HASIL DAN PEMBAHASAN
2) Sakit perut dan masalah pencernaan.
A. Diare
a. Kunyit (Curcuma domestica) seruas jari, kencur (Kaempferia galanga) seruas jari, bengle (Zingiber pupureum) seruas jari, lempuyang (Zingiber zerumbet) seruas jari, bawang batak (Allium fistulosum) segenggam, garam. Semua bahan dihaluskan, diperas dan ditambah sedikit air lalu diminum.
b. Buah pinang (Areca catechu) yang warnanya kuning muda dicuci lalu direndam dalam satu gelas air selama beberapa jam baru diminum.
c. Segenggam herba bandotan (Ageratum conyzoides) dicuci bersih lalu direbus dalam 3 gelas air tinggal setengahnya. Disaring dan diminum setelah dingin. d. Segenggam beras merah (Oryza sativa) disangrai sampai kuning, lalu digiling
halus. Diseduh dengan air panas, ditambah sedikit garam. Setelah dingin lalu diminum 2-3 kali sehari.
e. Lima lembar daun jambu biji (Psidium guajava), sepotong akar, kulit dan batangnya dicuci bersih. Semua bahan direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring dan airnya diminum 2 kali sehari.
f. Daun sirih (Piper betle) 4-6 lembar, 6 biji merica (Piper nigrum), 1 sendok makan minyak kelapa. Semua bahan dihaluskan lalu dogosokkan pada bagian perut.
B. Disentri
a. Pucuk jambu biji (Psidium guajava) sebanyak 7 lembar direbus, ditambah sedikit gambir dan garam, lalu diminum.
b. Beras (Oryza sativa) segenggam digongseng tambah kencur (Kaempferia galanga) , jahe merah (Zingiber officinale) kemudian dihaluskan, diseduh dengan air panas lalu diminum.
c. Seruas jari kunyit (Curcuma domestica), gambir dan kapur sirih secukupnya. Semua bahan direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring lalu diminum.
C. Maag
a. Temulawak (Curcuma xanthorhiza) seruas jari, kencur (Kaempferia galanga) seruas jari, dihaluskan, diperas, lalu ditambah gula batu dan diminum.
b. Labu kuning (Cucurbita moschata) 1 buah yang sedang besarnya dilubangi, dibuang bijinya lalu dimasukkan gula merah, dikukus, lalu dimakan.
c. Induk kunyit (Curcuma domestica) sebesar ibu jari tangan, diparut, lalu airnya diminum setiap pagi selama beberapa hari.
d. Temulawak (Curcuma xanthorhiza) sebesar ibu jari diiris tipis-tipis dan diangin-anginkan sebentar. Kemudian direbus dengan 5-7 gelas air sampai mendidih, disaring lalu diminum segelas sekali sehari.
e. Bawang putih jantan (Allium sativum) 3 siung, dikupas, dicuci, lalu dikunyah 3 kali sehari.
D. Masuk angin
a. Daun jarak (Jatropha curcas) 2 lembar yang agak besar dipanggang di atas api sampai layu, dioles dengan minyak kelapa lalu ditapalkan pada perut.
b. Daun kunyit (Curcuma domestica) 2 lembar dipanggang di atas api sampai layu, dioles dengan minyak kelapa lalu ditapalkan pada perut.
c. Bawang merah (Allium cepa) satu siung dimemarkan, ditambah sedikit minyak makan dan minyak lampu lalu disapukan pada bagian perut.
d. Sebanyak 2 siung bawang putih (Allium sativum) dikupas, dicuci, dikunyah perlahan sampai halus, ditelan lalu minum air hangat. Dilakukan 3 kali sehari. e. Kencur (Ka empferia galanga) sebesar ibu jari dan garam secukupnya
dikunyah, lalu minum segelas air hangat.
f. Tujuh lembar daun kecubung (Datura metel) ditambah sedikit kapur sirih diremas, lalu disapukan ke perut.
3). Gangguan tulang dan sendi.
