• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP

B. SARAN

Sebagai catatan akhir maka penulis akan memberikan saran:

1. Batas Usia Perkawinan ini diharapkan menjadi sebuah aturan yang dapat meminimalisir praktik perkawinan di bawah umur baik di perkotaan maupun di pedesaan, yang bertujuan menekan tingginya angka perceraian yang disebabkan oleh pernikahan dini. Oleh karena itu, pihak-pihak yang berwenang seperti KUA bahkan hingga Desa perlu menyeleksi secara ketat tentang usia calon pengantin ini.

2. Dispensasi seharusnya bukanlah jalan satu-satunya untuk dijadikan alasan agar dapat melangsungkan pernikahan di bawah umur. Akan

62

tetapi, psikologis anak juga harus betul-betul diperhatikan, antara kesiapan jiwa dan raganya untuk menghadapi kehidupan berumah tangganya kelak. Oleh karena itu, perlunya pendidikan dan pengetahuan bagi masyarakat agar tersadar bahwa resiko melangsungkan pernikahan di bawah umur sangatlah besar.

3. Perbandingan kedua undang-undang perkawinan antara Indonesia dan Tunisia, semoga menjadi khazanah referensi dalam pembentukan hukum keluarga.

4. Undang-Undang Perkawinan di Tunisia, bisa dijadikan sebagai bahan pembelajaran bahwa sangat pentingnya menentukan batas usia menikah bagi masyarakat untuk menghndari adanya praktik pernikahan di bawah umur.

5. Perlunya penegakan sanksi hukum bagi pelaku perkawinan di bawah umur untuk memberikan efek jera dan agar tidak merugikan kaum perempuan.

63

DAFTAR PUSTAKA

Abdurrahman, Kompilasi Hukum Islam di Indonesia, Jakarta: Akademika Pressindo, 2010.

Admin, Efektifitas Revisi UU Nomor 1 Tahun 1974 ke UU Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan, https:// ms-sigli.go.id/efektifitas-revisi-uu-nomor-1-tahun-1974-ke-uu-nomor-16-tahun-2019-tentang-perkawinan/.

Ajhouri, Muhamad Ridha, Khalfiyah Islamiyah Li Majallat Al-Akhwal Asy-Syakhsiyyah, Tunis: Dar al_ma’ali Tunis, 2012.

Ali, Mohammad Daud, Hukum Islam dan Peradilan Agama, Cet. Kedua, Jakarta: PT. Raja Grafindo, 2002.

Al-Jaziry, Abd al-Rahman, Kitab al-Fiqh ‘Ala Madzahib al-Arba’ah, Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 2003.

Al-Junduli, Hamid, Qanun Al-Akhwal As-Shakhsiyyah At-Tunisi Wa

‘Alqatuhu Bis Shari’ah al-Islamiyyah, Cet. Ke-1, Tunis: Majma’ At-Taurathy, 2011.

Al-Shabuny, Muhammad Ali, Tafsir Ayat al-Ahkam min al-Qur’an, Beirut:

Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 1999.

A-Na’im, Abdullah A, Islamic Family Law in a Changing World: A. Global Resource Book, London:Zed Books, 2002.

Bancin, Ratih Lusiani, Hukum Keluarga Islam Di Tunisia, dalam Jurnal Penelitian Medan Agama, Vol. 9, Nomor 2, 2018.

Basri, Cik Hasan, Peradilan Agama di Indonesia, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 1998.

Charrad, Mounira M., Family Law Reform in The Arab World; Tunisia and Morocco, Austin: Department of Sociology of Texas, 2012.

64

Dedi Supriyadi dan Mustofa, Perbandingan Hukum Perkawinan di Dunia Islam, Bandung: Pustaka Al-Fikriis, 2009

Direktorat Kehakiman Badan Peradilan Agama Islam Kementrian Agama, Kompilasi Hukum Islam di Indonesia, Jakarta: t.p, 2002.

El-Alami, Dawoud dan Doreen Hinchcliffe, Islamic Marriage and Divorce Laws of The Arab World, London: CIMEL and Kluwer Law International, 1996.

Haddad, Tahir, Imroatuna Fi Ash-Shari’ah Wa Al-Mujtama’, Tunis: Dar Muhammad Ali Li An-Nashr Sfax, 1930.

Haji, Lutfi, Borguiba Wa al-Islam, Tunis: Dar al-Janub, 2004.

Halimah, Sasi Ben, Mudharat Fi Qanun Al-Akhwal As-Shakhsiyyah, Tunis:

Markaz An-Nathr Al-Jami’i, 2004.

Hamid, H. Zahri, Pokok-pokok Hukum Perkawinan Islam dan Undang-Undang Perkawinan di Indonesia, Yogyakarta: Bina Cipta, 1987.

Himpunan Peratauran Perundang-undangan tentang Kompilasi Hukum Islam, Cet. Ke- 2, Bandung: FOKUSMEDIA, 2007.

https://en.wikipedia.org/wiki/Women_in_Tunisia.

https://kemlu.go.id/tunis/id/read/profil-negara-republik-tunisia/584/etc-menu.

https://www.jogloabang.com/pustaka/uu-16-2019-perubahan-uu-1-1974-perkawinan.

https://www.jogloabang.com/pustaka/uu-35-2014-perubahan-uu-23-2002-perlindungan-anak.

