BAB VI PENUTUP
C. Saran
Berikut ini merupakan saran yang diberikan penulis untuk perbaikan pada Mebel Bambu Karya Manunggal :
1. Proses Pembelian
a. Pemilik sebaiknya memiliki buku catatan untuk mencatat daftar permintaan bahan baku, agar ketika karyawan mengajukan permintaan pembelian bahan baku secara lisan tidak terjadi miskomunikasi seperti salah memesan, lupa melakukan pesanan, ataupun yang lainnya
b. Membuat pencatatan sederhana untuk pencatatan daftar pembelian bahan baku.
c. Pemilik dapat membuat daftar standar kualitas bahan baku agar terus dapat menjaga kualitas produk
d. Jika pemilik tidak dapat melakukan mencatatan secara rutin setiap kali melakukan pengeluaran kas maka pemilik dapat mengumpulkan bukti-bukti transaksi seperti nota pembelian untuk dilakukan pencatatan kas keluar pada setiap akhir minggu atau sesuai kebutuhan pemilik
e. Pemilik dapat membuat nota pembelian yang ditandatangani oleh supplier.
2. Proses Penerimaan
a. Gudang pertama sebagai tempat penyimpanan bahan baku yang baru diterima dibuat lebih tertutup, sehingga memperkecil peluang terjadi pencurian.
b. Menerapkan pelaporan penerimaan bahan baku secara tertulis dengan format yang sederhana, yang berisi tanggal diterima, tandatangan pengirim, pemasok, dan kondisi bahan baku.
3. Prosedur Penyimpanan dan Pengeluaran
a. Jika pemilik tidak memungkinkan untuk menunjuk salah satu karyawan untuk bertanggung jawab pada bagian gudang, pemilik dapat membuat sebuah aturan seperti menyediakan buku catatan untuk setiap karyawan dapat menulis jumlah bahan baku yang masuk ke gudang utama dan jumlah bahan baku yang keluar dari gudang utama
b. Jika pemeriksaan kuantitas secara periodik cukup menyulitkan pemilik. Pemilik dapat melakukan controlling paling sedikit satu minggu sekali untuk memastikan agar dalam gudang uatama tidak terjadi kekurangan bahan baku ataupun kelebihan bahan baku c. Membuat mencatatan sederhana mengenai bahan baku yang masuk
119
DAFTAR PUSTAKA
Agoes, Sukrisno. 2017. Auditing edisi 4 buku 1. Jakarta: Salemba Empat. —. 2013. Auditing edisi 4 buku 2. Jakarta: Salemba Empat.
—. 2018. Auditing edisi 5 buku 1. Jakarta: Salemba Empat. Andayani, Wuryan. 2008. Audit Internal. Yogyakarta: BPFE.
Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Arnes, A.A, and J.K Loebbeck. 2010. Auditing : Pendekatan Terpadu buku 1 dan 2 edisi ke 3 ahli bahasa Jusuf A.A. Jakarta: Salemba Empat.
Bayangkara. 2016. Audit Manajemen : Prosedur dan Implementasi edisi 2. Jakarta: Salemba Empat.
Carter, W.K, and MF Usry. 2004. Akuntansi Biaya jilid 1 edisi 13. Jakarta: Salemba Empat.
Diana, Anastasia, and Lilis Setiawati. 2011. Sistem Informasi Akuntansi. Yogyakarta: Andi Offset.
—. 2011. Sistem Informasi Akuntansi. Yogyakarta: Andi Offset.
Haizer, and Render. 2014. Manajemen Operasi. Jakarta: Salemba Empat.
Haryanti, Dewi Meisari, and Isniati Hidayah. 2018. Potret UMKM Indonesia : Si Kecil Berperan Besar. 07 24. Accessed 10 2, 2019. https://www.ukmindonesia.id/baca-artikel/62.
Ikatan Akutan Indonesia. 2015. Peryataan Standar Akuntansi Keuangan No 14 Tentang Persediaan. Jakarta: IAI.
Jogiyanto. 2016. Metodologi Penelitian Bisnis. Yogyakarta: BPFE.
Jusup, Al. Haryono. 2014. Auditing edisi 2. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN.
Keiso, Donald E, Jerry J Weygandt, and Terry D warfield. 2008. Akuntansi Intermedate. Edisi Kedua Belas, Jilid 1. Jakarta: Erlangga.
Kurniasari, Riva. 2015. Audit Operasional Pada Fungsi Penjualan dan Pelayanan Konsumen. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
Nitisari, Lili. 2014. Audit Operasioanal Atas Pengelolaan Persediaan Bahan Baku PT Marel Sukses Pratama. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
Riduwan. 2013. Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Romney, Mardhall B, and Paul Jhon Steinbart. 2016. Sistem Informasi Akuntansi. Jakarta: Salemba empat.