A. Rematik
a. Jeruk perut (Citrus histrix) dibelah dua ditambah sedikit kapur sirih lalu dipanggang, kemudian dioleskan pada bagian tubuh yang sakit.
b. Setangkai daun seledri (Apium graveolus) dimakan sebagai lalapan setiap kali makan.
c. Beras merah (Oryza sativa) 1 sendok, lempuyang (Zingiber zerumbet) seruas jari. Semua bahan ditumbuk sampai halus lalu dibalurkan pada bagian yang sakit.
d. Kencur (Kaempferia galanga) segenggam, beras (Oryza sativa) 3 genggam yang sudah direndam 1 malam, merica (Piper nigrum) 5 buah, jahe merah (Zingiber officinale) seruas jari. Semua bahan dihaluskan lalu disapukan pada bagian yang sakit.
e. Dua rimpang lengkuas (Alpinia galanga) sebesar ibu jari diparut, diperas. Lalu airnya dicampurkan dengan kuning telur ayam kampung dan diminum sekali sehari.
f. Tiga rimpang lengkuas (Alpinia galanga) sebesar ibu jari, setengah sendok teh bubuk merica (Piper nigrum), sepotong gula merah, dan 2 gelas santan kelapa (Cocos nucifera). Semua bahan direbus hingga airnya tinggal segelas. Diminum sedikit-sedikit selama seminggu.
g. Dua potong akar pepaya (Ca rica papaya), 1 lembar daun pepaya. Kedua bahan ditumbuk halus, direbus, disaring, lalu diminum 1 gelas sehari sekali. h. Segenggam daun silattom (Graptophylum pictum) dihaluskan, lalu
ditempelkan pada bagian yang sakit. B. Terkilir
a. Seruas jahe (Zingiber officinale), seruas kencur (Kaempferia galanga), 1 buah pala (Myristica fragrans),seruas jeringo (Acorus calamus). Semua bahan dihaluskan dan dibalutkan pada bagian yang terkilir dengan daun bakung (Hymenocallis lithoralis).
b. Kencur (Kaempferia galanga) sebesar ibu jari, segenggam beras (Oryza sativa) yang telah direndam 1 malam. Kedua bahan dihaluskan lalu dioleskan pada bagian yang sakit.
c. Rimpang lengkuas (Alpinia galanga) 4-8 ruas jari diparut dan dicampur dengan asam jawa. Lalu dioleskan pada bagian yang sakit.
4). Ginjal
a. Satu buah kelapa hijau (Cocos nucifera) dilubangi ujungnya, kemudian telur ayam kampung dipecahkan dan dimasukkan ke dalam buah kelapa, diaduk lalu diminum 2 kali sehari.
b. Kumis kucing (Ortosiphon stamineus) 30 gram direbus dalam 3 gelas air tinggal setengahnya, lalu diminum.
c. Herba daun sendok (Plantago mayor) segar sebanyak 6 ons direbus dalam 3 liter air tinggal setengahnya. Lalu ditambah gula batu dan diminum.
d. Sebesar ibu jari tangan lempuyang (Zingiber zerumbet) diparut, ditambah air hangat lalu diperas, air perasannya diminum sehari sekali selama beberapa hari.
e. Daun pepaya (Ca rica papaya) direbus dengan air secukupnya dan diminum selama 3 hari berturut-turut (hari pertama 3 lembar, hari kedua 5 lembar, hari ketiga 7 lembar), untuk menutupnya ditambah dengan minum air kelapa hijau yang muda.
f. Segenggam daun topu arang (Stachytarphete ja maicensis), 3 butir kemiri (Alleuritas moluccana) di bakar, semua bahan dihaluskan ditambah air, disaring, lalu ditambah sedikit garam dan diminum.
5). Obat mata.
a. Sirih (Piper betle) 3 lembar diremas dalam air, diperas, lalu air perasannya diteteskan pada mata.
b. Kunyit (Curcuma domestica) seruas jari dihaluskan, ditambah sedikit kapur sirih lalu dibuat pilis di dahi.
c. Kunyit (Curcuma domestica) seruas jari diparut, diperas dengan kain lalu airnya diteteskan pada mata yang terinfeksi.
d. Dua tangkai daun seledri (Apium graveolus), setangkai daun kemangi. Semua bahan dihaluskan lalu diseduh dengan air panas, disaring lalu diminum.
e. Satu siung bawang putih (Allium sativum), dikupas dan dicuci bersih. Lalu di belah, digosokkan disekitar mata yang merah beberapa kali.
