.
1.
Salat Tahiyatul M asjid
a. Penger tian
Secara bahasa tahiyatul m asjid berarti m en ghorm ati m asjid. Sed an gkan salat tah iyatu l m asjid ad alah salat d u a r akaat yan g dilaksan akan sesaat setelah kita m em asuki m asjid.
.
.
b. H ukum n ya
H u ku m m ela ksa n a ka n a d a la h su n a h , seb a ga im a n a h a d is Rasu lu llah saw:
Ar tin ya: “Dar i Abu Qatadah, Rasulullah saw . ber sabda: apabila salah seor ang di antar a kamu masuk ke masjid maka j anganlah duduk sebelum salat (t ahi yat masj i d) dua
r akaat.” (H .R. al-Bukhari/ 10 97; Muslim / 1166)
.
Sumber: http://hisham_khilafar.wordpress.com
Gambar 12.3 Salat Tahiyatul Masjid dilaksanakan untuk menghormati masjid dan dilaksanakan secara munfarid.
2) Takbiratul ihram
3) Salat dua rakaat seperti biasa. 4 ) Sa la m
2.
Salat Tahajud
Salat Tahajud m erupakan salat lail (salat yan g dikerjakan pada m a la m h a r i). Sa la t in i d ila ksa n a ka n p a d a m a la m h a r i u n t u k m en d ekatkan d ir i kepad a Allah swt. Or an g yan g m elaksan akan salat tahajud akan m en dapatkan berbagai keutam aan di hadapan Allah swt. Kajilah pem bahasan berikut, setelah kam u m em aham i berlatih lah un tuk m elaksan akan salat lail in i, karen a Rasulullah saw. bersabda:
Ar tin ya: “Allah swt. akan tur un ke langit dunia setiap malam ketika seper tiga malam yang ter akhir , ser aya ber fir man: Siapa yang ber doa kepadaKu, maka Aku akan mener ima per - mintaannya dan siapa yang meminta ampunan dar iKu, maka Aku akan mengampuninya.”
(H .R. al-Bukhari/ 6940 ) . . . . . . .
c. Tata car a pelaksanaannya
Tata cara pelaksan aan salat tah iyatul m asjid adalah sebagai berikut:
1) J um lah r akaatn ya h an ya 2 rakaat.
2) Dilaksan akan secara m un farid (sen dirian ).
3) Wa kt u n ya set ia p sa a t m em a su ki m a sjid , b a ik u n t u k m e- laksan akan salat fardhu m aupun ketika akan beri’tikaf.
d. Panduan pr aktik salat tahiyatul m asjid
1) Bern iat salat Tahiyatul Masjid
Bacaan n iatn ya apabila diucapkan adalah:
Ar tin ya: “Saya ber niat salat tahiyat masjid dua r akaat kar ena Allah Ta’ala.”
.
. .
. . . . . . a. Penger tian
Salat tah ajud m erupakan salat sun ah yan g dikerjakan telah tidur pada m alam hari an tara waktu salat isya sam pai den gan fajar sidiq (m en jelan g subuh). Nam un waktu yan g palin g utam a un tuk m elaksan akan salat tah aju d ad alah d u a p er tiga m alam , sekitar pukul 0 2.0 0 din i hari.
b. H ukum salat tahajud
H ukum m elaksan akan salat tah ajud adalah sun ah m u’akad. Perhatikan firm an Allah swt. berikut in i:
Wa minal-laili fa tahajjad bih³ n±filatal lak(a), ‘as± ay yab‘a¡aka
rabbuka maq±mam ma¥mμd±(n)
Ar tin ya: “Dan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suat u i badah) t ambahan bagi mu: mudah- mudahan Tuhanmu mengangkat mu ke t empat yang
ter puji. (Q.S. al-Isra’/ 17: 79)
c. Tata car a pelaksanaannya
Bagi keban yakan or an g m elaksan akan salat tah aju d ter asa berat, n am un bagi sebagian yan g lain m erasa rin gan karen a sudah t er b ia sa b a n gu n d i m a la m h a r i d a n m ela ku ka n sa la t t a h a ju d , bah kan m er eka m er asakan ken ikm at an r oh an i yan g lu ar biasa setelah m elakukan salat tahajud di ten gah kehen in gan m alam .
Pada tah ap awal, agar kam u m u dah dan tidak ber at dalam m elaksan akan salat tahajud. Berdoalah sebelum tidur agar diberi keku atan u n tu k ban gu n d i m alam h ar i d an m elaksan akan salat tah aju d.