Sekaran, Uma. 2011. Research Methods for Business : Metodologi Penelitian untuk Bisnis. Jakarta: Salemba Empat.
Trihendrawan, Nuriwan. 2018. Nilai Ekspor UKM Meningkat 20,72% Menjadi Rp24,47 Miliar. Januari 20. Accessed 10 4, 2019.
https://ekbis.sindonews.com/berita/1275092/34/nilai-ekspor-ukm-meningkat-2072-menjadi-rp2447-miliar.
Warsono, Sony, and dkk. 2010. Akuntansi UMKM Ternyata Mudah Dipahami & Dipraktekkan. Yogyakarta: Penerbit Buku Akuntansi.
121
Lampiran 1 – Catatan Kas Keluar Pembelian Bahan Baku
123
Lampiran 4 – Daftar Pertanyaan Wawancara 1. Profil Usaha
a. Apa nama usaha ini? b. Dimana alamat usaha ini?
c. Kegiatan apa saja yang dilakukan usaha ini? 2. Bagai mana usaha ini terbentuk?
a. Siapa pendirinya?
b. Tahun berapa usaha ini didirikan? c. Apa alasan mendirikan usaha ini? d. Bagaimana perkembangan usaha ini? 3. Bagaimana struktur organisasi pada usaha ini? 4. Apa saja tugas dan tanggungjawab mereka?
5. Apakah usaha ini memiliki SOP tertulis terutama pada kegiatan pengelolaan persediaan bahan baku?
6. Apakah bagian pembelian memiliki daftar uraian tugas tertulis untuk para karyawan?
7. Apakah kegiatan pembelian pembelian hanya dilakukan oleh karyawan yang bertugas pada bagian pembelian?
8. Apakah perusahaan memiliki daftar supplier/pemasok secara tertulis? 9. Adakah peraturan mengenai siapa saja yang boleh membuat order
pembelian?
10. Apakah orderpembelian dibuat berdasarkan from permintaan pembelian dan berlaku untuk semua pembelian?
125
11. Apakah order pembelian diotorisasi oleh kepala bagian pembelian atau manajer yang berwenang?
12. Apakah barang yang dipesan selalu diterima tepat waktu?
13. Apakah dibuat laporan penerimaan barang pada saat barang diterima? 14. Apakah dibuat laporan pembelian?
15. Bagaimana proses pembayaran yang dilakukan kepada pihak pemasok? 16. Apakah dibuat bukti kas keluar saat melakukan pembayaran kepada pihak
Lampiran 5 -Tabel Internal Control Questionnaire (ICQ) Nomor Internal Control
Questionnaire dan langkah kerja
Jawaban Pelaksanaan Pemeriksaan
ICQ LK Ya Tidak Pemeriksa Pelaksanaan
Tujuan Rivew dan pengendalian manajemen : menilai efektivitas pengendalian manajemen terkit pengelolaan persediaan bahan baku bambu pada kegiatan pembelian, penerimaan, penyimpanan dan pengeluaran. 1. Internal Control Questionnaire : Pembelian Tunai : e. Apakah terdapat surat permintaan pembelian? f. Apakah terdapat buku kas keluar?
127
Tabel Internal Control Questionnaire (ICQ) Lanjutan Nomor Internal Control
Questionnaire dan langkah kerja
Jawaban Pelaksanaan Pemeriksaan
ICQ LK Ya Tidak Pemeriksa Pelaksanaan
g. Apakah terdapat nota pembelian tunai? h. Apakah terdapat bukti penyelesaian kas keluar? Catatan: 2. Internal Control Questionnaire: Pembelian Kredit : f. Apakah terdapat surat permintaan pembelian? g. Apakah terdapat surat order pembelian?
Tabel Internal Control Questionnaire (ICQ) Lanjutan Nomor Internal Control
Questionnaire dan langkah kerja
Jawaban Pelaksanaan Pemeriksaan
ICQ LK Ya Tidak Pemeriksa Pelaksanaan
h. Apakah terdapat nota retur?
i. Apakah terdapat fatur pembelian?
j. Apakah terdaat bukti kas keluar?
Catatan : 3 Internal Control Questionnaire Penerimaan : e. Apakah dilakukan pengecekan antara bukti penerimaan dengan nota pembelian?