6). Luka dan gangguan kulit.
a. Tiga pucuk daun jambu biji (Psidium guajava) dikunyah sampai lembut dan ditempelkan pada bagian tubuh yang luka.
b. Tiga lembar daun sirih (Piper betle) ditambah sedikit kapur sirih dan gambir, lalu dikunyah sampai halus, semburkan ke kulit yang luka.
c. Segenggam daun inai (La wsonia inermis), seujung jari kunyit (Curcuma domestica), kedua bahan dihaluskan dan ditempelkan pada kulit yang luka.
d. Segenggam daun bandotan (Ageratum conyzoides) ditumbuk lalu diditambah sedikit kapur sirih, kemudian ditempelkan pada bagian yang luka.
e. Empat lembar daun kecubung (Datura metel) dan kapur sirih secukupnya ditumbuk sampai halus lalu ditempelkan pada bagian yang berbisul.
f. Daun nenas (Ananas comosus) ditumbuk sampai halus, kemudian dibalurkan pada kulit yang terkena gatal-gatal atau bisul.
g. Pinang (Areca catechu), gambir, kapur sirih, tembakau dan 1 lembar daun sirih (Piper betle). Semua bahan dihaluskan dan dilumurkan pada kulit yang terkena gatal-gatal.
h. Daun sirih (Piper betle) 3 lembar digiling halus dan dicampur dengan minyak kelapa, kemudian dilumurkan pada kulit yang terinfeksi.
i. Satu buah kelapa (cocos nucifera) diambil patinya lalu dioleskan pada kulit yang terkena cacar.
j. Gundur (Benincasa hispida) satu buah diparut, dicampur dengan air hangat kira-kira 10 liter, lalu dimandikan kepada orang yang terkena cacar agar tidak membekas.
k. Sebanyak 2-3 siung bawang putih (Allium sativum) dikupas, dicuci, dilumatkan, dicampur dengan 1 sendok minyak kelapa dan dioleskan pada kulit yang terkena borok.
l. Sebanyak 2 siung bawang putih (Allium sativum) dikupas, dicuci, dibakar, dicelupkan ke dalam minyak kelapa, dihaluskan lalu dioleskan pada bagian yang luka.
m. Sebanyak 1 siung bawang putih (Allium sativum) dibelah dan dioleskan pada bisul yang baru tumbuh berkali-kali.
n. Satu potong umbi ubi kayu (Manihot esculenta), diparut, diambil patinya, lalu dioleskan pada bagian yang luka.
7). Hipertensi
a. Biji daun sendok (Plantago mayor) 10-15 gram direbus dengan 3 gelas air tinggal setengahnya lalu diminum.
b. Pucuk daun pepaya (Ca rica papaya) dijadikan lalapan setiap kali makan. c. Segenggam daun seledri (Apium graveolus) direbus degan 3 gelas air tinggal
setengahnya, kemudian diminum.
d. Segenggam daun belimbing wuluh (Averrhoa blimbi) direbus dengan 3 gelas air tinggal setengahnya, kemudian diminum.
e. Buah mahkota dewa (Phaleria macroca rpa) 3 buah yang sudah dikeringkan, seduh dengan 1 gelas air hangat, kemudian diminum.
g. Dua buah mengkudu (Morinda cytrifolia) yang masak diperas airnya, lalu dicampur dengan madu kemudian diminum.
h. Daun alpukat (Persea gratissima) 7 lembar direbus dengan 3 gelas air tinggal setengahnya, lalu diminum.
i. Pucuk daun sintrong (Crassocephallum crepidiodes) dijadikan lalapan setiap kali makan.