Ad a p u n t a t a ca r a m ela ksa n a ka n sa la t t a h a ju d t id a k ja u h berbeda den gan salat sun ah yan g lain , yakn i:
1) Waktu pelaksan aan n ya setelah salat Isya sam pai den gan fajar sidiq (m en jelan g waktu subuh) dan setelah tidur.
2) J um lah rakaatn ya palin g sedikit dua rakaat dan palin g ban yak tidak dibatasi. . . . . . . . . .
3) Dilaksan akan sen dirian (m un farid) atau berjam aah.
4 ) Lebih utam a setiap dua rakaat salam . Apabila dilaksan akan em p a t r a ka a t ja n ga n a d a t a sya h u d a wa l, seh in gga t id a k m en yerupai salat fardu.
d. Panduan Pr aktek Salat Tahajud
1) Bern iat Salat tahajud
Bacaan n iatn ya apabila diucapkan adalah:
Ar tin ya: “Saya ber niat salat tahajud dua r akaat kar ena Allah Ta’ala.”
2) Takbiratul ihram
3) Salat dua rakaat seperti biasa. 4 ) Sa la m
3.
Salat I stikhar ah
a. Penger tian
Secara bahasa, Istikharah berati m ohon dipilihkan . J adi salat istikharah m en gan dun g pen gertian m elaksan akan salat sun ah dua rakaat den gan m aksud un tuk m em ohon petun juk dari Allah swt. dalam m en en tukan pilihan terbaik di an tara dua pilihan atau lebih. Suatu saat kita dihadapkan pada dua atau lebih pilihan yan g sam a- sa m a b a ik d a n su lit m en en t u ka n m a n a ya n g t er b a ik, p a d a h a l m en yan gkut persoalan yan g m em pen garuhi kehidupan kita di m asa yan g akan datan g, seperti m em ilih sekolah, pekerjaan , jodoh, dan lain -lain . Oleh karen a itu sebagai oran g yan g berim an , kita harus yakin bahwa han ya Allah swt. yan g palin g m en getahui m an a yan g terbaik di an tara sekian pilihan tersebut.
b. H ukum n ya
H ukum m elaksan akan n ya adalah sun ah, sebagaim an a hadis Rasu lu llah saw:
. . . . . . . .
Ar tin ya: “ Dar i Jabi r bi n ‘Abdul l ah, Rasul ul l ah ber sabda: Rasul ul l ah saw ., m engaj ar kan kepada kam i unt uk meminta petunjuk dalam beber apa per kar a yang penting. Beliau ber kata, “Apabila salah seor ang di antar a kamu menghadapi suat u per kar a hendakl ah i a sal at dua
r akaat.” (H .R. al-Bukhari/ 10 96)
c. Tata car a Pelaksanaan
Tata cara pelaksan aan salat istikharah adalah sebagai berikut. 1) J um lah r akaatn ya h an ya 2 r akaat
2) Dilaksan akan secara m un farid (sen dirian ) 3) Waktun ya pagi, sian g, atau m alam hari
d. Panduan Pr aktik Salat I stikhar ah
1) Bern iat salat istikharah
Bacaan n iatn ya apabila diucapkan adalah:
Ar tin ya: “Saya ber ni at salat i sti khar ah dua r akaat kar ena Allah Ta’ala.”
2) Takbiratul ihram
3) Salat dua rakaat seperti biasa 4 ) Sa la m
Dilan jutkan den gan m em baca doa istikharah;
. . . . . .
Ar tin ya: “Ya Allah hamba mohon memi li hkan mana yang baik menur ut Engkau ya Allah. Dan hamba mohon member i kan kepasti an dengan ketentuanM u dan hamba mohon dengan kemur ahan-M u yang besar dan agung, kar ena sesungguhny a Tuhan y ang ber kuasa. Sedang hamba tidak tahu dan Tuhanlah yang maha mengetahui bahw a per soalan ini baik bagiku dalam agamaku dan kehidupanku, dan baik pula akibatnya bagiku, maka ber ikanlah per kar a ini kepadaku dan mudahkanlah ia bagiku, kemudian ber ikanlah keber kahan di dalamnya. Ya Allah jika Engkau mengetahui bahw a jika hal ini tidak baik bagi agamaku dan kehi dupanku, dan t i dak bai k akibatnya bagiku maka jauhkanlah hal ini dar iku, dan jauhkanlah aku dar inya. Dan ber ilah kebaikan dimana saja aku ber ada, dan jadikanlah aku or ang yang r ela atas anuger ahM u.”