedokteran Dasar Jenjang Magister FK UNAIR 1. Nama Mata Ajar Antropologi Ragawi
2. Kode Mata Ajar SOA602 3. Beban Studi 2 sks 4. Semester Semester 3 5. Prasyarat -
6. Kompetensi Setelah Menyelesaikan Mata Ajaran Ini, Mahasiswa Mampu
Menganalisis Dan Menggunakan Konsep Bidang Ilmu Antropologi Ragawi, Dan Sekaligus Mempunyai Kemampuan Untuk
Mempraktekkan Teknik-Teknik Pengukuran Manusia
53 Geligi Dan Osifikasi Tulang , Sebagai Konsep Di Minat Anatomi Dan Histologi Bidang Ilmu Kedokteran Dasar Atau Ilmu-Ilmu Lain Yang Terkait Serta Mampu Merancang Penelitian Dan Atau Perluasan Wawasan Keilmuannya Dengan Tepat.
7. Jenis Kompetensi Kompetensi Khusus 8. Elemen Kompetensi MKB
9. Silabus Antropologi Ragawi Diberikan Secara Tatap Muka Dengan Pokok Bahasan:
1. Antropometri: Somatoskopi, Somatometri Dan Praktek, Antroposkopi Dan Kefalometri, Kefalometri Dan Praktek 2. Adaptabilitas Manusia
3. Stressor Dan Stress
4. Adaptasi Terhadap Radiasi UV
5. Migration Out Of Africa, Evolution Of Skin Color
6. Lingkungan Dan Budaya 7. Biologi, Dan Ekosistem 8. Adaptasi Terhadap Panas
9. Tipe Tubuh Manusia Dan Arti Hukum Bergmann & Allen
10. Adaptasi Terhadap Penyakit Menular 11. Adaptasi Terhadap Penyakit Kronis
12. Penentuan Umur Manusia Berdasarkan Osifikasi 13. Penentuan Umur Manusia Berdasarkan Gigi 14. Adaptasi Terhadap Nutrisi
15. Akomodasi Terhadap Malnutrisi Dan Undernutrisi 16. Adaptasi Terhadap Aktifitas Fisik
17. Respon Terhadap Jaringan Tulang Dan Respon Fisiologis 18. Teori-Teori Evolusi
19. Penyebab Evolusi 20. Evolusi Manusia
21. Adaptasi Manusia Dan Seleksi Seksual, Ketertarikan Fisik Dan Pemilihan Jodoh
10. Atribut Soft
Skills 1. Disiplin 5. Bijak 2. Kerjasama 6. Pengendalian Diri 3. Komunikasi 7. Etika
4. Keberanian Mengemukakan Pendapat 11. Metode
Pembelajaran Kuliah, Demonstrasi, Diskusi, Tugas 12. Media
Pembelajaran
LCD, Literatur 13. Penilaian Hasil
Belajar
Ujian (60%), Tugas (30%), Soft Skill (10%)
14. Dosen PJMA : Prof. Myrtati D Artaria, Dra., M.S., Ph.D PA(K) Dosen : Prof. Myrtati D Artaria, Dra., M.S., Ph.D PA(K) Dr. Toetik Koesbadiati
15. Referensi Wajib 1. Stinson, Sara, Et Al., Editors (2000) Human Biology: An
2. Frisancho, A. R. (2007) Human Adaptation And Accomodation. Ann Arbor: University Of Michigan Press.
3. Glinka Et Al. (2008) Metode Pengukuran Manusia. Surabaya: Airlangga University Press
4. Glinka Et Al. (2008) Manusia Makhluk Sosial Biologis. Surabaya: Airlangga University Press.
Tabel 5.21. Deskripsi Mata Ajar Neuroanatomi & Neurosains
Mata Ajaran Pilihan Program Studi Ilmu Kedokteran Dasar Jenjang Magister FK UNAIR
1. Nama Mata Ajar : Neuroanatomi dan Neurosains
2. Kode Mata Ajar : BIA604
3. Beban Studi : 2-0 sks
4. Semester : 2
5. Prasyarat : Lulus Semester 1
6. Kompetensi : Setelah menyelesaikan Mata Ajaran ini, mahasiswa mampu menerapkan semua konsep di Bidang Ilmu Neuroanatomi dan Neurosains dan mampu mengintegrasikannya ke dalam Bidang Ilmu Kedokteran yang lain, baik pada kegiatan penelitian maupun pelayanan kesehatan dan pengabdian kepada masyarakat. 7. Jenis Kompetensi : Khusus
8. Elemen Kurikulum : MKB
9. Silabus : Neuroanatomi dan Neurosains diberikan secara tatap muka dengan diskusi dan perkuliahan interaktif dengan pokok bahasan meliputi morfologi dan fungsi Sistim Saraf Pusat serta Sistim Saraf Perifer.
10. Atribut soft skills : Kedisiplinan (absensi masuk > 85 % total masing-masing perkuliahan dan praktikum agar dapat mengikuti ujian), Etika sikap dan perilaku keseharian.
11. Metode pembelajaran : Perkuliahan dan Praktikum interaktif. 12. Media pembelajaran : LCD, Literatur.
13. Penilaian hasil belajar : Tugas Presentasi dan soft skills (20%), Tugas Artikel Ilmiah dalam jurnal (15%), Ujian (65%).