8). Sakit gigi
a. Akar pepaya (Carica papaya) ditumbuk halus, ditambah garam lalu dimasukkan ke gigi yang berlobang.
b. Daun bandotan (Ageratum conyzoides) dihaluskan, ditambah minyak tanah dimasukkan ke dalam gigi yang berlobang.
c. Daun kecubung (Datura metel) diremas-remas ditambah kapur sirih, lalu dioleskan dari luar.
d. Bawang putih (Allium sativum), bawang merah (Allium cepa), keduanya ditumbuk halus, lalu ditambah sedikit minyak tanah dan dimasukkan ke dalam gigi yang berlobang.
e. Pinang muda (Areca catechu) 1 buah dikunyah-kunyah, kemudian airnya diteteskan pada bagian gigi yang sakit.
f. Bunga cengkeh (Syzygium aromaticum) digiling dan dimasukkan ke dalam gigi yang berlobang.
g. Buah pala (Myristica fragrans) dihaluskan, lalu dioleskan pada bagian pipi yang bengkak.
h. Biji alpukat (Persea gratissima) digiling halus, lalu dimasukkan ke dalam gigi yang berlobang.
9). Diabetes
a. Satu buah jambu biji (Psidium guajava) dibelah empat direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian airnya diminum 2 kali sehari.
b. Tiga rimpang kunyit (Curcuma domestica) ukuran seruas jari direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, lalu ditambah garam, kemudian diminum 2 kali seminggu.
c. Biji rambutan (Nephelium lappaceum) 5 buah disangrai, dihaluskan, lalu diseduh dengan air panas. Setelah dingin diminum airnya 1-2 kali sehari. d. Tiga siung bawang merah (Allium cepa), segenggam daun sendok (Plantago
mayor), keduanya direbus dengan setengah gelas air sampai mendidih, lalu diminum.
10). Masalah kewanitaan
a. Sebanyak 2 siung bawang putih (Allium sativum) dikunyah halus, kemudian ditelan. Dilakukan 2 kali sehari untuk mengurangi nyeri haid.
b. Satu buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia) diperas airnya, 2 rimpang kunyit (Curcuma domestica) sebesar ibu jari diparut lalu diperas airnya, kapur sirih dan garam secukupnya. Semua bahan dicampur merata dan disaring, lalu diminum bagi yang terlambat datang bulan.
c. Dua rimpang kunyit (Curcuma domestica) sebesar ibu jari diparut lalu diperas airnya, diditambah gula aren dan sedikit asam jawa, lalu diminum untuk memperlancar haid.
d. Daun katu segar (Sauropus androgynus) dan labu kuning (Cucurbita moschata) direbus, dijadikan sayuran untuk memperlancar ASI.
e. Segenggam daun bangun-bangun (Coleus amboinicus), segenggam beras (Oryza sativa), merica (Piper nigrum) halus setengah sendok teh. Semua bahan dimasak hingga menjadi bubur, setelah dingin lalu dimakan untuk memperlancar ASI.
11). Batuk
a. Sebanyak 30 gram bawang putih (Allium sativum) dikupas, dicuci, dihaluskan.Kemudian dicampur dengan gula batu dan segelas air matang, didiamkan 5-6 jam lalu diminum satu sendok makan setiap hari selama beberapa hari.
b. Jahe merah (Zingiber officinale) seujung jari, kencur (Kaempferia galanga) seujung jari, merica (Piper nigrum) 5 butir, sebatang serei (Andropogon nardus), semua bahan dihaluskan dan ditambah sedikit air lalu diminum.
c. Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dibelah dua lalu diperas airnya, ditambah sedikit madu lalu diminum.
d. Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dibelah dua lalu diganggang di atas api, diperas airnya dan ditambah satu sendok kecap lalu diminum.
e. Beras (Oryza sativa) segenggam ditambah seruas jari kencur (Kaempferia galanga) dan seruas jari jahe merah (Zingiber officinale), semua bahan dihaluskan lalu diambil airnya dan diminum.
f. Batang asam kecombrang (Etlingera elatior) diganggang di atas api, ditumbuk, diambil airnya dan ditambah sedikit gula jawa, diseduh, lalu diminum.
g. Pinang muda (Areca catechu) satu buah, dihaluskan bijinya, lalu diperas airnya dan diminum.
BAB V