129
Tabel Internal Control Questionnaire (ICQ) Lanjutan Nomor Internal Control
Questionnaire dan langkah kerja
Jawaban Pelaksanaan Pemeriksaan
ICQ LK Ya Tidak Pemeriksa Pelaksanaan
f. Apakah ada karyawan yang bertanggungjawab atas penerimaan bahan baku? g. Apakah dilakukan penghitungan kuantias atas barang yang dteima?
h. Apakah dilakukan pemeriksaan atas penerimaan bahan baku untuk melihat ada tidaknya barang yang catat atau rusak?
Tabel Internal Control Questionnaire (ICQ) Lanjutan Nomor Internal Control
Questionnaire dan langkah kerja
Jawaban Pelaksanaan Pemeriksaan
ICQ LK Ya Tidak Pemeriksa Pelaksanaan
Catatan :
4. Internal Control Questionnaire : Penyimpanan dan
Pengeluaran Bahan Baku : h. Dipisahkan atas kelompok : 4) Bahan Baku ? 5) Barang dalam Proses? 6) Barang jadi/ dagang ? i. Apakah persediaan dibawah pengawasan seorang penjaga gudang atau orang tertentu lainnya?
131
Tabel Internal Control Questionnaire (ICQ) Lanjutan Nomor Internal Control
Questionnaire dan langkah kerja
Jawaban Pelaksanaan Pemeriksaan
ICQ LK Ya Tidak Pemeriksa Pelaksanaan
j. Apakah kecuali petugas gudang dilarang masuk ke gudang? k. Apakah dilakukan pemeriksaan secara periodic terhadap jumlah bahan baku yang tersedia digudang? (contoh : setiap per 30, 60 atau 90 hari)
Tabel Internal Control Questionnaire (ICQ) Lanjutan Nomor Internal Control
Questionnaire dan langkah kerja
Jawaban Pelaksanaan Pemeriksaan
ICQ LK Ya Tidak Pemeriksa Pelaksanaan
l. Apakah terdapat batasan jumlah minimum dan maksimum terhadap jumlah bahan baku yang terdapat digudang? m. Apakah setiap pengeluaran bahan baku berdasarkan bukti penjualan tertulis? n. Apakah terdapat bukti permintaan dan pengeluaran bahan baku dari gudang?
133
Tabel Internal Control Questionnaire (ICQ) Lanjutan Nomor Internal Control
Questionnaire dan langkah kerja
Jawaban Pelaksanaan Pemeriksaan
ICQ LK Ya Tidak Pemeriksa Pelaksanaan
o. Apakah terdapat pos-pos penjaga yang mengawasi arus keluar masuk barang dengan efektif?
Catatan:
Diaudit oleh
Eka Andhita N.Y
(20/01/2020)
Jumlah Jawaban
Catatan :
Lampiran 6- Tabel Program Audit Pengelolaan Bahan Baku
Nama Organisasi : Periode :
Program yang di audit : Pembelian Bahan Baku
No Pernyataan Ya Tidak Keterangan
Efisien
1 Apakah perusahaan melakukan evaluasi terhadap hasil kinerja pemasok
2 Terdapat pemisahan tugas secara tegas mengenai batasan-batasan karyawan
3 perimintaan pembelian atas
bahanbaku yang diajukan karyawan ke pemilik, disetujui berdasarkan permintaan lisan yang disertai dengan bukti fisik akan kebutuhan tersebut
135
Tabel Program Audit Pengelolaan Bahan Baku Lanjutan
Nama Organisasi : Periode :
Program yang di audit : Pembelian Bahan Baku
No Pernyataan Ya Tidak Keterangan
Efektif
1 Terdapat daftar kebutuhan bahan baku yang disesuaikan dengan kebutuhan produksi
2 Daftar bahan baku memuat tentang standar kualitas bahan baku yang dibutuhkan
3 Pembelian dilakukan dengan pemasok terpilih
Ekonomis
1 Memiliki daftar pemasok dengan list harga barang yang dijual 2 Memilih pemasok potensial untuk
memenuhi kebutuhan bahan baku 3 Memiliki lebih dari satu pemasok
Tabel Program Audit Pengelolaan Bahan Baku Lanjutan
Nama Organisasi : Periode :
Program yang di audit : Pembelian Bahan Baku
No Pernyataan Ya Tidak Keterangan
4 Terdapat daftar bahan baku yang memuat bahan baku yang di
butuhkan
5 Bahan baku yang datang sesuai dengan pesanan
Diaudit Oleh :
Eka Andhita N.Y
Tanggal :
Jumlah Jawaban
Catatan
137
Tabel Program Audit Pengelolaan Bahan Baku Lanjutan
Nama Organisasi : Periode :
Program yang di audit : Penerimaan Bahan Baku
No Pernyataan Ya Tidak Keterangan
Efisien
1 karyawan yang bertanggung jawab atas kegiatan penerimaan melakukan pengecekan dengan membandingan barang yang diterima dengan catatan pemesanan untuk memastikan barang yang diterima sesuai dengang barang yang dipesan.