14. Dosen : PJMA: Viskasari P. Kalanjati, dr.,M.Kes.,PA(K).,PhD Dosen: Viskasari P. Kalanjati, dr.,M.Kes.,PA(K).,PhD 15. Referensi Wajib : Crossman AR, Neary D, Neuroanatomy, Elsevier,
Singapore.
Fitzgerald MJT, et al, Clinical Neuroanatomy and Neuroscience, Elsevier, Singapore.
Drake RL, Gray’s Dasar-dasar Anatomi edisi Bahasa Indonesia, Elsevier, Singapore.
55 Tabel 5.22. Deskripsi Mata Ajar Metabolisme II
Mata Ajaran Pilihan Prodi Ilmu Kedokteran Dasar Jenjang Magister FK UNAIR 1. Nama Mata Ajar Metabolisme II
2. Kode mata Ajar BIK604 3. Beban Studi 2 sks 4. Semester Semester 3 5. Prasyarat Lulus Semester 2
6. Kompetensi Setelah menyelesaikan Mata Ajaran ini, mahasiswa mampu:
menganalisis penemuan mutahir dalam bidang metabolisme biomolekul dan dapat mengaplikasikan pada penelitian yang akan digunakan dalam penulisan tesis, sebagai konsep di Program Studi Ilmu Kedokteran Dasar jenjang Magister atau ilmu-ilmu lain yang terkait. 7. Jenis Kompetensi Khusus
8. Elemen Kompetensi MKB
9. Silabus Mata kuliah ini diberikan secara tatap muka, dengan topik yang disesuaikan dengan penelitian yang akan dilakukan mahasiswa dan dikaitkan dengan berbagai penemuan-penemuan terbaru di bidang metabolisme (5 tahun terakhir), antara lain :
1. Karbohidrat 2. Lemak 3. Protein 4. Mineral 5. Porfirin
6. Purin dan Pirimidin 7. Asam nukleat.
10. Atribut Soft Skills Disiplin dan Kerjasama 11. Metode Pembelajaran Kuliah, Diskusi, Tugas 12. Media Pembelajaran LCD, Literatur
13. Penilaian Hasil Belajar Ujian (60%), tugas (30%), soft skill (10%) 14. PJMK dan Dosen PJMA : Prof. Dr. Indri Safitri Mukono, dr, MS.
Dosen : Prof. Dr. Indri Safitri Mukono, dr, MS. Prof. dr Soetjipto, MS, PhD.
15. Referensi Wajib 1. Buku ilmiah (terbitan 5 tahun terakhir) yang relevan dengan materi tersebut diatas.
2. Journal / Majalah ilmiah (terbitan 5 tahun terakhir) yang relevan dengan materi tersebut diatas.
Tabel 5.23. Deskripsi Mata Ajar Instrumentasi Dan Teknologi Laboratorium Mata Ajaran Pilihan Prodi Ilmu Kedokteran Dasar Jenjang Magister FK UNAIR
1. Nama Mata Ajar Instrumentasi & Teknologi Laboratorium 2. Kode mata Ajar FIA601
3. Beban Studi 2 sks 4. Semester Semester 3 5. Prasyarat Lulus Semester 2
6. Kompetensi Setelah menyelesaikan Mata Ajaran ini, mahasiswa:
mampu menerapkan aspek instrumentasi dan pemantapan mutu laboratorium untuk semua pemeriksaan laboratorium yang menunjang diagnosis, patogenesis, prognosis, dan terapi beberapa penyakit atau kelainan klinik
7. Jenis Kompetensi Khusus 8. Elemen
Kompetensi
MKB
9. Silabus Mata kuliah ini dirancang untuk mahasiswa Program Studi Ilmu Kedokteran Dasar jenjang Magister FK UNAIR, menyajikan materi yang membahas aspek instrumentasi dan pemantapan mutu laboratorium untuk semua pemeriksaan laboratorium yang menunjang diagnosis, patogenesis, prognosis, dan terapi beberapa penyakit atau kelainan klinik
Diberikan secara tatap muka dan dengan topik:
1. Spectrophotometer. 7. Pemeriksaan Radikal Bebas
2. Enzimologi 8. Teknik Kromatografi 3. Kultur Bakteri dan Jaringan 9. Teknik Elektoforesis 4. Immunochemistry 10. Mikroskop & Elektron Mikroskop
5. Teknik Immunoassay 11.Teknik Biologi Molekuler 6. Teknik Immunohistochemistry 12. Pemantapan Mutu
Laboratorium 10
. Atribut Soft Skills Disiplin dan Kerjasama 11
.
Metode Pembelajaran
Kuliah, Diskusi, Tugas 12 . Media Pembelajaran LCD, Literatur 13 . Penilaian Hasil Belajar
Ujian (60%), tugas (30%), soft skill (10%) 14
.
Dosen PJMA : Prof. Dr. Harianto N, dr, MS Dosen :
1. Prof. Dr. Harianto N, dr, MS 5. Dr. Aryati, dr, MS, Sp.PK(K)
2. Prof. Soetjipto, dr, MS, Ph.D 6. Prof. Dr. Suhartati, dr, MS
3. Prof. Arie Gunawan, dr. MS, Ph.D 7. Prof. Retno Handajani, dr., MS, PhD.
57 4. Prof. S.O. Edijanto, dr. Sp.PK