Jahar, Asep Saepudin, dkk, Hukum Keluarga, Pidana & Bisnis, Jakarta:

Kencana, 2013.

65

John p, Entelis, Tunisia dalam John L. Esposito, The Oxford Enciclopedia of The modern Islamic World, Bandung: Mizan, 2001.

Kharlie, Ahmad Tholabie, Hukum keluarga Indonesia, Jakarta: Sinar Grafika, 2013

Komarudin, “Hukum Keluarga di Tunisia dan Indonesia (Studi Syariah dalam konteks Negara-Negara Modern di Dunia Islam)”, KORDINAT, XVIII, I, April, 2019.

Kompilasi Hukum Islam.

LeV, Daniel S, Peradilan Agama Islam di Indonesia: Suatu Studi tentang landasan Politik Lembaga-lembaga Hukum. Terjemahan Zaini A. Noeh, (Jakarta:

Intermasa, 1986.

Mahmood, Tahir, Personal Law in Islamic Countries, New Delhi: Academy of Law and Religion, 1987.

Manan, Abdul, Reformasi Hukum Islam di Indonesia, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2006.

Masruhan, Positiviasi Hukum Islam di Indonesia pada Masa Penjajahan Hingga Masa Orde Baru, dalam jurnal Al-Hukama, Vol, 1, No. 1, Desember 2011.

Mulia, Siti Musdah, Hukum Perkawinan yang Adil, dalam Sulistyowati Irianto, Hukum dan Perempuan, Jakarta: YOI, 2006.

Munadziroh, Siti, Pembaruan Hukum Keluarga Tunisia, dalam Khoiruddin Nasution dkk, Hukum Perkwinan dan Warisan di Dunia Muslim Modern, Yogyakarta:ACAdeMIA, 2012.

Munawarah, Lathifah, Politik Hukum Keluarga Islam di Tunisia, dalam Jurnal Al-‘Adl Vol. 12 Nomor 1, Januari 2019.

Muslim, Shahih Muslim, Jakarta: Dar Ihya’ al-Kutub al-Arabiyyah.

66

Mustofa, Perbandingan Hukum Perkawinan di Dunia Islam, Bandung, Pustaka al-Fikrus, 2009.

Nasution, Khoiruddin, Hukum Perdata Islam Indonesia & Perbandingan Hukum Perkawinan di Dunia Muslim, Yogyakarta: ACAdeMIA, 2009.

Partanto, Pius A. dan Muhammad Dahlan al-Barry, Kamus Ilmiah Populer, Surabaya: ARKOLA, 1994.

Peraturan Menteri Agama Nomor 11 Tahun 2007 tentang Pencatatan Nikah.

Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 1990 tentang Pendidikan Dasar.

Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 tentang Pelaksanaan UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Prakoso, Djoko dan I Ketut Murtika, Azas-azas Hukum Perkawinan di Indonesia, Jakarta: Bina Aksara, 1987.

Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 22/PUU-XV/2017.

Ranuwijaya, Utang, Ade Husna, Pembaruan Hukum Keluarga Islam Di Indonesia dan Tunisia (Studi Implementasi Ketentuan), dalam Jurnal Kajian Keislaman, Vol. 3, Nomor 1 Januari – Juni 2016.

Rofiq, Ahmad , Hukum Islam di Indonesia, Cet. VI, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2003.

Rofiq, Ahmad, Hukum Perdata Islam di Indonesia, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2013.

Rusdiana, Kama, dan Jaenal Arifin, Perbandingan Hukum Perdata, Cet.

Pertama Jakarta: UIN Jakarta Press, 2007.

Sakhiri, Mustofa, Majallah al-Ahwal al-Syakhsiyyah, Tunisia: Pemerintah Republik Tunisia, 2013.

67

Saleh, K. Wantjik, Hukum Perkawinan Indonesia, Jakarta: Ghalia Indonesa, 1978.

Sarwono, Sarlito Wirawan, Memilih Pasangan dan Merencanakan Perkawinan, Jakarta: BKKBN, 1981.

Shalbi, Muhamad Mustafa, Ahkam Al-Usroh Fi Al-Islam, Cet. Ke-4, Beirut:

Dar al-Jami’ah, 1983.

Soekanto, Soerjono, Penelitian Hukum Normatif Suatu tinjauan Singkat, Jakarta : Raja Grafindo Persada, 2009.

Sopyan, Yayan, Islam Negara Transformasi Hukum Perkawinan Islam dalam Hukum Nasional, Jakarta: RMBooks, 2012.

Sosroatmodjo, Arso dan A. Wasit Aulawi, Hukum Perkawiinan di Indonesia, Jakarta: Bulan Bintang, 1978.

Suma, Muhammad Amin, Himpunan Undang-Undang Perdata Islam &

Peraturan Pelaksanaan Lainnya di Negara Hukum Indonesia, Jakarta: PT Rajagrafindo Persada, 2004.

Suma, Muhammad Amin, Hukum Keluarga Islam di Dunia Islam, Jakarta:

Raja Grafindo Persada, 2005.

Supriyadi, Dedi dan Mustofa, Perbandingan Hukum Perkawinan, Bandung, Pustaka Al-Fikrus, 2009.

Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 tahun 1974 tentang perkawinan, pasal 7 ayat (1).

Dalam dokumen BATAS USIA NIKAH MENURUT HUKUM PERKAWINAN (Halaman 77-83)