2 Adanya pemisahan tugas atara bagian pemesanan dan penerimaan bahan baku
3 Bahan baku yang diterima diletakan sesuai jenisnya
Tabel Program Audit Pengelolaan Bahan Baku Lanjutan
Nama Organisasi : Periode :
Program yang di audit : Penerimaan Bahan Baku
No Pernyataan Ya Tidak Keterangan
Efektif
1 Karyawan yang bertanggung jawab membuat laporan barang yang diiterima yang berisi mengenai tanggal diterima, pengirim, pemasok, dan kondisi bahan baku.
2 Bahan baku yang tidak sesuai dengan pesanan tidak dapat diterima dan langsung meminta retur barang.
3 Bahan baku yang diterima disimpan di tempat yang aman (dapat terhindar dari pencurian)
139
Tabel Program Audit Pengelolaan Bahan Baku Lanjutan
Nama Organisasi : Periode :
Program yang di audit : Penerimaan Bahan Baku
No Pernyataan Ya Tidak Keterangan
Ekomis
1 Pemilik menetapkan 1 karyawan bertanggung jawab untuk memeriksa penerimaan bahan baku yang datang
2 Melakukan pemeriksaan bahan baku untuk menemukan ada tidaknya bahan baku yang rusak dan memastikan kuantitas sesuai dengan permintaan
Diaudit Oleh : Eka Andhita N.Y
Tanggal :
Jumlah Jawaban Catatan Ya Tidak
Tabel Program Audit Pengelolaan Bahan Baku Lanjutan
Nama Organisasi : Periode :
Program yang di audit : Penyimpanan dan Pengeluaran Bahan Baku
No Pernyataan Ya Tidak Keterangan
Efisien
1 Terdapat pencatat atas pemasukan dan pengeluaran bahan baku dari gudang
2 Melakukan perhitungan persediaan secara periodik
3 Terdapat karyawan yang bertanggung jawab atas barang yang masuk dan keluar dari gudang
4 Gudang sebagai tempat penyimpanan merupakan tempat yang aman dalam artian terbebas dari tindakan pencurian
141
Tabel Program Audit Pengelolaan Bahan Baku Lanjutan
Nama Organisasi : Periode :
Program yang di audit : Penyimpanan dan Pengeluaran Bahan Baku
No Pernyataan Ya Tidak Keterangan
Efektif
1 Jumlah persediaan memenuhi kebutuhan produksi
2 Bahan baku yang rusak tidak dapat masuk di dalam gudang
Ekonomis
1 Hanya bahan baku yang sesuai kriteria yang dapat masuk ke gudang
2 Terdapat batasan kuantitas bahan baku yang keluar dari gudang
Diaudit Oleh :
Eka Andhita N.Y
Tanggal :
Jumlah Jawaban Catatan
143
Lampiran 7 – Contoh Tabel Pencatatan Pelunasan Transaksi Pembelian Bahan Baku Bukti Pelunasan Transaksi
Pembelian Bahan Baku Bambu
No Tanggal Supplier Pengirim Jenis
Barang Kuantitas Harga Total
Status LUNAS/TIDAK LUNAS Tanda Tangan
144
Lampiran 8 – Contoh Tabel Pencatatan Daftar Pembelian Bahan Baku Daftar Pembelian Bahan Baku
Tanggal Nama Barang Kuantitas Nama Supplier
145 Lampiran 9 – Contoh Tabel Laporan Penerimaan Bahan Baku
Daftar Penerimaan Bahan Baku
Tanggal Supplier Nama Barang Kuantitas Kondisi Barang Catatan Tandatangan Pengirim Tandatangan Penerima
Lampiran 10 – Contoh Tabel Daftar Barang Masuk Gudang Daftar Barang Masuk Gudang
Tanggal Nama Barang Jumlah
Lampiran 11 – Contoh Tabel Daftar Barang Keluar Gudang Daftar Barang Masuk Gudang
Tanggal Nama Barang Jumlah
147
Lampiran 12 – Contoh Tabel Laporan Keluar Masuk Bahan Baku dari Gudang
Laporan Keluar Masuk Bahan Baku dari Gudang
Tanggal Nama Barang Stok Awal Masuk Keluar Stok Akhir